Breaking News
light_mode

Sosialisasi Pilgub Jateng 2024 di Pati: KPU Gandeng Masyarakat Adat Sedulur Sikep

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sel, 5 Nov 2024
  • visibility 989

PATI – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Tengah menggelar sosialisasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jateng 2024 di Balai Desa Baturejo, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Senin (4/11/2024) malam. Kegiatan ini melibatkan masyarakat adat Sedulur Sikep di wilayah Sukolilo.

Anggota KPU Jateng, Akmaliyah, menjelaskan bahwa sosialisasi ini merupakan bagian dari program fasilitasi dan pendidikan pemilih yang menjangkau berbagai segmen masyarakat, termasuk kelompok adat.

“Kami punya program fasilitasi sosialisasi dan pendidikan pemilih kepada organisasi masyarakat, organisasi mahasiswa, organisasi agama, dan komunitas. Dalam hal ini masyarakat adat juga harus kami gandeng untuk menyukseskan Pilkada,” kata Koordinator Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat KPU Jateng ini.

Akmaliyah menjelaskan bahwa sasaran sosialisasi tidak hanya terfokus pada daerah dengan partisipasi rendah.

“Tujuannya agar mereka mengetahui tentang tahapan Pilkada, siapa Paslonnya, bagaimana nanti cara memilih di TPS,” terangnya.

Akmaliyah berharap, semua warga Jawa Tengah dapat berpartisipasi dalam Pilgub Jateng, terutama mereka yang memiliki hak pilih.

Sementara itu, Tokoh Masyarakat Sedulur Sikep Pati, Gunretno, berharap kerjasama dengan KPU dapat memberikan pemahaman menyeluruh tentang proses Pilgub.

“Semoga tidak seperti yang dahulu-dahulu, janji-janji, setelah jadi dilupakan. Semoga pemimpin yang nanti terpilih benar-benar serius memikirkan rakyat Sedulur Sikep yang mayoritas bertani untuk memenuhi kebutuhan hidup,” ucap dia.

Gunretno menekankan masalah pertanian yang serius di Kabupaten Pati, terutama terkait kebencanaan. Dia berharap pemimpin Jateng yang terpilih nanti pro lingkungan.

“Karena masalah bencana ini dampak kerusakan lingkungan, terutama di hulu Pegunungan Kendeng yang ada ancaman berdirinya pabrik semen serta penciutan lahan produktif dengan penetapan kawasan industri,” paparnya.

Dia mendorong para calon gubernur untuk melestarikan Pegunungan Kendeng sebagai tempat mewujudkan kedaulatan pangan.

“Karena Jawa ini padat penduduk, mestinya kebutuhan pangan lebih besar dari yang lain, tapi lahan pertaniannya ciut. Maka lahan yang sudah rusak harus dipikirkan bagaimana agar produktif lagi. Ancaman bencana harus dicari masalahnya di mana,” ungkapnya.

Gunretno juga menyoroti pentingnya penegakan hukum sebagai aspek pendukung pelestarian lingkungan. Karena pertanian adalah urat nadi kehidupan bagi Sedulur Sikep. Ia berharap agar pemimpin yang nantinya terpilih benar-benar memikirkan pelestarian lahan pertanian.

“Di luar Sedulur Sikep, jika gagal panen tiga-empat kali mungkin sudah tidak mau bertani. Tapi kami, walaupun tanam empat kali hanya panen sekali, tetap menjadi petani, karena itu pilihan hidup Sedulur Sikep,” jelasnya.

Editor: Fatwa 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lontong Balungan Mbah, Rekomendasi Kuliner Pati yang Tidak Mengecewakan 

    Lontong Balungan Mbah, Rekomendasi Kuliner Pati yang Tidak Mengecewakan 

    • calendar_month Sen, 27 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.306
    • 0Komentar

    KULINER – Kabupaten Pati juga dikenal karena berbagai kulinernya yang autentik. Selain sajian utama kuliner khas Pati seperti Nasi Gandul atau Kepala Manyung, masih banyak kuliner – kuliner lezat yang tersebar di berbagai pelosok desa di Bumi Mina Tani ini. Salah satunya rekomendasi kuliner adalah Lontong Balungan Mbah Rum. Warung kuliner Lontong Balungan Mbah Rum […]

  • DPRD Pati Pantau Proyek Trotoar Jalan Panglima Sudirman, DPUTR Diminta Perketat Pengawasan

    DPRD Pati Pantau Proyek Trotoar Jalan Panglima Sudirman, DPUTR Diminta Perketat Pengawasan

    • calendar_month Kam, 25 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.272
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati meminta Pemerintah Kabupaten Pati melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) turut aktif mengawasi pelaksanaan proyek penataan trotoar di Jalan Panglima Sudirman, meskipun pembangunan ini dibiayai sepenuhnya oleh Pemerintah Pusat. Ketua Komisi C DPRD Pati, Joni Kurnianto, menyatakan bahwa pengawasan dari pihak daerah sangat diperlukan […]

  • Anggota DPR-RI Minta Investigasi Transparan Kasus Penolakan Ibu Hamil di Papua

    Anggota DPR-RI Minta Investigasi Transparan Kasus Penolakan Ibu Hamil di Papua

    • calendar_month Sel, 25 Nov 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 939
    • 0Komentar

    JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, meluapkan kekecewaannya atas tragedi yang menimpa seorang ibu hamil di Papua. Empat rumah sakit menolak pasien tersebut hingga akhirnya meninggal dunia bersama bayinya. Edy menilai kejadian ini bukan sekadar kelalaian, melainkan pelanggaran serius terhadap hak kesehatan yang dijamin undang-undang. “Ini bukan kecelakaan administratif, ini pelanggaran terang-terangan […]

  • Pagi-pagi Warga Pati Digegerkan Aksi Bunuh Diri

    Pagi-pagi Warga Pati Digegerkan Aksi Bunuh Diri

    • calendar_month Sen, 8 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 255
    • 0Komentar

    FOTO : ISTIMEWA Lingkar Muria, PATI – Seorang perempuan yang belum diketahui identitasnya bersama seorang anak laki-laki, ditemukan tewas terjatuh dari lantai atas Hotel Safin, Senin (8/1/18) pukul 06.00 pagi. Informasi yang didapat Lingkar Muria dari laporan Polsek Pati Kota disebutkan, perempuan itu diperkirakan berumur sekitar 30 tahun, dan anak laki-lakinya. Keduanya diperkirakan jatuh dari […]

  • Antara Dukun, Tukang Ojek, dan Pilkada

    Antara Dukun, Tukang Ojek, dan Pilkada

    • calendar_month Kam, 11 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 268
    • 0Komentar

    Merdeka.com Di sebuah desa terpencil ada lima dukun yang sama-sama mengaku murid tokoh legendaris. Karena aktivitas meraka sering diekspos media, maka banyak orang kota mendatangi mereka. Alat transportasi menuju rumah para dukun itu hanya dapat ditempuh dengan ojek. Maka, peran pengojek itu pegang peranan. Mereka bisa berperan ganda, sebagai pengojek sekaligus “EO” dan atau humas… […]

  • Pengeroyokan Warga di Depan Kantor DPRD Pati, Polisi Lakukan Penyelidikan Intensif

    Pengeroyokan Warga di Depan Kantor DPRD Pati, Polisi Lakukan Penyelidikan Intensif

    • calendar_month Jum, 3 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 311
    • 0Komentar

    PATI – Polresta Pati tengah menyelidiki kasus dugaan pengeroyokan yang menimpa Teguh Istiyanto (49), warga Wangunrejo, Margorejo, Pati. Insiden ini terjadi pada Kamis (2/10/2025) sekitar pukul 10.00 WIB di depan pintu masuk selatan Kantor DPRD Kabupaten Pati. Teguh Istiyanto, yang hendak mengawal rapat Pansus Hak Angket, diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok orang yang diduga […]

expand_less