Angin Puting Beliung Terjang Sukolilo, 4 Kandang Ayam Ambruk dan 30 Ribu Ternak Terdampak
- account_circle Fatwa Fauzian
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 24.150

Angin kencang di Pati merobohkan empat kandang ayam di Desa Gadudero
PATI – Cuaca ekstrem berupa angin puting beliung melanda wilayah Dukuh Poncomulyo, Desa Gadudero, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, pada Sabtu sore, 11 April 2026.
Bencana alam yang terjadi sekitar pukul 16.30 WIB ini menghantam area peternakan dan menyebabkan kerusakan yang cukup signifikan.
Hujan lebat yang disertai angin kencang berlangsung selama kurang lebih satu jam. Dalam rentang waktu tersebut, hembusan angin yang sangat kuat merobohkan serta menerbangkan atap empat kandang ayam milik warga hingga hancur lebur.
Kapolsek Sukolilo, AKP Sahlan, memaparkan bahwa kejadian berlangsung secara tiba-tiba.
“Saat hujan deras turun, angin kencang datang secara tiba-tiba dan langsung menerjang kandang-kandang ayam milik warga hingga mengalami kerusakan cukup parah,” katanya.
Menurut keterangannya, setelah menerima laporan dari warga yang kemudian diteruskan oleh Bhabinkamtibmas, pihak kepolisian langsung bergerak cepat. Personel SPKT dan anggota siaga segera dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pengecekan serta penanganan awal.
Berdasarkan data sementara, kerusakan terbesar terjadi pada bagian atap kandang. Akibat musibah ini, diperkirakan sekitar 30.000 ekor ayam mengalami dampak langsung maupun tidak langsung. Kerugian materiil pun dinilai cukup besar.
“Kerugian memang cukup besar, terutama dari kerusakan bangunan kandang dan jumlah ayam yang terdampak,” ujarnya.
Secara rinci, estimasi kerugian akibat kerusakan fisik bangunan mencapai Rp6 miliar, ditambah kerugian dari sektor peternakan sekitar Rp800 juta.
Meskipun kerusakan sangat parah, AKP Sahlan memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, dan anggota kami langsung turun membantu evakuasi serta pembersihan puing-puing,” ungkapnya.
Kejadian ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk terus waspada.
“Kami mengingatkan warga agar selalu berhati-hati dan mengantisipasi kemungkinan bencana serupa, terutama saat hujan deras dan angin kencang,” kata dia.
Sebagai penutup, ia juga mengimbau warga agar tidak ragu menghubungi pihak berwenang jika membutuhkan pertolongan.
“Jika membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat dapat menghubungi layanan 110 yang aktif 24 jam,” pungkasnya.
Editor : Arif
- Penulis: Fatwa Fauzian

