Breaking News
light_mode

Panen Raya, Harga Jatuh Petani Bawang Merah Mengeluh

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 6 Agu 2018
  • visibility 332

PATI – Bukannya kegirangan yang dialami petani bawang merah, musim panen
raya mereka malah mengeluh. Hal itu lantaran harga bawang merah yang jatuh.
Saat panen begini harga jual dari petani justru mengalami penurunan jauh.
Seperti yang dialami petani bawang merah di Desa Sidoarjo Kecamatan
Wedarijaksa. Informasi yang dihimpun, saat ini harga jual bawang merah dari
petani hanya dihargai sebesar Rp 7 ribu perkilogramnya.
Ketua Asosiasi Bawang Merah Pati Suparlan mengatakan, saat ini harga bawang
merah menurun derastis.  Bahkan, untuk menutup ongkos produksi saja
dirinya mengaku tidak cukup.
“Musim panen tahun ini, kami justru merugi. Harganya sangat jauh dari
perkiraan. Padahal, untuk ongkos produksi, kami harus mengeluarkan uang hingga
puluhan juta rupiah,” ungkapnya, Senin (6/8/2018).
Lebih lanjut, untuk stabilitas harga bawang merah, seharusnya saat ini pada
posisi Rp 15 ribu perkilogramnya. Selain sudah bisa menutup obgkos produksi,
tepai juga untung meskipun hanya sedikit. Akan tetapi, apabila harganya dibawah
Rp 10 ribu, justru kerugiannya akan lebih banyak.
“Untuk satu hektar lahan, kami harus mengeluarkan biaya produksi sebanyak
Rp 70 juta. Pada saat panen pertama, kami hanya mendapatkan uang Rp 30 juta.
Kemudian pada masa tanam kedua, kami justru mengeluarkan biaya produksi lebih
banyak. Tapi pada musim panen hanya mendapatkan uang Rp 50 juta. Ini kan tidak
bisa menutup ongkos produksi,” imbuhnya.
Perhatian Pemerintah
Dia berharap, pemerintah memperhatikan komoditas bawang merah tersebut.
Memang, lanjut Suparlan, pemerintah telah memberikan bantuan bibit murah kepada
para petani. Tetapi pada saat panen, harga bawang justru anjlok.
“Kami minta, pemerintah selain menetapkan harga eceran tertinggi (HET),
juga bisa menentukan harga eceran terendah. Itu dalamrangka untuk menyelamatkan
para petani, apabila harga bawang sangat rendah,” tegasnya.
Dia juga mengatakan, saat ini banyak petani bawang yang mulai menganggur
dan tidak lagi menanam bawang. Mereka masih menunggu hingga tahun 2019
mendatang. Apabila harga bawang belum juga stabil, tidak menutup kemungkinan
para petani bawang akan beralih ke tanaman yang lain. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kenalkan Literasi Sejak Dini, Anak-anak di Kudus Diajak Jelajahi Perpustakaan Umum yang Ramah Anak

    Kenalkan Literasi Sejak Dini, Anak-anak di Kudus Diajak Jelajahi Perpustakaan Umum yang Ramah Anak

    • calendar_month Sab, 14 Feb 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.295
    • 0Komentar

    KUDUS — Ribuan mata anak-anak penuh semangat menginjakkan kaki di gedung baru Perpustakaan Umum Kabupaten Kudus yang terletak di komplek Balai Jagong. Ribuan anak dari berbagai jenjang pendidikan mulai taman kanak-kanak hingga sekolah dasar mengikuti kunjungan yang bertujuan untuk memperkenalkan pentingnya literasi sejak usia dini sekaligus memanfaatkan fasilitas perpustakaan yang kini menghadirkan suasana lebih modern […]

  • Persipa Pati Siap Tempur Hadapi Persipal Palu di Play-off Degradasi Liga 2

    Persipa Pati Siap Tempur Hadapi Persipal Palu di Play-off Degradasi Liga 2

    • calendar_month Ming, 19 Jan 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 287
    • 0Komentar

    PATI – Pertandingan hidup mati akan tersaji di Stadion Joyokusumo, Pati, Jawa Tengah pada Senin (20/1/2025) pukul 15:00 WIB. Persipa Pati akan menghadapi Persipal Palu dalam laga perdana Grup K babak play-off degradasi Liga 2 2024/25. Pelatih Persipa Pati, Bambang Nurdiansyah, menekankan pentingnya setiap pertandingan di babak play-off ini. “Play-off degradasi ini partai hidup mati. […]

  • Gembleng Karakter, SLB di Pati Gelar Pesantren Kilat

    Gembleng Karakter, SLB di Pati Gelar Pesantren Kilat

    • calendar_month Sel, 5 Jun 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 307
    • 0Komentar

    PATI – Sekolah Luar Biasa Kabupaten Pati menggelar pesantren kilat (sanlat). Hal itu dilakukannya sebagaoi langkah untuk pemantapan karakter anak-anak yang notabene berkebutuhan khusus tersebut. Acara sanlat selama dua hari. Mulai tanggal 5 – 6 Juni 2018. dalam rangka memaksimalkan kegiatan di bulan Ramadan. Pesertanya dari dua sekolah. SLB Negeri dan Yayasan Bina Citra. Ketua […]

  • Bangun Gedung BPKB Polres Pati Tingkatkan Layanan Masyarakat

    Bangun Gedung BPKB Polres Pati Tingkatkan Layanan Masyarakat

    • calendar_month Kam, 9 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 336
    • 0Komentar

    Potong tumpeng pembangunan gedung baru di Polres Pati Pelayanan di Polres Pati terus ditingkatkan. Baru-baru ini Polres bakal membangun kantor BPKB. Gedung baru ini diharapkan semakin membuat nyaman masyarakat dalam mengurus administrasi.  PATI – Rabu (8/6/2022) Polres Pati mulai membangun Kantor Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) di Jalan Agil Kusumadya, Pati. Pembangunan gedung baru ini […]

  • Plt Bupati Pati Ajak Warga Budayakan Hidup Sehat dan Rajin Berolahraga

    Plt Bupati Pati Ajak Warga Budayakan Hidup Sehat dan Rajin Berolahraga

    • calendar_month Ming, 11 Okt 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 102.814
    • 0Komentar

    PATI – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Pati untuk membudayakan hidup sehat dengan rutin berolahraga dan menjaga kebugaran tubuh. Seruan tersebut disampaikan saat meresmikan pembukaan Union Fitness yang berlokasi di kawasan Joyokusumo, Kabupaten Pati, pada Sabtu (10/10/2026). Chandra menegaskan bahwa kebugaran tubuh merupakan kebutuhan mendasar guna menunjang segala […]

  • Jalan Rusak di Pati Diperbaiki, Warga Sambut Antusias

    Jalan Rusak di Pati Diperbaiki, Warga Sambut Antusias

    • calendar_month Rab, 14 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 325
    • 0Komentar

    PATI – Jalan Winong-Gabus, yang sebelumnya dikenal rusak parah dan kerap dikeluhkan warga, kini telah diperbaiki. Perbaikan jalan ini merupakan bagian dari program revitalisasi jalan di Kabupaten Pati yang dicanangkan Bupati Pati, Sudewo, sejak dilantik Februari lalu. Perbaikan ini disambut antusias oleh warga sekitar. Ngusman, warga Mintorahayu Kecamatan Winong, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya […]

expand_less