Breaking News
light_mode

Ditarget 10 Hari, Puluhan Pekerja Mulai Susun Kotak Suara Pemilu 2019

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 9 Feb 2019
  • visibility 255
Petugas sedang menyusun kotak suara


JEPARA – Puluhan pekerja mulai menyusun
kotak suara untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, pada Kamis (7/2/2019) pagi di
Desa Bandengan dan Wonorejo. Sebelumnya, bahan-bahan tersebut masih berupa
lembaran (karton duplex), kemudian disusun menjadi kotak. Ditargetkan pekerjaan
ini rampung dalam waktu 10 hari.
Ketua
KPU Kabupaten Jepara Subchan Zuhri didampingi anggota KPU Muhammadun
mengatakan, jenis logistik yang disiapkan itu untuk pe
rlengkapan pemungutan suara seperti kotak suara, surat suara,
tinta, bilik pemungutan suara, segel, alat mencoblos pilihan, serta tempat
pemungutan suara (TPS).
Selain itu disiapkan juga logistik pendukung
lainnya, seperti sampul kertas, tanda pengenal KPPS, karet pengikat surat
suara, kantong plastik, pena, gembok atau alat pengaman lainnya, spidol,
formulir berita acara, stiker kotak suara dan lain-lain. “Untuk perlengkapan
pendukung ini sudah disiapkan sepanjang Januari lalu. Untuk Februari, mulai
hari ini sampai 10 hari ke depan, kami fokus menyusun kotak suara,” kata
Subchan.
Logistik kotak suara yang sudah
diterima KPU Jepara sebanyak 16.516 unit. Sedangkan jumlah logistik bilik suara
berbahan karton duplex yang sudah sampai di gudang KPU sebanyak 5.428 unit.
Untuk bilik suara, bahannya belum disusun. Pada pemilu 2019 ini, KPU juga masih
menggunakan bilik aluminium dari pemilu sebelumnya berjumlah 7.644 unit. Masih
ada kekurangan logistik bilik dan kotak suara karena terdapat penambahan jumlah
TPS dan pengirimannya menyusul. Sementara itu untuk logistik surat suara belum
tiba di Gudang. “Sesuai pemberitahuan dari penyedia, surat suara akan dikirim
ke Jepara pada 13 Februari,” jelasnya.
Dalam rapat koordinasi logistik
pemilu, KPU mempersiapkan lima gudang untuk penyimpanan sekaligus tempat
mempersiapkan seluruh logistik pemilu 2019. Lima Gudang itu ada yang menyatu di
Kantor KPU, ada yang di Desa Bandengan, Desa Wonorejo, serta dua tambahan
Gudang baru yaitu di salah satu aula kantor Disdikpora dan di aula Gedung PGRI
Kabupaten Jepara. (pur)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BRI Kanca Pati Tegaskan Komitmen Sosial Lewat Bantuan Bencana Banjir di Pati

    BRI Kanca Pati Tegaskan Komitmen Sosial Lewat Bantuan Bencana Banjir di Pati

    • calendar_month Sel, 20 Jan 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.681
    • 0Komentar

    PATI – Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Kantor Cabang Pati menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat Kabupaten Pati melalui BPBD Kabupaten Pati. Penyerahan bantuan dilaksanakan pada Senin, 19 Januari 2026, bertempat di Kantor BPBD Kabupaten Pati. Bantuan yang disalurkan berupa 200 paket Survival Kit […]

  • Komunitas Panahan CAT, Diikuti Lintas Profesi, Miliki Motto Sunah

    Komunitas Panahan CAT, Diikuti Lintas Profesi, Miliki Motto Sunah

    • calendar_month Jum, 7 Sep 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Bukan hanya para atlet prestasi saja yang tergabung di komunitas Cendekia Archery Team (CAT). Komunitas pecinta olahraga panahan ini diikuti lintas profesi. Ada pegawai swasta, pelajar, hingga pensiunan pegawai negeri pun ikut.   Hal itu lantaran ada motto menarik yang diselipkan di komunitas ini. Dimana, CAT memiliki motto yaitu Sunah, Sportif, dan Berjaya. Sunnah menjadi […]

  • Juliono, dari Buruh Bangunan Banting Stir Jadi Petani Anggur

    Juliono, dari Buruh Bangunan Banting Stir Jadi Petani Anggur

    • calendar_month Ming, 25 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 724
    • 0Komentar

      Juliono pintar melihat peluang. Saat pekerjaan sebagai buruh bangunan sepi, dia memilih menjadi petani. Budidaya anggur dipilihnya untuk mengisi hari-hari nganggur. Hasilnya cukup menggemberikan, usahanya berhasil PATI – Juliono (25) merupakan pemuda asal Desa Sokopuluhan, Kecamatan Pucakwangi. Pria tamatan Madrasah Aliyah ini  mengeluh karena pembatasan sosial selama pandemi Covid-19 mulai tahun 2020 lalu menyebabkan […]

  • Komisi B DPRD Pati: Teknologi Penggilingan Padi di Pati Masih Tertinggal

    Komisi B DPRD Pati: Teknologi Penggilingan Padi di Pati Masih Tertinggal

    • calendar_month Jum, 23 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 265
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati dari Komisi B, Sudi Rustanto, menyoroti keterbelakangan teknologi penggilingan padi di daerahnya. Dalam sebuah forum diskusi pertanian, ia mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi ini. “Dan yang lebih penting lagi adalah penggilingan padinya di Pati, ini potensi dengan hasil pertaniannya yang luar biasa akan tetapi penggilingan padi kita ini masih tradisional […]

  • DPRD Pati Soroti Keselarasan dan Pemberdayaan Masyarakat dalam Raperda RPJMD 2025-2029

    DPRD Pati Soroti Keselarasan dan Pemberdayaan Masyarakat dalam Raperda RPJMD 2025-2029

    • calendar_month Sab, 21 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 298
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati memberikan catatan penting terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pati 2025-2029. Anggota DPRD Pati Fraksi PKB, Muntamah, menekankan perlunya keselarasan RPJMD Kabupaten Pati dengan RPJMD Provinsi Jawa Tengah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). Hal ini dinilai krusial untuk […]

  • DPRD Pati Selidiki Dugaan Pungli di Sekolah

    DPRD Pati Selidiki Dugaan Pungli di Sekolah

    • calendar_month Jum, 27 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 326
    • 0Komentar

    PATI – Komisi D DPRD Kabupaten Pati tengah menyelidiki laporan dugaan pungutan liar (pungli) di sejumlah sekolah di wilayah tersebut. Laporan tersebut diterima dari orang tua siswa, baik secara lisan maupun tertulis, yang menyebutkan adanya pungutan tidak resmi di beberapa sekolah. Ketua Komisi D DPRD Pati, Teguh Bandang Waluyo, membenarkan adanya laporan tersebut. “Ada surat […]

expand_less