Breaking News
light_mode

Dishub Kudus Optimalkan CCTV untuk Kendalikan Arus Lalu Lintas

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Ming, 7 Sep 2025
  • visibility 148

KUDUS – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kudus terus berupaya meningkatkan pemantauan arus lalu lintas dengan memperkuat infrastruktur kamera pengawas (CCTV).

Tahun ini, sebanyak 26 dari 31 unit CCTV yang ada sedang dalam tahap pemeliharaan yang ditargetkan selesai pada November 2025.

Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (Sarpras LLAJ) Dishub Kudus, Muchlisin, menjelaskan bahwa langkah ini diambil sebagai respons terhadap keluhan masyarakat terkait kurang optimalnya fungsi CCTV dalam merekam kondisi jalan.

“Kami berharap setelah perawatan, CCTV bisa berfungsi maksimal kembali dan memberi kenyamanan bagi masyarakat,” ujarnya pada Jumat (5/9/2025).

Selain pemeliharaan, Dishub Kudus juga menambah lima unit CCTV baru di lokasi strategis, termasuk di Simpang DPRD, sehingga total CCTV yang terpasang menjadi 36 unit. Dishub juga menjadwalkan penggantian enam unit kamera lama dengan teknologi dinamis yang dapat berputar 360 derajat.

Menurut Muchlisin, penggantian ini diperlukan karena sejumlah kamera lama sudah tidak layak digunakan akibat penurunan kualitas gambar.

“Harga satu unit sekitar Rp20 juta, jadi anggaran untuk penggantian enam unit mencapai Rp120 juta,” paparnya.

Fokus pemeliharaan diprioritaskan pada kawasan rawan seperti Colo, Dawe, dan Jepang, yang sering dilalui masyarakat dan wisatawan.

Dengan berfungsinya kamera secara optimal, diharapkan masyarakat dapat lebih mudah mencari jalur alternatif saat terjadi kepadatan lalu lintas.

Muchlisin menambahkan bahwa CCTV juga mendukung pihak kepolisian dalam mendapatkan rekaman valid jika terjadi kecelakaan atau gangguan lalu lintas.

Dishub juga mendorong integrasi kamera dengan aplikasi Kudus Sehat yang dapat diakses publik. Saat ini, baru 11 titik CCTV yang terhubung dengan aplikasi tersebut, dan targetnya adalah menambah jumlah titik akses agar masyarakat dapat lebih mudah memantau kondisi jalan secara real time.

“Harapannya, pengguna jalan bisa lebih cepat mengambil keputusan ketika menghadapi kepadatan,” ujarnya.

Program ini merupakan bagian dari upaya digitalisasi layanan publik di sektor transportasi. Pemkab Kudus optimis bahwa dengan memperbanyak titik pantau, arus lalu lintas dapat dikendalikan dengan lebih baik, sekaligus meningkatkan keamanan pengguna jalan.

“Digitalisasi ini penting. CCTV bukan hanya membantu Dishub atau kepolisian, tetapi juga masyarakat. Dengan pantauan yang lebih jelas, kita ingin menciptakan rasa aman, nyaman, dan tertib di jalan,” pungkasnya.

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gelandang Asal Pati Perkuat Laskar Sambernyawa

    Gelandang Asal Pati Perkuat Laskar Sambernyawa

    • calendar_month Sen, 23 Apr 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 112
    • 0Komentar

    SOLO – Skuad Persis Solo yang bakal berlaga di Liga 2 musim ini bakal semakin kuat. Pasalnya, kesebelasan berjuluk Laskar Sambernyawa ini mendapat suntikan amunisi baru di lini tengahnya. Adalah Mohamad Dyan Aulia Burhanudin. Pesepak bola asal Kabupaten Pati ini resmi bergabung setelah meneken kontrak selama semusim baru-baru ini. Setelah resmi bergabung dengan skuad asuhan […]

  • DPRD Pati Desak Pemkab Perbaiki dan Perbaiki Halte yang Rusak

    DPRD Pati Desak Pemkab Perbaiki dan Perbaiki Halte yang Rusak

    • calendar_month Sel, 20 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 158
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk memperbaiki kondisi halte-halte umum di wilayah Kabupaten Pati. Banyak halte yang tidak terpakai karena masyarakat lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi. Hal ini disampaikan oleh Ketua Komisi C DPRD Pati, Joni Kurnianto. “Banyak halte yang tidak terpakai, sehingga perlu ada evaluasi. […]

  • Kades Pelemgede Ungkap Dugaan Penyebab Jebolnya Talud Jembatan

    Kades Pelemgede Ungkap Dugaan Penyebab Jebolnya Talud Jembatan

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 339
    • 0Komentar

    PATI – Sebuah video yang memperlihatkan talud jembatan penghubung Desa Pelemgede dan Desa Sokopuluhan jebol pada Kamis sore (23/10/2025) viral di media sosial. Jembatan berukuran 12×7 meter ini baru saja selesai dikerjakan sejak Mei 2025 dengan anggaran sekitar Rp1,89 miliar dari APBD Kabupaten Pati 2025. Warga sebenarnya berencana menggelar acara selametan atau syukuran pada Jumat […]

  • DPRD Pati Minta Pemkab Serius Bina Sektor Perkebunan, Dorong Inovasi Pengolahan Buah

    DPRD Pati Minta Pemkab Serius Bina Sektor Perkebunan, Dorong Inovasi Pengolahan Buah

    • calendar_month Jum, 20 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 169
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk lebih serius dalam membina sektor perkebunan. Hal ini menyusul melimpahnya hasil buah-buahan dari petani kebun di wilayah tersebut, khususnya di kawasan lereng Gunung Muria. Ketua sementara DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, menyatakan kekagumannya atas keberhasilan para petani kebun. Ia mendorong […]

  • Pemkab Jepara siap memecahkan rekor kegiatan bakar ikan bandeng kartini khas Jepara.

    Pemkab Jepara Siap Pecahkan Rekor Bakar Bandeng Khas

    • calendar_month Jum, 13 Okt 2023
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Pemkab Jepara siap memecahkan rekor kegiatan bakar ikan bandeng kartini khas Jepara.

  • Bupati Pati Tanggapi Aksi 13 Agustus: Hormati Hak Angket DPRD, Ajak Warga Bersatu

    Bupati Pati Tanggapi Aksi 13 Agustus: Hormati Hak Angket DPRD, Ajak Warga Bersatu

    • calendar_month Rab, 13 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 141
    • 0Komentar

    PATI – Bupati Pati, Sudewo, menyampaikan pernyataan resmi setelah aksi unjuk rasa yang berlangsung di depan Pendopo Kabupaten Pati pada 13 Agustus. Ia menyatakan bahwa situasi secara umum telah kondusif dan massa aksi telah membubarkan diri. “Saya kira sudah berhenti, begitu ya. Sudah lengang di mana-mana, tapi masih sebagian kecil yang berada di depan, tapi […]

expand_less