Breaking News
light_mode

Kunjungan Kerja Firman Subagyo ke Pati: Apresiasi Program Sudewo untuk Majukan Sektor Pesisir

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
  • visibility 180

PATI – Pemerintah Kabupaten Pati terus memacu pembangunan di berbagai sektor, mulai dari infrastruktur, perikanan, hingga pertanian. Hal ini ditegaskan oleh Bupati Pati H. Sudewo saat menghadiri acara di wilayah pesisir Banyutowo, Kecamatan Dukuhseti, Minggu (13/7/2025), bersama anggota DPR RI Firman Subagyo.

Sudewo menyatakan bahwa pembangunan jalan Tayu–Dukuhseti hingga Puncel akan segera dirampungkan, membuka akses penting menuju Kabupaten Jepara.

“Jalan Tayu–Dukuhseti sudah hampir selesai. Walaupun kondisinya sudah cukup baik, saya tetap akan berjuang menyelesaikan sisanya. Mudah-mudahan tahun ini, atau paling lambat tahun depan, seluruh ruas bisa diselesaikan dengan kualitas yang setara dan bagus,” tegasnya.

Ia bahkan menyebut jalan tersebut sebagai “jalan tol-nya Pati” karena kualitasnya yang sangat baik.

“Dari Tayu sampai ke perbatasan Jepara, Bapak-Ibu bisa menyaksikan jalan yang mulus seperti jalan tol. Kalau mau lihat jalan tol sampai Jepara, cukup di Pati saja,” ujarnya.

Di sektor pertanian, Pemkab Pati terus mendorong program “1 Hektare 10 Ton BISA” untuk komoditas padi, sebagai solusi meningkatkan kesejahteraan petani.

“Program ini bukan slogan. Di beberapa desa seperti Mangunrekso dan Larangan, bahkan di wilayah Pati Selatan, sudah terbukti ada petani yang panennya mencapai 10 ton lebih per hektare,” ungkapnya.

Menurutnya, saat ini adalah momen terbaik bagi petani karena masalah klasik seperti pupuk langka dan harga gabah murah sudah diatasi pemerintah pusat.

“Pupuk tidak langka lagi, distribusi lancar, dan harga gabah sudah dipatok minimal Rp6.500 per kilogram. Ini adalah kesempatan emas untuk meningkatkan produksi dan kesejahteraan,” tegasnya.

Sudewo memastikan bahwa pemerintah akan membeli gabah petani dengan harga yang layak.

“Itu sudah menjadi kebijakan. Bulog siap menyerap hasil panen dengan harga Rp6.500 per kilogram. Ini diperjuangkan langsung oleh anggota Komisi IV DPR RI yang terus berkolaborasi dengan kami di daerah,” tandasnya.

Sementara itu, Firman Subagyo, anggota DPR RI, mengapresiasi langkah Bupati Sudewo dalam memajukan kawasan pesisir, khususnya Banyutowo, yang kini menjadi proyek percontohan nasional untuk pengembangan sektor perikanan.

“Nelayan di Banyutowo ini luar biasa. Mereka bisa menjadi contoh nasional, bukan hanya untuk Jawa Tengah. Saya yakin Banyutowo bisa menunjukkan bahwa daerah pesisir juga mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi,” katanya.

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembukaan Business Center Cordova di SMK Cordova Margoyoso Pati, Sabtu (20/11/2021)

    SMK Cordova Pati Luncurkan Pusat Bisnis Produk Inovatif

    • calendar_month Ming, 21 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Pembukaan Business Center Cordova di SMK Cordova Margoyoso Pati, Sabtu (20/11/2021) Berbagai jurusan di SMK Cordova, Margoyoso Pati memamerkan produk inovatif mereka. Pihak sekolah mendorong kegiatan usaha dengan melibatkan unsur pendidikan sesuai dengan kompetensi keahlian yang relevan. Keseriusan itu tergambar melalui peluncuran Business Center Cordova (BCC). PATI – Sabtu (20/11/2021), SMK Cordova Margoyoso meluncurkan Business […]

  • Persipa Pati Bidik Puncak Klasemen Lewat Kemenangan atas Persipura

    Persipa Pati Bidik Puncak Klasemen Lewat Kemenangan atas Persipura

    • calendar_month Sel, 4 Feb 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 186
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Persipa Pati menatap laga krusial melawan tuan rumah Persipura Jayapura di Stadion Mandala, Rabu (5/2), dalam lanjutan babak playoff degradasi Liga 2 musim 2024/2025. Laskar Saridin datang dengan tekad bulat untuk setidaknya membawa pulang satu poin, bahkan lebih. “Misi kami mencuri poin karena ini playoff, poin sangat penting untuk menentukan kita untuk terhindar […]

  • Petani Lesu, Cabai Merah Cuma 5 Ribu

    Petani Lesu, Cabai Merah Cuma 5 Ribu

    • calendar_month Sel, 3 Agu 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 183
    • 0Komentar

      Salah seorang petani cabai dari Desa Sidoarjo Kecamatan Wedarijaksa, Pati. PATI – Harga cabai anjlok di tingkat petani. Dari yang pernah 30 ribu perkilogram menjadi 5 ribu. Hal ini seperti yang dialami petani cabai di Desa Sidoarjo Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati. Salah seorang petabi cabai, Wario mengatakan, petani merugi pada masa panen kali ini. […]

  • Ketua DPRD Pati: Investasi Penting untuk Pertumbuhan Ekonomi Daerah

    Ketua DPRD Pati: Investasi Penting untuk Pertumbuhan Ekonomi Daerah

    • calendar_month Jum, 31 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 450
    • 0Komentar

    PATI – Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, menegaskan bahwa keamanan dan kondusivitas wilayah merupakan faktor penentu dalam menarik minat investor. Ia berpendapat bahwa potensi ekonomi Pati yang besar tidak akan berkembang maksimal tanpa adanya situasi yang aman dan stabil. “Saya percaya bahwa jika Kabupaten Pati aman dan tanpa gejolak, investasi pasti akan datang,” ujarnya. […]

  • Buka Bersama Media Massa dan Karang Taruna, Pamerkan Universitas Safin Pati

    Buka Bersama Media Massa dan Karang Taruna, Pamerkan Universitas Safin Pati

    • calendar_month Sel, 11 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Anggota Karang Taruna Pati menghadiri buka bersama Yayasan Safin Bina Bangsa. Puluhan anggota Karang Taruna Kabupaten Pati bersama awak media menghadiri undangan buka puasa bersama Yayasan Safin Bina Bangsa. Dalam kesempatan itu dikenalkan Universitas Safin Pati yang telah mengantongi izin resmi dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi melalui Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah VI. […]

  • Dari Membaca Lalu Menulis Buku

    Dari Membaca Lalu Menulis Buku

    • calendar_month Rab, 7 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 338
    • 0Komentar

    Melly Lestari Sejak 2014, Melly Lestari mulai gemar membaca. Bacaan yang digemarinya berjenis novel, terutama bacaan yang bisa membangun jiwa. ”Saya suka sekali membaca, terutama fiksi seperti novel,” kata Melly. Dari membaca, perempuan kelahiran Pati, 14 November 1996 ini mulai belajar dan gemar menulis. Hasilnya dari kegemaran itu, kini ia sudah menerbitkan beberapa judul buku. […]

expand_less