Breaking News
light_mode

Rumah Datoek: Lebih dari 100 Porsi Sate Ayam Merah Terjual Setiap Hari

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Jum, 14 Mar 2025
  • visibility 323

PATI – Kepopuleran sate ayam merah khas Yogyakarta kini menjangkau Pati. Warga Pati memiliki pilihan baru untuk berbuka puasa berkat hadirnya Rumah Datoek, sebuah kedai yang menyajikan menu ini.

Berlokasi di Jalan KH Ahmad Dahlan, Gang Akasia nomor 14, Pati Wetan, Kecamatan Pati, Rumah Datoek yang berkonsep pop up store ini selalu ramai dikunjungi selama Ramadan. Rabu (12/3/2025) misalnya, antrean pembeli terlihat mengular panjang.

“Saya sengaja ke sini karena penasaran sama sate ayam merah. Viral di Tiktok. Katanya khas Jogja. Mumpung ada yang dekat, saya nyoba di sini. Ternyata rasanya memang enak, beda dari sate yang lain. Rasanya lebih kaya rempah,” ujar Miratus Sholihah (28), seorang pembeli yang datang dari Rembang.

Sate ayam merah ini memang menjadi primadona baru. Potongan daging ayam yang tebal dan besar, dengan bumbu merah yang aromatik, sukses menggugah selera. Sajian lengkapnya termasuk nasi putih, taburan sayur kale crispy, dan sambal. Empat tusuk sate sudah cukup mengenyangkan untuk menu berbuka puasa.

Angela Dea (26), pemilik Rumah Datoek, menjelaskan bahwa kedainya baru beroperasi sekitar seminggu sebelum Ramadan.

“Memang kami buka selama Ramadan saja karena kami konsepnya pop up store. Tapi satu tahun ini rencananya kami buka dua kali, selain saat Ramadan, juga besok bulan Juli,” jelasnya.

Konsep pop up store dipilih karena Rumah Datoek merupakan bisnis sampingan dari bisnis katering utamanya.

Menu sate ayam merah di Rumah Datoek terinspirasi dari berbagai varian sate merah di Yogyakarta.

“Di Jogja banyak sekali varian sate merah. Ini sate pakai bumbu merah. Daging ayam dimarinasi pakai bumbu merah, lalu kami bakar lagi pakai bumbu merah, ditambah kecap, jadi lebih medok dan lebih pedas,” terang Dea.

Ramai pengunjung setiap harinya, Rumah Datoek mampu melayani sekitar 100-200 transaksi per hari, dengan kapasitas tempat sekitar 240 orang. Seporsi sate ayam merah dibanderol Rp 20.000, sementara paket ayam bakar Rp 18.000.

Keduanya dilengkapi nasi, kale crispy, dan sambal. Minuman dan dessert seperti es cokelat, es susu kocok stroberi yakult, french toast dengan topping gelato, dan caramel milk pudding juga tersedia. Jadi, bagi yang ingin mencoba, segera kunjungi Rumah Datoek di Pati.

Editor: Fatwa

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Babak 16 Besar Ujian Sesungguhnya Persiku Kudus Menuju Liga 2

    Babak 16 Besar Ujian Sesungguhnya Persiku Kudus Menuju Liga 2

    • calendar_month Sen, 20 Mei 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 178
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Persiku Kudus akan menghadapi ujian sesungguhnya untuk menyukseskan misi naik kasta ke Liga 2. Karena di babak 16 besar Liga 3 nasional, Macan Muria bakal menghadapi lawan tangguh dan juga bermain di luar kandang. Persiku Kudus akan bermain di Stadion Mini Cibinong Bogor, Jawa Barat. Ya, di babak 16 besar ini Persiku Kudus […]

  • Pemilihan Ketua OSIS, Ajari Anak Berdemokrasi Sejak di Sekolah

    Pemilihan Ketua OSIS, Ajari Anak Berdemokrasi Sejak di Sekolah

    • calendar_month Sel, 24 Jul 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Seorang siswa yang akan memberikan hak suaranya dalam pemilihan umum ketua  Ikatan Siswa Luthful Ulum (ISLU) MA NU Luthful Ulum Dukuh Wonokerto, Desa Pasucen, Kecamatan  Trangkil PATI – Pelajaran berharga didapat siswa – siswi MA NU Luthful Ulum Dukuh Wonokerto, Desa Pasucen, Kecamatan  Trangkil. Mereka mendapat pelajaran demokrasi nyata melalui kegiatan Pemilihan Umum Ketua Ikatan Siswa Luthful […]

  • Buang Sampah di Sungai Masih Marak, DPRD Pati Minta Ada Sosialisasi hingga Tingkat RT

    Buang Sampah di Sungai Masih Marak, DPRD Pati Minta Ada Sosialisasi hingga Tingkat RT

    • calendar_month Ming, 22 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 154
    • 0Komentar

    PATI – Kebiasaan buruk membuang sampah di sungai masih menjadi permasalahan serius di Kabupaten Pati. Anggota DPRD Pati, Warsiti, mengungkapkan bahwa sosialisasi hingga tingkat RT menjadi langkah penting untuk mengatasi masalah ini. “Sosialisasi di tingkat RT sangat penting untuk mengubah kebiasaan buruk warga,” ujarnya. “Selain itu, pemahaman tentang sampah sejak dini bagi anak-anak juga sangat […]

  • Klaim Bupati Pati Soal Persetujuan PCNU Terkait Lima Hari Sekolah Dibantah dalam Rapat Pansus Hak Angket DPRD

    Klaim Bupati Pati Soal Persetujuan PCNU Terkait Lima Hari Sekolah Dibantah dalam Rapat Pansus Hak Angket DPRD

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 117
    • 0Komentar

    PATI – Klaim Bupati Pati, Sudewo, yang menyatakan bahwa kebijakan lima hari sekolah telah disetujui oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pati, dibantah dalam rapat Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Pati pada Kamis (28/8/2025). Muhammadun, anggota Pansus, menegaskan bahwa pernyataan Bupati di media tidak sesuai dengan fakta yang ada. Ia menjelaskan bahwa setelah Bupati […]

  • Carlos Franca tampil apik saat membantu Persijap Jepara menang atas Madura United.

    Persijap Jepara Tekuk Madura United 1-0, Asa Keluar dari Zona Degradasi Kian Terbuka

    • calendar_month Ming, 8 Feb 2026
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 1.929
    • 0Komentar

    JEPARA – Persijap Jepara berhasil meraih kemenangan penting saat menjamu Madura United dengan skor tipis 1-0 di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Sabtu (7/2/2026). Satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut tercipta pada menit ke-63 melalui sepakan penyerang Persijap, Carlos Franca. Bola hasil tendangannya sempat membentur pemain Madura United, Numberi, sebelum akhirnya berbelok masuk ke gawang. Kemenangan […]

  • Pansus Hak Angket DPRD Pati Pertanyakan Kejelasan Pengembalian Kelebihan Bayar PBB

    Pansus Hak Angket DPRD Pati Pertanyakan Kejelasan Pengembalian Kelebihan Bayar PBB

    • calendar_month Ming, 31 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 189
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PDIP, Suyono, meminta kejelasan terkait pengembalian kelebihan bayar Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2). Permintaan ini diajukan mengingat kelebihan bayar tersebut disebabkan oleh pembatalan kebijakan kenaikan PBB P2 sebesar 250 persen oleh Bupati Pati, Sudewo. Pertanyaan tersebut juga disampaikan […]

expand_less