Breaking News
light_mode

Sosialisasi Pilgub Jateng 2024 di Pati: KPU Gandeng Masyarakat Adat Sedulur Sikep

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sel, 5 Nov 2024
  • visibility 1.149

PATI – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Tengah menggelar sosialisasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jateng 2024 di Balai Desa Baturejo, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Senin (4/11/2024) malam. Kegiatan ini melibatkan masyarakat adat Sedulur Sikep di wilayah Sukolilo.

Anggota KPU Jateng, Akmaliyah, menjelaskan bahwa sosialisasi ini merupakan bagian dari program fasilitasi dan pendidikan pemilih yang menjangkau berbagai segmen masyarakat, termasuk kelompok adat.

“Kami punya program fasilitasi sosialisasi dan pendidikan pemilih kepada organisasi masyarakat, organisasi mahasiswa, organisasi agama, dan komunitas. Dalam hal ini masyarakat adat juga harus kami gandeng untuk menyukseskan Pilkada,” kata Koordinator Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat KPU Jateng ini.

Akmaliyah menjelaskan bahwa sasaran sosialisasi tidak hanya terfokus pada daerah dengan partisipasi rendah.

“Tujuannya agar mereka mengetahui tentang tahapan Pilkada, siapa Paslonnya, bagaimana nanti cara memilih di TPS,” terangnya.

Akmaliyah berharap, semua warga Jawa Tengah dapat berpartisipasi dalam Pilgub Jateng, terutama mereka yang memiliki hak pilih.

Sementara itu, Tokoh Masyarakat Sedulur Sikep Pati, Gunretno, berharap kerjasama dengan KPU dapat memberikan pemahaman menyeluruh tentang proses Pilgub.

“Semoga tidak seperti yang dahulu-dahulu, janji-janji, setelah jadi dilupakan. Semoga pemimpin yang nanti terpilih benar-benar serius memikirkan rakyat Sedulur Sikep yang mayoritas bertani untuk memenuhi kebutuhan hidup,” ucap dia.

Gunretno menekankan masalah pertanian yang serius di Kabupaten Pati, terutama terkait kebencanaan. Dia berharap pemimpin Jateng yang terpilih nanti pro lingkungan.

“Karena masalah bencana ini dampak kerusakan lingkungan, terutama di hulu Pegunungan Kendeng yang ada ancaman berdirinya pabrik semen serta penciutan lahan produktif dengan penetapan kawasan industri,” paparnya.

Dia mendorong para calon gubernur untuk melestarikan Pegunungan Kendeng sebagai tempat mewujudkan kedaulatan pangan.

“Karena Jawa ini padat penduduk, mestinya kebutuhan pangan lebih besar dari yang lain, tapi lahan pertaniannya ciut. Maka lahan yang sudah rusak harus dipikirkan bagaimana agar produktif lagi. Ancaman bencana harus dicari masalahnya di mana,” ungkapnya.

Gunretno juga menyoroti pentingnya penegakan hukum sebagai aspek pendukung pelestarian lingkungan. Karena pertanian adalah urat nadi kehidupan bagi Sedulur Sikep. Ia berharap agar pemimpin yang nantinya terpilih benar-benar memikirkan pelestarian lahan pertanian.

“Di luar Sedulur Sikep, jika gagal panen tiga-empat kali mungkin sudah tidak mau bertani. Tapi kami, walaupun tanam empat kali hanya panen sekali, tetap menjadi petani, karena itu pilihan hidup Sedulur Sikep,” jelasnya.

Editor: Fatwa 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Olahraga Bapak-Bapak di Desa, Sarana Hiburan dan Kegiatan Sosial

    Olahraga Bapak-Bapak di Desa, Sarana Hiburan dan Kegiatan Sosial

    • calendar_month Sen, 29 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 352
    • 0Komentar

      Keseruan bapak-bapak bermain sepak bola  Olahraga tidak hanya menjadi kegiatan fisik yang bermanfaat untuk kesehatan, tetapi juga menjadi sarana hiburan dan kegiatan sosial yang digemari oleh banyak orang.  Di Indonesia, ada beberapa olahraga yang khususnya populer di kalangan bapak-bapak. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi beberapa olahraga paling digemari oleh bapak-bapak di Indonesia, mengenal […]

  • Solidaritas IJTI dan PWI Dampingi Wartawan Korban Kekerasan di Pati Lapor Polisi

    Solidaritas IJTI dan PWI Dampingi Wartawan Korban Kekerasan di Pati Lapor Polisi

    • calendar_month Jum, 5 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 287
    • 0Komentar

    PATI – Insiden kekerasan yang menimpa dua wartawan di Pati, MP dari Lingkar Media Group dan Umar Hanafi dari murianews.com, saat meliput aksi walk-out Ketua Dewan Pengawas RSUD RAA Soewondo Pati, Torang Manurung, berbuntut panjang. Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Muria Raya dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pati menunjukkan solidaritas dengan mendampingi kedua korban melaporkan […]

  • Muria Fight Night: Event Boxing Spektakuler di Lereng Pegunungan Muria

    Muria Fight Night: Event Boxing Spektakuler di Lereng Pegunungan Muria

    • calendar_month Kam, 23 Mei 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 291
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Pada Sabtu, 1 Juni 2024, akan diselenggarakan acara boxing “Muria Fight Night”, yang akan berlangsung dari sore hingga malam hari. Acara ini akan dihelat di venue yang menarik, yaitu di lereng pegunungan Muria, tepatnya di Ahara Cafe Desa Damarwulan, Keling, Jepara. Acara ini akan menampilkan partisipasi 54 petarung laki-laki dan 6 petarung perempuan […]

  • Aksi Damai dan Doa Bersama Digelar di Pati, Masyarakat Diimbau Jaga Kondusivitas

    Aksi Damai dan Doa Bersama Digelar di Pati, Masyarakat Diimbau Jaga Kondusivitas

    • calendar_month Ming, 31 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 312
    • 0Komentar

    PATI – Berbagai elemen masyarakat Pati menggelar aksi damai yang diisi dengan doa bersama di halaman Pendopo Kabupaten Pati pada Minggu (31/8/2025) malam. Kegiatan ini dihadiri oleh mahasiswa, anggota kepolisian, TNI, pengemudi ojek online (ojol), warga Pati, serta anggota DPRD Pati, Danu Ikhsan. Aksi ini merupakan respons terhadap gejolak massa yang terjadi baru-baru ini. Selain […]

  • Nelayan Juwana Kukuh Ingin Cantrang Dilegalkan

    Nelayan Juwana Kukuh Ingin Cantrang Dilegalkan

    • calendar_month Rab, 17 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 306
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, PATI – Sebanyak 36 bus berisi nelayan di Juwana bernagkat menuju Jakarta siang kemarin. Total ada 1000 lebih nelayan yang berangkat ke Jakarta guna menuntut alat tangkap cantrang yang biasa mereka gunakan dalam mencari ikan dilegalkan pemerintah. Heri budianto Ketua Paguyuban Mina Santosa Bendar Juwana sekaligus kordinator nelayan Juwana mengungkapkan, pihaknya secara tegas […]

  • Alhamdulillah Begal Sadis di Pati Berhasil Diringkus

    Alhamdulillah Begal Sadis di Pati Berhasil Diringkus

    • calendar_month Rab, 16 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 364
    • 0Komentar

    Tiga pelaku begal diamankan personel Sat Reskrim Polresta Pati Aksi sigap aparat kepolisian untuk meringkus begal patut diacungi jempol. Dengan dilakukannya proses penegakan hukum ini diharapkan bisa meningkatkan terciptanya situasi kamtibmas yang lebih aman, kondusif dan nyaman. Sehingga mampu mencegah timbulnya korban lebih banyak lagi. PATI – Kawanan begal yang akhir-akhir ini meresahkan warga Pati […]

expand_less