Breaking News
light_mode

Cerita Dusun di Pati yang Hanya Boleh Ada Tujuh Rumah

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 18 Agu 2022
  • visibility 136
Salah seorang warga Dusun Condro Desa Karangsumber Winong Pati

Ada sebuah dusun di Kabupaten Pati
yang unik. Sebab di dusun ini jumlah rumah maksimal hanya boleh tujuh rumah.
Jika dilanggar, sesuai kepercayaan turun temurun dari warga setempat, bakal ada
malapetaka di dusun tersebut.

PATI – Dusun itu adalah adalah
Dusun Condro Desa Karangsumber Kecamatan Winong, Kabupaten Pati. Dusun yang
sepi dan tenang ini berjarak sekitar 19 kilometer dari pusat Kota Pati. Jika
ditempuh dengan berkendara membutuhkan waktu sekitar 30 menitan.

Suasana Desa Karangsumber ini
masih asri. Lokasinya berada di bagian selatan berbatasan dengan Kabupaten
Blora. Untuk sampai ke lokasi Dusun Condro dari Balai Desa Karangsumber
membutuhkan waktu sekitar 5 menit atau berjarak sekitar 1,5 kilometer.

Dusun Condro sendiri berada di
tengah persawahan. Akses jalan menuju desa ini pun melintasi jalan pertanian. Terlihat
ada empat rumah besar yang berada di Dusun Condro. Ada tiga rumah berbentuk
limasan berjajar dan satunya berada di sebelah selatan jalan. Rumah-rumah itu pun
masih tampak sederhana. Ada yang terbuat dari kayu dan masih lantai tanah.

Di depan rumah warga juga ada
kandang hewan ternak. Selain itu ada musala dari kayu yang sederhana di
tengah-tengah permukiman warga Dusun Condro tersebut.

Malapetaka

Kepala Desa Karangsumber, Wardono
mengatakan desanya merupakan bagian desa di Kecamatan Winong. Desa Karangsumber
sendiri berada di bagian selatan dan perbatasan langsung dengan Kabupaten Blora.
Di desanya ada 30.148 jiwa dengan ada lima dusun. Lima dusun itu meliputi,
Beru, Karangmalang, Ledok, Kalongan, dan Condro. Selain itu terbagi ada 15 RT
dan 3 RW. Mayoritas warganya bekerja sebagai petani.

Wardono menyebut Dusun Condro
sebagai dusun yang unik. Condro sendiri sebenarnya masuk di RW 2 RT 4 Desa Karangsumber.
“Dusun tersebut warganya masih mempercayai kepercayaan turun temurun. Rumah
warga di dusun tersebut tidak boleh lebih dari tujuh. Warga mempercayai jika
rumah di dusun tersebut lebih dari tujuh akan terjadi malapetaka,” paparnya.

Wardono  menyebutkan perkembangan rumah warga di dusun
tersebut terus berkurang. Wardono mengatakan rumah warga sekarang tinggal empat
rumah atau empat kartu keluarga (KK).

“Perkembangan waktu di situ malah
rumah warga berkurang, sampai saat ini tinggal empat rumah atau empat KK.
Karena penduduk tinggal di situ mikirnya dukuh tidak boleh menambah, prospek
kedepannya semakin sepi atau bagaimana, jadi warga yang di situ yang punya
tanah perkampungan di luar dukuh itu memilih pindah,” imbuhnya. (hus)

 

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Musda DPD KNPI Pati Digelar, Noval Utoyo Aji Terpilih Secara Aklamasi

    Musda DPD KNPI Pati Digelar, Noval Utoyo Aji Terpilih Secara Aklamasi

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 973
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Pati menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda) pada hari Kamis, 4 Desember 2025. Kegiatan ini berperan sebagai wadah krusial bagi lembaga kepemudaan di Pati guna menetapkan arah kepemimpinan baru serta memilih Ketua DPD KNPI Pati periode 2025–2028. Musda yang diikuti oleh 28 Organisasi Kepemudaan (OKP) […]

  • Ketua DPRD Pati Berharap Pergantian Anggota Pansus Hak Angket Tingkatkan Kinerja

    Ketua DPRD Pati Berharap Pergantian Anggota Pansus Hak Angket Tingkatkan Kinerja

    • calendar_month Rab, 24 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 131
    • 0Komentar

    PATI – Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badruddin, menyampaikan harapannya terkait pergantian anggota Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket dari Fraksi PDI Perjuangan. Ia berharap, dengan perubahan ini, rapat Pansus dapat berjalan lebih maksimal dan efektif. Menurutnya, hingga saat ini rapat Pansus telah dilaksanakan sesuai dengan prosedur dan koridor yang ada. Ia menegaskan bahwa tidak ada […]

  • Daftar Buah Unggulan di Kota Pati yang Selalu Jadi Buruan

    Daftar Buah Unggulan di Kota Pati yang Selalu Jadi Buruan

    • calendar_month Sab, 17 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 364
    • 0Komentar

    Aneka buah unggulan di Kabupaten Pati Tidak mengherankan jika Kabupaten Pati berjuluk sebagai Bumi Mina Tani. Sebab hasil pertanian dan perkebunan di daerah ini terkenal memiliki kualitas unggulan dan sudah terkenal luas secara nasional. Ada beragam buah-buahan unggul yang dihasilkan bumi Kabupaten Pati, buah-buahan ini sangat terkenal di pasar-pasar luar kota dan selalu menjadi buruan […]

  • Semarakkan Ramadan Pusat Investasi Pemerintah Gelar Bazar

    Semarakkan Ramadan Pusat Investasi Pemerintah Gelar Bazar

    • calendar_month Sen, 17 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Kemeriahan Ramadan Fair 2023 Pusat Investasi Pemerintah (PIP) kembali menggelar Ramadan Fair 2023, bertembat di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tangerang. Acara ini memperingati Hari Kartini sekaligus menyemarakkan bulan Ramadan. JAKARTA— Sabtu (15/4/2023),Direktur Sistem Manajemen Investasi Kementerian Keuangan, Syafriadi membuka secara resmi Ramadan Fair 2023. Kegiatan ini berlangsung dalam rangka memperingati Hari Kartini dan menyemarakkan […]

  • Sensasi Petik Melon Sendiri di Kebun Pinggir Tambak

    Sensasi Petik Melon Sendiri di Kebun Pinggir Tambak

    • calendar_month Jum, 17 Mei 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 125
    • 0Komentar

    PATI – Menjelang petang, orang-orang berbondong menuju ke pematang tambak di Desa Dororejo Kecamatan Tayu. Bukan untuk memanen ikan, melainkan untuk ngabuburit di kebun melon. Lebih dari 3000 tanaman melon siap panen tumbuh memanjang di pematang tambak tersebut. Pemiliknya adalah Nur Cakwung. Lokasinya berada di RT 4 RW 2. Kebun melon itu disulap Cakwung menjadi […]

  • Cari Rumput Temukan Mayat di Karetan Keling

    Cari Rumput Temukan Mayat di Karetan Keling

    • calendar_month Rab, 9 Jun 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 111
    • 0Komentar

    JEPARA, Keling – Siang bolong, warga digegerkan dengan penemuan mayat berjenis kelamin laki-laki, di kawasan perkebunan karet Desa/Kecamatan Keling, Jepara, Selasa (8/6/2021). Menurut keterangan polisi mayat tersebut diketahui bernama Saniman (70) warga desa setempat. Dia hilang sejak Jumat lalu. “Benar ada penemuan mayat. Yang jelas dari hasil pemeriksaan puskesmas tidak ditemukan bekas penganiayaan,” kata Kapolsek […]

expand_less