Breaking News
light_mode

Harga Ketela Anjlok, DPRD Pati Dorong Pemerintah Beri Perhatian Lebih

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Kam, 11 Sep 2025
  • visibility 197

PATI – Komisi B DPRD Kabupaten Pati menyoroti permasalahan yang dihadapi petani ketela saat ini akibat anjloknya harga jual.

Mereka berharap pemerintah daerah memberikan perhatian lebih dan mengambil langkah nyata untuk meningkatkan kesejahteraan petani ketela.

Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Muslihan, menyampaikan apresiasinya terhadap program ketahanan pangan yang fokus pada pertanian padi.

“Di Kabupaten Pati saat ini ketahanan pangan ada program 1 hektare 10 ton untuk pertanian padi ini bagus. Kami berharap dukungan pemerintah tidak berhenti disini,” ujarnya.

Namun, Muslihan menekankan pentingnya menggarap sektor pertanian lainnya secara serius untuk mendukung program ketahanan pangan secara menyeluruh.

“Kalau pertanian lainnya seperti padi dan jagung sudah ada standar harganya. Pertanian lainnya juga harus kita dukung sama. Saat ini yang menjadi keluh kesah adalah pertanian ketela. Harapan kami pemerintah ada respon positif dari keluh kesah petani ketela ini. Dimana harganya saat ini sangat anjlok,” lanjutnya.

Politisi dari PPP ini menambahkan, selama lima bulan terakhir, harga ketela berkisar di angka Rp 1.250 per kilogram, jauh di bawah harga normal Rp 2.500 – 3.000 per kilogram.

Juriyanto, seorang petani ketela dari Kecamatan Margoyoso, mengungkapkan kekecewaannya atas kondisi ini.

“Harganya jatuh, biasanya Rp 2.500 – 3.000 per kilogramnya. Sebagai petani tentu berharap ada perlindungan dari pemerintah untuk petani ketela,” keluhnya.

Senada dengan Juriyanto, Pandoyo, petani ketela asal Kecamatan Trangkil, juga mengharapkan intervensi pemerintah dalam sektor pertanian ketela.

“Pertanian ketela belum ada. Padahal kalau ada stabilitas harga, petani punya kepastian. Prediksi usaha dan hasilnya bisa dihitung. Selama ini harga panen sering tidak pasti,” ungkapnya.

Pandoyo menambahkan bahwa fluktuasi harga ketela yang tidak menentu seringkali merugikan petani. (ADV)

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Arsip berita demo besar - besaran 13 Agustus dari koran Tribun Jateng.

    Arsip Aksi Demo 13 Agustus Lengserkan Bupati Pati Sudewo di Tribun Jateng

    • calendar_month Ming, 17 Agu 2025
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 322
    • 0Komentar

    Pada tanggal 13 Agustus 2025 ribuan orang mengadakan unjuk rasa besar – besaran. Menuntut Bupati Pati Sudewo lengser dari jabatannya. Kemarahan ribuan orang ini dipicu berbagai kebijakan kontroversial, salah satunya kenaikan PBB P2 sebesar 250%. Meskipun kebijakan ini dibatalkan, warga tetap marah dan menuntut Sudewo lengser. Sumber : Tribun Jateng edisi 14 Agustus 2025

  • DPRD Pati Minta Pengelolaan TPA Jangan Sampai Overload Sampah

    DPRD Pati Minta Pengelolaan TPA Jangan Sampai Overload Sampah

    • calendar_month Ming, 22 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 369
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Warsiti, mendesak Pemkab Pati untuk meningkatkan pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sukoharjo. Menurutnya, TPA Sukoharjo, yang merupakan TPA terbesar di Kabupaten Pati, harus dikelola dengan bijak untuk mencegah overload sampah. “Penambahan sampah setiap harinya terus meningkat, sementara luas TPA terbatas. Kita harus mencari solusi agar TPA Sukoharjo bisa menampung […]

  • Persijap Jepara yang Keep Calm

    Persijap Jepara yang Keep Calm

    • calendar_month Sab, 24 Apr 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Instagram Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara   Di tengah ketidakpastian kompetisi, langkah bos Persijap Jepara (dalam hal ini Oasis Water) tentu bisa dipahami. “Berhemat” melakukan pergerakan akan sangat berarti. Jangan sampai klub kehabisan “nafas” di tengah kompetisi.  Persijap Jepara tetap kalem menyongsong kompetisi Liga 2 tahun 2021. Klub yang promosi dengan status juara Liga 3 […]

  • Persipa Menang Tipis, Modal Penting Jelang Laga Penutup

    Persipa Menang Tipis, Modal Penting Jelang Laga Penutup

    • calendar_month Sen, 23 Apr 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 213
    • 0Komentar

    TEGAL – Misi menghindari juru kunci, berhasil dituntaskan Persipa Pati dengan baik. Bertandang ke Stadion Trikoyo Klaten markas PSIK Klaten, Dwi Cahyono cs berhasil mencuri poin dari tuan rumah Minggu (22/4/18) kemarin. Persipa yang mengalami kekalahan beruntun, akhirnya mampu menang tipis 0-1. Kemenangan Laskar Saridin itu didapat melalui gol pemain belakang Oky Romando di babak […]

  • Pemuda Tunahan Bersih Lingkungan Sambut Hari Kemerdekaan

    Pemuda Tunahan Bersih Lingkungan Sambut Hari Kemerdekaan

    • calendar_month Ming, 8 Agu 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 158
    • 0Komentar

      Kegiatan kerja bakti bersih lingkungan pemuda Desa Tunahan Kecamatan Keling, Jepara JEPARA – Dalam rangka menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) yang akan segera tiba, warga Desa Tunahan Kecamatan Keling melaksanakan kerja bakti bersama membersihkan lingkungannya, Jum’at 6/8/2021. Meskipun HUT RI yang ke 76 ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, […]

  • Kota Semarang Raih Juara Umum MTQ Jateng ke-XXX

    Kota Semarang Raih Juara Umum MTQ Jateng ke-XXX

    • calendar_month Sel, 30 Apr 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 155
    • 0Komentar

    PATI – Gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an XXX tingkat Provinsi Jawa Tengah telah selesai, Minggu (28/4) malam kemarin. Rangkaian acara MTQ ditutup dengan bersalawat bersama Habib Ali Zainal Abidin Assegaf alias Habib Bidin dari Majelis Az-Zahir Pekalongan. Pada penyelenggaraan MTQ Jawa Tengah tahun ini, tuan rumah Pati berhasil meraih posisi runner-up. Juara umum diraih Kota Semarang, […]

expand_less