Breaking News
light_mode

Jadi Perhatian Karang Taruna Lahar, Inilah Bahaya Penyakit TBC

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 30 Mar 2022
  • visibility 124
Kegiatan sarasehan tentang penyakit TBC di Desa Lahar Kecamatan Tlogowungu Pati

Program Indonesia Bebas TBC 2050 mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Hal ini seperti yang ditunjukkan oleh Karang Taruna Desa Lahar Kecamatan Tlogowungu, Pati. Mereka antusias mengikuti sarasehan pencegahan dan penanganan penyakit menular tersebut.

PATI – Karang Taruna Mandala Desa Lahar, Kecamatan Tlogowungu, Pati, menggelar sarasehan pencegahan dan penanganan Tuberkulosis di balai desa setempat, Rabu (30/3/2022) siang. Kegiatan bertema “Investasi untuk Eliminasi TBC, Selamatkan Bangsa”.  Kegiatan tersebut  dilaksanakan atas kerjasama dengan Yayasan Mentari Sehat Indonesia, Kabupaten Pati. 

Kegiatan ini dalam rangka menyukseskan program Indonesia bebas TBC 2050 serta eliminasi TBC 2030,  Dalam kegiatan itu, Karang Taruna Desa Lahar mengundang sejumlah perwakilan tokoh agama, tokoh masyarakat, kader kesehatan, dan pelajar. 

Sementara, pemateri dalam kegiatan tersebut adalah dari Yayasan Mentari Sehat Indonesia, Kabupaten Pati dan Perwakilan Puskesmas Tlogowungu. Sarasehan yang diadakan secara terbatas itu dilaksanakan dengan protokol kesehatan ketat.

“Kami prihatin masih banyak ditemukan kasus TBC di Pati. Berdasarkan data, terdapat 1.200 kasus sepanjang 2021 lalu,”  ungkap Ketua Karang Taruna Desa Lahar, Angga Saputra.

“Dari itu kami mengundang para pemateri yang kompeten dalam hal ini, yang dapat memeberikan suatu pemahaman kepada masyarakat khususnya di Desa Lahar, dalam hal pencegahan serta penanganan TBC itu sendiri. Karena bagaimanapun juga, pemerintah tidak bisa hadir sendiri dalam menangani penyakit tersebut. Perlu adanya kebersamaan dan sinergitas semua pihak,” jelas pemuda yang juga merupakan anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pati ini.

Angga berharap, setelah diadakannya sarasehan ini, masyarakat bisa memahami bagaimana penyakit ini bisa menular serta bagaimana cara mengatasinya. “Penyakit ini bukan aib, maka perlu penanganan secara humanis,” kata dia

Pria yang juga aktif di Lajnah Talif wa Nasyr (LTN) Nahdlatul Ulama (NU) Pati ini berharap, ke depan masyarakat bisa memahami gejala awal dari penyakit yang berbahaya itu. Sehingga masyarakat bisa lebih menjaga diri sendiri dan orang sekitar dari penyakit menular tersebut. 

Waspada

Sementara, Ketua Yayasan Mentari sehat Indonesia Kabupaten Pati. M. Yasir Al Imron, menjelaskan, penyakit yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis ini mudah menyebar ketika orang yang terinfeksi batuk atau bersin. Dengan itu, masyarakat diminta untuk lebih menjaga kesehatan. 

“Penyakit ini berbahaya namun bisa disembuhkan asal mau berobat dengan teratur. Pengobatan selama 6 bulan,” tutur dia.

Adapun gejala orang yang terkena TBC, lanjut dia, ialah mengalami batuk lebih dari dua minggu. Selain itu, nafsu makan berkurang sehingga berat badan menurun. Bahkan, penderita akan mengalami deman dan sering berkeringat di malam hari meskipun tidak beraktifitas. 

Pemegang program pemberantasan penyakit menular, Puskesmas Tlogowungu, Joko Supriyanto menjelaskan, penderita TBC di Wilayah Kecamatan Tlogowungu berjumlah 28 orang pada tahun lalu. Namun demikian, tingkat kesembuhannya mencapai 85 persen.

“Ada yang menjalani pengobatan tapi tidak sampai sembuh, karena mereka merasa kalau batuknya sudah hilang, dia merasa sembuh dan tidak berobat kembali. Namun dari kami juga mendatangi ke rumah penderita untuk melalukan pengobatan, dan melakukan pendekatan agar mereka mau berobat sampai enam bulan,” tandas dia. (yan)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tradisi Ramadan PWI Pati Berbagi Takjil bareng RS KSH

    Tradisi Ramadan PWI Pati Berbagi Takjil bareng RS KSH

    • calendar_month Jum, 14 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 117
    • 0Komentar

      Kegiatan bagi takjil PWI Pati dan RS KSH  Ratusan paket takjil dibagikan kepada pengguna jalan di sekitar Alun-alun Simpang 5 Pati. Kurang dari 30 menit takjil yang dibagikan tim RS KSH dan PWI Pati itu sudah ludes. PATI – Jalanan sekitar Alun-alun Simpang 5 Pati cukup ramai sore kemarin. Lalu lalang kendaraan meramaikan waktu […]

  • Suasana gayeng setelah pementasan Geger Bumi Muria di TMII Jakarta 

    Pentas Asal Usul Kretek Ramaikan TMII Jakarta

    • calendar_month Sel, 1 Agu 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Suasana gayeng setelah pementasan Geger Bumi Muria di TMII Jakarta JAKARTA – Perwakilan Kabupaten Kudus tampil  pentas duta seni, yang digelar oleh Badan Penghubung Jawa Tengah di TMII Jakarta. Pentas duta seni sempat vakum selama 3 tahun akibat pandemi, tahun ini mulai diadakan kembali.  Kali ini Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kudus menggandeng komunitas seni […]

  • Kamari, Anggota DPRD Pati, Apresiasi Sinergi Petani dan PG Trangkil

    Kamari, Anggota DPRD Pati, Apresiasi Sinergi Petani dan PG Trangkil

    • calendar_month Sel, 15 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98
    • 0Komentar

    PATI – Kemitraan antara petani tebu dan Pabrik Gula (PG) Trangkil di Pati terus menunjukkan hasil positif. Hal ini diungkapkan oleh Kamari, anggota DPRD Pati dari Golkar sekaligus Ketua Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) wilayah kerja PG Trangkil. Kamari menjelaskan bahwa kemitraan ini telah mendorong dan menggairahkan para petani untuk menanam tebu. “Sinergitas antara […]

  • Kreatif Manfaatkan Barang Bekas Siswa MTs Salafiyah Bikin Robot

    Kreatif Manfaatkan Barang Bekas Siswa MTs Salafiyah Bikin Robot

    • calendar_month Rab, 2 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Siswa MTs Salafiyah Kajen membuat robot dari bahan barang bekas Anak madrasah tidak hanya pandai soal ilmu agama saja. Akan tetapi teknologi membuat robot sederhana pun dikuasai. Seperti yang dilakukan siswa MTs Salafiyah Kajen – Pati ini. PATI – Sebuah robot yang diberi nama Basilica ini dibuat oleh siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) Salafiyah Kajen. Uniknya […]

  • Bukan Hasil Akhir, Pengalaman Bertanding Lebih Penting

    Bukan Hasil Akhir, Pengalaman Bertanding Lebih Penting

    • calendar_month Sab, 2 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Presiden Persijap berfoto bersama para pemain Persipura Jayapura. FOTO :  Persijap Jepara Persijap babak belur menghadapi Persipura di laga persahabatan Sabtu (2/3/2019) di Stadion Gelora Bumi Kartini. Laskar Kalinyamat dihajar 4 gol tanpa balas oleh Boaz Salosa dan kawan-kawan. Meski begitu, pelatih caretaker Persijap Fabio Oliviera tak ambil pusing dengan hasil akhir pertandingan tersebut. ”Kami […]

  • Tegakkan Perda, Pemerintah Diminta Tidak Lemah

    Tegakkan Perda, Pemerintah Diminta Tidak Lemah

    • calendar_month Rab, 21 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, PATI – Beberapa ormas Islam di Kabupaten Pati mendatangi Gedung DPRD Kabupaten Pati Selasa (20/2/18) siang kemarin. Kedatangan mereka untuk memberikan dorongan agar pemerintah tidak lemah dalam penegakan Perda Nomor 8 Tahun 2013 tentang penyelenggaraan pariwisata. Hal ini menyusul adanya isu yang menyebutkan bahwa perda tersebut oleh pihak pengusaha karaoke didorong hendak direvisi. […]

expand_less