Setelah Persijap Jepara Kalah dari Dewa United, Mental yang Akan Berbicara
- account_circle Abdul Adhim
- calendar_month Rab, 29 Apr 2026
- visibility 53

Kiper Persijap Jepara Sendri Johansyah mengamankan bola.
JEPARA – Persijap Jepara gagal mencuri poin saat menantang tuan rumah Dewa United pada Rabu (29/4) dalam laga lanjutan pekan ke-30 BRI Super League.
Persijap Jepara kalah tipis 1-0, Persijap nyaris menyamakan kedudukan di akhir pertandingan. Sayangnya hadiah tendangan penalty gagal dimaksimalkan oleh Carlos Franca menjadi gol.
Persijap kebobolan di awal babak kedua, melalui gol dari titik putih yang dieksekusi oleh Alex Martins.
Kekalahan ini terasa begitu menyesakkan bagi para pemain dan juga fans Persijap Jepara.
Meskipun masih tertahan di peringkat ke-13 klasemen sementara, posisi Persijap belum benar-benar aman. Sangat rawan digusur oleh tim – tim seperti Madura United, PSM dan juga Persis Solo.
Masalahnya di sisa 4 pertandingan Persijap akan menghadapi lawan super berat. Dari 4 tim itu, tiga diantaranya sedang bersaing gelar juara. Tentu akan main habis-habisan untuk mengalahkan Persijap.
Setelah menghadapi Dewa United, Persijap bakal menjamu Persija Jakarta (posisi 3), kemudian melakoni laga tandang menghadapi Persita, setelah itu menjamu Borneo FC (posisi 1), dan laga terakhir melakoni laga tandang ke markas Persib Bandung (posisi 2).
Tidak ada kata lain kecuali untuk menaikkan mental para pemain Persijap Jepara agar bisa meraih hasil positif di 4 pertandingan terakhir.
Hanya tim yang paling siap di lapangan yang bisa meraih kemenangan, bukan hanya soal kualitas individu pemain saja.
Pelatih Persijap Jepara Mario Lemos mengaku akan fokus menghadapi pertandingan demi pertandingan, untuk meraih hasil maksimal.
Pertandingan yang sudah berlalu tidak dipikirkan, dan fokus untuk mempersiapkan diri menghadapi pertandingan terdekat.
Menyiapkan skema permainan, dan kontra strategi dari tim lawan.
Peluang Persijap Jepara masih sangat terbuka lebar untuk bertahan di Liga 1, asal tidak terpleset di 4 pertandingan akhir. Tidak boleh lagi kehilangan poin.
- Penulis: Abdul Adhim
- Editor: Arif

