Breaking News
light_mode

Wagub Jateng Ajak Masyarakat Kudus Perkuat Cinta Nabi Lewat Sholawat

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Ming, 27 Jul 2025
  • visibility 102

KUDUS – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), mengajak masyarakat Kudus menjadikan sholawat sebagai momentum untuk memperkuat cinta kepada Nabi Muhammad SAW dan menumbuhkan semangat persatuan serta kedamaian.

Hal ini disampaikan Gus Yasin dalam acara New Shantika Bersholawat di Desa Puyoh, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Sabtu (26/7/2025). Ribuan masyarakat dan siswa anggota Forum OSIS Kudus (FOK) hadir dalam acara tersebut.

Gus Yasin menekankan bahwa sholawat bukan hanya sekadar ekspresi cinta kepada Rasulullah, tetapi juga wadah untuk membangun kebersamaan.

“Kita bisa berkumpul dan tadabbur untuk menumbuhkan rasa mahabbah kita kepada Nabi Muhammad. Ini sejalan dengan harapan para pendiri bangsa: masyarakat yang rukun dan menjadikan akhlak sebagai fondasi berbangsa,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa Rasulullah adalah panutan bagi seluruh umat, baik dalam ajaran agama maupun prinsip kenegaraan.

“Bukan hanya umat Islam, tetapi beliau menjadi panutan semesta alam. Baik dari sisi ajaran agama maupun literasi dalam kenegaraan,” lanjutnya.

Menyinggung berbagai ujian global yang dihadapi bangsa dalam lima tahun terakhir, Gus Yasin mengajak masyarakat untuk tidak larut dalam kegaduhan, melainkan menjadi contoh masyarakat yang damai dan saling menguatkan.

“Pandemi, konflik internasional, krisis sosial – semua ini ujian yang harus kita jawab dengan kedewasaan sebagai bangsa. Kita harus menunjukkan bahwa masyarakat Jawa Tengah tetap menjadi teladan dalam menjaga ketenangan dan kebersamaan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Gus Yasin mengutip ayat Al-Qur’an, Al-Baqarah ayat 30 (“Inni ja’ilun fil ardhi khalifah”), sebagai pengingat tanggung jawab kolektif menjaga kehidupan yang beradab.

“Menjadi khalifah berarti menjaga kebaikan dan kebersamaan. Rasulullah telah memberi contoh terbaik dalam hal ini,” ujarnya.

Di akhir sambutan, Gus Yasin mengajak semua elemen masyarakat untuk meninggalkan perdebatan yang tidak produktif dan berfokus pada kolaborasi membangun daerah.

“Kita tidak perlu membahas siapa dan bagaimana, tapi bagaimana kita bisa membangun Jawa Tengah dan Kudus ini bersama-sama,” tutupnya.

Acara tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh nasional dan ulama terkemuka, antara lain Habib Husein Hadar bin Ja’far, Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf, Habib Ali Zainal Abidin Al Kaf, dan KH. Ahmad Asnawi.

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jumlah Anggota DPRD Perempuan di Jepara Naik

    Jumlah Anggota DPRD Perempuan di Jepara Naik

    • calendar_month Kam, 4 Jul 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 84
    • 0Komentar

    KPU Jepara KPU Kabupaten Jepara telah menetapkan 50 kursi calon anggota DPRD Kabupaten Jepara periode 2019. Hasilnya, PPP menjadi parpol terbanyakyang memeroleh suara dengan total mengamankan 10 kursi di Taman Sari (Red, Gedung DPRD Jepara). Selain itu kabar baik bagi kaum perempuan. Dari 50 anggota DPRD Jepara yang bakal duduk di kursi legislatif periode mendatang, […]

  • Imunisasi Polio di Pati Capai Target 95% Anak Usia 0-7 Tahun di Sekolah dan Posyandu

    Imunisasi Polio di Pati Capai Target 95% Anak Usia 0-7 Tahun di Sekolah dan Posyandu

    • calendar_month Sen, 15 Jan 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 70
    • 0Komentar

    PATI  – Sejumlah sekolah dan desa di Kabupaten Pati telah melaksanakan Sub-Pekan Imunisasi Nasional (Sub-PIN) Polio pada hari Senin (15/1/2024). Program vaksinasi polio gratis ini diterima dengan baik oleh para orang tua. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pati, dr. Aviani Tritanti Venusia, menjelaskan bahwa tujuan dari Sub-PIN Polio ini adalah untuk memudahkan penjangkauan target imunisasi, […]

  • Safin Pati Sports School Tampil di Barati Cup International 2025

    Safin Pati Sports School Tampil di Barati Cup International 2025

    • calendar_month Sel, 15 Apr 2025
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 105
    • 0Komentar

    SURABAYA – Safin Pati Sports School turut ambil bagian dalam ajang bergengsi Barati Cup International 2025 yang digelar di tiga kota Jawa Timur: Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo. Turnamen ini berlangsung selama enam hari, mulai Selasa hingga Minggu (15–20 April 2025). Menginjak gelaran ketiga, Barati Cup International tahun ini mempertandingkan tiga kategori usia, yakni U13, U14, […]

  • Bidadari Desa Jlegong Ini Juarai Fashion Show Porseni Pelajar NU Keling Jepara

    Bidadari Desa Jlegong Ini Juarai Fashion Show Porseni Pelajar NU Keling Jepara

    • calendar_month Sen, 12 Nov 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 72
    • 0Komentar

    JEPARA – Perwakilan dari Ranting IPNU IPPNU Desa Jlegong, Dwi Amelia Akromatul Choiriyah berhasil menjadi yang terbaik dalam lomba fashion show Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) yang digelar PAC IPNU IPPNU Keling Minggu (11/11/2018) di auditorium Gedung MWC NU Keling Jalan Raya Jepara – Pati Desa Kelet Kecamatan Keling Kabupaten Jepara. Dwi Amelia Akromatul Choiriyah […]

  • Rumor Terbaru Irfan Bachdim Bakal Merapat ke Persipa Pati di Liga 2

    Rumor Terbaru Irfan Bachdim Bakal Merapat ke Persipa Pati di Liga 2

    • calendar_month Ming, 18 Agu 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 81
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Irfan Bachdim mantan pemain timnas Indonesia dirumorkan bergabung dengan Persipa Pati di Liga 2 musim 2024/2025. Rumor tersebut santer di sosial media, seperti yang diunggah akun Suporter 12 di facebook. Dalam unggahan itu dibubuhi keterangan Irfan Bachdim akan ke klub Liga 2 Indonesia yaitu Persipa Pati. Sebuah keuntungan bagi tim Persipa Pati karena […]

  • Usir Bosan dengan Nonton Drakor

    Usir Bosan dengan Nonton Drakor

    • calendar_month Sel, 28 Nov 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Tanti Alesha Biasanya banyak orang menginginkan punya banyak waktu luang, agar hidup terasa santai. Akan tetapi jika waktu luang itu berkepanjangan, tentu akan terasa sangat membosankan bagi siapa saja. Begitu juga yang dialami Tanti Alesha, mahasiswi IPMAFA punya cara sendiri untuk membunuh rasa bosannya itu. ”Saya biasanya banyak menghabiskan waktu luang saya untuk sekedar nonton […]

expand_less