Breaking News
light_mode

Suami – Istri di Jepara Tega Buang Bayinya di Sumur

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 20 Mei 2023
  • visibility 299
Ilustrasi

JEPARA – Sungguh tega sekali apa
yang dilakukan suami istri di Jepara, Jawa Tengah. Keduanya tega membuang
bayinya yang masih berusia 3 bulan ke dalam sumur. Peristiwa ini menghebohkan
warga masyarakat Jepara dan juga warga jagat maya netizen, (19/5/2023).

Peristiwa pembuangan bayi itu
terjadi di Desa Balong, Kecamatan Kembang, Jepara. Kasatreskrim Polres Jepara
AKP Ahmad Masdar Tohari membeberkan kronologi peristiwa nahas tersebut. Awalnya
ada pengakuan dari MR (44), suami dari S (31).

Sebelumnya diberitakan, S
mengaku bahwa dialah orang yang menceburkan anaknya ke sumur sedalam 20 meter
itu. Namun, setelah dicecar oleh penyidik, sang suami akhirnya mengakui juga
bahwa dia ikut andil dalam kematian anak keduanya yang masih berusia tiga bulan
itu.

Kepada penyidik, lanjut Tohari,
S mengaku bahwa anaknya menangis hingga pukul 02.00 WIB. Keduanya putus asa
lalu muncul niatan untuk membuang anaknya ke dalam sumur yang terletak sepuluh
meter dari rumahnya itu. Sekitar pukul 02.30 WIB, keduanya membawa anaknya ke
sumur. Sumur yang tak terpakai tersebut saat itu tertutup oleh papan kayu.

”Ayahnya yang membuka penutup
sumur, ibunya yang menceburkan anaknya ke dalam sumur,” ungkap Tohari.

Main Drama

Dari situ kemudian keduanya
bersandiwara jika anaknya hilang dan kemudian melaporkan ke polisi. Setelah
tercebur ke dalam sumur, suami istri itu kembali ke dalam rumah. Saat itu ada
mertua yang sedang tertidur.

Sekitar pukul 03.00 WIB, S
memulai skenario ceritanya dengan berteriak pura-pura mencari anaknya yang
tiba-tiba hilang. Di sisi lain, MR berpura-pura baru bangun tidur dan tidak
tahu menahu dengan apa yang sudah terjadi.

Kemudian, lanjut Tohari,
keduanya berteriak meminta bantuan kepada orang-orang di sekitar rumahnya. Dia
bahkan sempat bertemu sejumlah orang untuk meminta bantuan. Salah satu orang
kemudian menyarankan agar MR melaporkannya kepada Kepolisian.

Pagi harinya, MR melaporkan ke
Polsek Kembang dengan laporan kehilangan anak. Laporan itu kemudian diteruskan
kepada Tohari. Menilai ada kejanggalan, Tohari langsung mengirimkan tim Resmob
beserta anjing pelacak ke lokasi.

 Anjing pelacak sempat mengendus dua sumur itu.
Tiba-tiba saja, saat di sumur tempat bayi itu ditemukan, S mengakui bahwa dia
membuang bayinya ke dalam sumur itu.

Saat ini suami istri tersebut
mendekam di tahanan Polres Jepara. Pihaknya akan segera melakukan gelar perkara
setelah pemeriksaan usai. ”Setelah itu kita baru bisa lakukan penetapan
tersangka. Sementara ini, suami istri itu statusnya masih saksi. Meskipun
diduga kuat (sebagai tersangka, red),” pungkas Tohari. (mif)

Editor : Arif



 

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Apresiasi Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) di Polsek Batangan

    DPRD Pati Apresiasi Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) di Polsek Batangan

    • calendar_month Ming, 18 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 312
    • 0Komentar

    PATI – Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) yang diinisiasi oleh Polresta Pati mendapat apresiasi dari DPRD Kabupaten Pati. Hal ini terungkap dalam penilaian P2B di Polsek Batangan, Jumat (16/5/2025), yang pekarangannya milik warga Desa Tlogomojo, Raminto. Penilaian dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk tim penilai dari Dinas Pertanian Pati, Polresta Pati, Kapolsek Batangan AKP Heru Triasmoro […]

  • Bupati Haryanto Apresiasi Kesigapan PMI dalam Penanganan Bencana

    Bupati Haryanto Apresiasi Kesigapan PMI dalam Penanganan Bencana

    • calendar_month Kam, 3 Jan 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 284
    • 0Komentar

      Bupati Haryanto PATI – Bupati Haryanto mengapresiasi kerja maksimal PMI, dalam rangka membantu kemanusiaan. Hal itu terlihat saat musim kemarau panjang yang lalu, relawan PMI terlibat aktif membantu di daerah-daerah terdampak. ”Selama ini, jika ada laporan dari masyarakat, terkait bencana, PMI juga selalu tanggap. Baik dalam mengirim bantuan maupun relawan,” kata Bupati Haryanto saat […]

  • DPRD Pati Desak Penambahan Lampu Penerangan Jalan untuk Cegah Kecelakaan

    DPRD Pati Desak Penambahan Lampu Penerangan Jalan untuk Cegah Kecelakaan

    • calendar_month Sen, 22 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 357
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Komisi C DPRD Pati, Suyono, menyoroti penanganan darurat perbaikan jalan yang dinilai masih kurang optimal. Ia menekankan perlunya penambahan lampu penerangan jalan untuk mencegah kecelakaan. “Nanti kita lihat terkait dengan penerangan jalan, mungkin kurang, nanti kita bisa menyampaikan ke Dinas Perhubungan,” ujar Suyono. Suyono juga menambahkan bahwa pihaknya akan mendalami penyebab kecelakaan […]

  • Dewan Pati Desak Partisipasi Aktif Atasi Kekerasan Perempuan dan Anak

    Dewan Pati Desak Partisipasi Aktif Atasi Kekerasan Perempuan dan Anak

    • calendar_month Rab, 18 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 268
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati menyerukan partisipasi aktif masyarakat dan media dalam melaporkan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Hal ini disampaikan oleh anggota DPRD Pati, Endah Sri Wahyuningati, yang menekankan bahwa penanganan masalah ini merupakan tanggung jawab bersama. “Kami berharap masyarakat dan media dapat berperan aktif dalam melaporkan kasus kekerasan terhadap […]

  • DPRD Pati Soroti Pendataan Pupuk Subsidi 2026, Minta Petani Proaktif

    DPRD Pati Soroti Pendataan Pupuk Subsidi 2026, Minta Petani Proaktif

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 280
    • 0Komentar

    PATI – Wakil Ketua DPRD Pati, Hardi, menyoroti proses pendataan alokasi pupuk subsidi tahun 2026 yang sedang dilakukan oleh Pemkab Pati. Proses pendataan ini berlangsung dari 22 September 2025 hingga 25 Oktober 2025. Hardi menyampaikan harapannya agar masyarakat petani dapat lebih mudah mendapatkan pupuk subsidi. Ia juga menekankan pentingnya pupuk bagi pertumbuhan tanaman. “Ketersediaan pupuk […]

  • Sastrawan Pati Luncurkan Kumpulan Cerpen “Jabrik”, Kritik Politik dan Realitas Sosial

    Sastrawan Pati Luncurkan Kumpulan Cerpen “Jabrik”, Kritik Politik dan Realitas Sosial

    • calendar_month Sab, 9 Nov 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 333
    • 0Komentar

    PATI – Arif Sutoyo, sastrawan asal Kabupaten Pati, meluncurkan kumpulan cerita pendek (cerpen) berjudul “Jabrik”. Buku ini terinspirasi dari momen Pemilihan Umum (Pemilu) dan mengangkat tema politik dengan berbagai persoalannya. “Jabrik” menjadi tokoh utama dalam cerpen pertama, menggambarkan sosok yang memanfaatkan kecerdikan untuk menaikkan strata sosialnya. Ia meminta dana kampanye besar dari Pak Bambang, seorang […]

expand_less