Breaking News
light_mode

Naik ke Gunung Gede, Dapat Teman Baru dari Lampung (1)

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 9 Jun 2019
  • visibility 115

Perjalanan di alun-alun Suryakencana 

Perjalanan selama 7 jam berakhir di sebuah basecamp di Cibodas, Cianjur,
Jawa Barat. Saya berangkat dari Demak, Jawa Tengah akhir Mei lalu. Berdua saja bersama Ci’lo
teman sekampung. sampai di
basecamp,
udara dingin khas daerah gunung menyambut.

Beruntung ada segelas kopi panas menemani. Ngobrol-ngobrol ringan sebentar,
saya langsung merebahkan badan. Esok, waktunya mendaki. Ke Gunung Gede
Pangrango tujuan saya.

Pagi tiba, saya bergegas memulai pendakian. Jalur Putri menjadi pilihan.
Dari Cibodas perjalanan ditempuh selama 15 menit menggunakan angkot.  Di titik awal pendakian, nasib mempertemukan
kami.

Saya yang rencananya mendaki hanya berdua saja, bertemu dengan rombongan
anak muda dari Lampung. Namanya Elsa, Lela, Khusnul, dan Wiliam. Kami akhirnya
melakukan perjalanan bersama. Empat anak muda itu hanya satu laki-lakinya.

Mendaki ramai-ramai cukup membantu meringankan beban. Kami berjalan sambil
bercengkrama. Gelak tawa tak terhindarkan. Sepanjang perjalanan kami disuguhi alam
yang masih asri.
Bunga-bunga kecil bermekaran, dedaunan hijau menyambut, pepohonan
rindang tumbuh diatas tanah basah tersentuh kabut.

Foto bersama teman dari Lampung

Terus berjalan membuat kami lelah. Kami akhirnya istirihat
cukup lama di
pos 3, sambil
mempersiapkan ponco guna perlindungan
tubuh kami dari serangan air hujan yang sepertinya akan datang. Canda tawa
bersama pendaki lain tak terenyahkan, mengobati sedikit rasa lelah kami. Tenaga
pulih kembali, kami lanjut berjalan.

Dan benar, di titik sebelum pos 4 hujan deras datang. Spontan kami
langsung berteduh dibawah perlindungan
beefak sederhana
milik warung kecil yang ada disana. Tampaknya sudah banyak pendaki lain yang
duduk terlebih dahulu, akhirnya kami hanya kedapatan tempat seadanya, itu pun
juga ada yang berdiri.

Cukup lama menunggu hujan reda, mau lanjut pun tak mungkin dengan
kondisi hujan seperti itu.
Namun, ada juga pendaki lain yang nekad menerobos
derasnya hujan.
Kami memilih menunggu saja.

Setelah hujan reda, kami lanjut ke pos 4. Di pos 4 kami
keluarkan sedikit makanan ringan guna menambah energi dalam berjalan. Pos 4 ini
adalah titik terakhir sebelum ke Alun-alun Suryakencana, jaraknya tak cuku
p jauh dengan
trek yang agak landai dari sebelumnya.

Kami sampai di
Surken (
Red, sebutan dari Alun-alun
Suryakencana) sebelum
matahari terbenam. Namun
sayang,
pemandangan senja saat itu tertutupi awan pekat. Akan tetapi, keelokan
warna merah
jingga masih
terpancar. Sungguh indah ciptaan-Nya.

Hari mulai gelap. Tak pikir lama, kami segera
cari tempat
untuk mendirikan
tenda. Kami bagi dua kelompok
. Saya bersama Ci’lo dan
William bertugas mendirikan tenda, sementara yang perempuan masak untuk makan
malam.

Malam rasanya cukup dingin. Hembusan angin masuk ke pori-pori kulit tubuh kami. Sekitar satu
jam, tenda kami berdir
i, maskanpun sudah jadi. Segera mungkin kami
masukkan ke dalam tenda untuk di santap bersama-sama.
Nikmatnya. (Arif Bonvink/bersambung)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Dorong Anggota Dewan Jadi Pembina Cabor untuk Tingkatkan Prestasi Atlet 

    DPRD Pati Dorong Anggota Dewan Jadi Pembina Cabor untuk Tingkatkan Prestasi Atlet 

    • calendar_month Rab, 21 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 128
    • 0Komentar

    PATI – Keterbatasan anggaran seringkali menjadi kendala bagi kontingen cabang olahraga (cabor) di Kabupaten Pati untuk meraih prestasi. Hal ini berdampak pada semangat latihan atlet dan hasil pertandingan. Untuk mengatasi masalah ini, Anggota DPRD Kabupaten Pati, Wisnu Wijayanto, mengusulkan agar seluruh anggota dewan menjadi pembina cabor. Usulan ini didorong oleh adanya anggaran Pokok Pikiran (Pokir) […]

  • Komunitas Panahan CAT, Diikuti Lintas Profesi, Miliki Motto Sunah

    Komunitas Panahan CAT, Diikuti Lintas Profesi, Miliki Motto Sunah

    • calendar_month Jum, 7 Sep 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Bukan hanya para atlet prestasi saja yang tergabung di komunitas Cendekia Archery Team (CAT). Komunitas pecinta olahraga panahan ini diikuti lintas profesi. Ada pegawai swasta, pelajar, hingga pensiunan pegawai negeri pun ikut.   Hal itu lantaran ada motto menarik yang diselipkan di komunitas ini. Dimana, CAT memiliki motto yaitu Sunah, Sportif, dan Berjaya. Sunnah menjadi […]

  • Bupati Haryanto ; Perpustakaan Masih Terpinggirkan

    Bupati Haryanto ; Perpustakaan Masih Terpinggirkan

    • calendar_month Sen, 18 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Perpustakaan sejatinya memiliki peranan penting. Sayangnya hingga sekarang, perpustakaan masih banyak dikesampingkan. Tak banyak yang meliriknya. Bahkan dalam tata pembangunan, para pejabat sering melupakan. ”Seringkali para pejabat ini mengesampingkan perpustakaan. Lebih banyak memerhatikan pembangunan infrastrukturnya fisik,” kata Bupati Pati Haryanto saat membuka kegiatan Safari Gerakan Nasional Pembudayaan Gemar Membaca di provinsi dan Kabupaten Tahun 2019, […]

  • Alhamdulillah Begal Sadis di Pati Berhasil Diringkus

    Alhamdulillah Begal Sadis di Pati Berhasil Diringkus

    • calendar_month Rab, 16 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Tiga pelaku begal diamankan personel Sat Reskrim Polresta Pati Aksi sigap aparat kepolisian untuk meringkus begal patut diacungi jempol. Dengan dilakukannya proses penegakan hukum ini diharapkan bisa meningkatkan terciptanya situasi kamtibmas yang lebih aman, kondusif dan nyaman. Sehingga mampu mencegah timbulnya korban lebih banyak lagi. PATI – Kawanan begal yang akhir-akhir ini meresahkan warga Pati […]

  • DPRD Pati Dorong Dinas Kesehatan Maksimalkan Langkah Preventif Tekan Kasus DBD

    DPRD Pati Dorong Dinas Kesehatan Maksimalkan Langkah Preventif Tekan Kasus DBD

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 382
    • 0Komentar

    PATI – Wakil Ketua DPRD Pati, Hardi, menekankan pentingnya langkah preventif yang terus dimaksimalkan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk menekan angka kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Pati. Hal ini disampaikan di tengah laporan Dinkes Pati yang mengklaim kasus DBD masih terkendali. “Pemberantasan sarang nyamuk, rutin menjaga kebersihan harus diutamakan untuk mencegah berkembangnya nyamuk,” […]

  • Dinas Perikanan Jepara saat meninjau tambak bandeng di Donorojo Jepara.

    Cerita Bandeng Kartini dari Donorojo Jepara yang Dikenal Istimewa

    • calendar_month Sel, 3 Okt 2023
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Jepara memiliki hasill budidaya ikan bandeng yang terkenal memilliki kuaitas sangat baik, yaitu bandeng kartlilnil di Ujungwatu, Donorojo.

expand_less