Breaking News
light_mode

Begini Klarifikasi Kiai Said Aqil Siroj Terkait Penolakan UAS di Hongkong

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 4 Jan 2018
  • visibility 1.123



Lingkar Muria, JAKARTA – Beberapa waktu lalu penolakan
terhadap ceramah Ustad Abdus Somad (UAS) di Hongkong, tampil menyita perhatian publik.
Sejumlah info pun merebak, tak ketinggalan fitnah pun ditebar. Seperti sebuah
fitnah yang dialamatkan ke Ketua Umum PBNU KH. Said Aqil Siroj.

Berkaitan dengan hal itu, Said Aqil
Siroj (SAS) Institute memberikan klarifikasi yang terjadi sebenarnya. ”Tuduhan
tersebut tidak berdasar dan merupakan fitnah belaka, serta bisa memecah belah
ummat Islam,” kata Direktur Eksekutif SAS Institute Dr. H.M. Imdadun Rahmat
seperti dikutip dari halaman SAS Institute Kamis (4/1/18) lalu.
Salah satu media yang menuduh Kiai Said sebagai dalang penolakan UAS di Hongkong

Dari kejadian itu, SAS Institute memberikan
sejumlah poin untuk diperhatikan secara seksama, dan publik diharapkan bisa
jeli dalam menyikapi setiap pemberitaan yang ada.

Berikut poin-poin penjelasan dari
SAS Institute terkait fitnah yang menuduh Yai Said melarang ceramah UAS di
Hongkong.

1. KH. Said Aqil Siroj adalah pemimpin
agama yang dekat dengan ummat dan konsisten memajukan dakwah Islam yang
moderat, damai dan bervisi kebangsaan.

2. Penghinaan terhadap KH. Said
Aqil Siroj yang diviralkan secara sengaja di media sosial adalah sebuah
kejahatan.

3. Aparat penegak hukum diharapkan
segera bertindak untuk menemukan pelaku penghinaan dan melakukan pembinaan
terhadap pelaku tersebut sebagaimana Surat Edaran Kapolri tentang hate speech.

4. Menghimbau kepada ummat Islam
untuk tetap sabar dan menahan diri menanggapi fitnah dan penghinaan terhadap
Ketua Umum PBNU yang juga Ketua Umum Lembaga Persaudaraan Ormas Islam (LPOI),
KH. Said Aqil Siroj.(lil)

 

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati : Perhutanan Sosial Bernilai Ekonomi dan Lingkungan

    DPRD Pati : Perhutanan Sosial Bernilai Ekonomi dan Lingkungan

    • calendar_month Rab, 1 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 4.054
    • 0Komentar

    PATI – Perhutanan Sosial mendapatkan penilaian positif terkait pelaksanaannya. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Warsiti, menyampaikan hal tersebut. Anggota fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tersebut mengemukakan bahwa konsep hutan sosial tidak terbatas pada pemeliharaan ekosistem alam semata, melainkan juga menyimpan potensi ekonomi yang dapat dirasakan oleh warga jika pengelolaannya dilakukan dengan […]

  • Diduga Bermasalah, Tabungan Rp250 Juta Milik 37 Nasabah Koperasi di Pati Belum Bisa Dicairkan

    Diduga Bermasalah, Tabungan Rp250 Juta Milik 37 Nasabah Koperasi di Pati Belum Bisa Dicairkan

    • calendar_month Sen, 19 Okt 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 4
    • 0Komentar

    PATI – Sebanyak 37 anggota Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Arrahmah di Desa Kedungwinong, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, mendatangi Dinas Koperasi dan UMKM (Dinkop UMKM) Kabupaten Pati, Senin (19/10/2026). Mereka mengadukan persoalan simpanan yang hingga kini belum dapat dicairkan dan diduga diselewengkan oleh oknum pegawai atau pengurus koperasi. Menindaklanjuti pengaduan tersebut, Dinkop UMKM Kabupaten Pati memfasilitasi […]

  • Penyelidikan Kasus Penganiayaan Saat Sahur di Dukuhseti Berlangsung, Polisi Cari Identitas Pelaku

    Penyelidikan Kasus Penganiayaan Saat Sahur di Dukuhseti Berlangsung, Polisi Cari Identitas Pelaku

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.331
    • 0Komentar

    PATI – Seorang pemuda berinisial M.A.S (19) dari Desa Grogolan, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati menjadi korban dugaan penganiayaan bersama oleh sekelompok orang. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu dini hari (16/3/2026) sekitar pukul 02.30 WIB, ketika korban bersama dua rekannya sedang dalam perjalanan mencari makanan sahur di sekitar Perempatan Mantri Yono, Desa Ngagel. Pada saat kejadian, […]

  • Ribuan Wajib KTP Belum Rekaman  Bisa Terancam Kehilangan Hak Pilih

    Ribuan Wajib KTP Belum Rekaman Bisa Terancam Kehilangan Hak Pilih

    • calendar_month Jum, 2 Mar 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 315
    • 0Komentar

    FOTO REPUBLIKA Lingkar Muria, PATI – Pada masa pencocokan dan penelitian (coklit), diketahui ada sekitar 40 ribuan warga yang tidak bisa menunjukkan kepemilikan E-KTP maupun surat keterangan (suket). Hal ini bisa mengakibatkan mereka tak bisa masuk daftar pemilih, tentu saja konsekuensinya mereka kehilangan hak pilihnya. Diketahui sejumlah data puluhan ribu itu memang belum melakukan perekaman. […]

  • Komisi C DPRD Pati Soroti Masalah Pengelolaan Alun-Alun Kembangjoyo

    Komisi C DPRD Pati Soroti Masalah Pengelolaan Alun-Alun Kembangjoyo

    • calendar_month Sab, 25 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.936
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto, mengangkat sejumlah masalah yang masih terjadi dalam pengelolaan kawasan Alun-Alun Kembangjoyo. Menurutnya, berbagai kekurangan terlihat jelas di lokasi tersebut, mulai dari jumlah petugas kebersihan yang masih kurang hingga sistem saluran air yang belum berfungsi secara maksimal. Kondisi tersebut berujung pada seringnya genangan air di beberapa […]

  • Wakil Bupati Kudus Belinda saat mengunjungi pengungsi di Gulang.

    Jumlah Pengungsi di Kudus Capai 2.158 Jiwa, Terbanyak di Aula DPRD

    • calendar_month Sab, 17 Jan 2026
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 1.697
    • 0Komentar

    KUDUS – Pemerintah Kabupaten Kudus merilis pembaruan data pengungsi yang terdampak bencana. Berdasarkan update terbaru, total jumlah pengungsi mencapai 2.158 jiwa yang tersebar di sejumlah posko dan balai desa. Dari data yang dirilis per 17 Januari 2026, lokasi dengan jumlah pengungsi terbanyak berada di Aula DPRD Kudus dengan 905 jiwa dari 360 kepala keluarga. Di […]

expand_less