Breaking News
light_mode

Kejuaraan Futsal Pati 2018 Berlangsung Ketat

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 1 Nov 2018
  • visibility 191
Para pemain futsal berjuang dengan sekuat tenaga untuk menuju pertandingan puncak 
PATI – Tidak
hanya di kelompok umum, pertandingan ketat juga tersaji di babak 36 besar
kelompok umur 17 dalam kejuaraan futsal se Kabupaten Pati. Sebanyak 36
klub, bermain total untuk bisa lolos ke babak berikutnya.

Pertandingan-pertandingan
menarik itu seperti tersaji saat IJABIN FC melawan SOG FC yang berakhir dengan
kemenangan IJABIN FC 2 -1. Selain itu pertandingan yang mempertemukan PBMT
melawan PUBA FC juga berlangsung ketat dan menarik, yang berakhir dengan kemenangan
FUBA FC 3-2. Selain itu, KFC yang meladeni Bismillah FC juga menyuguhkan
pertandingan seru, yang berakhir dengan kemenangan KFC 3 – 2.

Kabid
Olahraga pada Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Pati, Kardi
mengungkapkan. Kompetisi futsal yang digelar kali ini diakuinya menunjukkan
permainan-permainan yang cukup menarik.
Sistem Gugur
”Klub-klub
saling bersaing untuk menunjukkan kualitas permainannya. Apalagi sistem
pertandingan yang dipakai adalah sistem gugur. Jadi tiap klub bermain sangat
total untuk bisa terus melaju dan menjadi kampiun,” kata Kardi.

Setiap
kompetisi, lanjut Kardi, permainan-permainan menarik dari masing-masing klub
selalu ditunjukkan. ”Sejalan dengan penjaringan atlet futsal melalui kompetisi
yang rutin digelar, ini sangat baik. Tiap tahun kualitas permainan selalu
meningkat,” paparnya. 

Kompetisi futsal seperti ini, kata Kardi diharapkan memang
akan mampu menjaring atlet-atlet andalan futsal di Bumi Mina Tani. ”Ya ini
memang ihtiar kami untuk menjaring atlet-atlet berprestasi. Sehingga masa depan
futsal Kabupaten Pati makin gemilang. Apalagi berkaca dari gelaran Porprov
Surakarta kemarin, tim futsal Pati gagal menyumbang medali. Tentu semaksimal
mungkin kami berusaha untuk bisa memerbaiki prestasi di cabor futsal melalui
turnamen-turnamen seperti ini. (yan)
  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Dorong Revitalisasi Jalur Kereta Api

    DPRD Pati Dorong Revitalisasi Jalur Kereta Api

    • calendar_month Kam, 17 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 217
    • 0Komentar

    PATI – Danu Ikhsan Hariscandra, anggota DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PDIP, mendesak revitalisasi jalur kereta api di wilayah Pati. Menurutnya, revitalisasi ini membutuhkan kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, dan kementerian. “Kita sudah ada setplay, kalau revitalisasi kereta api kita menunggu kolaborasi antara pemda, pemprov, juga kementrian,” ujarnya. Danu menekankan pentingnya revitalisasi jalur kereta […]

  • DPRD Pati Sambut Baik Pelebaran Sungai Silugonggo untuk Atasi Kepadatan Lalu Lintas Kapal

    DPRD Pati Sambut Baik Pelebaran Sungai Silugonggo untuk Atasi Kepadatan Lalu Lintas Kapal

    • calendar_month Sab, 28 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 295
    • 0Komentar

    PATI – Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk melebarkan Sungai Silugonggo mendapat sambutan positif dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati. Anggota Komisi B DPRD Pati, Sudi Rustanto, menilai pelebaran sungai tersebut sangat diperlukan untuk mengatasi kepadatan lalu lintas kapal dan banyaknya kapal yang parkir di sungai tersebut. “Program Pemkab Pati yang akan memperlebar Sungai […]

  • Polda Jateng Klarifikasi Pernyataan Terkait 11 Ormas yang Teridentifikasi Terkait Premanisme

    Polda Jateng Klarifikasi Pernyataan Terkait 11 Ormas yang Teridentifikasi Terkait Premanisme

    • calendar_month Jum, 6 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 212
    • 0Komentar

    BOYOLALI – Wakapolda Jateng, Brigjen Pol Latif Usman, memberikan klarifikasi terkait pernyataan Polda Jateng sebelumnya yang menyebutkan 11 ormas teridentifikasi terkait aksi premanisme dalam Operasi Aman Candi 2025. Klarifikasi ini disampaikan menyusul keberatan dari sejumlah ormas. Dalam konferensi pers di Boyolali, Kamis (5/6/2025), Brigjen Latif Usman menjelaskan bahwa pernyataan sebelumnya yang menyebut 11 ormas terafiliasi […]

  • Hadiri Cap Go Meh, Safin Ajak Tionghoa Perantauan Bangun Usaha di Pati

    Hadiri Cap Go Meh, Safin Ajak Tionghoa Perantauan Bangun Usaha di Pati

    • calendar_month Rab, 20 Feb 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 191
    • 0Komentar

    PATI – Perayaan Cap Go Meh di Kelenteng Hok Tik Bio digelar Selasa (19/2/2019) malam. Pelataran kelenteng penuh. Dari masyarakat Tionghoa, lintas agama sampai para pejabat duduk rapat menikmati sajian lontong khas Cap Go Meh diselingi pentas kesenian ala tionghoa. Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Saiful Arifin mengapresiasi kegiatan budaya tersebut.  “Inilah salah satu wujud […]

  • PMI Pati Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana dan Kekeringan

    PMI Pati Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana dan Kekeringan

    • calendar_month Sel, 18 Feb 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 177
    • 0Komentar

    PATI – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pati menggelar Musyawarah Kerja Kabupaten (Muskerkab) di Aula Markas PMI Pati pada Sabtu (15/2/2025). Acara yang dibuka oleh Ketua PMI Kabupaten Pati, Haryanto, dihadiri oleh pengurus dan perwakilan PMI dari berbagai kecamatan, kecuali PMI Kecamatan Kayen yang berhalangan karena tugas di luar kota. Muskerkab tersebut membahas program kerja […]

  • Madrasah di Pati Tolak Makan Bergizi Gratis Saat Ramadan: Jaga Ibadah Santri dari ‘Mokel’

    Madrasah di Pati Tolak Makan Bergizi Gratis Saat Ramadan: Jaga Ibadah Santri dari ‘Mokel’

    • calendar_month Sel, 24 Feb 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.509
    • 0Komentar

    PATI – Sejumlah madrasah terkemuka di Kabupaten Pati secara resmi mengumumkan penolakan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) khusus selama bulan suci Ramadan. Keputusan ini, yang diambil oleh beberapa lembaga pendidikan agama di bawah naungan yayasan besar seperti Salafiyah Kajen dan Al Ma’ruf Hadiwijaya/PGIP Kajen, bukanlah penentangan terhadap program pemerintah secara umum, melainkan sebuah sikap […]

expand_less