Breaking News
light_mode

Ansor Pati Kirim Mainan dan Jajanan untuk Anak-Anak Korban Banjir

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 15 Feb 2021
  • visibility 114
Anak-anak korban banjir dapat jajan dan mainan 

PATI – Pimpinan Cabang GP Ansor Pati memberikan pemulihan
trauma atau trauma healing bagi anak-anak korban banjir. Kegiatan tersebut
digelar di Desa Kedungpancing Kecamatan Juwana Ahad (14/2/2021). Menggandeng
Komunitas Pecinta Kucing (Kotaku) Pati mereka berkolaborasi memberikan kegiatan
permainan dan mendongeng.

Tak hanya itu, mereka membagikan tak kurang dari 700 paket
makanan ringan dan 200 paket mainan. Diperuntukkan kepada anak-anak agar tak
mengalami stres atau suntuk sebab rumahnya terendam banjir selama dua pekan
lebih.

Sekretaris LBH Ansor Luqmanul Hakim yang hadir dalam acara
tersebut menjelaskan hal itu dilakukan untuk membantu mengembalikan kondisi
mental dan menghilangkan rasa bosan yang dialami anak-anak setelah dikurung
banjir dan masa pandemi. “Kalau mereka larut dalam trauma dan tekanan mental
itu mengganggu tumbuh kembang mereka,” jelasnya.

Ia mengatakan kegiatan seperti ini dibutuhkan anak-anak
untuk menormalkan psikologi mereka agar tepa sehat dan bersemangat dalam
situasi sulit yang dialami keluarganya. “Kami menghibur mereka dengan permainan
menyanyi, tepuk tangan dan mendengarkan dongeng yang kami bawakan. Itu membuat
mereka rileks,” imbuhnya.

Luqman menyatakan selama ini bantuan memang berdatangan,
namun ta banyak yang menyasar anak-anak. Padahal seharusnya anak-anak juga
mendapatkan perhatian secara psikis dan mental. “Kalau sudah asyik bermain
beban akan terkurangi. Ia kan kembali pulih kejiwaannya dan lincah seperti
sediakala,” tandasnya.

Dalam kesempatan lain Ketua Kotaku Pati menyatakan, mereka
juga membawa bantuan berupa obat-obatan dan pembalut. Mengingat korban banjir
juga membutuhkan perhatian kesehatan. “Kami sudah survey, ternyata bantuan
logistik sudah banyak. Obat-obatan dan mainan anak yang nyaris tak ada,”
sebutnya.

Bersamaan dengan pelaksanaan pemulihan trauma, anak-anak
juga mendapatkan kesempatan melihat lihat kucing ras yang dibawa oleh
komunitas. Belasan kucing ras Persia dan Anggora dipamerkan untuk mengurai
perasaan tegang di tengah banjir yang belum surut. “Anak-anak biasanya menyukai
hewan peliharaan. Kebetulan kami adalah komunitas pecinta kucing,” pungkasnya.
(yan)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Maling Gondol Berkas Penting di Gedung DPRD Pati

    Maling Gondol Berkas Penting di Gedung DPRD Pati

    • calendar_month Kam, 25 Agu 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 103
    • 0Komentar

      Suasana di TKP Gedung DPRD Pati Biasanya maling menggondol uang tunai atau barang elektronik berharga. Namun maling di DPRD Pati “cukup unik” karena yang hilang justru berkas-berkas penting seperti draf RAPBD 2023. PATI – Gedung DPRD Kabupaten Pati disatroni maling. Sejumlah dokumen-dokumen penting dilaporkan lenyap. Kamis (25/8/2022) siang, polisi melakukan olah TKP. Staf Perlengkapan […]

  • Bupati Haryanto Janji Tahun Depan Insentif Tenaga Honorer Naik

    Bupati Haryanto Janji Tahun Depan Insentif Tenaga Honorer Naik

    • calendar_month Sab, 24 Nov 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Bupati Haryanto PATI – Angin segar berhembus untuk para tenaga honorer kategori 2 (K2) di Kabupaten Pati. Hal itu lantaran Bupati Haryanto yang berjanji akan menaikkan insentif. Rencananya, kenaikan dilakukan sebesar Rp 900 ribu per bulan. Kebijakan tersebut tidak lepas dari berbagai pertimbangan. Bupati menilai, kenaikan itu sebagai bentuk perhatian pemerintah atas dedikasi penabsian yang sudah dilakukan selama bertahun-tahun […]

  • IESPA Pati Dilantik, Esports Jadi Bagian Pembinaan Generasi Muda

    IESPA Pati Dilantik, Esports Jadi Bagian Pembinaan Generasi Muda

    • calendar_month Ming, 21 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.194
    • 0Komentar

    PATI — Pelantikan Pengurus Indonesia Esports Association (IESPA) Kabupaten Pati periode 2025–2030 di Pendopo Kabupaten Pati disaksikan langsung oleh Bupati Pati Sudewo pada Minggu (21/12/2025). Acara tersebut menjadi tonggak untuk memperkuat peran olahraga elektronik dalam pembinaan generasi muda serta pengembangan teknologi digital di daerah. Menurut Sudewo, esports tidak hanya berperan sebagai cabang olahraga, melainkan juga […]

  • Wabup Kudus Bellinda membuka Festival Dandangan 2026.

    Festival Dandangan Kudus 2026 Resmi Dibuka Wabup Bellinda, Diikuti 527 Pedagang dan Terapkan Sistem Digital

    • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 2.001
    • 0Komentar

    KUDUS – Festival Tradisi Dandangan Kabupaten Kudus 2026 resmi dibuka oleh Wakil Bupati Kudus, Bellinda Birton, di kawasan Alun-Alun Simpang Tujuh Kudus, Senin (9/2/2026). Pembukaan kegiatan tersebut turut didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Kudus, Endhah Sam’ani Intakoris. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bellinda menyampaikan bahwa Festival Dandangan tahun ini diikuti oleh 527 pengusaha dengan lebih dari […]

  • Dikelola Pemkab Jepara, Candi Angin Ingin Dimaksimalkan

    Dikelola Pemkab Jepara, Candi Angin Ingin Dimaksimalkan

    • calendar_month Ming, 26 Mei 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Instagram @phirinz Situs Candi Angin yang berada di Desa Tempur, Kecamatan Keling resmi diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Jepara. Dengan begitu, pemkab siap memaksimalkan potensi wisata situs bersejarah itu. Sebelumnya Candi Angin dikelola oleh Balai Penelitian dan Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah. Plt Bupati Jepara, Dian Kristiandi mengungkapkan, jauh sebelum ada penyerahan tanggung jawab tersebut pihaknya sudah […]

  • Edy Wuryanto Dorong Pengetatan Prosedur Usai 803 Orang Keracunan MBG di Grobogan

    Edy Wuryanto Dorong Pengetatan Prosedur Usai 803 Orang Keracunan MBG di Grobogan

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.452
    • 0Komentar

    GROBOGAN – Kasus keracunan dalam rangkaian Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menunjukkan tren peningkatan. Baru-baru ini, sebanyak 803 penerima manfaat di Grobogan mengalami kondisi keracunan, di samping 433 kasus yang terjadi di Mojokerto. Kasus serupa juga pernah tercatat di Pekalongan. Padahal Badan Gizi Nasional (BGN) telah menetapkan target nol kasus keracunan untuk tahun ini, […]

expand_less