Breaking News
light_mode

Sosialisasi Pilgub Jateng 2024 di Pati: KPU Gandeng Masyarakat Adat Sedulur Sikep

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sel, 5 Nov 2024
  • visibility 1.110

PATI – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Tengah menggelar sosialisasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jateng 2024 di Balai Desa Baturejo, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Senin (4/11/2024) malam. Kegiatan ini melibatkan masyarakat adat Sedulur Sikep di wilayah Sukolilo.

Anggota KPU Jateng, Akmaliyah, menjelaskan bahwa sosialisasi ini merupakan bagian dari program fasilitasi dan pendidikan pemilih yang menjangkau berbagai segmen masyarakat, termasuk kelompok adat.

“Kami punya program fasilitasi sosialisasi dan pendidikan pemilih kepada organisasi masyarakat, organisasi mahasiswa, organisasi agama, dan komunitas. Dalam hal ini masyarakat adat juga harus kami gandeng untuk menyukseskan Pilkada,” kata Koordinator Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat KPU Jateng ini.

Akmaliyah menjelaskan bahwa sasaran sosialisasi tidak hanya terfokus pada daerah dengan partisipasi rendah.

“Tujuannya agar mereka mengetahui tentang tahapan Pilkada, siapa Paslonnya, bagaimana nanti cara memilih di TPS,” terangnya.

Akmaliyah berharap, semua warga Jawa Tengah dapat berpartisipasi dalam Pilgub Jateng, terutama mereka yang memiliki hak pilih.

Sementara itu, Tokoh Masyarakat Sedulur Sikep Pati, Gunretno, berharap kerjasama dengan KPU dapat memberikan pemahaman menyeluruh tentang proses Pilgub.

“Semoga tidak seperti yang dahulu-dahulu, janji-janji, setelah jadi dilupakan. Semoga pemimpin yang nanti terpilih benar-benar serius memikirkan rakyat Sedulur Sikep yang mayoritas bertani untuk memenuhi kebutuhan hidup,” ucap dia.

Gunretno menekankan masalah pertanian yang serius di Kabupaten Pati, terutama terkait kebencanaan. Dia berharap pemimpin Jateng yang terpilih nanti pro lingkungan.

“Karena masalah bencana ini dampak kerusakan lingkungan, terutama di hulu Pegunungan Kendeng yang ada ancaman berdirinya pabrik semen serta penciutan lahan produktif dengan penetapan kawasan industri,” paparnya.

Dia mendorong para calon gubernur untuk melestarikan Pegunungan Kendeng sebagai tempat mewujudkan kedaulatan pangan.

“Karena Jawa ini padat penduduk, mestinya kebutuhan pangan lebih besar dari yang lain, tapi lahan pertaniannya ciut. Maka lahan yang sudah rusak harus dipikirkan bagaimana agar produktif lagi. Ancaman bencana harus dicari masalahnya di mana,” ungkapnya.

Gunretno juga menyoroti pentingnya penegakan hukum sebagai aspek pendukung pelestarian lingkungan. Karena pertanian adalah urat nadi kehidupan bagi Sedulur Sikep. Ia berharap agar pemimpin yang nantinya terpilih benar-benar memikirkan pelestarian lahan pertanian.

“Di luar Sedulur Sikep, jika gagal panen tiga-empat kali mungkin sudah tidak mau bertani. Tapi kami, walaupun tanam empat kali hanya panen sekali, tetap menjadi petani, karena itu pilihan hidup Sedulur Sikep,” jelasnya.

Editor: Fatwa 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 21 Kades di Pati Terima Penghargaan Desa Mandiri

    21 Kades di Pati Terima Penghargaan Desa Mandiri

    • calendar_month Kam, 13 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 293
    • 0Komentar

    Pj Bupati Henggar Budi Anggoro memberikan penghargaan kepada perwakilan desa mandiri.  Sebanyak 21 desa di Kabupaten Pati mendapat penghargaan sebagai desa mandiri. Penghargaan ini dari Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar. Saat ini di Pati tidak ada desa yang berstatus sebagai desa tertinggal dan sangat tertinggal. PATI – Penjabat […]

  • DPRD Pati Minta Pemkab Realisasikan Program Perbaikan Jalan

    DPRD Pati Minta Pemkab Realisasikan Program Perbaikan Jalan

    • calendar_month Rab, 18 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 336
    • 0Komentar

    PATI – Masalah kerusakan jalan masih menjadi keluhan utama masyarakat Kabupaten Pati. Hal ini terungkap dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Pati yang baru saja digelar. Aspirasi warga yang dominan adalah perbaikan infrastruktur jalan, terutama di daerah pedesaan. Jalan yang rusak parah dinilai menghambat mobilitas warga, baik untuk kegiatan ekonomi maupun aktivitas sehari-hari. Anggota DPRD […]

  • Pembentukan Kecamatan Berdaya di Jateng Diakselerasi

    Pembentukan Kecamatan Berdaya di Jateng Diakselerasi

    • calendar_month Kam, 8 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 299
    • 0Komentar

    PATI – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyatakan percepatan pembentukan Kecamatan Berdaya di seluruh kabupaten/kota terus digencarkan. Beberapa daerah bahkan telah berinisiatif mengajukan pembentukan dan peresmian Kecamatan Berdaya. “Sudah (bertambah), tinggal meresmikan. Ini berlomba-lomba. SOP-nya baru kita susun tapi kalau sudah ya kita semarakkan,” ujar Gubernur Luthfi saat berada di Pendopo Kabupaten Pati, Kamis (8/5/2025) […]

  • Anggota DPRD Pati Pertanyakan Efektivitas Kopdes Merah Putih dalam Mendukung Ketahanan Pangan

    Anggota DPRD Pati Pertanyakan Efektivitas Kopdes Merah Putih dalam Mendukung Ketahanan Pangan

    • calendar_month Jum, 16 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 358
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Komisi B DPRD Pati, Warsiti, mempertanyakan efektivitas Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dalam menopang ketahanan pangan di Kabupaten Pati. Ia mengungkapkan keraguan masyarakat terkait kemampuan Kopdes Merah Putih dalam memenuhi kebutuhan dasar dan meningkatkan kemandirian pangan di tingkat desa. “Apakah Koperasi Merah Putih bisa menopang ketahanan pangan? Ini pertanyaan yang sering muncul […]

  • Cipayung Plus Desak Rekrutmen Perangkat Desa di Pati Diundur Usai Pilkada

    Cipayung Plus Desak Rekrutmen Perangkat Desa di Pati Diundur Usai Pilkada

    • calendar_month Sen, 28 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 295
    • 0Komentar

    PATI – Cipayung Plus, gabungan beberapa organisasi seperti HMI, GMNI, dan IPNU, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk menunda rekrutmen perangkat desa hingga setelah Pilkada selesai. Hal ini disampaikan dalam audiensi terbuka dengan Pemkab Pati di Pendopo Pemkab Pati pada Senin (28/10/2024). Audiensi tersebut dihadiri oleh Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Kabupaten […]

  • Anggota DPRD Pati Ajak Milenial Berperan Aktif dalam Pilkada 2024

    Anggota DPRD Pati Ajak Milenial Berperan Aktif dalam Pilkada 2024

    • calendar_month Kam, 19 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 336
    • 0Komentar

    PATI – Seiring dengan semakin dekatnya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Pati dan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah pada tahun 2024, Anggota DPRD Pati, Muntamah, mengajak generasi milenial untuk berperan aktif dalam proses demokrasi. Muntamah menekankan pentingnya suara pemuda dalam menentukan arah masa depan daerah. Ia melihat populasi generasi milenial yang besar memiliki pengaruh signifikan […]

expand_less