Breaking News
light_mode

Musim Kemarau Tiba, DPRD Pati Ingatkan Pentingnya Solusi Jangka Panjang Atasi Kekeringan 

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Ming, 3 Mei 2026
  • visibility 98.392

PATI – Seiring dimulainya musim kemarau, Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, kembali menyoroti permasalahan bencana yang kerap terjadi berulang setiap tahun, yakni kekeringan.

Ia meminta kepada Pemerintah Kabupaten untuk segera menyusun dan menyiapkan berbagai langkah penanganan yang bersifat menyeluruh dan berjangka panjang.

Menurutnya, pendekatan yang komprehensif mutlak diperlukan agar dampak buruk akibat kelangkaan air tidak terus menerus menjadi beban dan dikeluhkan oleh masyarakat dari tahun ke tahun.

“Kami mendorong Pemkab Pati untuk memikirkan solusi jangka panjang terkait penanganan bencana. Setiap tahun, Pati dilanda kekeringan,” ujarnya.

Fenomena ini sudah menjadi pemandangan biasa, di mana saat musim kemarau tiba, sejumlah warga di beberapa kecamatan kesulitan mendapatkan air bersih karena sumber-sumber air mengering.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, mereka terpaksa mengandalkan bantuan pasokan air atau membelinya dari pengepul yang mengambil sumber dari daerah pegunungan.

Oleh karena itu, Ali menyarankan agar dibangun berbagai infrastruktur pendukung, misalnya sumur bor dan waduk penampungan air, sebagai upaya menjamin ketersediaan air di musim kering.

Selain itu, sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang cara mengelola dan menggunakan air secara hemat dan bijak juga dinilai tak kalah pentingnya.

Ia juga menegaskan bahwa penyelesaian masalah ini memerlukan kerja sama dari berbagai pihak, baik pemerintah, warga masyarakat, maupun pelaku usaha di sektor swasta.

“Dengan sinergi yang baik, kita bisa mengatasi kekeringan, menjaga ketahanan pangan, dan memastikan ketersediaan air bersih bagi seluruh warga,” katanya.

Berdasarkan data yang terhimpun, dampak kekeringan setiap tahunnya melanda puluhan desa yang tersebar di wilayah bagian selatan dan timur Kabupaten Pati.

Ali mengakui bahwa upaya pendistribusian air bersih atau dropping air tetap diperlukan untuk menangani kondisi darurat, namun hal tersebut belum menyelesaikan akar masalahnya.

“Dropping air bersih sangat dibutuhkan oleh masyarakat terdampak, namun yang lebih penting adalah solusi jangka panjang untuk mencegah krisis air bersih di masa mendatang,” tegasnya.

(adv)

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • PSG Pati eSport Bidik Tiga Besar IFeL Liga 2

    PSG Pati eSport Bidik Tiga Besar IFeL Liga 2

    • calendar_month Sen, 19 Apr 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Konferensi pers keikutsertaan PSG Pati eSport di ajang IFeL 2021 Posisi tiga besar menjadi target player PSG Pati eSport, dalam ajang Indonesian Football E-League (IFeL) 2021. Sebelumnya player professional tim PSG Pati eSport telah berulang kali menjadi juara di turnamen open di beberapa kota. PATI – PSG Pati siap bertarung di ajang Indonesia Football e-League […]

  • Sekda Edy Ingatkan Tupoksi Pimpinan Perangkat Daerah

    Sekda Edy Ingatkan Tupoksi Pimpinan Perangkat Daerah

    • calendar_month Ming, 12 Mei 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 340
    • 0Komentar

    JEPARA – Sekda Jepara Edy Sujatmiko mengingatkan kembali tugas pokok dan fungsi (tupoksi) pimpinan perangkat daerah di Kabupaten Jepara. Hal ini disampaikan Edy, saat serah terima jabatan Kepala Bagian Sekretariat Daerah Jepara dan camat di Jepara, pada, Senin (6/5/2019), di Ruang Sosrokartono Jepara. Serah terima jabatan Kabag Setda dan camat ini merupakan kelanjutan dari proses […]

  • Bupati Pati Sambut Mahasiswa KKN UGM dan IPB, Dorong Kolaborasi di Sektor Pertanian dan Pendidikan

    Bupati Pati Sambut Mahasiswa KKN UGM dan IPB, Dorong Kolaborasi di Sektor Pertanian dan Pendidikan

    • calendar_month Sen, 23 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 361
    • 0Komentar

    PATI – Bupati Pati, Sudewo, menyambut kedatangan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Institut Pertanian Bogor (IPB) di Pendopo Kabupaten Pati pada Senin (23/6). Dalam sambutannya, Sudewo menyampaikan apresiasi atas kepercayaan kedua universitas tersebut memilih Kabupaten Pati sebagai lokasi KKN. “Kami ucapkan terima kasih kepada UGM dan IPB karena telah […]

  • Pemeriksaan mayat tanpa identitas yang ditemukan di lereng Gunung Muria Jolong 2.

    Kerangka Manusia Ditemukan di Perbukitan Blekutuk Gembong, Polisi Lakukan Penyelidikan

    • calendar_month Rab, 1 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 4.162
    • 0Komentar

    PATI – Warga Desa Sitiluhur, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, dikejutkan oleh penemuan kerangka manusia di kawasan perbukitan Blekutuk Pegunungan Muria, Rabu (1/4/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kerangka tersebut pertama kali ditemukan seorang petani saat menuju area kebunnya. Kapolsek Gembong, AKP Lilik Supardi, S.H., mewakili Kapolresta Pati, menjelaskan bahwa penemuan bermula ketika saksi bernama Sarmin melihat […]

  • Sejarah Sosrokartono, Kakak Kartini yang Jenius

    Sejarah Sosrokartono, Kakak Kartini yang Jenius

    • calendar_month Jum, 23 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 339
    • 0Komentar

    Tidak banyak yang mengetahui sejarah Sosrokartono. Ceritanya kehebatannya banyak tenggelam. Padahal banyak nilai-nilai positif yang bisa menjadi pembelajaran bagi generasi bangsa hari ini.  Kartono, nama lengkapnya RM. Panji Sosrokartono. Lahir tahun 1877. Kakak kandung RA. Kartini. Dia adalah sosok terpelajar Jawa. Pada tahun1898 Kartono adalah seorang ‘pribumi’ pertama yang kuliah di luar Hindia – Belanda. […]

  • DPRD Pati Dukung Penuh Pengembangan Tanaman Unggulan, Gandeng Swasta dan Bank BKK

    DPRD Pati Dukung Penuh Pengembangan Tanaman Unggulan, Gandeng Swasta dan Bank BKK

    • calendar_month Sel, 27 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 357
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati memberikan dukungan penuh terhadap upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati dalam mengembangkan komoditas pertanian unggulan. Hal ini disampaikan oleh Anggota Komisi B DPRD Pati, Warsiti, yang menekankan potensi pertanian Pati yang luar biasa, meliputi padi, mangga, melon, dan durian. “Potensi ini harus dimaksimalkan oleh petani dengan dukungan […]

expand_less