Juan Cortes Berpacu dengan Waktu Persiapan Persijap Jepara
- account_circle Abdul Adhim
- calendar_month 55 menit yang lalu
- visibility 200

Para pemain Persijap Jepara dalam sesi latihan di GBK.
JEPARA – Persijap Jepara berpacu dengan waktu untuk mematangkan persiapan menghadapi persaingan Super League 2026/2027. Pelatih anyar Laskar Kalinyamat, Juan Cortes, menyadari timnya memiliki waktu pramusim yang relatif singkat sehingga setiap sesi latihan harus dimanfaatkan secara maksimal.
Juan Cortes ditunjuk sebagai pelatih Persijap pada pertengahan Agustus 2026. Sejak saat itu, pelatih asal Spanyol tersebut langsung fokus membangun tim yang memiliki identitas permainan kuat sekaligus mampu beradaptasi dengan berbagai situasi pertandingan.
Menurut Juan, Persijap harus menjadi tim yang terorganisasi, kompetitif, dan memiliki keberanian dalam bermain. Ia ingin anak asuhnya memiliki karakter bertarung serta memahami kapan harus menguasai pertandingan melalui permainan bola pendek maupun mengubah pendekatan dengan bermain lebih langsung.
“Filosofi saya berdasarkan pada sebuah tim yang terorganisasi, kompetitif, dan berani. Saya ingin tim saya bermain dengan karakter, memahami kapan kami harus mengontrol permainan dengan bola dan kapan kami harus bermain lebih direct,” ujar Juan Cortes seperti dikutip dari Bola com.
Berpacu dengan Waktu
Keterlambatan memulai persiapan menjadi salah satu tantangan terbesar yang harus dihadapi Juan Cortes. Persijap baru menggelar latihan perdana pramusim pada Senin (17/8/2026), ketika sejumlah kontestan lain telah lebih dahulu mempersiapkan skuad mereka.
Dengan kompetisi Super League 2026/2027 yang dijadwalkan mulai bergulir pada 6 September 2026, Persijap hanya memiliki waktu efektif sekitar tiga pekan untuk mempersiapkan tim.
Juan mengakui kondisi tersebut membuat timnya harus bekerja lebih keras. Namun, ia tidak ingin keterbatasan waktu menjadi alasan bagi Persijap untuk tampil tanpa persiapan maksimal.
“Ini mungkin menjadi salah satu tantangan terbesar kami. Kami memulai persiapan lebih lambat dibanding banyak tim lain, jadi kami tidak boleh menyia-nyiakan satu pun sesi latihan,” kata Juan, Selasa (1/9/2026).
Karena itu, setiap program latihan dirancang agar bisa memberikan dampak maksimal dalam waktu yang tersedia. Selain membangun kondisi fisik, Juan juga berupaya mempercepat pemahaman pemain terhadap sistem permainan yang diinginkannya.
Pelatih berusia asal Spanyol itu ingin proses adaptasi berlangsung cepat. Sebab, Persijap akan langsung menghadapi lawan tangguh sejak pertandingan pertama musim ini.
Pada laga pembuka Super League 2026/2027, Persijap dijadwalkan bertandang menghadapi Madura United pada 6 September 2026.
Bagi Juan Cortes, pertandingan tersebut sekaligus menjadi ujian awal sejauh mana identitas permainan yang dibangun selama masa persiapan dapat diterapkan di kompetisi sesungguhnya.
Ia berharap Persijap tidak hanya mengandalkan kemampuan individu pemain, tetapi tampil sebagai tim yang memiliki organisasi permainan, mentalitas kuat, serta keberanian menghadapi tekanan.
Dengan waktu persiapan yang terbatas, Laskar Kalinyamat kini dituntut bergerak cepat. Tiga pekan pramusim menjadi kesempatan penting bagi Juan Cortes untuk membentuk Persijap sesuai karakter permainan yang diinginkannya sebelum kompetisi resmi dimulai.
- Penulis: Abdul Adhim

