Breaking News
light_mode

Sosialisasi Pilgub Jateng 2024 di Pati: KPU Gandeng Masyarakat Adat Sedulur Sikep

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sel, 5 Nov 2024
  • visibility 1.046

PATI – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Tengah menggelar sosialisasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jateng 2024 di Balai Desa Baturejo, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Senin (4/11/2024) malam. Kegiatan ini melibatkan masyarakat adat Sedulur Sikep di wilayah Sukolilo.

Anggota KPU Jateng, Akmaliyah, menjelaskan bahwa sosialisasi ini merupakan bagian dari program fasilitasi dan pendidikan pemilih yang menjangkau berbagai segmen masyarakat, termasuk kelompok adat.

“Kami punya program fasilitasi sosialisasi dan pendidikan pemilih kepada organisasi masyarakat, organisasi mahasiswa, organisasi agama, dan komunitas. Dalam hal ini masyarakat adat juga harus kami gandeng untuk menyukseskan Pilkada,” kata Koordinator Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat KPU Jateng ini.

Akmaliyah menjelaskan bahwa sasaran sosialisasi tidak hanya terfokus pada daerah dengan partisipasi rendah.

“Tujuannya agar mereka mengetahui tentang tahapan Pilkada, siapa Paslonnya, bagaimana nanti cara memilih di TPS,” terangnya.

Akmaliyah berharap, semua warga Jawa Tengah dapat berpartisipasi dalam Pilgub Jateng, terutama mereka yang memiliki hak pilih.

Sementara itu, Tokoh Masyarakat Sedulur Sikep Pati, Gunretno, berharap kerjasama dengan KPU dapat memberikan pemahaman menyeluruh tentang proses Pilgub.

“Semoga tidak seperti yang dahulu-dahulu, janji-janji, setelah jadi dilupakan. Semoga pemimpin yang nanti terpilih benar-benar serius memikirkan rakyat Sedulur Sikep yang mayoritas bertani untuk memenuhi kebutuhan hidup,” ucap dia.

Gunretno menekankan masalah pertanian yang serius di Kabupaten Pati, terutama terkait kebencanaan. Dia berharap pemimpin Jateng yang terpilih nanti pro lingkungan.

“Karena masalah bencana ini dampak kerusakan lingkungan, terutama di hulu Pegunungan Kendeng yang ada ancaman berdirinya pabrik semen serta penciutan lahan produktif dengan penetapan kawasan industri,” paparnya.

Dia mendorong para calon gubernur untuk melestarikan Pegunungan Kendeng sebagai tempat mewujudkan kedaulatan pangan.

“Karena Jawa ini padat penduduk, mestinya kebutuhan pangan lebih besar dari yang lain, tapi lahan pertaniannya ciut. Maka lahan yang sudah rusak harus dipikirkan bagaimana agar produktif lagi. Ancaman bencana harus dicari masalahnya di mana,” ungkapnya.

Gunretno juga menyoroti pentingnya penegakan hukum sebagai aspek pendukung pelestarian lingkungan. Karena pertanian adalah urat nadi kehidupan bagi Sedulur Sikep. Ia berharap agar pemimpin yang nantinya terpilih benar-benar memikirkan pelestarian lahan pertanian.

“Di luar Sedulur Sikep, jika gagal panen tiga-empat kali mungkin sudah tidak mau bertani. Tapi kami, walaupun tanam empat kali hanya panen sekali, tetap menjadi petani, karena itu pilihan hidup Sedulur Sikep,” jelasnya.

Editor: Fatwa 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejahatan Jalanan di Pati: Pelaku Pembacokan Ternyata Masih di Bawah Umur

    Kejahatan Jalanan di Pati: Pelaku Pembacokan Ternyata Masih di Bawah Umur

    • calendar_month Kam, 29 Feb 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 404
    • 0Komentar

    PATI – Polisi berhasil mengungkap kasus pembacokan yang terjadi di jalanan Pati yang cukup menyita perhatian. Pasalnya pelaku ternyata seorang remaja berusia 17 tahun yang bekerja sebagai pedagang sate dan masih di bawah umur. Kompol M. Alfan Armin M, Kasat Reskrim, merinci bahwa insiden ini berlangsung pada Rabu (28/02) dini hari. Ari Ardiyanto, 25, bersama […]

  • DPRD Pati Dorong Pemanfaatan Cagar Budaya sebagai Wisata Alternatif Sejarah

    DPRD Pati Dorong Pemanfaatan Cagar Budaya sebagai Wisata Alternatif Sejarah

    • calendar_month Sen, 29 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 343
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati berharap agar cagar budaya, khususnya Pintu Gerbang Majapahit di Desa Muktiharjo (Rendole), Kecamatan Margorejo, dapat dikembangkan sebagai destinasi wisata alternatif yang berbasis sejarah. Harapan ini muncul setelah Pintu Gerbang Majapahit ditetapkan sebagai cagar budaya oleh Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X sejak tahun 1998. Wakil Ketua […]

  • Kebakaran Landa Rumah Warga Tayu, Kerugian Ditaksir Rp 75 Juta

    Kebakaran Landa Rumah Warga Tayu, Kerugian Ditaksir Rp 75 Juta

    • calendar_month Rab, 8 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 294
    • 0Komentar

    PATI – Kebakaran melanda rumah milik Sri Ningsih (43), warga Dukuh Pundenrejo RT 4 RW 4, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, pada Rabu (8/10/2025) sekitar pukul 08.30 WIB. Api menghanguskan bagian dapur dan ruang jahit rumah korban, diduga akibat kelalaian saat membakar sampah di halaman belakang rumah. Saksi mata, Siti Fatimah (65), tetangga korban, pertama kali […]

  • Geger Petani Tulakan Jepara Dikasuskan Penambang

    Geger Petani Tulakan Jepara Dikasuskan Penambang

    • calendar_month Sel, 15 Feb 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 350
    • 0Komentar

    Aksi protes petani dengan memotong jembatan glugu beberapa waktu lalu. Buntut kasus penambangan batuan illegal, petani Tulakan dilaporkan penambang. Hal ini diduga akibat buntut dari pemotongan jembatan glugu oleh kelompok tani. Para petani dilaporkan atas sangkaan perusakan akses jembatan. JEPARA – Kasus penambangan batuan illegal di Kali Gelis Desa Tulakan Kecamatan Donorojo Kabupaten Jepara memasuki […]

  • Anggota DPR RI Dorong Pati Perkuat Pendapatan Daerah Hadapi Tantangan Ekonomi Global

    Anggota DPR RI Dorong Pati Perkuat Pendapatan Daerah Hadapi Tantangan Ekonomi Global

    • calendar_month Ming, 25 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 365
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar, Firman Soebagyo, mendorong Kabupaten Pati untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna menghadapi tantangan ekonomi global yang berdampak pada penurunan APBN. Menurut Firman, ketergantungan pada APBN saja tidak cukup untuk membangun Pati yang lebih maju di berbagai bidang. “Untuk membangun Pati yang lebih baik dan maju, kita […]

  • Cerita Dibalik Logo Hari Santri 2021 Kementerian Agama Republik Indonesia

    Cerita Dibalik Logo Hari Santri 2021 Kementerian Agama Republik Indonesia

    • calendar_month Kam, 7 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 347
    • 0Komentar

    Logo Hari Santri 2021 dari Kementerian Agama terlihat simpel. Namun filosinya cukup dalam. Kreatornya adalah seorang santri tulen asal Desa Cebolek, Kecamatan Margoyoso. Semalaman dia menggarap proyek dadakan itu. PATI – Kementerian Agama resmi meluncurkan logo peringatan Hari Santri tahun 2021. Adalah M. Shofa Ulul Azmi, pria kelahiran Pati, 27 Juni 1992 ini yang menciptakan […]

expand_less