Breaking News
light_mode

Mencari Solusi Krisis Air Bersih dari Kearifan Banyu Penguripan

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Rab, 11 Okt 2023
  • visibility 154

EDUKASI, LINGKARMURIA.COM – Dalam menghadapi krisis air bersih global, mahasiswa dari Universitas Gadjah Mada (UGM) telah melakukan penelitian yang mengungkapkan bagaimana masyarakat di Kudus, Jawa Tengah, melestarikan sumber air mereka melalui kearifan lokal yang dikenal sebagai Banyu Penguripan.

Kekurangan air bersih menjadi masalah yang semakin mendesak, dan penelitian ini mengeksplorasi cara memanfaatkan kearifan lokal sebagai solusi berkelanjutan.

Penelitian ini merupakan bagian dari Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) tahun 2023 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Tim penelitian terdiri dari Tiyo Ardianto (Filsafat, 2021) sebagai ketua, Devina Ocsanda (Arkeologi, 2020), Adelin Gusman Munir (Pembangunan Wilayah, 2021), dan Nurma Aisyah (Sastra Jawa, 2021), dengan bimbingan dari Dr. Sartini M. Hum.

“Banyu Penguripan mempersatukan 51 sumber air yang berupa belik dan sendang di Kudus secara kosmologis. Masyarakat diam-diam sebenarnya terdidik untuk lebih menghargai air sebagai unsur maha penting kehidupan sekaligus sarana menuju kesucian. Ironinya, meski memiliki kearifan lokal berkenaan dengan air, Kudus justru terancam krisis air bersih yang diperkirakan terjadi pada tahun 2032,” kata Tiyo, Senin (09/10/2023).

Observasi penelitian dilakukan pada 17—18 Juli dan 1—3 September 2023 di 14 belik dan sendang di sekitar Kudus serta beberapa lembaga terkait. Dalam observasi tersebut, tim penelitian bertemu dengan juru pelihara, tokoh masyarakat, sejarawan, Yayasan Masjid Menara dan Makam Sunan Kudus, Perumda Tirta Muria (PDAM), Pemerintah Desa Menawan, serta Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Kudus.

Hasil observasi menunjukkan bahwa masyarakat Kudus memiliki hubungan yang sangat erat dengan air melalui cerita rakyat, kepercayaan, dan tradisi. Mereka melihat air sebagai sesuatu yang suci yang harus dilestarikan dengan hormat, dan belik serta sendang memiliki nilai spiritual dan keberkahan. Beberapa daerah juga menerapkan sistem pengelolaan air berkelanjutan, di mana masyarakat menjaga keseimbangan antara kebutuhan dan pelestarian air.

Pengelolaan Air

Selain itu, pada beberapa belik dan sendang, masyarakat menerapkan sistem pengelolaan air yang terstruktur dan berbasis pada prinsip berkelanjutan. Misalnya, sendang Widodari di Menawan, Gebog; dan sendang Dewot di Wonosoco, Undaan. Dalam sistem tersebut, masyarakat belajar untuk menyeimbangkan antara kebutuhannya dan kelestarian air. Setiap warga berkesadaran untuk menjaga ekosistem di sekitar belik dan sendang, tidak melakukan pemborosan atau eksploitasi, serta memelihara tradisinya.

Setelah menganalisis data yang dikumpulkan, tim penelitian menyimpulkan bahwa Banyu Penguripan dapat menjadi strategi penyediaan air bersih berkelanjutan berdasarkan kearifan lokal. Mereka merekomendasikan kolaborasi aktif antara masyarakat, pemerintah, dan pihak terkait untuk mendukung pelestarian belik dan sendang, dengan harapan dapat mencegah krisis air bersih di Kudus dan menjadi contoh untuk daerah lain.

Penulis : Fatwa
Editor : Fatwa

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua DPRD Pati: Harmoni Kerja Dorong Kecepatan Pembangunan Pati

    Ketua DPRD Pati: Harmoni Kerja Dorong Kecepatan Pembangunan Pati

    • calendar_month Jum, 27 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.673
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Ali Badrudin, mengemukakan bahwa acara halal bihalal yang digelar memiliki makna dan manfaat yang signifikan bagi lingkungan kerja daerah. Pernyataan tersebut disampaikannya setelah mengadakan kegiatan silaturahmi halal bihalal, yang berlangsung usai penyelenggaraan Rapat Paripurna dengan pokok bahasan penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Pati untuk […]

  • Cari Rumput Temukan Mayat di Karetan Keling

    Cari Rumput Temukan Mayat di Karetan Keling

    • calendar_month Rab, 9 Jun 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 154
    • 0Komentar

    JEPARA, Keling – Siang bolong, warga digegerkan dengan penemuan mayat berjenis kelamin laki-laki, di kawasan perkebunan karet Desa/Kecamatan Keling, Jepara, Selasa (8/6/2021). Menurut keterangan polisi mayat tersebut diketahui bernama Saniman (70) warga desa setempat. Dia hilang sejak Jumat lalu. “Benar ada penemuan mayat. Yang jelas dari hasil pemeriksaan puskesmas tidak ditemukan bekas penganiayaan,” kata Kapolsek […]

  • Kecelakaan di Wedarijaksa: Pengemudi Xpander Diduga Lalai, Empat Orang Terluka

    Kecelakaan di Wedarijaksa: Pengemudi Xpander Diduga Lalai, Empat Orang Terluka

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 637
    • 0Komentar

    PATI – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan empat kendaraan terjadi di Jalan Umum Pati–Tayu, tepatnya di Desa Wedarijaksa, Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati, pada Senin (10/11/2025) sekitar pukul 12.20 WIB. Insiden ini menyebabkan empat orang mengalami luka ringan dan kerugian materi diperkirakan mencapai Rp20 juta. Kecelakaan tersebut melibatkan satu unit mobil Mitsubishi Xpander, satu unit truk […]

  • Menang 3 – 0, Persijap Jepara Berpeluang Besar ke 8 Besar Liga 2

    Menang 3 – 0, Persijap Jepara Berpeluang Besar ke 8 Besar Liga 2

    • calendar_month Kam, 19 Des 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 158
    • 0Komentar

    MAGELANG – Persijap Jepara berhasil menuai kemenangan saat menjamu Nusantara United pada lanjutan Grup 2 Liga 2 2024-2025. Dalam laga yang digelar di Stadion Moch. Soebroto, Magelang, Rabu (18/12/2024) malam WIB, itu Persijap menang dengan skor telak 3-0. Pertandingan memang langsung didominasi Persijap sejak menit awal. Gol pembuka mereka tercipta pada menit ke-14. Adalah Rizki […]

  • Revitalisasi Alun-Alun 1 Jepara: Penataan Kota yang Mengutamakan Keamanan dan Keindahan

    Revitalisasi Alun-Alun 1 Jepara: Penataan Kota yang Mengutamakan Keamanan dan Keindahan

    • calendar_month Jum, 17 Mei 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 140
    • 0Komentar

    JEPARA – Pemerintah Kabupaten Jepara telah merencanakan revitalisasi Alun-Alun 1 Jepara yang dijadwalkan akan dimulai pada awal bulan Juni tahun ini. Proyek ini bertujuan untuk memperbarui dan merapikan tata kota dengan dana bantuan provinsi. Proyek tersebut diharapkan selesai dalam waktu enam bulan setelah proses lelang. Penjabat (Pj) Bupati Jepara, H. Edy Supriyanta, Sekda Jepara Edy […]

  • FKUB Pati Raih Peringkat 3 Harmony Award 2025, Bukti Kuatnya Kerukunan Umat Beragama

    FKUB Pati Raih Peringkat 3 Harmony Award 2025, Bukti Kuatnya Kerukunan Umat Beragama

    • calendar_month Sen, 1 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 931
    • 0Komentar

    PATI – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Pati meraih peringkat ketiga Harmony Award 2025 di Jakarta pada Jumat (28/11). Ketua FKUB Kabupaten Pati, Ahmad Manhajussidad Shonhaji dan Bupati Pati Sudewo, kompak mengatakan bahwa prestasi ini adalah bukti kuatnya kerukunan di Pati, sekaligus menjadi tanggung jawab bersama untuk terus merawat dan menjaga toleransi dan harmoni […]

expand_less