Breaking News
light_mode

Hebat Sekolah TK di Tayu jadi Tempat Belajar Guru Rembang

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Jum, 6 Okt 2023
  • visibility 197

PATI, LINGKARMURIA.COM – TK Annida Ya Fatimah, Desa Jepat Lor, Kecamatan Tayu menarik minat sejumlah guru asal Rembang. Mereka ingin belajar langsung ke sekolah yang sudah meraih predikat Sekolah Penggerak Terakreditasi A.

Para guru dari Rembang ini tergabung dalam Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kecamatan Sumber, Kabupaten Rembang.

Dalam kesempatan tersebut para guru ini menimba ilmu dalam forum bertajuk “Belajar Bareng Kurikulum Merdeka” bersama Fasilitator Program Sekolah Penggerak (PSP), Luluk Elyana.

Perempuan yang akrab disapa Bunda Luluk ini mengatakan, kegiatan ini merupakan penerapan “berbagi praktik baik” dalam PSP.

Kepala Kelompok Bermain Berbasis al-Quran (KB BQ) Annida Ya Fatimah, Siti Marfu’atun mengungkapkan, melalui kegiatan ini pihaknya berbagi dengan sekolah-sekolah lain tentang cara mengimplementasikan kurikulum merdeka.

Sebelum bediskusi, rombongan IGTKI Kecamatan Sumber diajak mengamati kegiatan pembelajaran yang ada di TK Annida ya Fatimah.

“Memang kami sudah melaksanakan pembelajaran yang berpusat pada anak dan sesuai kebutuhan serta minat-bakat peserta didik,” ucap dia.

Ketua IGTKI Sumber Rembang, Ery Muzayanah, mengatakan bahwa pihaknya memang sengaja datang untuk belajar tentang implementasi kurikulum merdeka (IKM).

“Kami ingin lebih dalam menggali bagaimana kurikulum merdeka. Apalagi saya sudah kenal Bunda Luluk, awalnya dari pelatihan IKM di Semarang. Saat itu beliau jadi pemateri dan menyampaikan secara enak, asyik, dan mudah dipahami,” ungkap Ery.

Ery mengaku antusias, terlebih karena rombongannya langsung disambut dengan pengamatan pembelajaran anak-anak di TK Annida Ya Fatimah.

“Kami jadi tambah ilmu, ternyata begini pembelajarannya, pembelajaran loose part yang lebih menyenangkan ternyata seperti ini,” ucap dia.

Setelah kegiatan ini, Ery mengatakan akan menerapkan pembelajaran kurikulum merdeka di wilayahnya sebagaimana yang dia lihat dalam studi tiru.

“Akan kami terapkan pembelajaran kurikulum merdeka mulai dari administrasinya, modul ajar, pengembangan kegiatannya, penilaian-penilaiannya, mungkin akan kami modifikasi sesuai kondisi di daerah kami di Kecamatan Sumber,” tandas dia.

Penulis : Arif

Editor : Fatwa

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Dihebohkan Penemuan Bayi di Tegalombo Dukuhseti

    Warga Dihebohkan Penemuan Bayi di Tegalombo Dukuhseti

    • calendar_month Jum, 14 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Bidan melakukan pemeriksaan pada bayi PATI – Warga Desa Tegalombo Kecamatan Dukuhseti dihebohkan dengan penemuan bayi berjenis kelamin laki-laki, Jumat (14/4/2023). Bayi tersebut ditemukan di teras rumah Aris Suwanti, warga RT 7 RW 1 Desa Tegalombo.  Bayi itu ditaruh di sebuah keranjang belanja warna oranye dan hijau dengan sehelai sarung warna merah dan kain gendongan […]

  • Sosialisasi Bangga Kencana, Edy Wuryanto Ingatkan Risiko Nikah Dini dan Stunting

    Sosialisasi Bangga Kencana, Edy Wuryanto Ingatkan Risiko Nikah Dini dan Stunting

    • calendar_month Sen, 1 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 963
    • 0Komentar

    GROBOGAN – Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, kembali menegaskan pentingnya pencegahan pernikahan dini dalam upaya menurunkan angka stunting di Indonesia. Penegasan ini disampaikan saat menghadiri Sosialisasi Program Bangga Kencana di GOR Tlogomulyo, Kecamatan Kedungjati, Grobogan. Dalam acara tersebut, Edy Wuryanto menyampaikan bahwa pernikahan usia dini memiliki dampak serius terhadap kesehatan perempuan dan bayi […]

  • Pansus DPRD Pati Dalami Dugaan Tarik Ulur Guru di SMPN 1 Tayu

    Pansus DPRD Pati Dalami Dugaan Tarik Ulur Guru di SMPN 1 Tayu

    • calendar_month Sab, 30 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 244
    • 0Komentar

    PATI – Polemik penugasan guru di Kabupaten Pati terus bergulir. Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Pati berencana memanggil Kepala SMPN 1 Tayu untuk mengklarifikasi dugaan penarikan guru Bahasa Inggris dari Kecamatan Jaken. Langkah ini diambil setelah Pansus menerima keterangan dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pati yang memicu pertanyaan lebih lanjut. “Kami ingin […]

  • Ning Sri, dan Inspirasi Generasi Santri Berjiwa Wirausaha

    Ning Sri, dan Inspirasi Generasi Santri Berjiwa Wirausaha

    • calendar_month Sel, 22 Okt 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 364
    • 0Komentar

    Ning Sri dan para karyawannya  Gegap gempita Hari Santri Nasional 2019, tak boleh numpang lewat saja. Mesti ada nilai-nilai yang dipetik untuk mencipta sebuah perubahan. Sri Handayani, pengusaha asal Pati yang pernah menimba ilmu di pesantren menyebut, santri harus mampu berperan meningkatkan daya saing ekonomi nasional. Dalam rangka menghadapi tantangan global. *** Kabupaten Pati, sebagai […]

  • Kopi Pati yang Mencuri Hati

    Kopi Pati yang Mencuri Hati

    • calendar_month Ming, 10 Jan 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Tumbuh di lereng Pegunungan Muria bagian timur, biji-biji kopi Pati disebut memiliki keistimewaan tersendiri. Kehadiran pabrik kopi Jollong milik Belanda menjadi bukti nyata. Kopi dari Kabupaten Pati tidak kalah nikmatnya. Produk kopi telah menjadi komoditas andalan di Bumi Mina Tani. Kabupaten Pati memiliki lahan kopi yang cukup luas, sekitar 2.000 hektare. Per tahun kapasitas produksinya […]

  • Optimis Tuan Rumah Porprov 2022, Pesimis Faktor Politis

    Optimis Tuan Rumah Porprov 2022, Pesimis Faktor Politis

    • calendar_month Sen, 22 Jul 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Ketua Koni Pati PATI – Lima kabupaten di eks Karesidenan Pati, ditambah Kabupaten Grobogan yang tegabung dalam Pati Raya, optimis terpilih menjadi tuan rumah Porprov Jawa Tengah 2022 mendatang. Meski optimis, mereka masih merasa was-was unsur politis. Hal itu seperti yang diungkapkan Ketua Koni Kabupaten Pati, Edy Boentoro baru-baru ini. “Kami memang optimis sejak awal. […]

expand_less