Breaking News
light_mode

Marching Band Bahana Swara Sajikan Drama Sejarah Ranggalawe dalam Kirab 10 Muharram Desa Kajen

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sen, 7 Jul 2025
  • visibility 257

PATI – Marching band Bahana Swara MA Salafiyah Kajen menyuguhkan pertunjukan spektakuler bertajuk “Geger Ranggalawe: Sumbaga Anjayeng Prang” dalam Kirab 10 Muharram Desa Kajen, rangkaian Haul Syekh Ahmad Mutamakkin.

Tema ini mengangkat kisah heroik sekaligus tragis Panglima Perang Majapahit, Ranggalawe, dipadukan dengan sastra Jawa Kuno.

Pertunjukan ini menceritakan kesetiaan Ranggalawe kepada Raden Wijaya dalam membangun Majapahit, termasuk perannya mengalahkan Mahisa Mudarang, patih Kediri.

Namun, janji Raden Wijaya mengangkat Ranggalawe sebagai Mahapatih diingkari. Ranggalawe hanya diangkat menjadi Adipati Tuban, memicu pemberontakannya.

Konflik semakin rumit dengan intrik istana yang melibatkan Nambi dan Halayuda. Fitnah dan pertempuran tak seimbang membuat Ranggalawe gugur di Sungai Tambak Beras.

Kisah ini diinterpretasi dari Babad Majapahit, khususnya frasa “Sumbaga Anjayeng Prang,” yang menggambarkan keberanian dan pengabdian Ranggalawe.

Meskipun berakhir tragis, Ranggalawe tetap dikenang sebagai simbol ksatria yang teguh pada dharma bakti. Pertunjukan marching band akan menampilkan dinamika hidup Ranggalawe, dari kesetiaan hingga pemberontakan, melalui kostum, musik, dan visual yang dramatis.

Pilihan tema ini dalam konteks Haul Syekh Ahmad Mutamakkin dan Kirab 10 Muharram Desa Kajen memperkaya makna pertunjukan.

Kesejajaran semangat perjuangan Ranggalawe dengan nilai-nilai keteguhan dan keberanian, serta kaitan geografis antara Tuban (tempat Ranggalawe berkuasa dan asal Syekh Ahmad Mutamakkin) menciptakan kesinambungan sejarah lokal, sastra Jawa Kuno, dan spirit keagamaan.

Bahana Swara tidak hanya menampilkan atraksi musik, tetapi juga interpretasi kreatif sejarah dan sastra yang kaya makna, dipadukan dengan semangat religius lokal Desa Kajen.

Editor: Arif

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Persijap Jepara, Tim Pertama Indonesia yang Ramah Lingkungan

    Persijap Jepara, Tim Pertama Indonesia yang Ramah Lingkungan

    • calendar_month Rab, 1 Mei 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 327
    • 0Komentar

    Persijap Jepara kembali mengeluarkan gebrakan baru di kancah persepakbolaan nasional. Tim asal Jepara tersebut menggandeng sebuah aplikasi yang bergerak di bidang sosial dan lingkungan. Aplikasi yang dimaksud adalah Y-WASTE yang dapat diunduh dalam platform Android maupun IOS. Melalui aplikasi tersebut, masyarakat bisa meminimalisir limbah makanan yang mereka miliki. Selain masyarakat umum, aplikasi itu juga bisa […]

  • Kebijakan Jam Belajar Anak Disambut Positif oleh DPRD Pati

    Kebijakan Jam Belajar Anak Disambut Positif oleh DPRD Pati

    • calendar_month Jum, 18 Apr 2025
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 365
    • 0Komentar

      PATI – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Pati, Bambang Susilo, menyambut baik kebijakan jam wajib belajar bagi anak. Menurutnya, kebijakan jam belajar ini dapat membantu anak-anak lebih fokus dan mengurangi ketergantungan terhadap gawai. “Kebijakan ini sangat baik karena dapat membantu mengontrol anak-anak agar lebih disiplin belajar di rumah. Selain itu, ini juga menjadi upaya […]

  • Enam Calon Jemaah Haji Pati Gagal Berangkat Akibat Sakit

    Enam Calon Jemaah Haji Pati Gagal Berangkat Akibat Sakit

    • calendar_month Ming, 18 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 269
    • 0Komentar

    PATI – Sebanyak enam calon jemaah haji asal Kabupaten Pati gagal berangkat menunaikan ibadah haji tahun 2025 ini. Hal ini diungkapkan oleh Plh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pati, Abdul Hamid. Keenam calon jemaah tersebut berasal dari kloter berbeda, meliputi Kloter 51, 52, dan 53, namun identitas mereka tidak dipublikasikan. “Hasil evaluasi sementara sampai […]

  • Daftar Jalur Alternatif Hindari Macet Saat Jembatan Juwana Ditutup

    Daftar Jalur Alternatif Hindari Macet Saat Jembatan Juwana Ditutup

    • calendar_month Rab, 25 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 828
    • 0Komentar

    Ilustrasi jalan alternatif Pengguna jalan yang melintas Pantura Juwana – Rembang harus paham jalur alternatif. Agar terhindar dari kemacetan. Sebab ditutupnya jembatan Juwana sebelah timur akibat kebakaran, hingga nanti dibongkar untuk dibangun kembali yang memakan waktu selama setengah tahun lebih. PATI – Pasca kebakaran 10 bangunan liar di kolong Jembatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, […]

  • DPRD Pati Dorong Adanya Revitalisasi Alun–Alun Kembangjoyo

    DPRD Pati Dorong Adanya Revitalisasi Alun–Alun Kembangjoyo

    • calendar_month Rab, 1 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 4.024
    • 0Komentar

    PATI – Upaya untuk merevitalisasi Alun-Alun Kembangjoyo mendapatkan dukungan dari pihak DPRD Pati. Wakil Ketua DPRD Pati yang juga merupakan politisi PPP, Suwito, mengemukakan harapannya agar kawasan tersebut dapat direnovasi guna meningkatkan kenyamanan bagi seluruh pedagang dan pengunjung. “Dengan direnovasi diperbaiki lagi, mudah-mudahan pedagang ini biar bisa menjajakan pembelinya dan juga semakin ramai,” ujarnya. Menurut […]

  • Mantap, Awali Babak 32 Besar Liga 3 Nasional Persijap Menang Banyak

    Mantap, Awali Babak 32 Besar Liga 3 Nasional Persijap Menang Banyak

    • calendar_month Sen, 26 Nov 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 279
    • 0Komentar

    SUMBER ; FACEBOOK PERSIJAP JEPARA JEPARA – Problem tumpulnya lini depan Persijap Jepara di beberapa laga sebelumnya, akhirnya terpecahkan di laga awal babak 32 besar Liga 3 Nasional. Bermain di depan ribuan pendukungnya, Laskar Kalinyamat membabat habis Persema 1953 malang dengan skor 3 – 1. Para punggawa Persijap Jepara menggebrak pertahanan Persema sejak menit pertama. […]

expand_less