Breaking News
light_mode

Desa Tempur Dapat Pelatihan Pengelolaan Limbah Bank Sampah Universitas Pancasila

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 14 Nov 2022
  • visibility 230

 

Tim Universitas Pancasila mulai memberikan pelatihan pengelolaan limbah berbasis bank sampah untuk Desa Tempur

JEPARA – Tim dosen dan mahasiswa Universitas Pancasila melaksanakan kegiatan pemberdayaan dan pendampingan masyarakat dengan topik “Green Circular Economy Solusi Pengendalian Pencemaran Lingkungan di Desa Tempur Kecamatan Keling Kabupaten Jepara. Kegiatan ini dalam rangka pelaksanaan kegiatan Program Matching Fund (Kedaireka) KEMENDIKBUD Tahun 2022.

Selain itu, tim tersebut juga memberikan pelatihan bagaimana mengelola sampah melalui bank sampah dan memberikan pelatihan mengolah limbah sisa makanan untuk budidaya Maggot BSF dan pencacahan sampah plastik.

Kegiatan pelatihan pengelolaan bank sampah dilaksanakan pada tanggal 08 Agustus 2022 sampai dengan tanggal 15 Desember 2022 di Desa Tempur Kecamatan Keling Kabupaten Jepara yang difasilitasi oleh Kementerian Desa dan Pemerintah Desa Tempur sebagai mitra Universitas Pancasila.

Kegiatan ini dapat terlaksana karena adanya pendanaan program Matching Fund (Kedaireka) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bekerja sama tahun pelaksanaan 2022. Sebagai Ketua Tim dari Universitas Pancasila dalam kegiatan ini adalah Dr. Budhi M. Suyitno, IPU yang juga sebagai Dekan Fakultas Teknik Universitas Pancasila.

“Dalam pelaksanaan kegiatan pengelolaan Bank Sampah, terdiri dari beberapa rangkaian acara seperti survei kondisi eksisting pengelolaan sampah, pengukuran laju timbulan sampah, sosialisai dan pendampingan dalam pembentukan Bank Sampah Induk Desa Tempur,” kata Dr. Budhi M. Suyitno.

Selain itu, kegiatan lainnya adalah sosialisasi dan pelatihan dalam budidaya Maggot BSF yang akan diolah menjadi pakan ternaik. Lebih lanjut, pada kegiatan ini juga diadakan sosialisasi dan pelatihan untuk mendaur ulang sampah plastik melalui kegiatan pencacahan sampah plastik. Pada kegiatan ini juga terbentuk Bank Sampah Induk Desa Tempur dengan nama “Bank Sampah Tempur BERSERI”. 

Kegiatan ini disambut baik oleh Kepala Desa Tempur yaitu Bapak Mariyono, A.MA. Dalam keterangannya menyampaikan bahwa masalah pengelolaan sampah di Desa Tempur Kecamatan Keling Kabupaten Jepara dapat diatasi melalui konsep Green Circular Economy yang akan meningkatkan nilai dari sampah. Lebih lanjut, Mariyono juga menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Universitas Pancasila sebagai mitra dalam pelaksanaan pengelolaan sampah dan diharapkan dapat menjalin kerjasama dalam pengembangan kerjasama di bidang lainnya.

Senada dengan apa yang disampaikan oleh Kepala Desa Tempur, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jepara yang diwakili oleh Bapak Duddy Ika Kurniawan S.Sos memberikan apresiasi yang sangat baik dari Universitas Pancasila melalui kegiatan Matching Fund sebagai realisasi dari program desa mandiri sampah. Lebih lanjut, Bapak Duddy juga menyampaikan bahwa Universitas Pancasila juga telah mempersiapkan naskah kebijakan pengelolaan sampah guna menunjang keberlajutan kegiatan Desa Mandiri di Desa Tempur.  

“Pengelolaan sampah melalui bank sampah merupakan salah satu metode yang dapat diaplikasikan oleh seluruh elemen masyarakat dalam rangka mengurangi laju timbulan limbah yang dikirim ke TPA. Selain itu, melalui bank sampah, pihak pemerintah desa juga dapat memperoleh transfer ilmu pengetahuan untuk mengolah sampah menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi lebih baik, misalnya dengan menerapkan budidaya Maggot BSF untuk mengolah limbah sisa makanan yang hasilnya dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak,” ujar Dr. Budhi M. Suyitno, IPU yang juga merupakan ketua tim dalam kegiatan tersebut.

Tim Universitas Pancasila dalam kegiatan ini terdiri melibatkan beberapa program studi seperti Teknik Mesin, Teknik Industri, Teknik Elektro, Teknik Arsitektur dan Pariwisata. Kegiatan Matching Fund ini juga melibatkan beberapa dosen diantaranya Dino Rimantho, I Nyoman Teguh Prasidha, Vector Anggit Pratomo, Gunady Haryanto, Nungky Puspita. Selain itu, sebanyak delapan mahasiswa dari prodi tersebut diikutsertakan dalam rangka implementasi kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka yang saat ini sedang dilaksanakan oleh Universitas Pancasila. (arf)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Daftar Situs Bersejarah yang Diteliti Balai Arkeologi di Pati

    Daftar Situs Bersejarah yang Diteliti Balai Arkeologi di Pati

    • calendar_month Jum, 1 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 668
    • 0Komentar

    Observasi yang dilakukan tim ahli Balai Arkeologi Yogyakarta di Desa Bageng Gembong. PATI – Balai Arkeologi Daerah Istimewa Yogyakarta tidak hanya meneliti situs-situs bersejarah di Kota Jepara. Tim peneliti juga menyambangi situs-situs yang ada di Kabupaten Pati. Kalau di Jepara mayoritas sebaran situs ada di Desa Tempur Kecamatan Keling saja, di kota berjuluk Bumi Mina […]

  • DPRD Pati Tegaskan Komitmen Perkuat Ketahanan Pangan Nasional Melalui Tanam Jagung Serentak

    DPRD Pati Tegaskan Komitmen Perkuat Ketahanan Pangan Nasional Melalui Tanam Jagung Serentak

    • calendar_month Jum, 10 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 257
    • 0Komentar

    PATI – Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung ketahanan pangan nasional dengan berpartisipasi aktif dalam kegiatan Tanam Jagung Serentak Kuartal IV. Kehadiran para anggota dewan ini menjadi simbol sinergi kuat antara legislatif, aparat kepolisian, masyarakat, dan pemerintah daerah dalam mewujudkan swasembada pangan. “Komisi B DPRD Pati mendukung […]

  • Imam Suroso : Pengesahkan UU Kebidanan, Dukung Perlindungan Profesi Bidan

    Imam Suroso : Pengesahkan UU Kebidanan, Dukung Perlindungan Profesi Bidan

    • calendar_month Jum, 15 Feb 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 260
    • 0Komentar

    PATI – Angin segar bagi dunia kebidanan nasional berhembus. Rapat paripurna DPR RI pada Rabu (13/2/2019) lalu secara aklamatif mengesahkan RUU Kebidanan menjadi UU Kebidanan. Lahirnya undang – undang tersebut menjadi kado indah bagi profesi bidan di tanah air. Undang-undang tersebut di dalamnya mengatur soal peningkatan pendidikan, pelayanan masyarakat, perlindungan, dan juga kesejahteraan. Hal itu […]

  • Fantastis Tahun 2022 LAZISNU Pati Kelola Dana 15,6 Miliar

    Fantastis Tahun 2022 LAZISNU Pati Kelola Dana 15,6 Miliar

    • calendar_month Sel, 14 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 233
    • 0Komentar

    LAZISNU PATI  Selama tahun 2022, Lembaga Amil Zakat Infak dan Sedekah, Nahdlatul Ulama (LAZISNU) se-Kabupaten Pati, telah mengelola dana sebesar Rp15,6 miliar. Dana tersebut diperuntukkan bagi pendidikan, kesehatan, kebencanaan dan ekonomi. PATI – LAZISNU Pati terus mendapat kepercayaan untuk mengelola dana umat. Selama tahun 2022, Lembaga Amil Zakat Infak dan Sedekah, Nahdlatul Ulama (LAZISNU) se-Kabupaten Pati, […]

  • Relokasi PKL, Wajah Baru untuk Pati Lebih Rapi

    Relokasi PKL, Wajah Baru untuk Pati Lebih Rapi

    • calendar_month Rab, 16 Jan 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Bupati tinjau lokasi relokasi PATI – PKL yang saat ini masih berjualan di zona merah seperti di Alun-alun Simpanglima Pati bakal direlokasi. Pemkab Pati menargetkan relokasi bakal dilakukan awal Februari tahun 2019 ini. Terkait relokasi PKL ke area TPK Perhutani KPH Pati, pemerintah menggelar sosialisasi pagi kemarin di Pendapa Kabupaten Pati. Rencana relokasi ini pun […]

  • Alsintan Modern, Dukung Produktivitas Pertanian

    Alsintan Modern, Dukung Produktivitas Pertanian

    • calendar_month Rab, 3 Apr 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Imam Suroso bersama para penerima traktor Bentuk keberpihakan kepada wong cilik kembali dilakukan anggota DPR RI Imam Suroso. Senin (1/4/2019) kemarin di RM Saptorenggo Baru, pihaknya menyerahkan bantuan sebanyak 10 unit mesin traktor kepada gabungan kelompok tani (Gapoktan) yang ada di Kabupaten Pati. ”Saya memang ingin selalu memperjuangkan untuk rakyat di Kabupaten Pati. Supaya tetap […]

expand_less