Breaking News
light_mode

Petani Empon-empon di Kudus Tetap Bertahan di Tengah Lesunya Pasar

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Kam, 8 Mei 2025
  • visibility 421

KUDUS – Meskipun harga jual empon-empon anjlok dan daya beli pasar menurun, para petani di Kudus tetap teguh melanjutkan usaha mereka. Salah satunya adalah Muhammad Afif Rohman, atau Khafid, petani dari Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe, yang mengelola lahan satu hektare di Menawan dengan target produksi 30 ton.

Khafid mengakui penurunan harga disebabkan oleh lemahnya daya beli. Namun, ia berharap harga akan naik menjelang Idul Adha.

“Semoga pas mendekati kurban ada kemungkinan naik lagi harganya. Sekarang memang lesu, tapi kami tetap produksi,” ujarnya, Kamis (8/5/2025).

Daerah Dawe, khususnya Desa Kandangmas dan Cranggang, memang dikenal subur untuk tanaman rempah seperti laos merah dan kencur. Kini, petani juga mulai membudidayakannya di Menawan.

Meskipun pasar masih terbuka, terutama untuk pengiriman ke Bali, Jawa Timur, dan Jakarta, tantangan tetap ada. Harga bibit dan pupuk yang tinggi, serta absennya subsidi, menjadi beban berat

“Subsidi pupuk untuk rempah belum ada, laos merah dan kencur tidak dapat bantuan. Harus pakai kartu, sementara kebutuhan petani harus seimbang,” keluhnya.

Permintaan pasar mencapai 7,5 ton per hari, dengan pengiriman terbaru ke Kediri dan Malang. Sebanyak 32 petani tergabung dalam kelompok produksi ini. Operasional per hari mencapai Rp5 juta, termasuk upah buruh harian sekitar Rp120 ribu dan tenaga borongan Rp350 per kilogram.

Dengan masa tanam 9-10 bulan dan panen optimal 14 bulan, satu hektare lahan membutuhkan 3,5 ton bibit seharga Rp8.000 per kilogram. Modal awal mencapai Rp40 juta, belum termasuk sewa lahan Rp14 juta per tahun.

“Kalau harga stabil, target jual bisa sampai Rp210 juta. Dikurangi ongkos sekitar Rp30 juta, untuk lahan satu hektare bisa bersih Rp150 juta,” jelasnya.

Namun, serangan penyakit jamur (“boleng”) pada laos dan pembusukan pada kencur masih menjadi ancaman. Belum ada solusi khusus untuk mengatasi masalah ini. Puncak produksi biasanya terjadi saat panen raya, dengan pengiriman mencapai 10 hingga 20 truk per hari.

“Kalau harga bagus, semangat. Tapi pernah juga anjlok sampai Rp1.200 per kilo, itu setahun lalu. Banyak petani rugi, bahkan kembali tanam singkong,” kenangnya.

Ia berharap pemerintah dapat menstabilkan harga dan memberikan subsidi untuk melindungi tanaman rempah, mengingat kualitas laos merah Kudus yang sudah dikenal luas.

Editor: Arif

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Dorong Pembuatan Sungai Sodetan untuk Mengatasi Banjir

    DPRD Pati Dorong Pembuatan Sungai Sodetan untuk Mengatasi Banjir

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 311
    • 0Komentar

    PATI – Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, menyatakan keprihatinannya terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan dan banjir di wilayah tersebut. “Sebagai pimpinan DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin mengaku cukup prihatin kepada masyarakat terdampak kekeringan maupun banjir selama ini di Pati,” ungkapnya. Ali Badrudin menekankan perlunya perencanaan jangka panjang untuk mengatasi masalah bencana di Pati. “Ali […]

  • Satpolairud Pati Patroli dan Beri Imbauan Keselamatan di Pelabuhan Juwana

    Satpolairud Pati Patroli dan Beri Imbauan Keselamatan di Pelabuhan Juwana

    • calendar_month Jum, 11 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 293
    • 0Komentar

    PATI – Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polresta Pati meningkatkan inovasi SI POLA CEKAL (Polisi Polairud Cegah Kebakaran Kapal) dengan patroli rutin dan imbauan keselamatan kerja di Pelabuhan Juwana. Patroli pada Kamis (10/4/2025) menyasar lokasi Docking (DOC) kapal milik H. Rachmad Juwana dan tempat las milik Sdr. Sukarno. AKP Jaka Santosa memimpin enam personel […]

  • Polresta Pati Berangkatkan Warga Mudik Balik Gratis ke Jakarta

    Polresta Pati Berangkatkan Warga Mudik Balik Gratis ke Jakarta

    • calendar_month Sab, 29 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 319
    • 0Komentar

    PATI– Warga Pati menikmati mudik balik gratis ke Jakarta. Program mudik balik gratis ini difasilitasi oleh Polresta Pati. Ada 200 orang yang ikut program ini. Sebanyak 200 orang diberangkatkan dengan empat armada bus, mereka diberangkatkan dari Mapolresta Pati, Sabtu (29/4/2023). Kapolresta Pati Kombes Pol. Andhika Bayu Adhittama didampingi pejabat utama Polresta memberangkatkan para pemudik yang […]

  • Pimpinan Sementara DPRD Pati : Alat Kelengkapan Dewan Tunggu SK Pimpinan Definitif Turun

    Pimpinan Sementara DPRD Pati : Alat Kelengkapan Dewan Tunggu SK Pimpinan Definitif Turun

    • calendar_month Sab, 12 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 275
    • 0Komentar

    PATI – Pelantikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati telah berlangsung pada 27 Agustus 2024. Meskipun pimpinan sementara DPRD telah terbentuk, pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) masih tertunda. Ketua Sementara DPRD, Ali Badrudin, menjelaskan bahwa pembentukan AKD terkendala oleh belum diterbitkannya Surat Keputusan (SK) Pimpinan Definitif oleh Gubernur Jawa Tengah. “Kami masih menunggu […]

  • Harga Bahan Pokok di Pati Terus Melejit, Bikin Emak-Emak Pusing

    Harga Bahan Pokok di Pati Terus Melejit, Bikin Emak-Emak Pusing

    • calendar_month Kam, 22 Feb 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 270
    • 0Komentar

    PATI – Dalam beberapa pekan ini sejumlah harga bahan pokok di Pati terus melejit harganya. Tidak hanya beras, bahan pokok lainnya juga turut naik harganya. Membuat kalangan emak-emak pusing untuk memutar uang belanja. Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan pada Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Pati, Koeswantoro mengatakan, kenaikan harga sembako ini diakibatkan minimnya pasokan. Meskipun demikian, stoknya […]

  • Isi Waktu Luang dengan Menulis

    Isi Waktu Luang dengan Menulis

    • calendar_month Sen, 31 Mei 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 457
    • 0Komentar

      Banyak cara bisa digunakan untuk mengisi waktu luang. Apalagi di masa pandemi seperti sekarang ini. Lebih banyak waktu luang bagi seorang pelajar atau mahasiswa. Sebab tidak ada pembelajaran tatap muka. Salah satu cara mengisi luang itu adalah dengan mengikuti even-even menulis. Hal itu seperti yang dilakukan Heni belakangan ini. Gadis bernama lengkap Heni Noor […]

expand_less