Plt. Bupati Pati: Satgas MBG Akan Pastikan SPPG Aman dan Sesuai Standar
- account_circle Fatwa Fauzian
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 1.786

Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra saat acara menghadiri peresmian SPPG yang dikelola Yayasan Masda Putra Abadi di Desa Pegandan, Kecamatan Margorejo.
PATI – Tim Satuan Tugas (Satgas) Makanan Bergizi (MBG) akan melakukan pemeriksaan mendalam (sidak) terhadap Sarana Penyediaan Pangan untuk Gizi (SPPG) yang menjadi objek keluhan atau laporan dari masyarakat.
Pernyataan ini disampaikan Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, pada hari Jumat sore (6/2/2026), saat acara peresmian SPPG yang dikelola Yayasan Masda Putra Abadi di Desa Pegandan, Kecamatan Margorejo.
Acara peresmian tersebut dihadiri oleh berbagai pihak terkait, antara lain Pengasuh Pondok Pesantren Maslakhul Huda sekaligus Rektor Institut Pendidikan dan Manajemen Agama Fatayat NU (IPMAFA) Abdul Ghaffar Rozin, Pejabat Sementara Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Pati, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekda Pati, serta jajaran dinas terkait. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat layanan pemenuhan gizi bagi kelompok penerima manfaat.
Plt. Bupati menekankan bahwa SPPG yang beroperasi di lingkungan pondok pesantren memiliki komitmen yang tinggi dalam menjaga kebersihan, sanitasi, serta standar keamanan pangan.
Menurutnya, fasilitas SPPG Yayasan Masda Putra Abadi telah memenuhi seluruh persyaratan standar, mulai dari sarana prasarana pengolahan makanan hingga sistem penanganan pembuangan air limbah.
“Alhamdulillah, SPPG ini dimotori langsung oleh pendiri pondok pesantren, sehingga saya tidak khawatir. Dari fasilitas hingga sanitasi sudah terlihat memenuhi standar. Komitmennya juga luar biasa karena makanan harus dihabiskan untuk penerima manfaat,” ujar Chandra.
Selain itu, Plt. Bupati juga menyampaikan kekhawatirannya terkait informasi yang masuk mengenai kualitas menu di beberapa SPPG lainnya di wilayah Kabupaten Pati. Ia mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten telah mengaktifkan Satgas MBG untuk melakukan inspeksi dan memastikan semua SPPG berjalan sesuai dengan peraturan yang berlaku.
“Kami akan melakukan sidak ke SPPG-SPPG yang dilaporkan masyarakat. Harapan kami, SPPG Masda Putra Abadi ini bisa menjadi SPPG teladan, termasuk dalam penggunaan bahan baku lokal agar potensi daerah dapat dimanfaatkan secara optimal,” tegasnya.
Di sisi lain, Abdul Ghaffar Rozin mengajak seluruh pihak yang berkepentingan untuk bersama-sama menjaga dan mengawal kelangsungan operasional SPPG. Ia menegaskan pentingnya tata kelola yang baik, pemenuhan semua persyaratan administratif, serta komitmen pengelola dalam mengelola anggaran dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas.
“SPPG ini adalah wajah pesantren, kampus, dan pengabdian kepada masyarakat. Apa yang diterima dari pemerintah harus dibelanjakan sebaik-baiknya untuk penerima manfaat. Kami juga meminta agar pengelola aktif berkoordinasi dengan masyarakat dan aparatur, serta memastikan keamanan pangan dari bahan baku hingga distribusi,” ungkapnya.
Editor: Arif
- Penulis: Fatwa Fauzian
