Breaking News
light_mode

Melihat Keunikan Pameran Seni Rupa “Bomah Mburi” di Gabus Pati

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 5 Mei 2023
  • visibility 114

 


Pameran seni rupa dengan tema “Bomah Mburi” lahir dari latar Kota Pati yang dikenal memiliki bahasa lokal yang khas dan unik, gaya ungkap pesisiran ini tentu merupakan kekayaan Budaya yang tidak dimiliki oleh daerah lain. Kekhasan itu bisa dipakai untuk melihat seperti apa karakter dan perwajahan sebuah daerah. Karakteristik Pati, sebagai daerah diantara Gunung dan lautan membentuk pola kebiasaan masyarakat yang terbuka dan egaliter. 

Koordinator Gabus Creative Art Movement Putut Pasopati menjelaskan, tema “Bomah Mburi” merupakan ungkapan “kode” kepada orang luar yang bertamu kerumah untuk diperlakukan layaknya saudara, kerabat, tanpa sekat. Dimana area belakang adalah dapur tempat “wakul” untuk bisa langsung dipersilakan makan. Anggapan sebagai saudara sendiri ini terjadi karena sifat keterbukaan masyarakat khas pesisir. 

Kaitan dengan pameran kali ini, tema “Bomah Mburi” sebagai spirits kekerabatan, tanpa skat antar peserta pameran yang terdiri dari kawan kawan kreatip terdekat segala kemampuan, baik itu seni gambar, kraft, maupun seni bonsai  . Tantangan kerja seni bersama ini, adalah usaha mempertemukan tiga item karya berbeda dalam satu ruang.

Pameran Seni Rupa ini merupakan peringatan Hari Menggambar Nasional 2023 yang diinisiasi oleh Forum Drawing Indonesia (FDI )

” Bomah Mburi” melepas skat skat dan batasan seni untuk bertemu saling sapa saling isi membentuk suasana baru yang hangat dan akrab.  


Pameran dibuka tanggal 2 mei 2023 jam 15.30 wib dan berlangsung sampai tanggal 6 mei 2023 , bertempat di sekretariat Yayasan Teater Gong Gabus  Gabus Pati Jawa Tengah Jl. Raya Pati Gabus KM.0 Gabus.  Rentang waktu diantara rutinitas pameran akan diisi beberapa acara seperti menggambar bersama, pertunjukan musik, pemutaran film lokal dan jagong seni. Gabus Creative Art Movement bersama Yayasan Teater Gong Gabus yang menjadi rumah besar kreatifitas seni di Gabus ingin membangkitkan spirit kreatif dikalangan generasi muda yang kini mulai bergairah kembali terutama dibidang Seni Rupa. 

Ada belasan karya yang dipamerkan, masyarakat khususnya kalangan pecinta seni sangat antusias menyaksikan pameran tersebut. (sah)

Editor: A Adhim

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati : UMKM Butuh Perhatian Serius

    DPRD Pati : UMKM Butuh Perhatian Serius

    • calendar_month Sab, 28 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 128
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Yeti Kristianti, menekankan pentingnya peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam mendorong perekonomian daerah. Menurutnya, UMKM memiliki potensi besar untuk meningkatkan pendapatan masyarakat dan kesejahteraan melalui penyediaan lapangan pekerjaan. “UMKM ini sangat penting bagi pertumbuhan ekonomi kita,” ujar Yeti, yang baru saja dilantik kembali untuk periode lima tahun […]

  • Santuni Yatim, Utamakan Kebutuhan Pendidikan

    Santuni Yatim, Utamakan Kebutuhan Pendidikan

    • calendar_month Sen, 31 Agu 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Kegiatan santunan anak yatim digelar warga Desa Sirahan Kecamatan Cluwak, Kabupaten Pati (29/8/2020) bertepatan dengan 10 muharram. Total ada 75 anak yatim yang mendapat santunan. Di teras Masjid Baitur Rohim, raut muka puluhan anak-anak yatim itu nampak berseri. Bahagia. Pagi yang indah bagi mereka. Kegiatan santunan yatim ini rutin dilakukan. Kemarin dana yang terkumpul samlai […]

  • Sujud Syukur Danu, Kades Termuda di Pati

    Sujud Syukur Danu, Kades Termuda di Pati

    • calendar_month Ming, 16 Des 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Penuh syukur Danu saat dipastikan terpilih menjadi kepala des Panjunan PATI – Danu Ikhsan, calon kepalada desa Panjunan nomor urut 2 langsung bersujud syukur. Perolehan suaranya yang melejit dan dipastikan menang telak atas dua rivalnya, membuat putra politikus PDI Perjuangan Noto Subiyanto ini menjadi kepala desa termuda di Kabupaten Pati. Danu berhasil mengumpulkan suara paling […]

  • Anggota DPRD Pati Eko Kuswanto Dorong Pemkab Peduli Pengembangan Budidaya Manggis

    Anggota DPRD Pati Eko Kuswanto Dorong Pemkab Peduli Pengembangan Budidaya Manggis

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 154
    • 0Komentar

    PATI – Daerah Gunungwungkal di Kabupaten Pati dikenal sebagai salah satu sentra penghasil buah manggis berkualitas tinggi. Buah manggis dari daerah ini bahkan telah menembus pasar nasional, dengan Desa Gunungsari menjadi salah satu desa yang paling produktif. Hampir setiap rumah di desa ini memiliki pohon manggis, yang menghasilkan buah dengan citarasa manis dan asam yang […]

  • Wacana Taman Hutan Raya Muria Menguat: Benteng Konservasi dan Pusat Ekonomi Hijau Masa Depan

    Wacana Taman Hutan Raya Muria Menguat: Benteng Konservasi dan Pusat Ekonomi Hijau Masa Depan

    • calendar_month Jum, 21 Nov 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 807
    • 0Komentar

    KUDUS – Wacana perubahan kawasan hutan Muria menjadi Taman Hutan Raya (TAHURA) semakin menguat, didorong oleh berbagai alasan untuk melestarikan ekosistem Gunung Muria. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) saat ini tengah melakukan verifikasi dan validasi bersama Tim Terpadu Kementerian Kehutanan. Gunung Muria, yang terletak di bagian utara Jawa Tengah, menghadapi berbagai permasalahan ekologis yang […]

  • Desa Akan Tetap kelola Temuan Bangunan di Punden Mbah Gamirah

    Desa Akan Tetap kelola Temuan Bangunan di Punden Mbah Gamirah

    • calendar_month Ming, 25 Nov 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Seorang warga sedang berada di tengah temuan bangunan di Dukuh Cacah Desa Sukoharjo Kabupaten Pati yang kini telah ditembok keliling PATI – Balai Arkeologi Yogyakarta yang meneliti temuan warga, berupa struktur bangunan dari batu bata di Punden Dukuh Cacah Desa Sukoharjo sudah menyimpulkan temuan itu bukan bangunan makam. Meskipun begitu, pihak desa mengaku tetap meneruskan […]

expand_less