Breaking News
light_mode

Warga Dukuhseti Dilatih Tanggap Bencana, dari Orang Tenggelam sampai Simulasi Gempa

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 8 Feb 2019
  • visibility 312

PATI – Warga
Desa Puncel Kecamatan Dukuhseti mendapat pelatihan tanggap bencana Kamis
(7/2/2019) di balaidesa setempat. Pelatihan diberikan oleh sejumlah mahasiswa
KKN Universitas Diponegoro Semarang. Pelatihan itu ditujukan untuk mengurangi
resiko bencana yang sering kali menimpa warga.
Warga
terdiri dari pemuda karang taruna maupun warga yang berprofesi nelayan antusias
mengikuti kegiatan pelatihan tersebut. Nana Rochana, dosen pembimbing Undip
menyebut, pengetahuan dasar tentang tanggap bencana harus dipahami masyarakat.
Mengingat di Dukuhseti sering terjadi bencana seperti banjir, gempa bumi hingga
orang tenggelam.
“Pengalaman
pertolongan pertama pada korban bencana yang mengalami pingsan penting
diketahui. Terlebih disini juga sebagian warganya berprofesi sebagai nelayan.
Sehingga jika terjadi kecelakaan di laut dan ada korban tenggelam,” ujar Nana.
Langkah
pertama, lanjutnya, yaitu dengan menolong korban keluar dari air. Jika tidak
bisa meraih korban bisa dilakukan dengan menggunakan tali atau alat pengaman
lain untuk menolong. Setelah berhasil, yang harus dilakukan yaitu mengecek
pernafasan korban.
“Letakkan
telinga kita di dekat mulut dan hidung korban. Ini dilakukan untik mengecek
apakah masih ada pernafasan atau tidak. Lihatlah apakah dada korban tersebut
bergerak atau tidak. Selain itu, kita juga bisa memeriksa denyut nadinya selama
10 detik,” jelasnya.
Jika
memang tidak ada denyut nadi, maka selanjutnya harus dilakukan resusitasi
jantung paru-paru atau cardiopulmonary
resuscitation
(CPR). Hal ini perlu dilakukan pada seseorang yang mengalami
henti nafas karena sebab-sebab tertentu. Upaya CPR ini diharapkan mampu membuka
kembali jalan nafas yang mengalami penyempitan atau bahkan tertutup sama
sekali.
“Secara
perlahan, angkatlah leher korban. Karena kemungkinan ada cidera pada leher. Lalu
pencet hidung korban hingga tertutup. Lalu ambil nafas normal, kemudian
tiuopkan nafas bantuan selalma dua detik. Setelah itu, ikuti dengan 30 kali
menekan dada korban. Saat melihat dada naik, kembali lakukan upaya itu.
Upayakan hal ini sebelum tim medis sampai di lokasi,” ujar Nana.
Pada
kegiatan yang juga dihadiri Ketua Pusdalops BPBD Kabupaten Pati, Sunarto. Dia juga
memimpin simulasi jika terjadi bencana gempa bumi. Pada kesempatan ini ia juga
menerangkan tiga hal utama yang perlu dilakukan saat terjadi bencana.
“Yang
pertama pastikan sebelum menolong orang lain, diri kita dalam keadaan aman.
Setelah itu baru melakukan pertolongan pertama terhadap korban lain dan
menunggu hingga tim bantuan medis datang. Dan yang ketiga, perlu juga dilakukan
yaitu mencari barang-barang berharga yang masih mungkin bisa diselamatkan,”
kata Sunarto.
Pada
kesempatan ini, Suanrto juga mengajak kepada semua komponen masyarakat untuk
meningkatkan kesiap-siagaan dan memprioritaskan upaya Pengurangan Resiko
Bencana. Yaitu dengan terencana, terpadu, terkoordinasi dan menyeluruh, mulai
dari tahap prabencana, saat bencana, sampai pascabencana.
“Selain
itu, melalui pelatihan ini kami berharap akan semakin meningkatkan wawasan dan
keterampilan para peserta sebagai tambahan potensi sumberdaya kesiap-siagaan
khususnya di Dukuhseti. Sehingga masyarakat disini menjadi lebih tangguh dalam
penanggulangan dan pengurangan risiko bencana,” pungkasnya. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Akademi Safin Pati Juara Nasional Ajang Bergengsi Barati Cup di Bali

    Akademi Safin Pati Juara Nasional Ajang Bergengsi Barati Cup di Bali

    • calendar_month Ming, 19 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 310
    • 0Komentar

    Tim Safin Pati menjadi juara Barati Cup di Bali Tim Safin Pati Sports School (SPSS) Kelompok Umur (KU) 2010 tampil sebagai juara nasional di ajang bergengsi Tays Bakers Barati Cup 2023. Ini adalah ajang sepak bola bergengsi usia muda. Anak-anak yang terpilih bakal diberangkatkan dalam dua tim untuk berlaga pada turnamen sepak bola remaja World […]

  • Berjihad dalam Kelestarian Lingkungan (1)

    Berjihad dalam Kelestarian Lingkungan (1)

    • calendar_month Rab, 12 Feb 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 286
    • 0Komentar

    Di era industri 4.0 sudah saatnya kader IPNU dan IPPNU melibatkan diri dalam berbagai persoalan. Program – program ramah lingkungan perlu menjadi lahan garapan kader muda nahdliyin. Caranya memanfaatkan limbah sekitar kita, seperti limbah botol plastik untuk dijadikan barang yang lebih bermanfaat. Problem limbah dan sampah, seperti plastik telah menjadi tantangan dunia. Karena itu tidak […]

  • Persijap Jepara Bertahan di Liga 2, Suporter: Rayakan Secukupnya, Target Kita Liga 1

    Persijap Jepara Bertahan di Liga 2, Suporter: Rayakan Secukupnya, Target Kita Liga 1

    • calendar_month Ming, 28 Jan 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 342
    • 0Komentar

    OLAHRAGA — Persijap Jepara berhasil memastikan diri untuk tidak terdegradasi dari Liga 2. Kepastian ini setelah Laskar Kalinyamat mengalahkan tuan rumah Persiba Balikpapan dengan skor 4-2 di Stadion Batakan, Sabtu (27/1). Hasil yang patut disyukuri di musim ini bagi para pendukung Persijap Jepara, karena selamat dari jurang degradasi menuju Liga 3. Yang sangat menakutkan bagi […]

  • Anggota Komisi B DPRD Pati Yeti Dorong HIPMI jadi Penggerak Pengusaha Muda

    Anggota Komisi B DPRD Pati Yeti Dorong HIPMI jadi Penggerak Pengusaha Muda

    • calendar_month Sab, 17 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 340
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Yeti Kristianti mengharapkan Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Kabupaten Pati mampu menjadi penggerak anak muda di bidang usaha. Dia menilai dengan kehadiran BPC HIPMI bakal menjadikan Kabupaten Pati lebih baik dan maju di berbagai bidang usaha. Terlebih, Kabupaten Pati […]

  • DPRD Pati Desak Pemkab Sosialisasikan Kelebihan Pupuk Kompos dan Standarisasi Produksi  

    DPRD Pati Desak Pemkab Sosialisasikan Kelebihan Pupuk Kompos dan Standarisasi Produksi  

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 266
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Narso, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati melalui Dinas Pertanian (Dispertan) untuk melakukan sosialisasi dan edukasi terkait dengan kelemahan penggunaan pupuk kimia dan kelebihan penggunaan pupuk kompos. “Sehingga, bisa ketahuan unsur hara apa yang terkandung di dalamnya. Karena memang minat petani memproduksi kompos sendiri kan tidak terstandarisasi,” tuturnya. Narso menilai, sosialisasi […]

  • DPRD Pati Dukung Program Dokter Spesialis Keliling: Layanan Kesehatan Dekat Warga Desa

    DPRD Pati Dukung Program Dokter Spesialis Keliling: Layanan Kesehatan Dekat Warga Desa

    • calendar_month Sel, 23 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 280
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Dra. Hj. Suhartini, menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program Spesialis Keliling (Speling) yang diadakan di Desa Pohgading, Kecamatan Gembong. Kegiatan yang berlangsung di balai desa tersebut berhasil menarik perhatian ratusan warga yang antusias mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis. Balai desa yang disulap menjadi fasilitas layanan kesehatan lengkap ini […]

expand_less