Breaking News
light_mode

Musim Kemarau Tiba, DPRD Pati Ingatkan Pentingnya Solusi Jangka Panjang Atasi Kekeringan 

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Ming, 3 Mei 2026
  • visibility 98.318

PATI – Seiring dimulainya musim kemarau, Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, kembali menyoroti permasalahan bencana yang kerap terjadi berulang setiap tahun, yakni kekeringan.

Ia meminta kepada Pemerintah Kabupaten untuk segera menyusun dan menyiapkan berbagai langkah penanganan yang bersifat menyeluruh dan berjangka panjang.

Menurutnya, pendekatan yang komprehensif mutlak diperlukan agar dampak buruk akibat kelangkaan air tidak terus menerus menjadi beban dan dikeluhkan oleh masyarakat dari tahun ke tahun.

“Kami mendorong Pemkab Pati untuk memikirkan solusi jangka panjang terkait penanganan bencana. Setiap tahun, Pati dilanda kekeringan,” ujarnya.

Fenomena ini sudah menjadi pemandangan biasa, di mana saat musim kemarau tiba, sejumlah warga di beberapa kecamatan kesulitan mendapatkan air bersih karena sumber-sumber air mengering.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, mereka terpaksa mengandalkan bantuan pasokan air atau membelinya dari pengepul yang mengambil sumber dari daerah pegunungan.

Oleh karena itu, Ali menyarankan agar dibangun berbagai infrastruktur pendukung, misalnya sumur bor dan waduk penampungan air, sebagai upaya menjamin ketersediaan air di musim kering.

Selain itu, sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang cara mengelola dan menggunakan air secara hemat dan bijak juga dinilai tak kalah pentingnya.

Ia juga menegaskan bahwa penyelesaian masalah ini memerlukan kerja sama dari berbagai pihak, baik pemerintah, warga masyarakat, maupun pelaku usaha di sektor swasta.

“Dengan sinergi yang baik, kita bisa mengatasi kekeringan, menjaga ketahanan pangan, dan memastikan ketersediaan air bersih bagi seluruh warga,” katanya.

Berdasarkan data yang terhimpun, dampak kekeringan setiap tahunnya melanda puluhan desa yang tersebar di wilayah bagian selatan dan timur Kabupaten Pati.

Ali mengakui bahwa upaya pendistribusian air bersih atau dropping air tetap diperlukan untuk menangani kondisi darurat, namun hal tersebut belum menyelesaikan akar masalahnya.

“Dropping air bersih sangat dibutuhkan oleh masyarakat terdampak, namun yang lebih penting adalah solusi jangka panjang untuk mencegah krisis air bersih di masa mendatang,” tegasnya.

(adv)

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Panen Raya Padi di Pati Cetak Rekor, Capai 10,28 Ton per Hektare di Desa Bumiharjo

    Panen Raya Padi di Pati Cetak Rekor, Capai 10,28 Ton per Hektare di Desa Bumiharjo

    • calendar_month Sab, 7 Feb 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.022
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah Kabupaten Pati menyelenggarakan panen raya padi di Desa Bumiharjo, Kecamatan Winong, pada hari Sabtu (7/2/2026), yang menghasilkan produktivitas sebesar 10,28 ton per hektare. Kegiatan tersebut dihadiri Plt. Bupati Pati Risma Ardhi Chandra beserta Anggota Komisi IV DPR RI Firman Soebagyo, sebagai bentuk konfirmasi keberhasilan inisiatif peningkatan produktivitas pertanian yang telah dilaksanakan daerah. […]

  • Menonton Mendut, Bara Api di Pesisir Utara Jawa

    Menonton Mendut, Bara Api di Pesisir Utara Jawa

    • calendar_month Kam, 8 Apr 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 304
    • 0Komentar

    Pentas Teater Minatani lakon Mendut Di atas panggung yang temaram, sesosok perempuan dengan sanggul menunjukkan tatapan mata yang begitu tajam. Terlihat bara menyala di ujung udud (rokok) yang dipegang di tangan kanan. Dia berdiri. Dia ledakkan emosinya. “Akulah bara pada udud yang terlanjur dinyalakannya. Bara, tak kan pernah mudah padam. Salah kau memegang maka bersiaplah […]

  • Pemilu 2019 Pati Butuh 4.369 Pengawas TPS

    Pemilu 2019 Pati Butuh 4.369 Pengawas TPS

    • calendar_month Kam, 7 Feb 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 229
    • 0Komentar

    PATI – Kebutuhan pengawas TPS di Kabupaten Pati mencapai 4369. Bawaslu membuka pendaftaran pengawas TPS sampai tanggal 10 Februari di sekretariat panwascam masing-masing kecamatan atau pengawas desa. Kordinator Devisi Organisasi dan Sumber Daya Manusia Bawaslu Kabupaten Pati, Karto menyebut, pembentukan pengawas TPS ini sejalan dan merupakan amanat dari UU Nomor 7 Tahun 2017. Perekrutan pengawas […]

  • Komunitas Petani Pati Kompak Usung Cak Imin Maju Pilpres 2024

    Komunitas Petani Pati Kompak Usung Cak Imin Maju Pilpres 2024

    • calendar_month Sel, 22 Feb 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 229
    • 0Komentar

      Cak Imin didorong maju Pilpres 2024 oleh masyarakat tani di Kabupaten Pati Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar, terus mendapat kepercayaan masyarakat untuk menjadi pemimpin di Republik Indonesia. Hal itu terlihat dari ramainya deklarasi yang mendorong dirinya maju dalam Pilpres 2024 mendatang. PATI – Di tengah gerimis yang turun pada sebuah lahan […]

  • Novi Eko Yulianto Fokus Bangkitkan Ekonomi Pati Melalui Jaringan Pesantren

    Novi Eko Yulianto Fokus Bangkitkan Ekonomi Pati Melalui Jaringan Pesantren

    • calendar_month Rab, 23 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 204
    • 0Komentar

    PATI – Novi Eko Yulianto, calon Wakil Bupati Pati nomor urut 3, mengungkapkan komitmennya untuk membangkitkan perekonomian Kabupaten Pati melalui jaringan pesantren. Ia berencana membuka pasar bagi produk-produk lokal Pati di seluruh Indonesia dengan memanfaatkan jaringan luas pesantren. “Yang jelas, saya ingin membangkitkan perekonomian Kabupaten Pati melalui pesantren. Jaringan pesantren ini kan seluruh Indonesia,” ujarnya. […]

  • IPPNU Keling Mulai Latihan Olah Sampah Plastik

    IPPNU Keling Mulai Latihan Olah Sampah Plastik

    • calendar_month Rab, 19 Feb 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Pelatihan oleh PAC IPPNU Keling JEPARA – Pelatihan pengolahan limbah plastik menjadi bahan bernilai telah digelar PAC IPNU dan IPPNU Keling pada Ahad (16/2/2020) di Gedung Muslimat NU Desa Jlegong. Pelatihan ini dikomandoi Lembaga Konseling Pelajar Putri. Sebanyak 40 peserta hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka merupakan para kader-kader pelajar NU yang ada di Kecamatan Keling. […]

expand_less