Breaking News
light_mode

Plt Bupati Pati: Pasok Makan Bergizi Gratis Wajib Utamakan UMKM Lokal, Bukan Perusahaan Besar

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sel, 21 Jul 2026
  • visibility 101.112

PATI — Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menegaskan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayahnya harus mengutamakan produk serta pemasok dari kalangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) setempat, alih-alih melibatkan perusahaan besar. Pernyataan ini disampaikannya saat membuka kegiatan Peningkatan Pemahaman dan Pengetahuan Perkoperasian serta Kapasitas dan Kompetensi SDM Koperasi melalui Pendidikan dan Pelatihan Tata Kelola untuk Koperasi Baru, yang berlangsung di Aula Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Pati, Senin (20/7/2026).

“Terkait MBG, jangan mengambil supplier dari perusahaan-perusahaan besar. Dan yang harus memanfaatkan peluang ini adalah UMKM di sekitar SPPG,” kata Chandra.

Menurutnya, Kabupaten Pati memiliki kekayaan potensi pertanian dan produk olahan yang kualitasnya mampu bersaing. Oleh karena itu, kebutuhan bahan baku untuk program MBG seharusnya menjadi peluang nyata bagi pelaku UMKM maupun koperasi di daerah sendiri.

“SPPG mengambil produk-produk dari UMKM Kabupaten Pati, otomatis ekonomi akan berputar di Kabupaten Pati. Potensi pertanian lokal kita tidak kalah baik kualitasnya dengan daerah lain maupun negara lain,” ujarnya.

Selain mendorong keterlibatan pelaku usaha lokal dalam program strategis tersebut, Chandra juga mengajak seluruh koperasi untuk segera beradaptasi dengan kemajuan teknologi. Ia menekankan transformasi digital sebagai kunci utama memperluas jangkauan pasar, meningkatkan efisiensi kerja, serta mempermudah sistem transaksi di lingkungan koperasi.

“Dunia digital bergerak sangat cepat. Kemudahan bertransaksi harus dimanfaatkan untuk mengembangkan koperasi agar semakin maju dan mampu bersaing,” tegasnya.

Pelatihan yang digagas Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Pati ini bertujuan memperdalam pemahaman tentang perkoperasian, sekaligus memperkuat kemampuan dan kualitas sumber daya manusia pada koperasi yang baru berdiri melalui pembekalan tata kelola organisasi.

Kegiatan ini diharapkan dapat melahirkan koperasi-koperasi yang dikelola secara profesional, luwes menghadapi perubahan, dan siap menjadi tulang punggung penguatan ekonomi masyarakat di Kabupaten Pati.

Editor : Arif

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Alexis Gomez dan Iker Guarrotxena berlatih jelang duel Persijap vs Borneo FC.

    Jamu Borneo FC, Persijap Jepara Target Tutup Laga Kandang Terakhir dengan Manis

    • calendar_month Ming, 17 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 1.143
    • 0Komentar

    JEPARA – Langkah Borneo FC Samarinda untuk meraih gelar juara Super League 2025/2026 dipastikan tidak akan mudah. Tuan rumah Persijap Jepara menegaskan siap memberikan perlawanan sengit saat kedua tim bertemu pada pekan ke-33 di Stadion Gelora Bumi Kartini, Minggu (17/5/2026) pukul 19.00 WIB. Meski telah memastikan diri aman dari ancaman degradasi, Laskar Kalinyamat tidak ingin […]

  • Kabupaten Pati Kirim Kafilah Terbaik untuk Lomba MAPSI Tingkat Provinsi Jawa Tengah

    Kabupaten Pati Kirim Kafilah Terbaik untuk Lomba MAPSI Tingkat Provinsi Jawa Tengah

    • calendar_month Jum, 17 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 340
    • 0Komentar

    PATI – Bupati Pati, Sudewo, secara resmi melepas kafilah Kabupaten Pati yang akan berlaga di Lomba Mata Pelajaran dan Seni Islami (MAPSI) tingkat Provinsi Jawa Tengah. Acara pelepasan berlangsung meriah di Pendopo Kabupaten Pati, Kamis (16/10/2025). Dalam sambutannya, Sudewo mengungkapkan rasa bangga dan optimisnya terhadap para peserta. Beliau berharap kafilah Pati dapat meraih prestasi terbaik […]

  • Surat Untuk A, dan Melihat Orang-orang Sengsara di Hari Tua

    Surat Untuk A, dan Melihat Orang-orang Sengsara di Hari Tua

    • calendar_month Kam, 2 Mei 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 252
    • 0Komentar

    MARGOYOSO – Naskah “Surat untuk A” dipentaskan anak-anak Teater Aliyah Salafiyah (Teasa) pagi kemarin. Pentas teater itu digelar dalam rangka peringatan hari pendidikan nasional yang jatuh kemarin di aula MA Salafiyah Kajen. Pemilihan naskah karya Siwigustin tersebut menjadi perenungan bersama di hari pendidikan nasional. ”Konflik-konflik dalam naskah itu tak lepas dari dunia pendidikan kita hari […]

  • Nelayan Tenggelam Belum Ditemukan, Basarnas Terus Sisir Perairan Banyutowo

    Nelayan Tenggelam Belum Ditemukan, Basarnas Terus Sisir Perairan Banyutowo

    • calendar_month Ming, 16 Sep 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 234
    • 0Komentar

    NIHIL : Tim SAR yang melakukan pencarian di sepanjang perairan Banyutowo belum bisa menemukan korban nelayan yang tenggelam PATI – Pencarian seorang nelayan yang hilang di perairan Banyutowo Kecamatan Cluwak belum menemui hasil hingga Minggu (16/9/2018) kemarin. Meski, pencarian tersebut telah melibatkan dua regu Tim SAR yang dibantu dibantu delapan kapal nelayan lokal. Rencananya, relawan […]

  • Komisi B DPRD Pati Minta Pemerintah Jamin Ketersediaan Pupuk Bersubsidi

    Komisi B DPRD Pati Minta Pemerintah Jamin Ketersediaan Pupuk Bersubsidi

    • calendar_month Rab, 1 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 4.007
    • 0Komentar

    PATI – Sebagai daerah yang dijuluki Kota Mina Tani dengan panjang garis pantai hingga 60 kilometer, Kabupaten Pati memiliki potensi besar dalam pengembangan sektor perikanan budidaya. Untuk itu, Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mengajak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk fokus lebih dalam menggarap sektor ini. Anggota DPRD Kabupaten Pati, Muslihan, menegaskan […]

  • Kepala Dispermades Pati Tri Haryama.

    Kepala Dispermades Pati Ikut Dipanggil KPK Soal OTT Dugaan Jual Beli Jabatan Perangkat Desa, Begini Ceritanya

    • calendar_month Sel, 20 Jan 2026
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 1.653
    • 0Komentar

    PATI – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Kabupaten Pati, Tri Hariyama, mengaku turut dipanggil penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk dimintai keterangan. Pemanggilan tersebut berkaitan dengan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Pati, Sudewo, dalam dugaan kasus jual beli jabatan perangkat desa. Tri mengatakan, pemeriksaan dilakukan di Polsek Sumber, Kabupaten Rembang, pada Senin […]

expand_less