Breaking News
light_mode

Aksi Tanam Pohon sebagai Upaya Bersama Menjaga Keseimbangan Ekosistem di Pati

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Jum, 22 Des 2023
  • visibility 329

PATI – Menghadapi tantangan banjir yang kerap melanda, sejumlah pihak telah mengambil langkah proaktif dengan melakukan penanaman pohon. Sebanyak 160 bibit pohon telah ditanam di hutan Dukuh Morotopo, Desa Wateshaji, Kecamatan Pucakwangi, pada Minggu (17/12/2023).

Inisiatif penanaman pohon ini merupakan bagian dari “Sambatan Konservasi”, sebuah kolaborasi antara berbagai organisasi masyarakat (ormas), aktivis lingkungan, dan instansi pemerintah.

“Ada sebanyak 160 bibit pohon yang ditanam. Penanaman pohon itu bertujuan untuk menjaga keseimbangan ekosistem hutan di wilayah tersebut,” kata Ketua Ansor Pucakwangi, Ahwan Ahadi.

“Aksi kolaborasi ini untuk melestarikan hutan penyangga. Kami tidak mau kalah cepat dengan para perusak hutan,” lanjut Ahwan.

Lebih lanjut Ahwan menuturkan, aksi tersebut juga sekaligus memberikan wawasan kepada masyarakat untuk peduli terhadap ekosistem hutan. Pasalnya, ia menilai kerusakan hutan dapat memicu terjadinya bencana alam.

“Banjir bandang sudah terjadi di wilayah Sukolilo dan Winong. Pucakwangi jangan sampai menjadi korban berikutnya. Sehingga masyarakat juga harus tahu tentang kawasan konservasi yang harus dijaga,” imbuhnya.

Sementara itu, Camat Pucakwangi, Udhi Harsilo Nugroho berharap aksi ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pelestarian hutan. Dengan demikian, hutan di wilayahnya dapat terjaga kelestariannya.

“Dengan kegiatan ini juga turut mensosialisasikan pada masyarakat tentang pentingnya penghijauan hutan. Apalagi kondisi hutan di wilayah Pucakwangi 80 persen masih baik,” tuturnya.

Pihaknya menginginkan agar tidak terjadi perusakan hutan yang dapat menimbulkan bencana. Hal tersebut menurutnya juga membutuhkan peran serta dari masyarakat sekitar hutan.

“Kita juga turut sedih Kabupaten Pati khususnya sekitar wilayah Jaken, Jakenan, Tambakromo, Winong sering banjir yang dikarenakan hutan rata-rata rusak. Jadi manset masyarakat harus diubah. Tidak mengambil pohon-pohon secara ilegal,” pungkasnya.

Penulis: Fatwa

Editor: Fatwa

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Selaraskan Iptek dengan Imtaq Ala SD Negeri Tambahmulyo 2

    Selaraskan Iptek dengan Imtaq Ala SD Negeri Tambahmulyo 2

    • calendar_month Kam, 19 Sep 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Pendidikan Akhlak PATI – Era globalisasi dengan kamajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek), menjadi tantangan tersendiri. Oleh karena itu jajaran guru di SD Negeri Tambahmulyo 2 disamping meningkatkan prestasi akademiknya, juga berusaha meningkatkan pendidikan iman dan taqwa (imtaq). Kepala SD Negeri Tambahmulyo 2, Junadi mengungkapkan, peningkatan itu dilakukan dengan membangun sinergitas kegiatan baca tulis Alquran. Penerapannya […]

  • Sepuluh Siswa SD di Pati Disengat Tawon Vespa Saat Olahraga

    Sepuluh Siswa SD di Pati Disengat Tawon Vespa Saat Olahraga

    • calendar_month Kam, 16 Jan 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 323
    • 0Komentar

    PATI – Sepuluh siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 01 Keboromo, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, menjadi korban sengatan tawon vespa pada Kamis (16/1/2025). Peristiwa nahas ini terjadi saat mereka sedang mengikuti kegiatan olahraga di luar sekolah. Menurut Kapolsek Tayu, AKP Aris Pristianto, para siswa tersebut sedang berolahraga di bawah pengawasan guru. “Saat akan pulang, […]

  • Wejangan Cak Nun Jelang Pemilu 2019

    Wejangan Cak Nun Jelang Pemilu 2019

    • calendar_month Sab, 30 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 278
    • 0Komentar

    JEPARA – Pilpres dan Pileg tinggal menghitung hari. Konstelasi politik pun kian memanas. Beragam isu dan perkara digoreng sedemikian rupa untuk meraup suara. Tak hanya itu, masyarakat juga seolah-olah dibelah menjadi dua dan saling bermusuhan. Ihwal pemilu itulah yang menjadi salah satu fokus pembicaraan Emha Ainun Najib dalam acara Sinau Bareng Cak Nun dan Kiai Kanjeng […]

  • Anggaran Rp1 Miliar Disiapkan DPUTR Pati untuk Rehabilitasi Jalan Guyangan–Jetak

    Anggaran Rp1 Miliar Disiapkan DPUTR Pati untuk Rehabilitasi Jalan Guyangan–Jetak

    • calendar_month Kam, 11 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 99.949
    • 0Komentar

    PATI – Kondisi ruas jalan Guyangan–Jetak yang berada di wilayah Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati, menuai keluhan dari masyarakat. Jalan penghubung antarwilayah ini diketahui mengalami kerusakan yang cukup parah dan dinilai berisiko membahayakan keselamatan pengendara. Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Pati memastikan perbaikan ruas jalan tersebut telah dimasukkan dalam program rehabilitasi tahun 2026 dengan pagu anggaran […]

  • Wacana Taman Hutan Raya Muria Menguat: Benteng Konservasi dan Pusat Ekonomi Hijau Masa Depan

    Wacana Taman Hutan Raya Muria Menguat: Benteng Konservasi dan Pusat Ekonomi Hijau Masa Depan

    • calendar_month Jum, 21 Nov 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.094
    • 0Komentar

    KUDUS – Wacana perubahan kawasan hutan Muria menjadi Taman Hutan Raya (TAHURA) semakin menguat, didorong oleh berbagai alasan untuk melestarikan ekosistem Gunung Muria. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) saat ini tengah melakukan verifikasi dan validasi bersama Tim Terpadu Kementerian Kehutanan. Gunung Muria, yang terletak di bagian utara Jawa Tengah, menghadapi berbagai permasalahan ekologis yang […]

  • Diskusi Pendakian Gunung di Desa Rahtawu: Menuju Pendakian yang Profesional dan Berkelanjutan

    Diskusi Pendakian Gunung di Desa Rahtawu: Menuju Pendakian yang Profesional dan Berkelanjutan

    • calendar_month Sel, 18 Feb 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 275
    • 0Komentar

    KUDUS –  Suasana hangat tercipta di Abiyasa Inn, Desa Rahtawu. Tim pengabdian masyarakat LPPM Universitas Muria Kudus, dipimpin Dr. Mochamad Widjanarko, M.Si, berdiskusi dengan Karang Taruna Abiyasa. Diskusi kelompok terarah ini mengangkat tema “Menjadi Pendaki Profesional,” dengan Budi Kusriyanto (Koordinator Wilayah Pati Raya APGI 2022-2025) sebagai salah satu pemateri, pada Sabtu malam (15/2/2025). Desa Rahtawu, […]

expand_less