Breaking News
light_mode

Ketua DPRD Pati Tegaskan Pengawasan Revitalisasi Sekolah Bukan Intervensi Proyek

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sab, 19 Sep 2026
  • visibility 102.444

PATI – Ketua DPRD Kabupaten Pati Ali Badrudin menegaskan bahwa keterlibatan DPRD dalam mengawasi program revitalisasi sekolah merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan. Ia membantah anggapan bahwa pengawasan tersebut berkaitan dengan intervensi atau upaya mengatur pekerjaan proyek.

Pernyataan itu disampaikan Ali untuk meluruskan informasi yang menyebut dirinya turut mengondisikan bantuan revitalisasi sekolah di Kabupaten Pati.

“Informasi yang beredar itu tidak benar,” ujar Ali saat ditemui di Gedung DPRD Pati usai rapat paripurna (18/9/2026).

Ali menjelaskan, pemantauan terhadap program revitalisasi dilakukan oleh Komisi D DPRD Pati dengan mendatangi langsung sejumlah sekolah yang menjadi penerima program. Sekolah yang dipantau mencakup berbagai jenjang pendidikan, mulai dari TK, SD, hingga SMP.

Dalam pemantauan tersebut, Komisi D menemukan adanya sejumlah pelaksanaan pekerjaan yang dinilai berbeda dengan dokumen perencanaan. Beberapa lokasi yang menjadi perhatian antara lain SD 01 Kayen, SD 01 Sundoluhur, SD 02 Jimbaran, dan SD 02 Brati.

“Komisi D menemukan ketidaksesuaian antara perencanaan dan pelaksanaan, misalnya di SD 01 Kayen, SD 01 Sundoluhur, SD 02 Jimbaran dan SD 02 Brati,” jelasnya.

Salah satu contoh yang disoroti Ali berada di SD 01 Sundoluhur. Ia menyebut dokumen perencanaan mencantumkan sejumlah pekerjaan pembangunan yang seharusnya dilaksanakan secara menyeluruh.

Pekerjaan tersebut meliputi pembangunan pondasi, dinding, pemlesteran, pengecatan, serta pembuatan lantai baru.

“Kenapa perencanaan kok ada bangunan yang hampir 100 persen, contohnya dalam bangunan itu ada pekerjaan pondasi, pembuatan dinding, pemlesteran, pengecatan dan pembuatan lantai baru,” kata Ali.

Namun, berdasarkan pengecekan yang dilakukan Komisi D di lapangan, tidak semua pekerjaan yang tercantum dalam perencanaan tersebut dikerjakan. Ali menyebut bangunan lama hanya dikupas dan bagian atap diperbarui, sementara pekerjaan lainnya tidak dilaksanakan.

Ia menambahkan, anggaran yang dialokasikan untuk revitalisasi sekolah tersebut mencapai sekitar Rp1,1 miliar dan bersumber dari APBN.

“Tapi oleh mereka di SD 01 Sundoluhur itu tidak dilaksanakan, hanya pekerjaan lama dikupas kemudian atapnya diperbarui. Pekerjaan yang lain tidak dilaksanakan, padahal anggarannya besar Rp1,1 miliar dari APBN,” tegasnya.

Ali menegaskan bahwa penggunaan dana yang bersumber dari APBN tidak berarti DPRD daerah kehilangan kewenangan untuk melakukan pengawasan. Atas temuan di lapangan, Komisi D kemudian meminta dinas terkait memberikan penjelasan sekaligus menindaklanjuti persoalan tersebut.

“Meski itu dari APBN, DPRD punya fungsi pengawasan, sehingga DPRD memanggil dinas terkait untuk diperbaiki atau ditindaklanjuti, jangan seperti itu,” ujarnya.

Ia kembali membantah bahwa kegiatan pengawasan tersebut berkaitan dengan kepentingan DPRD dalam memperoleh maupun mengatur pekerjaan revitalisasi sekolah. Menurutnya, DPRD tidak pernah meminta pekerjaan ataupun terlibat dalam menentukan pembagian proyek.

Kunjungan anggota DPRD ke sekolah penerima program, kata Ali, dilakukan untuk memastikan pekerjaan berjalan berdasarkan dokumen perencanaan, rencana anggaran biaya (RAB), serta aturan yang berlaku.

“Jadi ketika kami mengundang dinas terkait dan datang ke lokasi bukan kami minta pekerjaan, bukan kami ikut campur tangan revitalisasi. Kami sesuai fungsi melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan itu supaya berjalan dengan baik sesuai dengan RAB-nya,” pungkas Ali.

Ali berharap pelaksanaan program revitalisasi sekolah di Kabupaten Pati dapat sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan. Dengan begitu, anggaran yang telah dialokasikan dapat digunakan secara optimal untuk mendukung kebutuhan sekolah.

Ia menilai perbaikan sarana dan prasarana pendidikan pada akhirnya harus memberikan dampak terhadap kenyamanan lingkungan belajar serta mendukung proses pembelajaran bagi siswa di Kabupaten Pati.

(adv)

Editor  : Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sidak Komisi D DPRD Pati: Pembangunan Revitalisasi SD Negeri Sampok Dinilai Tidak Sesuai Anggaran

    Sidak Komisi D DPRD Pati: Pembangunan Revitalisasi SD Negeri Sampok Dinilai Tidak Sesuai Anggaran

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.889
    • 0Komentar

    PATI – Pembangunan revitalisasi SD Negeri Sampok yang berada di Kecamatan Gunung Wungkal menjadi perhatian publik. Hal ini muncul setelah anggaran pembangunan sebesar lebih dari Rp 700 juta dinilai tidak sesuai dengan hasil pembangunan yang terwujud. Anggota Komisi D DPRD Pati, Eko Kuswanto, mengungkapkan bahwa tim melakukan sidak ke sekolah tersebut setelah menerima laporan terkait […]

  • Komisi B DPRD Pati Soroti Keberlangsungan Sektor Garam Rakyat yang Butuh Perhatian Khusus

    Komisi B DPRD Pati Soroti Keberlangsungan Sektor Garam Rakyat yang Butuh Perhatian Khusus

    • calendar_month Ming, 17 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 99.097
    • 0Komentar

    PATI – Wilayah Bumi Mina Tani atau Kabupaten Pati telah lama dikenal sebagai salah satu sentra penghasil garam terbesar di Provinsi Jawa Tengah, yang turut menyumbang pasokan kebutuhan garam bagi skala nasional. Besarnya potensi alam dan produktivitas ini dinilai harus dibarengi dengan dukungan maksimal dari pemerintah daerah, utamanya dalam hal pemenuhan dan penguatan infrastruktur yang […]

  • Ali Badrudin: Siskeudes Online Tingkatkan Akuntabilitas Keuangan Desa

    Ali Badrudin: Siskeudes Online Tingkatkan Akuntabilitas Keuangan Desa

    • calendar_month Kam, 19 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 353
    • 0Komentar

    PATI – Demi meningkatkan pengelolaan keuangan desa, Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) telah meluncurkan aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) berbasis online. Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, menyambut baik inisiatif ini dan mendorong seluruh desa di Pati untuk segera mengimplementasikan sistem tersebut. Ali menilai Siskeudes online akan sangat membantu meningkatkan akuntabilitas pengelolaan keuangan di […]

  • Kelas Olahraga SMAN 3 Pati Diminati Puluhan Siswa

    Kelas Olahraga SMAN 3 Pati Diminati Puluhan Siswa

    • calendar_month Sab, 17 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 381
    • 0Komentar

    Siswa SMAN 3 Pati sedang berlatih pencak silat belum lama ini. PATI – Pada tahun ajaran 2021/2022 ini, SMAN 3 Pati membuka Kelas Khusus Olahraga (KKO). Puluhan siswa mendaftarkan diri. Paling banyak meminati cabang olahraha bola voli.  Untuk diketahui, kelas khusus ini dimaksudkan untuk memfasilitasi para siswa untuk mengembangkan bakat olahraga. Dalam pembukaan KKO ini, […]

  • Gelar Tourism Expo, Targetkan Ribuan Pengunjung

    Gelar Tourism Expo, Targetkan Ribuan Pengunjung

    • calendar_month Jum, 6 Apr 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, PATI – Pati Torism Expo 2018 dibuka secara resmi hari ini Sabtu (7/3/18) di Pasar Produk Unggulan Pragfolo. Puluhan stand aneka produk khas Pati dan juga layanan, akan menyambut para pengunjung yang diperkirakan datang dari berbagai daerah ini. Kabid Pemasaran Pariwisata Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Pati, Wiyadi menuturkan, ada sejumlah 64 […]

  • Finishing Jadi PR Persipa Pati Setelah Imbangi Nusantara Lampung FC

    Finishing Jadi PR Persipa Pati Setelah Imbangi Nusantara Lampung FC

    • calendar_month Jum, 12 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.291
    • 0Komentar

    MAGELANG – Pertandingan antara Persipa Pati dan Nusantara Lampung FC dalam ajang Liga Nusantara musim 2025-2026 berakhir tanpa pemenang, dengan skor akhir 0-0. Pertandingan yang digelar pada Kamis (11/12/2025) pukul 19.00 WIB di Stadion Moch. Soebroto, Magelang, menunjukkan perjuangan kedua tim untuk mengoleksi poin. Dalam konferensi pers pasca-pertandingan, Pelatih Persipa Pati, Eduard Tjong, mengungkapkan apresiasi […]

expand_less