Breaking News
light_mode

Aksi Demontrasi Mahasiswa Pati: Rekrutmen Perangkat Desa Diduga Diwarnai Kecurangan

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Jum, 25 Okt 2024
  • visibility 332

PATI – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Pati pada Jumat (25/10/2024), menuntut transparansi dalam proses rekrutmen perangkat desa.

Mereka menilai proses seleksi penuh kejanggalan, khususnya terkait perubahan metode tes dan jeda waktu pengumuman hasil yang dinilai rawan kecurangan.

Arifin, perwakilan mahasiswa, menyatakan kekecewaan mereka atas perubahan metode tes dari Computer Asisten Test (CAT) ke Lembar Jawab Komputer (LJK).

Ia mempertanyakan standar perangkat desa yang dinilai rendah jika menggunakan metode LJK yang umumnya dipakai anak sekolah dasar.

“Dulu sudah menggunakan metode CAT, tapi sekarang kok malah pakai LJK? Apa perangkat desa sekarang seminimal itu standarnya?” ujarnya.

Selain itu, Arifin juga menyoroti jeda waktu tiga hari antara pelaksanaan tes dan pengumuman hasil. Menurutnya, jeda waktu tersebut rentan dimanfaatkan untuk melakukan kecurangan.

“Ada jeda waktu 3 hari, ini indikasi celah main-mainnya,” tegasnya.

Aksi ini juga diwarnai kecurigaan terhadap terburu-burunya proses rekrutmen. Mereka menduga proses rekrutmen dipaksakan dan terburu-buru karena berdekatan dengan Pilkada.

“Apakah memang dipaksakan seperti itu, atau karena suasana Pilkada, bisa jadi pengalihan?,” ungkap Arifin.

“Mungkin itu pikiran negatif kami. Tapi sebuah kebenaran lahir karena kecurigaan dan ilmu ditemukan karena rasa ingin tahu manusia,” sambungnya.

Lebih lanjut, pihaknya menyerukan agar proses rekrutmen perangkat desa ditunda hingga selesainya Pilkada 2024. Mereka mengancam akan melakukan aksi dengan massa yang lebih besar jika tuntutan mereka tidak dipenuhi.

“Kami berharap rekrutmen perangkat desa untuk diundur sampai dengan selesainya Pilkada 2024, agar proses seleksi tidak menganggu adanya proses Pilkada 2024,” harapnya.

Dalam orasinya, mahasiswa menyampaikan beberapa tuntutan, yaitu:

– Transparansi: Proses rekrutmen harus transparan, terbuka, dan dapat dipertanggungjawabkan.

– Tolak Nepotisme: Menolak segala bentuk nepotisme, kolusi, dan kepentingan pribadi dalam rekrutmen.

– Investigasi Independen: Menuntut investigasi independen jika ditemukan indikasi kecurangan.

– Meritokrasi: Mendukung penerapan prinsip meritokrasi dalam rekrutmen.

– Penegakan Hukum: Mendesak aparat penegak hukum untuk bertindak tegas terhadap pelanggaran.

– Peran Aktif Masyarakat: Mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam mengawasi proses rekrutmen.

Aksi ini menunjukkan keprihatinan mahasiswa terhadap proses rekrutmen perangkat desa yang dinilai tidak adil dan berpotensi merugikan masyarakat.

Editor: Fatwa 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pantas Pimpin DEMA IAIN Kudus, Begini Rekam Jejak Gatot Agusta di Organisasi

    Pantas Pimpin DEMA IAIN Kudus, Begini Rekam Jejak Gatot Agusta di Organisasi

    • calendar_month Sel, 4 Des 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 1.304
    • 0Komentar

    Gatot Priambodo Agusta KUDUS – Gatot Priambodo Agusta digadang-gadang sebagai calon yang layak memenangi kontestasi pemilihan Ketua Dewan Eksekutif Presiden (DEMA) IAIN Kudus periode 2019, pada 12 Desember 2018 mendatang.  Hal itu lantaran rekam jejaknya di organisasi baik ekstra maupun intra kampus yang tidak diragukan lagi. Mahasiswa jurusan PGMI ini tercatat aktif berkecimpung di berbagai […]

  • Persijap Jepara Takluk Atas Bhayangkara FC, Alarm Bahaya Target Liga 1

    Persijap Jepara Takluk Atas Bhayangkara FC, Alarm Bahaya Target Liga 1

    • calendar_month Sen, 21 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 332
    • 0Komentar

    MAGELANG – Setelah tak terkalahkan di enam laga awal Liga 2 musim 24/25, keperkasaan Persijap Jepara runtuh saat menjamu Bhayangkara FC, (21/20/2024) di Stadion Moch Soebroto Magelang. Persijap Jepara harus menelan kekalahan dengan skor 0-2 dalam pertandingan yang berlangsung kurang memuaskan bagi tim asuhan Kahudi Wahyu Widodo. Sepanjang pertandingan, permainan Persijap tidak berkembang seperti yang […]

  • Persipa Pati Datangkan Striker Naturalisasi Silvio Escobar, Longji Song Didepak ?

    Persipa Pati Datangkan Striker Naturalisasi Silvio Escobar, Longji Song Didepak ?

    • calendar_month Sel, 3 Des 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 305
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Persipa Pati resmi menambah empat pemain baru untuk memperkuat tim dalam menghadapi sisa pertandingan Liga 2 musim 2024/2025. Keempat pemain tersebut adalah Silvio Escobar (penyerang), Kenta Hara dan Vendri Mofu (gelandang), serta M. Sabillah (bek). Silvio Escobar, pemain naturalisasi asal Paraguay, memiliki pengalaman yang luas di Liga 1 dan Liga 2, pernah membela […]

  • Daftar Nama Kecamatan di Kabupaten Kudus

    Daftar Nama Kecamatan di Kabupaten Kudus

    • calendar_month Sab, 17 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 417
    • 0Komentar

    Seorang perempuan sedang berjalan di depan Menara Kudus/ @gusjigang  Kudus merupakan sebuah wilayah kabupaten yang terletak di Jawa Tengah. Kotanya kecil, tidak memiliki wilayah laut. Namun kota kecil ini terkenal maju. Luasnya 425,2 kilometer persegi. Berbatasan dengan Kabupaten Demak, Jepara, Pati, dan Grobogan. Kota ini terbagi dalam sembilan kecamatan. Antara lain Kecamatan Jekulo, Mejobo, Dawe, […]

  • Pansus Angket DPRD Pati Akan Dalami Dugaan Pemotongan Anggaran Baznas

    Pansus Angket DPRD Pati Akan Dalami Dugaan Pemotongan Anggaran Baznas

    • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 281
    • 0Komentar

    PATI – Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Kabupaten Pati akan melanjutkan sidangnya pada Kamis, 18 September 2025, dengan fokus utama pada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Koperasi, dan pihak Notaris. Ketua Pansus Hak Angket DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, mengungkapkan bahwa sidang ini akan menindaklanjuti berbagai aspirasi yang masuk, terutama terkait dugaan pemotongan […]

  • Temukan Cahaya di Tengah Kegelapan dengan Tawashul

    Temukan Cahaya di Tengah Kegelapan dengan Tawashul

    • calendar_month Sen, 27 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 287
    • 0Komentar

    Kota Pati baru saja diguyur hujan sejak sore. Hujan menyisakan udara dingin dan tanah basah. Namun tidak menyurutkan semangat jamaah untuk menghadiri Suluk Maleman, Minggu (26/2/2023).  Selepas waktu Isyak, halaman Rumah Adab Indonesia Mulia, di Jalan Pangeran Diponegoro Pati sudah penuh dengan jamaah. Bahkan jamaah sampai meluber hingga tepi jalan raya tersebut. Malam itu Suluk […]

expand_less