Breaking News
light_mode

Lestari Moerdijat Soroti Pentingnya Peran Aktif Mahasiswa dalam Pencegahan Kekerasan

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Kam, 27 Nov 2025
  • visibility 1.012

KUDUS – Komisi X DPR RI memberikan perhatian serius terhadap upaya menciptakan lingkungan perguruan tinggi yang aman, bebas dari kekerasan, dan berpihak pada kesejahteraan mahasiswa.

Hal ini ditegaskan dalam acara Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi yang diadakan di sebuah kampus di Kudus, Rabu (26/11).

Anggota Komisi X DPR RI, Lestari Moerdijat, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua MPR RI, menyampaikan bahwa Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi telah menyiapkan berbagai aturan untuk memperkuat perlindungan di perguruan tinggi, mulai dari pembentukan satgas hingga penerbitan aturan turunan di tingkat universitas.

“Saya gembira karena satgas sudah terbentuk, peraturan bahkan sudah diturunkan sampai pada peraturan rektor. Jadi permennya sudah memiliki turunan dan pelaksanaannya. Insyaallah bisa terlaksana dengan baik,” ujar dia.

Lestari menambahkan bahwa sosialisasi ini menyasar mahasiswa sebagai garda terdepan dalam upaya pencegahan kekerasan. Menurutnya, kampus yang aman hanya dapat terwujud apabila seluruh unsur memahami arti penting perlindungan serta mengambil peran nyata.

“Kehadiran mahasiswa menjadi audiens utama agar mereka memahami betul perannya. Menciptakan kampus aman tidak bisa dilakukan hanya oleh satu pihak,” tegasnya.

Lebih lanjut, Lestari menyoroti bahwa persoalan kekerasan tidak berdiri sendiri. Data terakhir menunjukkan bahwa satu dari tiga anak muda mengalami gangguan kesehatan mental.

“Masalah ini sangat kompleks. Kekerasan yang muncul bisa jadi merupakan puncak gunung es dari persoalan yang dialami pelaku sebelumnya. Penyelesaiannya tidak cukup hanya dengan aturan, tetapi perlu intervensi yang menyeluruh,” imbuhnya.

Di sisi lain, Wakil Rektor III Universitas Muria Kudus, Prof. Sugeng Slamet, memaparkan tiga kasus yang ditangani kampus sepanjang tahun ini. Pertama, kasus mahasiswa yang terjerat pinjaman online hingga menyeret dana organisasi dan keuangan keluarga.

“Sudah ada jalan keluar, kami arahkan penyelesaian secara persuasif selama ada itikad baik,” jelasnya.

Kasus kedua yaitu ancaman dari pacar yang membuat mahasiswa tidak nyaman dan perlu pemanggilan orang tua kedua belah pihak. Sementara kasus ketiga adalah bullying terhadap mahasiswa berprestasi namun kurang bersosialisasi.

“Anaknya pintar, tapi kurang bergaul sehingga malah jadi sasaran. Kami dorong mahasiswa lebih banyak bersosialisasi,” tambahnya.

Prof. Sugeng juga menegaskan pentingnya konselor teman sebaya karena banyak korban enggan melapor langsung.

“Untuk kekerasan seksual, korban sering malu. Maka kami libatkan mahasiswa sebagai perantara. Lingkungan kampus harus memberi rasa aman,” pungkasnya.

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cari Rumput Temukan Mayat di Karetan Keling

    Cari Rumput Temukan Mayat di Karetan Keling

    • calendar_month Rab, 9 Jun 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 356
    • 0Komentar

    JEPARA, Keling – Siang bolong, warga digegerkan dengan penemuan mayat berjenis kelamin laki-laki, di kawasan perkebunan karet Desa/Kecamatan Keling, Jepara, Selasa (8/6/2021). Menurut keterangan polisi mayat tersebut diketahui bernama Saniman (70) warga desa setempat. Dia hilang sejak Jumat lalu. “Benar ada penemuan mayat. Yang jelas dari hasil pemeriksaan puskesmas tidak ditemukan bekas penganiayaan,” kata Kapolsek […]

  • Kesenian Tradisional Kudus, Ngintun Sego Kepel, Raih Pujian di TMII

    Kesenian Tradisional Kudus, Ngintun Sego Kepel, Raih Pujian di TMII

    • calendar_month Sel, 6 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 335
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kesenian tradisional Ngintun Sego Kepel dari Desa Loram Kulon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, berhasil memukau pengunjung Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada Minggu (4/5/2025). Pertunjukan yang memikat ini merupakan bagian dari Pentas Duta Seni Kabupaten se-kabupaten/kota Jawa Tengah 2025 di Anjungan Jawa Tengah TMII. Sanggar Seni Ciptoning Asri dari Desa Dersalam, Kecamatan Bae, […]

  • Daftar Pemain ASEAN All Star vs Manchester United: Minus Bintang Eropa Timnas Indonesia

    Daftar Pemain ASEAN All Star vs Manchester United: Minus Bintang Eropa Timnas Indonesia

    • calendar_month Jum, 18 Apr 2025
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 315
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pertandingan persahabatan antara ASEAN All Star dan Manchester United akan digelar di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia pada Rabu, 28 Mei 2025. Laga ini dipastikan akan menampilkan sejumlah pemain top dari kawasan Asia Tenggara. Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF) telah menunjuk pelatih timnas Vietnam, Kim Sang Sik, untuk memimpin skuad ASEAN […]

  • Pengerjaan Jalan TMMD Karangsari Capai  65 Persen

    Pengerjaan Jalan TMMD Karangsari Capai 65 Persen

    • calendar_month Ming, 22 Jul 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Warga membantu TNI mengerjakan jalan dengan makadam di Desa Karangsari Kecamatan Cluwak Kabupaten Pati yang merupakan salah satu lokasi TMMD Sengkuyung Tahap II. PATI – Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II, sudah menunjukkan progresnya. Bahkan di Desa Karangsari yang menjadi salah satu lokasi TMMD, dalam kegiatan pembangunan jalan sudah mencapai 65 persen. […]

  • Sepekan Disurati Temuan Diduga Makam Kuno di Pati Belum Diteliti Balai Arkeologi

    Sepekan Disurati Temuan Diduga Makam Kuno di Pati Belum Diteliti Balai Arkeologi

    • calendar_month Sab, 10 Nov 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 281
    • 0Komentar

    Warga Dukuh Cacah Desa Sukoharjo Kecamatan Margorejo masih menggali bangunan diduga makam kuno PATI – Penemuan struktur bangunan yang diduga sebagai makam kuno di Dukuh Cacah Desa Sukoharjo belum juga diteliti dari Balai Arkeologi Yogyakarta. Meskipun, surat resmi permohonan penelitian temuan benda yang dinilai bersejarah itu, telah dilayangkan oleh dinas terkait pada Kamis (1/11/2018).  Hingga […]

  • Polemik Perangkat Desa di Pati: DPRD Minta Pengisian Lebih Objektif

    Polemik Perangkat Desa di Pati: DPRD Minta Pengisian Lebih Objektif

    • calendar_month Sel, 27 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 343
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mendesak pemerintah desa (Pemdes) untuk lebih objektif dalam proses pengisian perangkat desa mendatang. Anggota Komisi A, Danu Ikhsan Hariscandra, menekankan pentingnya objektivitas untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di tingkat desa, khususnya dalam hal administrasi. “Harapannya, pengisian perangkat desa ke depan bisa berjalan lancar dan objektif,” ujarnya. […]

expand_less