Breaking News
light_mode

Pelajar NU Jawa Tengah Tegas Lawan Hoaks

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 16 Sep 2017
  • visibility 308
Peserta serius memerhatikan materi seminar

Lingkar Muria, SOLO – Fenomena hoaks menjadi isu seksi nasional yang
diperbincangkan banyak orang hari ini, 
mulai dari politisi di gedung parlemen hingga tukang becak di pinggiran
jalan. Hoaks tumbuh subur bak jamur di musim penghujan. Penyebarannya begitu
masif melalui sosial media yang hari ini keberadaannya tak terpisahkan dengan
kehidupan masyarakat, hingga begitu sulit dikendalikan dan diredam.

Hal itu kemudian menjadi fokus perhatian serius
Pimpinan Wilayah (PW) IPNU IPPNU Jawa Tengah. Keprihatinan itu lantas
diwujudkan dalam deklarasi pelajar anti hoaks di lapangan Tugu Muda Semarang,
Minggu (5/3/2017) lalu, bertepatan dengan pelantikan serta pengukuhan PW IPNU
IPPNU Jawa Tengah.

Untuk mewujudkan perang nyata melawan hoaks dan
fitnah yang terus bertebaran di bumi Indonesia ini,PW IPNU IPPNU Jawa Tengah
kemudian menyelenggarakan Cyber Education Project (CEP) dengan tema
“Penguatan Karakter Generasi Muda Melalui Media” bekerjasama dengan Kesbangpol
Jawa Tengah di Hotel Riyadi Palace Solo.

Acara yang berlangsung mulai tanggal 23-24
Maret ini,adalah bentuk penguatan karakter anak muda di tengah kondisi bangsa
Indonesia yang berkecamuk sekaigus keprihatinan atas fenomena yang menimpa
bangsa.

“Kemajuan Teknologi Informasi perlu diimbangi,
maka perlu dilakukan pendidikan cyber bagi pelajar, untuk kemudian ditularkan
dengan rekan yang ada di daerah,” ungkap Ferial Farkhan Ibnu Ahmad Ketua PW
IPNU Jawa Tengah.

Ia menambahkan, keadaan yang gonjang-ganjing
akibat hoaks ini diperlukan pemuda yang mempunyai visi dan misi yang jelas
untuk menjadikan bangsa Indonesia berdikari di setiap lini.

Salah satu pemateri mendapat kenang-kenangan dari panitia


Hoaks Merebak
“Merebaknya informasi hoaks dimulai saat Pilkada
DKI Jakarta tahun 2012 kemarin, momentum itu menjadi titik awal ramainya
informasi hoaks. Hingga kini hoaks sudah menjadi fenomena sosial yang sungguh
luar biasa dampaknya. Ramai setiap hari masyarakat dengan lahap mengkonsumsi
informasi hoaks,” ungkap Isdiyanto.

Sekretaris PWI Jawa Tengah itu lantas
menambahkan, masyarakat perlu segera menanamkan doktrin tentang hoaks. Hoaks
itu berpotensi memecah masyarakat, mengancam integritas nasional, menimbulkan
konflik sosial serta rusaknya tatanan sosial.Singkatnya hoaks itu bukan berita,
hoaks itu sangat berbahaya.

Acara yang berlangsung selama 2 hari ini pun
tidak melulu diskusi soal hoaks dan kiat menangkalnya saja. Para peserta yang
merupakan pegiat cyber pelajar NU di masing-masing daerah ini diajari tentang
membuat berita yang sesuai dengan kaidahnya-kaidahnya.

“Seorang wartawan jika menulis berita harus
sesuai dengan kode etik jurnalistik, wartawan harus independen, akurat dalam
memberitakan dan tidak beri’tikad buruk,” terang Muhammad Saronji.

Redaktur harian Suara Merdeka ini menekankan wartawan
untuk selalu menguji informasi atau dalam bahasa jurnalistiknya cek dan ricek.
Sebab profesi wartawan dilegalisasi dalam Q.S Al Baqarah 42.“Dan janganlah
kamu campur adukkan yang hak dengan yang batil dan janganlah kamu sembunyikan
yang hak itu, sedang kamu mengetahui”

Menutup acara CEP ini, ketua PW IPNU Jawa
Tengah menekankan, agar pelajar jangan konsumtif dengan media. Hari ini begitu
banyak serangan dengan informasi hoaks yang menyasar ke para ulama’.

Menurut kader asal Brebes ini, menulis di media
sekarang saatnya diniati sebagai ibadah. Ibadah bukan hanya sholat, mengai
saja.Menulis juga ibadah.
“Sekarang adalah eranya perang udara, perang
media. Banyak ulama’-ulama’ kita dihujat di luar sana, kita wajib menguasai
media,” pungkasnya. (
lil)


  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota Komisi D DPRD Pati Dorong Soroti Rendahnya Minat Pelajar Bersepeda ke Sekolah

    Anggota Komisi D DPRD Pati Dorong Soroti Rendahnya Minat Pelajar Bersepeda ke Sekolah

    • calendar_month Rab, 8 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.219
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Adhi Pamungkas, menyoroti fenomena menurunnya minat pelajar yang memilih bersepeda menuju sekolah. Kondisi ini dinilai menjadi salah satu pemicu meningkatnya angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan siswa. Banyak pelajar kini beralih menggunakan sepeda motor sebagai alat transportasi, padahal sebagian besar di antaranya belum memiliki Surat Izin Mengemudi […]

  • Mobil Avanza Tabrak Lima Motor di Jalur Pati-Gabus, Satu Pengendara Terluka

    Mobil Avanza Tabrak Lima Motor di Jalur Pati-Gabus, Satu Pengendara Terluka

    • calendar_month Ming, 5 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 384
    • 0Komentar

    PATI – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Umum Pati–Gabus, tepatnya di wilayah Desa Gabus, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati, pada Minggu (5/10/2025) sekitar pukul 12.30 WIB. Insiden ini melibatkan satu mobil Toyota Avanza dan lima sepeda motor, mengakibatkan satu orang luka-luka dan kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp10 juta. Menurut saksi mata, Riska Dewi Sekar Arum […]

  • Kemenangan Penting Diraih Persipa Pati di Laga Perdana

    Kemenangan Penting Diraih Persipa Pati di Laga Perdana

    • calendar_month Rab, 31 Agu 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 268
    • 0Komentar

      Permainan agresif diperagakan para pemain Persipa Pati menghadapi Nusantara United/ DOKUMEN PERSIPA PATI  PATI – Pertandingan pertama seringkali membebani. Namun Persipa Pati berhasil lepas dari beban itu, karena di pertandingan pertamanya di Liga 2 Laskar Saridin berhasil membekuk tuan rumah Nusantara United dengan skor tipis 2-1 di Stadion Moch Soebroto Kota Magelang. Kemenangan di […]

  • Antisipasi Tunggakan Pajak Miliaran di Keling dan Sekitarnya, Gerai Samsat Kelet Dibuka

    Antisipasi Tunggakan Pajak Miliaran di Keling dan Sekitarnya, Gerai Samsat Kelet Dibuka

    • calendar_month Jum, 2 Nov 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 294
    • 0Komentar

    DOKUMEN DISKOMINFO JEPARA JEPARA – Tunggakan pajak kendaraan di wilayah Kecamatan Keling dan sekitarnya cukup tinggi, nilai pajaknya mencapai miliaran rupiah. Untuk mengantisipasi adanya tunggakan tersebut, Badan Pengeloaan Pendapatan Daerah (BPPD) Provinsi Jateng bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Jepara membuka Samsat Gerai Kelet, di Desa Kelet Kecamatan Keling atau di depan RSUD dr Rehatta. Pembukaan Gerai […]

  • Pemkab Pati Putus Jaringan Listrik ke Tempat Karaoke

    Pemkab Pati Putus Jaringan Listrik ke Tempat Karaoke

    • calendar_month Rab, 14 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 346
    • 0Komentar

      Pemutusan arus listrik di karaoke selama PPKM Darurat Kabupaten Pati Sejumlah tempat karaoke di Kabupaten Pati disinyalir masih beroperasi selama PPKM Darurat. Karena itu Pemerintah Kabupaten Pati mengambil langkah tegas memutus jaringan listriknya.  PATI – Pemerintah Kabupaten Pati melalui Satpol PP memutus aliran listrik di 50 tempat hiburan malam karaoke. “Ini semua untuk mendukung […]

  • Desa Margomulyo dan Kedungsari Terdampak Puting Beliung, Ratusan Rumah Rusak

    Desa Margomulyo dan Kedungsari Terdampak Puting Beliung, Ratusan Rumah Rusak

    • calendar_month Rab, 12 Mar 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 284
    • 0Komentar

    PATI – Bencana angin puting beliung melanda dua desa di wilayah Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, Rabu (12/3/2025) siang. Puluhan bangunan rumah mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap. Dalam video yang beredar secara berantai di WhatsApp, tampak perabotan dan atap rumah porak poranda usai terjadinya angin puting beliung. Sejumlah kabel listrik pun tampak menjuntai ke jalan. […]

expand_less