Breaking News
light_mode

Cerita Dusun di Pati yang Hanya Boleh Ada Tujuh Rumah

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 18 Agu 2022
  • visibility 352
Salah seorang warga Dusun Condro Desa Karangsumber Winong Pati

Ada sebuah dusun di Kabupaten Pati
yang unik. Sebab di dusun ini jumlah rumah maksimal hanya boleh tujuh rumah.
Jika dilanggar, sesuai kepercayaan turun temurun dari warga setempat, bakal ada
malapetaka di dusun tersebut.

PATI – Dusun itu adalah adalah
Dusun Condro Desa Karangsumber Kecamatan Winong, Kabupaten Pati. Dusun yang
sepi dan tenang ini berjarak sekitar 19 kilometer dari pusat Kota Pati. Jika
ditempuh dengan berkendara membutuhkan waktu sekitar 30 menitan.

Suasana Desa Karangsumber ini
masih asri. Lokasinya berada di bagian selatan berbatasan dengan Kabupaten
Blora. Untuk sampai ke lokasi Dusun Condro dari Balai Desa Karangsumber
membutuhkan waktu sekitar 5 menit atau berjarak sekitar 1,5 kilometer.

Dusun Condro sendiri berada di
tengah persawahan. Akses jalan menuju desa ini pun melintasi jalan pertanian. Terlihat
ada empat rumah besar yang berada di Dusun Condro. Ada tiga rumah berbentuk
limasan berjajar dan satunya berada di sebelah selatan jalan. Rumah-rumah itu pun
masih tampak sederhana. Ada yang terbuat dari kayu dan masih lantai tanah.

Di depan rumah warga juga ada
kandang hewan ternak. Selain itu ada musala dari kayu yang sederhana di
tengah-tengah permukiman warga Dusun Condro tersebut.

Malapetaka

Kepala Desa Karangsumber, Wardono
mengatakan desanya merupakan bagian desa di Kecamatan Winong. Desa Karangsumber
sendiri berada di bagian selatan dan perbatasan langsung dengan Kabupaten Blora.
Di desanya ada 30.148 jiwa dengan ada lima dusun. Lima dusun itu meliputi,
Beru, Karangmalang, Ledok, Kalongan, dan Condro. Selain itu terbagi ada 15 RT
dan 3 RW. Mayoritas warganya bekerja sebagai petani.

Wardono menyebut Dusun Condro
sebagai dusun yang unik. Condro sendiri sebenarnya masuk di RW 2 RT 4 Desa Karangsumber.
“Dusun tersebut warganya masih mempercayai kepercayaan turun temurun. Rumah
warga di dusun tersebut tidak boleh lebih dari tujuh. Warga mempercayai jika
rumah di dusun tersebut lebih dari tujuh akan terjadi malapetaka,” paparnya.

Wardono  menyebutkan perkembangan rumah warga di dusun
tersebut terus berkurang. Wardono mengatakan rumah warga sekarang tinggal empat
rumah atau empat kartu keluarga (KK).

“Perkembangan waktu di situ malah
rumah warga berkurang, sampai saat ini tinggal empat rumah atau empat KK.
Karena penduduk tinggal di situ mikirnya dukuh tidak boleh menambah, prospek
kedepannya semakin sepi atau bagaimana, jadi warga yang di situ yang punya
tanah perkampungan di luar dukuh itu memilih pindah,” imbuhnya. (hus)

 

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Soroti Masalah Iuran Sekolah, Minta Sosialisasi Langsung ke Wali Murid

    DPRD Pati Soroti Masalah Iuran Sekolah, Minta Sosialisasi Langsung ke Wali Murid

    • calendar_month Sel, 10 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.043
    • 0Komentar

    PATI – Komisi D DPRD Kabupaten Pati mengangkat isu iuran sukarela di sekolah sebagai hal yang perlu diperhatikan secara serius. Ketua Komisi D Teguh Bandang Waluyo menginstruksikan Dinas Pendidikan Kabupaten Pati untuk menyelenggarakan sosialisasi terkait hal ini secara langsung kepada para orang tua atau wali murid di seluruh sekolah. “Kita warning kepada kepala dinas pendidikan […]

  • Full Senyum Persijap Jepara Hajar Bekasi City 1- 0

    Full Senyum Persijap Jepara Hajar Bekasi City 1- 0

    • calendar_month Jum, 23 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Persijap Jepara menang 1-0 atas Bekasi City/PERSIJAP Jepara JEPARA – Kemenangan penting berhasil diraih Laskar Kalinyamat atas tamunya Bekasi City, Jumat (23/9/2022). Persijap Jepara berhasil menang tipis 1-0. Gol kemenangan dicetak oleh Qischil Gandrum pada menit ke-46. Striker sekaligus kapten Persijap Jepara itu berhasil mencetak gol cepat pada awal babak kedua, memanfaatkan umpan silang. Pemain […]

  • Bikin Bangga, Bocah Jepara Sabet Peringkat Lima Besar MTQ Internasional di Qatar

    Bikin Bangga, Bocah Jepara Sabet Peringkat Lima Besar MTQ Internasional di Qatar

    • calendar_month Sel, 2 Apr 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 290
    • 0Komentar

    Muhammad Zainuddin Akhyar membuat bangga warga Jepara. Siswa kelas VI SD Bandungrejo Kalinyamatan ini berhasil meraih peringkat lima besar atau juara kelima di ajang Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Internasional di Qatar baru – baru ini. Hasil itu diraih setelah Zainuddin Akhyar bersaing dengan anak-anak sebayanya dari 15 negara yang berpartisipasi. Kontingen Indonesia sendiri mengirimkan dua […]

  • Satlantas Polresta Pati Gelar PSA di TK Kemala Bhayangkari Dukung Ops Keselamatan Candi 2026

    Satlantas Polresta Pati Gelar PSA di TK Kemala Bhayangkari Dukung Ops Keselamatan Candi 2026

    • calendar_month Sen, 2 Feb 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.904
    • 0Komentar

    PATI – Dalam rangka mendukung Operasi Keselamatan Candi 2026, Satuan Lalu Lintas Polresta Pati menggelar kegiatan Polisi Sahabat Anak (PSA) di TK Kemala Bhayangkari 42 Pati pada Senin pagi (2/2/2026). Digelar mulai pukul 08.30 WIB, kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar hingga selesai. Sebagai Kasatgas Kamseltibcar Lantas, Kasat Lantas Polresta Pati Kompol Riki Fahmi […]

  • DPRD Pati Minta Kasus MBG Gembong Jadi Momentum Perbaikan Keamanan Pangan

    DPRD Pati Minta Kasus MBG Gembong Jadi Momentum Perbaikan Keamanan Pangan

    • calendar_month Jum, 11 Sep 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 102.185
    • 0Komentar

    PATI – Dugaan keracunan yang dialami ratusan siswa setelah mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Gembong menjadi perhatian DPRD Kabupaten Pati. Distribusi MBG dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gembong 01 untuk sementara dihentikan setelah Pemkab Pati menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB). Wakil Ketua Komisi D DPRD Pati, Endah Sri […]

  • DPRD Pati Narso Ungkap Alasan Generasi Muda Kurang Minat ke Pertanian

    DPRD Pati Narso Ungkap Alasan Generasi Muda Kurang Minat ke Pertanian

    • calendar_month Kam, 24 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 308
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Narso, menyoroti minimnya minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian di wilayah Kabupaten Pati. Ia menuding kurangnya edukasi dari Pemkab Pati sebagai salah satu penyebabnya. “Generasi muda enggan bertani karena selalu dihantui ancaman banjir di beberapa wilayah seperti Jakenan, Kayen, dan Gabus,” ujarnya. Selain banjir, fenomena kekeringan juga menjadi […]

expand_less