Breaking News
light_mode

Angin Segar, Persijap Jepara Siap Jamu Adhyaksa FC di Stadion GBK Jepara

  • account_circle Arif Mohamad
  • calendar_month Kam, 2 Jan 2025
  • visibility 121

 

JEPARA – Kabar baik untuk para pendukung Persijap Jepara. Pada laga krusial untuk menentukan kelolosan ke babak 8 besar Liga 2, Persijap akan kembali bermain di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK) setelah renovasi selesai.

Rencananya, Persijap akan menjamu Adhyaksa FC di Stadion GBK pada Minggu, 5 Januari 2025. Renovasi stadion yang didanai Kementerian PUPR telah rampung sejak akhir 2024. Namun, proses penyerahan aset ke Pemerintah Kabupaten Jepara masih berlangsung.

Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Jepara, Ary Bahtiar, penyerahan aset membutuhkan waktu cukup lama karena melibatkan anggaran besar, yaitu lebih dari Rp10 miliar.

“Prosesnya panjang, bahkan bisa memakan waktu berbulan-bulan karena harus melalui penyerahan oleh presiden,” ujar Ary saat dikonfirmasi pada Rabu (1/1/2025).

Sementara menunggu penyerahan resmi, Pemkab Jepara telah menyusun Berita Acara Serah Terima Operasional (Basto). Dokumen ini memungkinkan penggunaan stadion meskipun status kepemilikannya masih berada di bawah Kementerian PUPR.

“Basto ini menjadi dasar penggunaan aset milik Kementerian PU RI. Dokumen tersebut sudah ditandatangani oleh Sekda,” jelas Ary.

Langkah berikutnya adalah menyusun Memorandum of Understanding (MOU) antara Pemkab Jepara, Persijap, dan panitia pelaksana (Panpel). Hal ini bertujuan untuk mengatur tanggung jawab, terutama terkait kerusakan yang mungkin terjadi selama penggunaan stadion.

“Melalui MOU ini, jika terjadi kerusakan selama pertandingan, maka tanggung jawab akan diserahkan kepada Persijap atau Panpel,” tambahnya.

Selain itu, kapasitas stadion yang kini berkurang menjadi sekitar 9.000 penonton karena penggantian tempat duduk menjadi model single seat juga menjadi perhatian. Jumlah ini jauh lebih kecil dibandingkan antusiasme suporter yang biasanya mencapai lebih dari 12.000 orang.

“Kami khawatir jumlah penonton yang tidak sebanding dengan kapasitas stadion dapat menimbulkan kericuhan atau kerusakan,” ungkap Ary.

Oleh karena itu, Pemkab Jepara meminta komitmen dari Persijap dan Panpel untuk mengantisipasi potensi masalah tersebut. “Kami juga meminta jaminan berupa asuransi, misalnya untuk risiko kebakaran. Persijap dan Panpel harus memiliki solusi jelas untuk penonton yang tidak dapat masuk,” tegas Ary.

Dengan persiapan yang matang, diharapkan pertandingan melawan Adhyaksa FC dapat berjalan lancar tanpa kendala, sekaligus menjadi momen kebangkitan bagi Persijap di Liga 2.

EDITOR : ADHIM

  • Penulis: Arif Mohamad

Rekomendasi Untuk Anda

  • Semarak Festival Kajen VII Bedah Sebelas Buku

    Semarak Festival Kajen VII Bedah Sebelas Buku

    • calendar_month Kam, 9 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Salah satu acara Festival Kajen tahun 2021 ini PATI – Sekelompok pemuda Desa Kajen, Margoyoso yang tergabung dalam komunitas budaya Kaneman Kajen Jonggringan (Kanjengan) turut memeriahkan Haul Waliyullah Syekh Ahmad Mutamakkin. Haul Sang Wali diperingati setiap bulan Muharram.   Kanjengan menggelar serangkaian acara yakni bincang buku, peluncuran buku, kidungan manuskrip dan ngaji bareng di puncak […]

  • Kampung Budaya Piji Wetan Kenalkan Ajaran Sunan Muria

    Kampung Budaya Piji Wetan Kenalkan Ajaran Sunan Muria

    • calendar_month Kam, 10 Sep 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Dua ajaran luhur Sunan Muria diangkat sebagai bahan mengikuti lomba cerita budaya desa. Dua ajaran itu adalah Tapa Ngeli dan Pagar Mangkuk. Ajaran yang penuh nilai filosofi. KUDUS – Budaya menjadi pondasi dalam membentuk karakter masyarakat yang penuh dengan kearifan dan terbuka untuk semua kalangan. Mengikuti lomba cerita budaya desaku Kemendikbud RI, warga Piji Wetan […]

  • Program Makan Bergizi Gratis di Kudus: Bukan Hanya Soal Gizi, Tapi Juga Pemberdayaan Masyarakat

    Program Makan Bergizi Gratis di Kudus: Bukan Hanya Soal Gizi, Tapi Juga Pemberdayaan Masyarakat

    • calendar_month Rab, 15 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 124
    • 0Komentar

    KUDUS – Dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jalan Pattimura, Desa Jepangpakis, Kecamatan Jati, Kudus, terdengar denting panci yang bersahutan. Di balik kesibukan itu, Tri Sugianto (58) bersama rekan-rekannya dengan sigap menyiapkan makan siang untuk ratusan siswa penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dengan seragam sederhana dan wajah ramah, Tri Sugianto bercerita tentang […]

  • Persiku Kudus Naik Kasta ke Liga 2, Bebas dari Ejekan Tim Liga 3 Abadi

    Persiku Kudus Naik Kasta ke Liga 2, Bebas dari Ejekan Tim Liga 3 Abadi

    • calendar_month Ming, 2 Jun 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Persiku Kudus berhasil promosi ke Liga 2. Sebelumnya banyak yang meragukan Persiku Kudus akan melaju sejauh ini di kompetisi Liga 3. Kepastian promosi ke Liga 2 membuat Persiku Kudus akan lepas dari ejekan sebagai tim Liga 3 abadi. Kini Persiku Kudus sudah sejajar dengan dua klub tetangga, Persijap Jepara dan Persipa Pati. Liga […]

  • Netizen Kritik Keras Acara Pemecahan Rekor MURI Pemkab Jepara

    Netizen Kritik Keras Acara Pemecahan Rekor MURI Pemkab Jepara

    • calendar_month Sen, 13 Mei 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 86
    • 0Komentar

    JEPARA – Belakangan ini Pemerintah Kabupaten Jepara rajin menggelar acara pemecahan rekor MURI. Salah satu yang menjadi sorotan adalah acara pemecahan rekor MURI perempuan berkebaya minum kopi, yang digelar di kawasan Pantai Bandengan. Acara pemecahan rekor MURI yang digelar Minggu (12/5/2024) ini tampak sangat dipaksakan, bahkan terkesan kurang kreatif. Acara ini mendapat kritikan juga dari […]

  • Gus Mus Gagas Festival Seni Budaya Menara

    Gus Mus Gagas Festival Seni Budaya Menara

    • calendar_month Sen, 1 Jul 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Gus Mus/Bang Andrew Foundation Acara bertajuk Panggung Penyair Asia Tenggara yang digelar di pelataran Menara Kudus memikat hati Gus Mus.  Kiai cum penyair tersebut melontarkan gagasan agar kegiatan semacam itu bisa dilanggengkan di kemudian hari. ”Kegiatan yang bagus ini ada baiknya dilanggengkan. Menjadi semacam festival kesenian Menara Kudus. keliahatannya akan lebih bagus,” kata Gus Mus […]

expand_less