Breaking News
light_mode

Arti Penting Empat Pemain Asing Asal Brasil di Persijap Jepara 

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Ming, 6 Jul 2025
  • visibility 67

JEPARA – Persijap Jepara memasuki Liga 1 musim 2025/2026 dengan semangat baru. Salah satu strategi yang cukup mencolok adalah kehadiran empat pemain asing asal Brasil yang menghuni seluruh lini permainan—sebuah komposisi yang jarang ditemui di klub-klub Liga 1.

Diketahui selain empat pemain asing asal Brasil, Persijap Jepara sudah mengontrak dua pemain asing asal benua Afrika.

Empat nama pemain asing asal Brasil adalah Rodrygo Moura (penjaga gawang), Douglas Cruz (bek tengah), Carlos Franca (sayap kanan), dan Rosalvo (striker).

Menariknya, mereka tidak hanya datang dari negara yang sama, tetapi juga membawa warisan sepak bola Brasil yang dikenal dengan teknik tinggi, flair, dan kecintaan terhadap permainan menyerang.

Kehadiran mereka secara tidak langsung memberikan keuntungan strategis bagi tim. Dengan latar belakang budaya yang serupa, adaptasi antar pemain cenderung lebih cepat.

Bahasa yang sama mempercepat komunikasi, dan nilai-nilai sepak bola yang senada mempermudah proses pembentukan chemistry.

Hasilnya, para pemain bisa “klop” lebih awal tanpa harus melewati masa adaptasi yang panjang seperti kebanyakan pemain asing dari latar belakang berbeda.

Persijap tampaknya tidak asal comot pemain asing. Keempat pemain Brasil ini ditempatkan secara merata di seluruh sektor permainan: dari bawah hingga atas.

Rodrygo Moura akan menjadi tembok terakhir di bawah mistar gawang, Douglas Cruz akan menjaga kedisiplinan lini belakang, Carlos Franca diharapkan menjadi motor serangan dari sisi kanan, dan Rosalvo menjadi ujung tombak yang siap mencetak gol.

Dengan komposisi ini, Persijap tampak ingin membangun tulang punggung tim dari para pemain asing yang solid dan memiliki keterikatan emosional satu sama lain.

Filosofi sepak bola mereka yang cenderung kolektif dan ekspresif bisa memberi warna baru dalam permainan Persijap musim ini.

Namun, strategi ini tentu bukan tanpa risiko. Ketergantungan terhadap satu negara asal bisa jadi bumerang bila salah satu pemain mengalami penurunan performa atau cedera.

Selain itu, penting juga menjaga keseimbangan dengan pemain lokal agar tidak terjadi sekat dalam tim.

Meski begitu, langkah Persijap layak diapresiasi. Mereka menunjukkan pendekatan yang terencana dan menyeluruh dalam membangun skuad.

Jika chemistry antar pemain Brasil ini terbentuk dengan kuat, bukan tak mungkin Persijap akan menjadi salah satu tim paling menarik untuk ditonton musim ini—bukan hanya karena hasil, tapi juga karena gaya main yang atraktif.

Persijap Jepara telah menanam benih strategi jangka panjang. Tinggal bagaimana pelatih dan manajemen mampu menyatukan potensi ini menjadi kekuatan kolektif yang menakutkan.

Kita tunggu, apakah sentuhan samba dari Brasil bisa membawa Persijap melaju lebih jauh di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Editor: Arif

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Petenis Yunior Pati Digembleng Enam Bulan

    Petenis Yunior Pati Digembleng Enam Bulan

    • calendar_month Sab, 19 Mei 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 58
    • 0Komentar

    PATI – Nampaknya, petenis yunior di Kabupaten Pati patut bersyukur dan gembira. Hal itu karena Pelti Pati menunjukkan keseriusannya dalam membina petenis muda di Bumi Mina Tani.  Keseriusan para pengurus olahraga tangan itu ditunjukkannya dengan menggelar program pelatihan tenis lapangan atlit yunior berprestasi di lapangan tenis indoor Joyokusumo. Program pelatihan tersebut menggandeng pelatih berpengalaman yang juga […]

  • Kesenian Tradisional Kudus, Ngintun Sego Kepel, Raih Pujian di TMII

    Kesenian Tradisional Kudus, Ngintun Sego Kepel, Raih Pujian di TMII

    • calendar_month Sel, 6 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 74
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kesenian tradisional Ngintun Sego Kepel dari Desa Loram Kulon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, berhasil memukau pengunjung Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada Minggu (4/5/2025). Pertunjukan yang memikat ini merupakan bagian dari Pentas Duta Seni Kabupaten se-kabupaten/kota Jawa Tengah 2025 di Anjungan Jawa Tengah TMII. Sanggar Seni Ciptoning Asri dari Desa Dersalam, Kecamatan Bae, […]

  • Anggota DPRD Pati Muntamah Dorong Perempuan Berdaya

    Anggota DPRD Pati Muntamah Dorong Perempuan Berdaya

    • calendar_month Sel, 24 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 78
    • 0Komentar

    PATI – Hj. Muntamah, anggota DPRD Pati dari PKB, menekankan pentingnya pemberdayaan perempuan sebagai kunci untuk mencapai keadilan sosial, kemajuan ekonomi, dan pembangunan berkelanjutan. “Pemberdayaan perempuan adalah proses memberikan daya dan peluang kepada perempuan untuk berpartisipasi penuh dalam semua aspek kehidupan,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa hal ini mencakup kesempatan pendidikan, politik, kesetaraan ekonomi, dan partisipasi […]

  • Wagub Jateng Gus Yasin Ajak PWI Jateng Berkolaborasi Dalam Pembangunan Wilayah

    Wagub Jateng Gus Yasin Ajak PWI Jateng Berkolaborasi Dalam Pembangunan Wilayah

    • calendar_month Sel, 2 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 866
    • 0Komentar

    SEMARANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), mengajak wartawan khususnya yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Tengah, untuk berkolaborasi dalam pembangunan wilayah. Sebab pembangunan tidak bisa hanya dikerjakan oleh pemerintah. Hal itu dikatakan Gus Yasin, mewakili gubernur Jateng Ahmad Luthfi, dalam pelantikan pengurus PWI Jawa Tengah Periode 2025-2030, di […]

  • Potensi Kebakaran Tinggi di Pati, Dewan Minta Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

    Potensi Kebakaran Tinggi di Pati, Dewan Minta Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

    • calendar_month Sen, 16 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 60
    • 0Komentar

    PATI – Ketua DPRD Pati Sementara, Ali Badrudin, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran. Hal ini menyusul meningkatnya jumlah kejadian kebakaran di wilayah Pati dalam beberapa bulan terakhir. “Masyarakat harus ekstra hati-hati, terutama saat membakar sampah. Banyak kejadian kebakaran yang disebabkan oleh faktor human error, seperti kelalaian saat membakar sampah,” ujarnya. Data dari […]

  • Pansus Hak Angket DPRD Pati Klarifikasi Kades Soal Kenaikan PBB-P2

    Pansus Hak Angket DPRD Pati Klarifikasi Kades Soal Kenaikan PBB-P2

    • calendar_month Sel, 19 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 97
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Pansus Hak Angket Pemakzulan Bupati Pati, Bandang, dengan tegas membantah pernyataan Bupati Pati, Sudewo, terkait usulan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Bantahan ini muncul setelah Pansus menggelar rapat penting dengan tiga kepala desa pada Selasa (19/8/2025). Sidang Pansus yang berlangsung di Gedung DPRD Pati ini menghadirkan Kepala Desa […]

expand_less