Breaking News
light_mode

Imunisasi Polio di Pati Capai Target 95% Anak Usia 0-7 Tahun di Sekolah dan Posyandu

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sen, 15 Jan 2024
  • visibility 276

PATI  – Sejumlah sekolah dan desa di Kabupaten Pati telah melaksanakan Sub-Pekan Imunisasi Nasional (Sub-PIN) Polio pada hari Senin (15/1/2024). Program vaksinasi polio gratis ini diterima dengan baik oleh para orang tua.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pati, dr. Aviani Tritanti Venusia, menjelaskan bahwa tujuan dari Sub-PIN Polio ini adalah untuk memudahkan penjangkauan target imunisasi, yang disengaja dilakukan di lokasi tertentu.

Pelaksanaannya melibatkan berbagai sekolah dan desa melalui posyandu dari pagi hingga sore.

“Semua sekolah, mulai dari KB, TK, SD, atau MI terlibat. Sementara posyandu diselenggarakan di balai desa, dengan 406 desa menjadi sasaran,” kata Aviani.

Dengan diberlakukannya kondisi luar biasa (KLB) Polio di Jawa Tengah, Kabupaten Pati menetapkan 128.526 anak usia 0-7 tahun sebagai target imunisasi. Anak-anak ini akan menerima vaksin polio dalam dua tahap, yaitu dari tanggal 15-21 Januari dan tanggal 19-25 Februari.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Pati, dr. Joko Leksono, mengakui bahwa pelaksanaan imunisasi polio ini terkesan mendadak.

Namun, ini penting mengingat KLB yang ditetapkan oleh pemerintah harus ditangani dengan serius untuk mencegah penyebaran.

Meski demikian, ia yakin target 95% anak dapat tercapai, mengingat vaksinasi dilakukan di lokasi strategis.

“Kemudian nanti kami ada sweeping pintu ke pintu. Jadi kami yakin dapat sentuh seratus persen anak di Pati,” imbuhnya.

Sementara itu, Erik (33), seorang orang tua, juga membawa anaknya ke taman kanak-kanak untuk menerima vaksin polio. Erik, warga Desa Sukoharjo, Pati, mengatakan bahwa putrinya sebenarnya sudah diimunisasi sejak kecil. Namun, sekolah meminta anaknya untuk kembali menerima vaksinasi polio sebagai tindakan pencegahan.

“Baru-baru ini ada berita tentang kasus polio di daerah lain. Sebagai orang tua yang khawatir, kami memutuskan untuk ikut serta,” jelasnya.

Erik mengantarkan putrinya yang berusia lima tahun ke Taman Kanak-kanak (TK) Adhyaksa 37 di Desa Kutoharjo, Pati kota. Mereka bergabung dengan puluhan orang tua lain yang telah antri sejak pagi.

Penulis: Fatwa

Editor: Fatwa

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejahatan Jalanan di Pati: Pelaku Pembacokan Ternyata Masih di Bawah Umur

    Kejahatan Jalanan di Pati: Pelaku Pembacokan Ternyata Masih di Bawah Umur

    • calendar_month Kam, 29 Feb 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 412
    • 0Komentar

    PATI – Polisi berhasil mengungkap kasus pembacokan yang terjadi di jalanan Pati yang cukup menyita perhatian. Pasalnya pelaku ternyata seorang remaja berusia 17 tahun yang bekerja sebagai pedagang sate dan masih di bawah umur. Kompol M. Alfan Armin M, Kasat Reskrim, merinci bahwa insiden ini berlangsung pada Rabu (28/02) dini hari. Ari Ardiyanto, 25, bersama […]

  • Tutup TMMD Sengkuyung, Tuntaskan Sasaran Dua Desa di Pati

    Tutup TMMD Sengkuyung, Tuntaskan Sasaran Dua Desa di Pati

    • calendar_month Jum, 17 Agu 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 338
    • 0Komentar

    Beberapa warga dan TNI mengerjakan pembangunan jalan di Desa Karangsari Kecamatan Cluwak Kabupaten Pati PATI – TMMD Sengkuyung Tahap II 2018 telah rampung. Penutupan secara resmi dilakukan di Desa Karangsari Kecamatan Cluwak Rabu (8/8/2018) lalu. Sasaran pokok dan tambahan berhasil diselesaikan di dua lokasi sasaran Desa Kasiyan di Kecamatan Sukolilo dan Desa Karangsari di Kecamatan […]

  • DPRD Pati Ungkap Pentingnya Pemerataan Akses Pendidikan

    DPRD Pati Ungkap Pentingnya Pemerataan Akses Pendidikan

    • calendar_month Sel, 15 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 333
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Hj. Muntamah, mendesak pemerintah daerah untuk mengambil langkah strategis dalam mewujudkan pemerataan pendidikan berkualitas di Kabupaten Pati. Hj. Muntamah menekankan pentingnya akses pendidikan yang merata bagi seluruh anak, tanpa terkecuali, agar mereka dapat memperoleh pendidikan yang layak. “Kita harus memastikan bahwa tidak ada anak yang tertinggal dalam mendapatkan pendidikan berkualitas, […]

  • Masjid Agung Jepara Sediakan Ratusan Takjil Gratis Setiap Hari

    Masjid Agung Jepara Sediakan Ratusan Takjil Gratis Setiap Hari

    • calendar_month Rab, 8 Mei 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 277
    • 0Komentar

    JEPARA – Sepanjang Ramadan tahun 1440 ini, Remaja Masjid Agung Baitul Makmur Jepara menyiapkan dua ratusan paket takjil setiap harinya. Siapapun boleh menikmati. Takjil itu dikhususkan bagi mereka untuk berbuka puasa. “Dengan harapan ini bisa membantu mereka-mereka untuk bisa bersama-sama berbuka di Masjid Agung membatalkan puasanya,” ujar Pembina Remaja Masjid Agung Jepara Setyanto, saat ditemui […]

  • DPRD Pati Dorong Penambahan Becak Listrik, 100 Unit Bakal Kembali Disalurkan

    DPRD Pati Dorong Penambahan Becak Listrik, 100 Unit Bakal Kembali Disalurkan

    • calendar_month Kam, 10 Sep 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 102.142
    • 0Komentar

    PATI – Bantuan becak listrik yang sebelumnya diterima masyarakat dinilai memberikan manfaat dalam menunjang aktivitas warga. Melihat pemanfaatan tersebut, DPRD Kabupaten Pati kembali mendorong adanya penambahan bantuan serupa untuk masyarakat. Wakil Ketua I DPRD Pati, Hardi, mengatakan pemerintah pusat berencana kembali memberikan bantuan becak listrik untuk Kabupaten Pati. Sebelumnya, sebanyak 100 unit telah disalurkan kepada […]

  • DPRD Pati Ajak Warga Sampaikan Aspirasi Tanpa Ragu

    DPRD Pati Ajak Warga Sampaikan Aspirasi Tanpa Ragu

    • calendar_month Sel, 20 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 377
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto, mengajak masyarakat untuk aktif menyampaikan aspirasi, kritik, dan keluhan kepada wakil rakyat. Beliau menegaskan komitmen dewan untuk terbuka dan menerima masukan dari warga sebagai bentuk pengawasan bersama terhadap jalannya pemerintahan. “Kami selalu menerima aspirasi dari masyarakat baik secara langsung ataupun tidak langsung,” ungkap Joni Kurnianto […]

expand_less