Breaking News
light_mode

Pemprov dan Pemkab Pati Bergerak Tangani Rob Tunggulsari, Tanggul Jebol Jadi Prioritas

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sel, 23 Jun 2026
  • visibility 100.199

PATI – Pemerintah Kabupaten Pati bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mempercepat penanganan banjir rob yang melanda Desa Tunggulsari, Kecamatan Tayu.

Langkah tersebut ditandai dengan peninjauan lapangan yang dilakukan Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra bersama Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Urip Sihabudin, Senin (22/6/2026).

Dalam peninjauan tersebut, pemerintah mengidentifikasi empat titik tanggul jebol dengan panjang total sekitar 450 meter yang menjadi penyebab utama masuknya air laut ke kawasan permukiman dan tambak warga. Penanganan darurat terhadap titik-titik tersebut menjadi prioritas utama.

“Jadi tadi kami bersama Pak Asisten sudah meninjau langsung di lapangan. Ada sekitar 450 meter tanggul yang harus segera ditangani karena menjadi titik paling mendesak,” kata Chandra.

Selain penanganan tanggul yang jebol, pemerintah juga telah memetakan kebutuhan penanganan lanjutan di sepanjang jalur sungai menuju laut. Kawasan sepanjang kurang lebih satu kilometer itu dinilai membutuhkan peninggian tanggul di kedua sisi untuk mengurangi risiko rob yang berulang.

Dalam kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Pati dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah turut menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak. Bantuan tersebut meliputi paket sembako, makanan siap saji, air mineral, family kit, kasur, hingga perlengkapan kedaruratan lainnya.

Urip Sihabudin mengatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendapat mandat langsung dari Gubernur Jawa Tengah untuk memastikan bantuan tersalurkan sekaligus mengevaluasi kondisi infrastruktur yang memicu terjadinya banjir rob.

“Kami akan menangani terlebih dahulu tanggul-tanggul jebol di Tunggulsari. Untuk jangka pendek ini yang menjadi prioritas. Selanjutnya, penanganan kawasan lain akan disiapkan dalam skema menengah dan jangka panjang agar rob tidak menjadi bencana tahunan,” ujarnya.

Menurut Urip, hasil peninjauan menunjukkan tanggul yang ada saat ini masih dapat dimanfaatkan dengan peningkatan kapasitas melalui pelebaran konstruksi.

Upaya tersebut diharapkan mampu menahan limpasan air laut yang selama ini menggenangi area tambak maupun permukiman warga.

Di sisi lain, Pemkab Pati juga telah mengusulkan bantuan bagi petani tambak yang mengalami kerugian akibat rob kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Pendataan terhadap luasan tambak dan kerugian yang dialami petambak telah dilakukan bersama BPBD Kabupaten Pati.

“Terkait petani tambak yang mengalami kerugian, kami bersama BPBD sudah mengusulkan bantuan ke BNPB pusat. Data tambak terdampak sudah kami hitung dan kami laporkan,” ungkapnya.

Tak hanya berfokus pada perbaikan infrastruktur, pemerintah juga menyiapkan program pemulihan sektor tambak. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah disebut telah menyiapkan sekitar 20 ribu bibit yang nantinya dapat dimanfaatkan setelah kondisi tambak terdampak kembali normal.

Bantuan yang disalurkan kepada warga berasal dari berbagai pihak. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyerahkan 150 paket sembako senilai sekitar Rp37,5 juta, 200 paket makanan siap saji, bantuan air mineral senilai sekitar Rp7,5 juta, family kit, kasur, tenda gulung, serta tenda serbaguna.

Sementara itu, BPBD Kabupaten Pati menyalurkan 20 paket sembako dan 30 paket mi instan. Bantuan juga diberikan oleh Baznas berupa 100 paket sembako, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) sebanyak 40 paket sembako, serta Dinas Sosial yang menyalurkan bantuan sandang dan kebutuhan dasar lainnya.

Karena tidak terdapat warga yang mengungsi, bantuan berupa tenda darurat untuk sementara disimpan di BPBD Kabupaten Pati. Perlengkapan tersebut akan digunakan sewaktu-waktu apabila terjadi kondisi kedaruratan bencana di wilayah Kabupaten Pati.

Pemerintah Kabupaten Pati dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan koordinasi penanganan rob akan terus dilakukan agar perbaikan tanggul dapat segera direalisasikan.

Langkah itu diharapkan mampu memberikan perlindungan yang lebih baik bagi masyarakat pesisir Desa Tunggulsari dari ancaman banjir rob di masa mendatang.

Editor : Arif

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pati Aviani Tritanti Venusia

    Dinsos Pati Akui Terima Laporan Dugaan Pencabulan Santriwati Sejak 2024

    • calendar_month Kam, 30 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 241
    • 0Komentar

    PATI – Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (Dinsop3akb) Kabupaten Pati mengakui telah menerima laporan dugaan pencabulan terhadap santriwati oleh pengasuh pondok pesantren sejak 2024. Kepala Dinsop3akb Pati, Aviani Tritanti Venusia, mengatakan laporan tersebut diterima melalui UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dengan satu orang korban sebagai pelapor. “Kami menerima laporan dugaan […]

  • Gambar macan tutul jawa di Gunung Muria dokumentasi Pemkab Kudus.

    Kabar Gembira: 14 Macan Tutul Jawa Masih Hidup di Hutan Gunung Muria

    • calendar_month Ming, 15 Jun 2025
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 943
    • 0Komentar

    KUDUS – Kabar menggembirakan datang dari kawasan Pegunungan Muria. Sebanyak 14 ekor macan tutul jawa (Panthera pardus melas), satwa karnivora langka dan dilindungi, diketahui masih menghuni hutan-hutan Gunung Muria yang membentang di wilayah Kudus, Jepara, dan Pati. Temuan ini disampaikan oleh Penggiat Konservasi Muria (PEKA Muria), komunitas pelestari lingkungan yang digawangi oleh pemuda setempat. Melalui […]

  • LPSK Turun Langsung Tangani Kasus Kekerasan Seksual di Ponpes Pati, Siap Lindungi Korban dan Saksi

    LPSK Turun Langsung Tangani Kasus Kekerasan Seksual di Ponpes Pati, Siap Lindungi Korban dan Saksi

    • calendar_month Jum, 8 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.709
    • 0Komentar

    PATI – Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengambil langkah proaktif menangani kasus dugaan tindak pidana kekerasan seksual yang menimpa sejumlah santriwati di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Desa Tlogosari, Kecamatan Tlogowungu. Tim LPSK tiba di Pati pada 6–7 Mei 2026 guna melakukan peninjauan langsung, penilaian situasi, serta menjalin kerja sama dengan berbagai pihak. […]

  • Fokus pada Tiga Sektor Strategis, Komisi D DPRD Pati Janji Kawal Ketat Pembangunan

    Fokus pada Tiga Sektor Strategis, Komisi D DPRD Pati Janji Kawal Ketat Pembangunan

    • calendar_month Sen, 20 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.710
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati didorong untuk memprioritaskan tiga sektor vital demi kemajuan daerah, yaitu pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan. Hal ini menjadi sorotan utama Komisi D DPRD Kabupaten Pati yang dipimpin oleh Teguh Bandang Waluyo. Menurut Bandang, ketiga bidang tersebut merupakan kunci utama untuk mewujudkan kesejahteraan dan kemajuan di Kabupaten Pati. Oleh karena […]

  • Polres Pemalang Bekuk Tersangka Pencabulan terhadap Anak Tiri

    Polres Pemalang Bekuk Tersangka Pencabulan terhadap Anak Tiri

    • calendar_month Sab, 11 Des 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 266
    • 0Komentar

      Kapolres Pemalang menunjukkan barang bukti Pria bejat di Pemalang ini akhirnya merasakan akibatnya karena telah mencabuli anak tirinya. Polres Pemalang berhasil meringkus pria berusia 45 tahun itu. Hukuman penjara 15 tahun bakal menantinya. PEMALANG – Satreskrim Polres Pemalang berhasil mengamankan JB (45) tersangka tindak pidana persetubuhan dan atau pencabulan terhadap anak tirinya ANH (12), […]

  • Kejar Target, Satgas TMMD Lemburan Pembetonan

    Kejar Target, Satgas TMMD Lemburan Pembetonan

    • calendar_month Rab, 18 Apr 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 246
    • 0Komentar

    PATI – Satgas TMMD Reguler ke 101 tak kenal lelah. Demi menuntaskan target betonisasi tepat waktu, mereka sampai rela bekerja hingga lembur sampai malam hari. Hal itu terlihat kemarin malam. Komandan Kodim 0718/Pati Letkol Arm Arief Darmawan mengungkapkan, lembur ini dilakukan karena target harian yang dirasa belum terpenuhi. Dimana per hari ditargetkan mampu mengerjakan betonisasi […]

expand_less