Breaking News
light_mode

Mencari Solusi Krisis Air Bersih dari Kearifan Banyu Penguripan

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Rab, 11 Okt 2023
  • visibility 221

EDUKASI, LINGKARMURIA.COM – Dalam menghadapi krisis air bersih global, mahasiswa dari Universitas Gadjah Mada (UGM) telah melakukan penelitian yang mengungkapkan bagaimana masyarakat di Kudus, Jawa Tengah, melestarikan sumber air mereka melalui kearifan lokal yang dikenal sebagai Banyu Penguripan.

Kekurangan air bersih menjadi masalah yang semakin mendesak, dan penelitian ini mengeksplorasi cara memanfaatkan kearifan lokal sebagai solusi berkelanjutan.

Penelitian ini merupakan bagian dari Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) tahun 2023 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Tim penelitian terdiri dari Tiyo Ardianto (Filsafat, 2021) sebagai ketua, Devina Ocsanda (Arkeologi, 2020), Adelin Gusman Munir (Pembangunan Wilayah, 2021), dan Nurma Aisyah (Sastra Jawa, 2021), dengan bimbingan dari Dr. Sartini M. Hum.

“Banyu Penguripan mempersatukan 51 sumber air yang berupa belik dan sendang di Kudus secara kosmologis. Masyarakat diam-diam sebenarnya terdidik untuk lebih menghargai air sebagai unsur maha penting kehidupan sekaligus sarana menuju kesucian. Ironinya, meski memiliki kearifan lokal berkenaan dengan air, Kudus justru terancam krisis air bersih yang diperkirakan terjadi pada tahun 2032,” kata Tiyo, Senin (09/10/2023).

Observasi penelitian dilakukan pada 17—18 Juli dan 1—3 September 2023 di 14 belik dan sendang di sekitar Kudus serta beberapa lembaga terkait. Dalam observasi tersebut, tim penelitian bertemu dengan juru pelihara, tokoh masyarakat, sejarawan, Yayasan Masjid Menara dan Makam Sunan Kudus, Perumda Tirta Muria (PDAM), Pemerintah Desa Menawan, serta Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Kudus.

Hasil observasi menunjukkan bahwa masyarakat Kudus memiliki hubungan yang sangat erat dengan air melalui cerita rakyat, kepercayaan, dan tradisi. Mereka melihat air sebagai sesuatu yang suci yang harus dilestarikan dengan hormat, dan belik serta sendang memiliki nilai spiritual dan keberkahan. Beberapa daerah juga menerapkan sistem pengelolaan air berkelanjutan, di mana masyarakat menjaga keseimbangan antara kebutuhan dan pelestarian air.

Pengelolaan Air

Selain itu, pada beberapa belik dan sendang, masyarakat menerapkan sistem pengelolaan air yang terstruktur dan berbasis pada prinsip berkelanjutan. Misalnya, sendang Widodari di Menawan, Gebog; dan sendang Dewot di Wonosoco, Undaan. Dalam sistem tersebut, masyarakat belajar untuk menyeimbangkan antara kebutuhannya dan kelestarian air. Setiap warga berkesadaran untuk menjaga ekosistem di sekitar belik dan sendang, tidak melakukan pemborosan atau eksploitasi, serta memelihara tradisinya.

Setelah menganalisis data yang dikumpulkan, tim penelitian menyimpulkan bahwa Banyu Penguripan dapat menjadi strategi penyediaan air bersih berkelanjutan berdasarkan kearifan lokal. Mereka merekomendasikan kolaborasi aktif antara masyarakat, pemerintah, dan pihak terkait untuk mendukung pelestarian belik dan sendang, dengan harapan dapat mencegah krisis air bersih di Kudus dan menjadi contoh untuk daerah lain.

Penulis : Fatwa
Editor : Fatwa

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati: Wilayah Selatan Masih Bergantung pada Air Hujan, Butuh Bendungan Baru

    DPRD Pati: Wilayah Selatan Masih Bergantung pada Air Hujan, Butuh Bendungan Baru

    • calendar_month Sen, 22 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.106
    • 0Komentar

    PATI – Pembangunan bendungan di kawasan Pati Selatan dinilai harus segera diwujudkan guna mengatasi masalah kekeringan yang kerap terjadi saat musim kemarau. Keberadaan fasilitas penampungan air ini juga diharapkan dapat memperkuat ketahanan pasokan air sekaligus menunjang pengembangan sektor pertanian setempat. Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Karmijan, menyampaikan bahwa wilayah Pati Selatan saat ini masih […]

  • Makan Bergizi Gratis: Edy Wuryanto Usulkan Program Berbasis Kearifan Lokal

    Makan Bergizi Gratis: Edy Wuryanto Usulkan Program Berbasis Kearifan Lokal

    • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 429
    • 0Komentar

    BLORA – Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, menekankan pentingnya program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berakar pada kearifan lokal dan melibatkan masyarakat secara aktif. Hal ini disampaikannya dalam Focus Group Discussion (FGD) lintas sektor di Blora, Senin (27/10), yang dihadiri oleh perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN), Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian dan Peternakan, serta […]

  • Hari Buruh 2026, Ketua DPRD Pati Doakan Pekerja Jadi Penggerak Kemajuan Pati

    Hari Buruh 2026, Ketua DPRD Pati Doakan Pekerja Jadi Penggerak Kemajuan Pati

    • calendar_month Jum, 1 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.242
    • 0Komentar

    PATI – Memperingati Hari Buruh yang jatuh pada 1 Mei 2026, Ketua DPRD Kabupaten Pati Ali Badrudin menyampaikan ucapan selamat sekaligus penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh tenaga kerja yang berjuang dan berkontribusi bagi pembangunan daerah. Baginya, momen ini bukan sekadar perayaan, melainkan bentuk pengakuan atas perjuangan dan capaian yang telah diraih, sehingga layak disebut sebagai hari […]

  • Tiga Atlet Ketapel Jepara Juara PON Tradisional

    Tiga Atlet Ketapel Jepara Juara PON Tradisional

    • calendar_month Rab, 27 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 310
    • 0Komentar

      Atlet olahraga tradisional dari Jepara berprestasi di ajang nasional JEPARA – Prestasi membanggakan diraih putra-putri Kota Ukir Jepara. Belum lama ini tiga atlet ketapel dari kota ini berhasil menyabet medali emas di ajang Pekan Olahraga Tradisional Tingkat Nasional (Podradnas) VIII Tahun 2021 yang digelar 21-24 Oktober 2021, di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Atlet Jepara […]

  • KPU Tetapkan 1.028.454 Pemilih Sementara Pilgub 2018 di Pati

    KPU Tetapkan 1.028.454 Pemilih Sementara Pilgub 2018 di Pati

    • calendar_month Sab, 17 Mar 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, PATI – Daftar pemilih sementara (DPS) pada pemilihan gubernur (pilgub) Jawa Tengah 2018 di Kabupaten Pati telah ditetapkan. Hasilnya KPU Pati menetapkan DPS sejumlah 1.028.454. Ketua KPU, Much Nasich  mengungkapkan, penetapan itu berdasarkan hasil dari rekapitulasi daftar pemilih hasil pemutakhiran (DPHP) yang dilakukan petugas pencocokan dan penilitan (coklit) beberapa waktu lalu. ” Sejumlah […]

  • Dua Pemain Senior Diharapkan Jadi Tumpuan

    Dua Pemain Senior Diharapkan Jadi Tumpuan

    • calendar_month Sen, 17 Jun 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Skuad Persipa jelang laga  Tim pelatih menaruh harap lebih kepada dua pemain seniornya. Mereka adalah Fernando Taryono striker dan Bayu Eko Prasetyo di posisi bek. Keduanya saat dijajal menjamu Persamba Manggarai Barat Nusa Tenggara Timur Minggu (16/6/2019) tampil meyakinkan. “Kalau saya ambil pemain senior, saya gak main-main. Taryono, dia goal getter, leadershipnya bagus, sabar, mau […]

expand_less