Breaking News
light_mode

Cerita Di Balik Seringnya Kunjungan Gus Dur ke Gereja

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 4 Des 2022
  • visibility 406
Gus Dur saat berbincang santai.

KH Abdurahman Wahid atau yang akrab disapa Gus Dur, dikenal sebagai sosok ulama yang kerap berkunjung ke gereja. Hal itu sering jadi kontroversi. Namun ada cerita mengharukan di balik itu semuanya yang diungkap oleh K.H. Marzuki Mustamar. 

Gus Dur pernah ditanya oleh Kiai Marzuki tentang mengapa dirinya sering berkunjung ke geraja. Gus Dur pun menjawab: “Apa tidak boleh aku ikut merawat umat yang tercecer? Apa kamu kira di geraja tidak ada umat Islam yang bekerja di sana? Apa salah bila di gereja aku menyampaikan kebenaran tentang Islam, agar mereka mengetahui tentang Islam yang sebenarnya, sehingga yang Muslim tetap Islam dan yang Kristen bisa masuk Islam?”

Kebiasaan Gus Dur juga bertanya dan menasihati para Muslim yang bekerja mencari nafkah di gereja.

“Kamu masih Islam, kan? Kuatkan ke-Islam-man mu!” Begitu cara Gus Dur menasihati umat Muslim agar tetap menjaga keimanannya.

Tinggalan

Sepeninggal Gus Dur, banyak sekali ditemukan bangunan masjid dan tanah wakaf yang berasal dari pemberian beliau, tersebar di beberapa daerah hingga pulau luar bahkan sampai ke negara Kincir Angin, Belanda.

Maka sebab itulah Gus Dur dekat tokoh-tokoh non-muslim demi melancarkan strategi dakwahnya, termasuk meloloskan izin pendirian masjid di Belanda yang bahkan takmirnya adalah putera Ketua Korcap Banser Kabupaten Malang.

Itulah sekelumit kisah tentang Guru Bangsa yang tak lelah menegakkan nilai kemanusiaan. Beliau telah mengajarkan kita semua bahwa lebih baik dianggap buruk tapi kenyataannya baik, daripada dianggap baik tapi kenyataannya buruk. []


Tulisan ini dikutip dari @ulama.nusantara dari rangkuman ceramah K.H. Marzuki Mustamar pada haul Mbah Ibrahim Asmoroqondi, Tuban.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Empat Paket Rehabilitasi Jalan Masuk Tahap Persiapan, DPUTR Pati Siapkan Anggaran Rp18 Miliar Tahap Pertama

    Empat Paket Rehabilitasi Jalan Masuk Tahap Persiapan, DPUTR Pati Siapkan Anggaran Rp18 Miliar Tahap Pertama

    • calendar_month Kam, 14 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.936
    • 0Komentar

    PATI – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati mulai bergerak mempersiapkan pelaksanaan pembangunan sekaligus perbaikan infrastruktur jalan untuk tahap pertama pada tahun anggaran 2026 ini. Sejumlah paket pekerjaan pengadaan bahkan sudah resmi diumumkan dan ditargetkan akan segera memasuki tahap pengerjaan fisik di lapangan dalam waktu dekat ini. Kepala Bidang Bina Marga DPUTR […]

  • Gerakan Hijau, Duet TNI dan Masyarakat Tanam 1000 Pohon Matoa

    Gerakan Hijau, Duet TNI dan Masyarakat Tanam 1000 Pohon Matoa

    • calendar_month Sen, 26 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 308
    • 0Komentar

    Ratusan anggota TNI, masyarakat peduli lingkungan, dan siswa menanam 1000 bibit pohon matoa di bukit pandang, Desa Durensawit, Kayen, Sabtu (24/2/18). Lingkar Muria, PATI – Ratusan anggota Koramil 04/Kayen bersama dengan siswi se Kecamatan Kayen dan komunitas pecinta alam Kayen dan Juwana peduli lingkungan. Mereka melaksanakan go green dengan penanaman 1000 pohon matoa di wisata […]

  • Edy Wuryanto: Sukseskan Imunisasi harus Seperti Vaksinasi Covid-19

    Edy Wuryanto: Sukseskan Imunisasi harus Seperti Vaksinasi Covid-19

    • calendar_month Rab, 29 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 291
    • 0Komentar

    Anggota DPR RI Edy Wuryanto  Imunisasi dasar penting dilakukan, sehingga kekebalan pada penyakit -penyakit tertentu akan terbentuk. Pemerintah diminta melakukan pendekatan imunisasi ini seperti saat melakukan vaksinasi Covid-19. JAKARTA – Komisi IX DPR RI meminta pemerintah untuk melakukan imunisasi pada anak dengan pendekatan seperti pada saat vaksinasi Covid-19.  “Vaksinasi merupakan modal penting untuk menjaga kekebalan […]

  • Edy Wuryanto: Gizi Sehat Kunci Lahirnya Generasi Cerdas dan Unggul, Atasi Stunting di Pati

    Edy Wuryanto: Gizi Sehat Kunci Lahirnya Generasi Cerdas dan Unggul, Atasi Stunting di Pati

    • calendar_month Ming, 15 Feb 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.357
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, menggarisbawahi pentingnya perbaikan asupan gizi sebagai landasan utama dalam membentuk generasi muda yang lebih sehat dan berintelektual tinggi. Pernyataan ini disampaikan Edy dalam acara sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diselenggarakan bersama mitra kerja di Kabupaten Pati pada Minggu (15/2). Dalam kesempatan tersebut, Edy menyoroti […]

  • Api Hanguskan Rumah Makan di Kayen – Pati

    Api Hanguskan Rumah Makan di Kayen – Pati

    • calendar_month Jum, 17 Agu 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Rumah Makan Alaska di Desa Talun Kecamatan Kayen ludes terbakar PATI – Sebuah rumah makan di Desa Talun RT 3 RW 1, Kecamatan Kayen mengalami musibah kebakaran pagi kemarin Kamis (16/8/2018). Penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti, namun akibat musibah tersebut, korban menelan kerugian hingga puluhan juta rupiah. Kepala Satpol PP Hadi Santosa melalui Komandan […]

  • Simbolik Sujud : Membentuk Pribadi Rendah Hati

    Simbolik Sujud : Membentuk Pribadi Rendah Hati

    • calendar_month Sel, 16 Jul 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 303
    • 0Komentar

    Suluk Maleman Juli 2019 Habib Anis Sholeh Baasyin mengajak jamaah Suluk Maleman mendalami peristiwa sujud dalam ibadah salat. Pemaknaan sujud, tidak hanya terbatas pada gerakan simbolik. Akan tetapi sebuah upaya membentuk pribadi yang rendah hati. Sujud, kata Habib Anis, justru membawa pesan yang dalam. Pesan itu adalah sebuah ungkapan menyerahkan total kepada Allah. ”Gerakan sujud […]

expand_less