Breaking News
light_mode

Ditarget 10 Hari, Puluhan Pekerja Mulai Susun Kotak Suara Pemilu 2019

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 9 Feb 2019
  • visibility 215
Petugas sedang menyusun kotak suara


JEPARA – Puluhan pekerja mulai menyusun
kotak suara untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, pada Kamis (7/2/2019) pagi di
Desa Bandengan dan Wonorejo. Sebelumnya, bahan-bahan tersebut masih berupa
lembaran (karton duplex), kemudian disusun menjadi kotak. Ditargetkan pekerjaan
ini rampung dalam waktu 10 hari.
Ketua
KPU Kabupaten Jepara Subchan Zuhri didampingi anggota KPU Muhammadun
mengatakan, jenis logistik yang disiapkan itu untuk pe
rlengkapan pemungutan suara seperti kotak suara, surat suara,
tinta, bilik pemungutan suara, segel, alat mencoblos pilihan, serta tempat
pemungutan suara (TPS).
Selain itu disiapkan juga logistik pendukung
lainnya, seperti sampul kertas, tanda pengenal KPPS, karet pengikat surat
suara, kantong plastik, pena, gembok atau alat pengaman lainnya, spidol,
formulir berita acara, stiker kotak suara dan lain-lain. “Untuk perlengkapan
pendukung ini sudah disiapkan sepanjang Januari lalu. Untuk Februari, mulai
hari ini sampai 10 hari ke depan, kami fokus menyusun kotak suara,” kata
Subchan.
Logistik kotak suara yang sudah
diterima KPU Jepara sebanyak 16.516 unit. Sedangkan jumlah logistik bilik suara
berbahan karton duplex yang sudah sampai di gudang KPU sebanyak 5.428 unit.
Untuk bilik suara, bahannya belum disusun. Pada pemilu 2019 ini, KPU juga masih
menggunakan bilik aluminium dari pemilu sebelumnya berjumlah 7.644 unit. Masih
ada kekurangan logistik bilik dan kotak suara karena terdapat penambahan jumlah
TPS dan pengirimannya menyusul. Sementara itu untuk logistik surat suara belum
tiba di Gudang. “Sesuai pemberitahuan dari penyedia, surat suara akan dikirim
ke Jepara pada 13 Februari,” jelasnya.
Dalam rapat koordinasi logistik
pemilu, KPU mempersiapkan lima gudang untuk penyimpanan sekaligus tempat
mempersiapkan seluruh logistik pemilu 2019. Lima Gudang itu ada yang menyatu di
Kantor KPU, ada yang di Desa Bandengan, Desa Wonorejo, serta dua tambahan
Gudang baru yaitu di salah satu aula kantor Disdikpora dan di aula Gedung PGRI
Kabupaten Jepara. (pur)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hindari Pro-Kontra, Anggota DPRD Pati Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas Jelang Idul Fitri

    Hindari Pro-Kontra, Anggota DPRD Pati Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas Jelang Idul Fitri

    • calendar_month Ming, 15 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.207
    • 0Komentar

    PATI – Mendekati Hari Raya Idul Fitri 1447 H, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati Joni Kurnianto mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga suasana kondusif dan memperkuat tali persaudaraan, meskipun tengah menghadapi berbagai dinamika dalam dunia pemerintahan daerah. “Harapan kami masyarakat Pati tetap aman, nyaman, dan kondusif,” ungkap Joni. Selain itu, ia juga berharap […]

  • DPRD Pati Gelar RDP, Bahas Keluhan Penyaluran Bantuan Puso Petani Desa Pasuruan

    DPRD Pati Gelar RDP, Bahas Keluhan Penyaluran Bantuan Puso Petani Desa Pasuruan

    • calendar_month Rab, 3 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 99.640
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mengadakan rapat dengar pendapat (RDP) guna menindaklanjuti masalah penyaluran bantuan puso bagi kelompok tani yang terdampak banjir di Desa Pasuruan, Kecamatan Kayen. Pertemuan yang digelar di Ruang Paripurna DPRD Pati pada Rabu (3/6/2026) ini menghadirkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pertanian Kabupaten Pati, serta perwakilan […]

  • DPUTR Pati Respons Aksi Warga, Jalan Kayen Ditingkatkan Beton

    DPUTR Pati Respons Aksi Warga, Jalan Kayen Ditingkatkan Beton

    • calendar_month Ming, 12 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.220
    • 0Komentar

    PATI – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati memastikan perbaikan permanen ruas Jalan Kayen menuju RSUD telah masuk dalam alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026. Total anggaran yang disiapkan mencapai Rp1,25 miliar untuk menangani kerusakan jalan yang selama ini dikeluhkan warga. Kepala Bidang Bina Marga DPUTR Pati, Hasto Utomo, […]

  • DPRD Pati Rilis Jadwal Kegiatan Bulan April 2026, Padat dengan Rapat dan Kunjungan Kerja

    DPRD Pati Rilis Jadwal Kegiatan Bulan April 2026, Padat dengan Rapat dan Kunjungan Kerja

    • calendar_month Sab, 4 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 4.121
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati telah merilis agenda resmi kegiatan untuk bulan April tahun 2026. Jadwal yang telah ditetapkan ini memuat berbagai kegiatan penting, mulai dari rapat badan, rapat komisi, kunjungan kerja, hingga kegiatan pendidikan dan pelatihan yang akan berlangsung sepanjang bulan. Berikut adalah rincian lengkap agenda kegiatan DPRD Kabupaten Pati […]

  • Muslihan Dorong Penanaman Jagung Masif di Pati untuk Kuatkan Ketahanan Pangan Nasional

    Muslihan Dorong Penanaman Jagung Masif di Pati untuk Kuatkan Ketahanan Pangan Nasional

    • calendar_month Sab, 7 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.878
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Muslihan, mengajak untuk melakukan gerakan penanaman jagung secara luas di seluruh wilayah Kabupaten Pati. Langkah ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan lokal sekaligus memberikan kontribusi pada program swasembada pangan yang digalakkan secara nasional. Menurut dia, Kabupaten Pati memiliki potensi lahan yang luas yang bisa dimanfaatkan secara optimal. […]

  • Ingin Gelorakan Salawat

    Ingin Gelorakan Salawat

    • calendar_month Rab, 6 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 292
    • 0Komentar

    Siti Warisatul Mahmudah  Istimewa Risa punya cara menggelorakan lagu salawat, agar orang makin banyak yang menyukai. Caranya, gadis bernama lengkap Siti Warisatul Mahmudah itu terjun langsung dalam grup musik nasyid, yang banyak mendendangkan lagu-lagu salawat dengan syair kekinian. Risa tergabung di sebuah grup nasyid di Semarang. Awalnya gadis kelahiran Pati, 23 Novemner 1996 ini mengenal […]

expand_less