Breaking News
light_mode

Desa Tempur Dapat Pelatihan Pengelolaan Limbah Bank Sampah Universitas Pancasila

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 14 Nov 2022
  • visibility 167

 

Tim Universitas Pancasila mulai memberikan pelatihan pengelolaan limbah berbasis bank sampah untuk Desa Tempur

JEPARA – Tim dosen dan mahasiswa Universitas Pancasila melaksanakan kegiatan pemberdayaan dan pendampingan masyarakat dengan topik “Green Circular Economy Solusi Pengendalian Pencemaran Lingkungan di Desa Tempur Kecamatan Keling Kabupaten Jepara. Kegiatan ini dalam rangka pelaksanaan kegiatan Program Matching Fund (Kedaireka) KEMENDIKBUD Tahun 2022.

Selain itu, tim tersebut juga memberikan pelatihan bagaimana mengelola sampah melalui bank sampah dan memberikan pelatihan mengolah limbah sisa makanan untuk budidaya Maggot BSF dan pencacahan sampah plastik.

Kegiatan pelatihan pengelolaan bank sampah dilaksanakan pada tanggal 08 Agustus 2022 sampai dengan tanggal 15 Desember 2022 di Desa Tempur Kecamatan Keling Kabupaten Jepara yang difasilitasi oleh Kementerian Desa dan Pemerintah Desa Tempur sebagai mitra Universitas Pancasila.

Kegiatan ini dapat terlaksana karena adanya pendanaan program Matching Fund (Kedaireka) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bekerja sama tahun pelaksanaan 2022. Sebagai Ketua Tim dari Universitas Pancasila dalam kegiatan ini adalah Dr. Budhi M. Suyitno, IPU yang juga sebagai Dekan Fakultas Teknik Universitas Pancasila.

“Dalam pelaksanaan kegiatan pengelolaan Bank Sampah, terdiri dari beberapa rangkaian acara seperti survei kondisi eksisting pengelolaan sampah, pengukuran laju timbulan sampah, sosialisai dan pendampingan dalam pembentukan Bank Sampah Induk Desa Tempur,” kata Dr. Budhi M. Suyitno.

Selain itu, kegiatan lainnya adalah sosialisasi dan pelatihan dalam budidaya Maggot BSF yang akan diolah menjadi pakan ternaik. Lebih lanjut, pada kegiatan ini juga diadakan sosialisasi dan pelatihan untuk mendaur ulang sampah plastik melalui kegiatan pencacahan sampah plastik. Pada kegiatan ini juga terbentuk Bank Sampah Induk Desa Tempur dengan nama “Bank Sampah Tempur BERSERI”. 

Kegiatan ini disambut baik oleh Kepala Desa Tempur yaitu Bapak Mariyono, A.MA. Dalam keterangannya menyampaikan bahwa masalah pengelolaan sampah di Desa Tempur Kecamatan Keling Kabupaten Jepara dapat diatasi melalui konsep Green Circular Economy yang akan meningkatkan nilai dari sampah. Lebih lanjut, Mariyono juga menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Universitas Pancasila sebagai mitra dalam pelaksanaan pengelolaan sampah dan diharapkan dapat menjalin kerjasama dalam pengembangan kerjasama di bidang lainnya.

Senada dengan apa yang disampaikan oleh Kepala Desa Tempur, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jepara yang diwakili oleh Bapak Duddy Ika Kurniawan S.Sos memberikan apresiasi yang sangat baik dari Universitas Pancasila melalui kegiatan Matching Fund sebagai realisasi dari program desa mandiri sampah. Lebih lanjut, Bapak Duddy juga menyampaikan bahwa Universitas Pancasila juga telah mempersiapkan naskah kebijakan pengelolaan sampah guna menunjang keberlajutan kegiatan Desa Mandiri di Desa Tempur.  

“Pengelolaan sampah melalui bank sampah merupakan salah satu metode yang dapat diaplikasikan oleh seluruh elemen masyarakat dalam rangka mengurangi laju timbulan limbah yang dikirim ke TPA. Selain itu, melalui bank sampah, pihak pemerintah desa juga dapat memperoleh transfer ilmu pengetahuan untuk mengolah sampah menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi lebih baik, misalnya dengan menerapkan budidaya Maggot BSF untuk mengolah limbah sisa makanan yang hasilnya dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak,” ujar Dr. Budhi M. Suyitno, IPU yang juga merupakan ketua tim dalam kegiatan tersebut.

Tim Universitas Pancasila dalam kegiatan ini terdiri melibatkan beberapa program studi seperti Teknik Mesin, Teknik Industri, Teknik Elektro, Teknik Arsitektur dan Pariwisata. Kegiatan Matching Fund ini juga melibatkan beberapa dosen diantaranya Dino Rimantho, I Nyoman Teguh Prasidha, Vector Anggit Pratomo, Gunady Haryanto, Nungky Puspita. Selain itu, sebanyak delapan mahasiswa dari prodi tersebut diikutsertakan dalam rangka implementasi kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka yang saat ini sedang dilaksanakan oleh Universitas Pancasila. (arf)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi D DPRD Pati Tegaskan Komitmen Dukung Pembinaan Sepak Bola

    Komisi D DPRD Pati Tegaskan Komitmen Dukung Pembinaan Sepak Bola

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 410
    • 0Komentar

    PATI – Komisi D DPRD Pati menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh upaya pembinaan atlet muda serta peningkatan kualitas kompetisi sepak bola di tingkat kabupaten. Penegasan ini disampaikan saat Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Pati melakukan audiensi dengan Ketua DPRD Kabupaten Pati pada Senin (27/10/2025). Ketua Komisi D DPRD Pati, Teguh Bandang Waluyo, menyampaikan bahwa pihaknya melihat […]

  • Surga Kecil di Pelosok Jepara itu Bernama Tempur (1)

    Surga Kecil di Pelosok Jepara itu Bernama Tempur (1)

    • calendar_month Rab, 19 Jun 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Sungai yang jernih airnya Gus Muwafiq. Kiai nyentrik berambut gondrong asal Yogyakarta itu dalam suatu ceramahnya pernah mengisahkan bagaimana dakwah di Jawa itu tidak mudah. Mau bercerita tentang surga kepada orang Jawa tidak laku. Surga, itu dalam penggambaran Alquran sebagai tajri min tahtihal anhaar. Air mengalir seperti sungai. Orang Jawa ngomong, kata Gus Muwafik. Mencari […]

  • DPRD Pati Dorong Pertumbuhan Wirausaha Muda untuk Bangun Ekonomi Daerah

    DPRD Pati Dorong Pertumbuhan Wirausaha Muda untuk Bangun Ekonomi Daerah

    • calendar_month Sab, 17 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 193
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Pati, Danu Ikhsan, menekankan pentingnya peran wirausahawan muda dalam membangun perekonomian daerah yang berbasis masyarakat dan menciptakan lapangan kerja baru. Beliau menyatakan bahwa kolaborasi antara para pelaku usaha muda dengan pemerintah daerah, perbankan, dan lembaga pelatihan menjadi kunci keberhasilan. “Sinergi antar pemangku kepentingan sangat penting agar para pengusaha […]

  • Ketua Komisi C DPRD Pati Soroti Pengelolaan Bank Sampah yang Belum Optimal

    Ketua Komisi C DPRD Pati Soroti Pengelolaan Bank Sampah yang Belum Optimal

    • calendar_month Sel, 23 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 164
    • 0Komentar

    PATI – Pengelolaan Bank Sampah di Kabupaten Pati menjadi perhatian serius dari DPRD setempat. Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, H. Joni Kurnianto, ST, M.MT, menyoroti bahwa program yang seharusnya memberikan manfaat signifikan bagi lingkungan dan ekonomi masyarakat ini belum berjalan optimal. “Kalau Bank Sampah itu jangan hanya sekedar retorika atau pencitraan. Jadi nanti setelah […]

  • Ketua DPRD Pati Jenguk Korban Aksi 13 Agustus, Imbau Jaga Kondusivitas

    Ketua DPRD Pati Jenguk Korban Aksi 13 Agustus, Imbau Jaga Kondusivitas

    • calendar_month Sab, 16 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 196
    • 0Komentar

    PATI – Ketua DPRD Kabupaten Pati, H. Ali Badruddin, S.E., bersama Wakil Ketua DPRD, Kapolresta Pati, dan tim kesehatan, mengunjungi korban aksi yang terjadi pada 13 Agustus 2025. Kunjungan ini juga menyertakan Kapolsek Kota, Heru, yang menjadi salah satu korban dari pihak kepolisian. “Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Saya prihatin atas kejadian ini dan ke […]

  • Komisi D DPRD Pati : Program Pangan Murah Sangat Berdampak untuk Rakyat

    Komisi D DPRD Pati : Program Pangan Murah Sangat Berdampak untuk Rakyat

    • calendar_month Ming, 31 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 172
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang serentak digelar di 21 kecamatan pada Sabtu, 30 Agustus 2025. Inisiatif ini dinilai sebagai langkah strategis dalam menekan laju inflasi dan membantu meringankan beban ekonomi masyarakat. GPM ini mendistribusikan total 42 ton beras, dengan setiap kecamatan […]

expand_less