Breaking News
light_mode

Sosialisasi Pilgub Jateng 2024 di Pati: KPU Gandeng Masyarakat Adat Sedulur Sikep

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sel, 5 Nov 2024
  • visibility 995

PATI – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Tengah menggelar sosialisasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jateng 2024 di Balai Desa Baturejo, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Senin (4/11/2024) malam. Kegiatan ini melibatkan masyarakat adat Sedulur Sikep di wilayah Sukolilo.

Anggota KPU Jateng, Akmaliyah, menjelaskan bahwa sosialisasi ini merupakan bagian dari program fasilitasi dan pendidikan pemilih yang menjangkau berbagai segmen masyarakat, termasuk kelompok adat.

“Kami punya program fasilitasi sosialisasi dan pendidikan pemilih kepada organisasi masyarakat, organisasi mahasiswa, organisasi agama, dan komunitas. Dalam hal ini masyarakat adat juga harus kami gandeng untuk menyukseskan Pilkada,” kata Koordinator Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat KPU Jateng ini.

Akmaliyah menjelaskan bahwa sasaran sosialisasi tidak hanya terfokus pada daerah dengan partisipasi rendah.

“Tujuannya agar mereka mengetahui tentang tahapan Pilkada, siapa Paslonnya, bagaimana nanti cara memilih di TPS,” terangnya.

Akmaliyah berharap, semua warga Jawa Tengah dapat berpartisipasi dalam Pilgub Jateng, terutama mereka yang memiliki hak pilih.

Sementara itu, Tokoh Masyarakat Sedulur Sikep Pati, Gunretno, berharap kerjasama dengan KPU dapat memberikan pemahaman menyeluruh tentang proses Pilgub.

“Semoga tidak seperti yang dahulu-dahulu, janji-janji, setelah jadi dilupakan. Semoga pemimpin yang nanti terpilih benar-benar serius memikirkan rakyat Sedulur Sikep yang mayoritas bertani untuk memenuhi kebutuhan hidup,” ucap dia.

Gunretno menekankan masalah pertanian yang serius di Kabupaten Pati, terutama terkait kebencanaan. Dia berharap pemimpin Jateng yang terpilih nanti pro lingkungan.

“Karena masalah bencana ini dampak kerusakan lingkungan, terutama di hulu Pegunungan Kendeng yang ada ancaman berdirinya pabrik semen serta penciutan lahan produktif dengan penetapan kawasan industri,” paparnya.

Dia mendorong para calon gubernur untuk melestarikan Pegunungan Kendeng sebagai tempat mewujudkan kedaulatan pangan.

“Karena Jawa ini padat penduduk, mestinya kebutuhan pangan lebih besar dari yang lain, tapi lahan pertaniannya ciut. Maka lahan yang sudah rusak harus dipikirkan bagaimana agar produktif lagi. Ancaman bencana harus dicari masalahnya di mana,” ungkapnya.

Gunretno juga menyoroti pentingnya penegakan hukum sebagai aspek pendukung pelestarian lingkungan. Karena pertanian adalah urat nadi kehidupan bagi Sedulur Sikep. Ia berharap agar pemimpin yang nantinya terpilih benar-benar memikirkan pelestarian lahan pertanian.

“Di luar Sedulur Sikep, jika gagal panen tiga-empat kali mungkin sudah tidak mau bertani. Tapi kami, walaupun tanam empat kali hanya panen sekali, tetap menjadi petani, karena itu pilihan hidup Sedulur Sikep,” jelasnya.

Editor: Fatwa 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • World Clean up Day di Pati, Ratusan Kilogram Sampah Pasar Puri Dibersihkan

    World Clean up Day di Pati, Ratusan Kilogram Sampah Pasar Puri Dibersihkan

    • calendar_month Sab, 15 Sep 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Para peserta menimbang sampah yang dipungutnya di sekitar Pasar Puri  PATI – Pemandangan tak biasa terjadi di Pasar Puri, Pati Sabtu, (15/9/2018) kemarin. Jika setiap harinya pasar puri dibersihkan oleh petugas kebersihan. Kali ini, untuk memperingati world clean up day, ratusan masyarakat dari berbagai elemen juga ikut membersihkan pasar. Aksi tersebut diawali dengan apel besar […]

  • Komisi D DPRD Pati Soroti Pentingnya Pendampingan Psikologis Santriwati Pasca Kasus Pelecehan

    Komisi D DPRD Pati Soroti Pentingnya Pendampingan Psikologis Santriwati Pasca Kasus Pelecehan

    • calendar_month Kam, 7 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.645
    • 0Komentar

    PATI – Komisi D DPRD Kabupaten Pati mendesak dilakukannya pendampingan psikologis dan proses trauma healing menyeluruh bagi para santriwati yang menjadi korban maupun yang terdampak kasus dugaan pelecehan seksual di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo. Hal ini disampaikan langsung oleh Anggota Komisi D, Eko Kuswanto. Eko menilai bahwa peristiwa yang diduga dilakukan oknum kiai tersebut telah […]

  • Pendapat Akhir Fraksi, Masuk Agenda Pembuatan Perda

    Pendapat Akhir Fraksi, Masuk Agenda Pembuatan Perda

    • calendar_month Kam, 2 Agu 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 304
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah mengundangkan PP Nomor 12 Tahun 2018 tentang pedoman penyusunan tata tertib DPRD provinsi, kabupaten dan kota. Hal itu membuat DPRD di tingkat daerah harus berbenah akan tata tertibnya. DPRD Kabupaten Pati telah menjadwalkan revisi tata tertib tersebut. Hal itu diketahui saat rapat internal Bapemperda Selasa (3/8/2018) lalu.  Meskipun hanya tata tertib untuk internal anggota […]

  • Gus Mus

    Pelaku Usaha Perikanan Menjerit Gus Mus Minta Gelar Sarasehan

    • calendar_month Sen, 12 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 268
    • 0Komentar

          REMBANG – Pelaku usaha perikanan di Indonesia mengalami masa-masa sulit. Banyak regulasi dari pemerintah yang dinilai mempersempit ruang gerak nelayan yang akhirnya membuat nelayan menjerit dan kesusahan.   Kondisi tersebut dilaporkan langsung oleh Amal Al Ghozali, salah seorang praktisi pertanian dan perikanan di Juwana Pati, kepada KH Mustofa Bisri (Gus Mus).    […]

  • Kue Gandos Manis, Jajanan Legendaris Era 80 hingga 90an

    Kue Gandos Manis, Jajanan Legendaris Era 80 hingga 90an

    • calendar_month Sab, 17 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 862
    • 0Komentar

    Menikmati Serunya Jajanan Nostalgia Di Jepara utara, bagi anak kelahiran 90an, pasti kenal dengan jajanan satu ini. Namanya Kue Gandos. Jajanan ini sudah ada sejak 1979. Cita rasa serta bahan membuatnya, hingga kini tetap dipertahankan. Dari jauh, mata Rifa’i berbinar. Dia melihat seorang pria lanjut usia menuangkan satu adonan ke dalam cetakan. Sesekali pria itu […]

  • Marak Kasus Pelecehan, Pagar Nusa Pati Bekali Pelajar Putri Beladiri

    Marak Kasus Pelecehan, Pagar Nusa Pati Bekali Pelajar Putri Beladiri

    • calendar_month Sab, 23 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 311
    • 0Komentar

    Para peserta latihan beladiri PC Pagar Nusa Kabupaten Pati Banyaknya kasus pelecehan seksual yang dialami perempuan di wilayah Pati membuat perguruan pencak silat Pagar Nusa berinisiatif untuk memberikan bekal ilmu beladiri.  PATI – Belakangan ini banyak terjadi kasus pelecehan seksual di beberapa wilayah. Hal itu tentu membuat geram masyarakat. Karena itu perlu adanya tameng bagi […]

expand_less