Breaking News
light_mode

Siswa MTs Tarbiyatul Banin Sukses Kembangkan Pupuk Hayati, Bantu Petani Tingkatkan Hasil Panen

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Jum, 28 Feb 2025
  • visibility 961

PATI – Kelas riset di MTs Tarbiyatul Banin Desa Pekalongan Winong berhasil mengembangkan pupuk hayati yang telah diuji coba dan memberikan hasil positif bagi petani setempat.

Penelitian yang berlangsung selama dua tahun ini melibatkan siswa dalam pembuatan pupuk hayati dari mikroorganisme lokal.

“Penelitian ini upaya mewujudkan pertanian berkelanjutan, generasi muda siswa-siswi MTs Tarbiyatul Banin menunjukkan kepedulian mereka terhadap ketahanan pangan dengan melakukan penelitian mengenai efektivitas pupuk hayati di Desa Pekalongan ini,” ungkap Kiswanti, guru pembimbing kelas riset.

Penelitian difokuskan pada pembuatan pupuk kompos dengan tiga varian: Kompos Plus Kalium, Kompos Plus Fosfat, dan Kompos Plus Nitrogen. Tujuannya untuk mengurangi ketergantungan petani pada pupuk kimia dan meningkatkan hasil panen.

“Dengan ini bisa mengurangi biaya ketergantungan pupuk kimia, menjadikan produktif karena panen lebih cepat, dan yang tidak kalah penting sebagai upaya bertani berkelanjutan. Setelah bertahun-tahun tanah dihajar dengan pupuk kimia tentunya dengan pupuk hayati ini dapat memperbarui struktur tanah,” jelas Nailin Asfiah, guru mata pelajaran IPA.

Respon positif datang dari petani. Agus Halim, Ketua kelompok tani Wangan Golek, menilai keterlibatan generasi muda dalam riset pertanian sangat penting.

“Ini langkah maju yang patut diapresiasi. Penelitian seperti ini bisa membuka wawasan petani tentang manfaat pupuk hayati,” ujarnya.

Beberapa petani, seperti Ahmad Daim, telah merasakan manfaat pupuk hayati.

“Setelah beralih, hama seperti walang sangit mulai berkurang. Hasil panen pun lebih bagus,” ungkap yang telah menggunakan pupuk hayati dan kompos selama empat tahun.

Ia bahkan memproduksi pupuk sendiri dari kotoran kambing, tepung, dan ramuan alami. Untuk pestisida, ia menggunakan lengkuas, kunyit, lidah buaya, dan bawang putih. Pupuk kompos diaplikasikan sekitar 15 hari sebelum tanam, sementara pestisida nabati disemprotkan berkala.

Kepala MTs Tarbiyatul Banin, KH. Yusuf Hasyim, berharap penelitian ini menjadi langkah awal dalam memperkenalkan pertanian berkelanjutan yang ramah lingkungan dan menginspirasi generasi muda lainnya dalam membangun ketahanan pangan nasional. Lima hingga enam petani di sekitar sekolah sudah menggunakan pupuk hayati hasil penelitian ini.

Editor : Fatwa

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tanggul Jebol, Dua Desa di Batangan Pati Terendam Banjir: 700 Rumah Warga Terdampak

    Tanggul Jebol, Dua Desa di Batangan Pati Terendam Banjir: 700 Rumah Warga Terdampak

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 478
    • 0Komentar

    PATI – Hujan deras yang mengguyur selama tiga hari berturut-turut mengakibatkan banjir di dua desa di Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Akibatnya, sekitar 700 rumah warga di Desa Ketitangwetan dan Desa Raci terendam air setelah dua titik tanggul Sungai Widodaren jebol karena tak mampu menampung debit air yang tinggi. Banjir melanda Desa Ketitangwetan pada […]

  • Peringatan Hari Jadi ke-703, Chandra Tekankan Pembangunan Harus Selesaikan Persoalan Rakyat

    Peringatan Hari Jadi ke-703, Chandra Tekankan Pembangunan Harus Selesaikan Persoalan Rakyat

    • calendar_month Ming, 9 Agu 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 101.520
    • 0Komentar

    PATI — Pemerintah Kabupaten Pati menjadikan peringatan Hari Jadi ke-703 sebagai momentum untuk memperkuat semangat pengabdian serta mempercepat penyelesaian berbagai masalah yang dihadapi masyarakat. Pesan tersebut disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, saat memimpin Upacara Peringatan Hari Jadi ke-703 Kabupaten Pati Tahun 2026 yang berlangsung di Alun-Alun Kabupaten Pati pada Jumat […]

  • Pemkab Pati Genjot Konektivitas, Gelontor Rp 1,5 M untuk Revitalisasi Jaringan Jalan di Tambakromo

    Pemkab Pati Genjot Konektivitas, Gelontor Rp 1,5 M untuk Revitalisasi Jaringan Jalan di Tambakromo

    • calendar_month Rab, 3 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.087
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati melakukan terobosan signifikan dalam upaya meningkatkan konektivitas dan kualitas infrastruktur dasar masyarakat. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR), pemerintah mengalokasikan dana senilai Rp 1,5 miliar untuk revitalisasi total dua ruas jalan strategis di Desa Sitirejo, Kecamatan Tambakromo. Investasi infrastruktur ini difokuskan pada perbaikan permanen dengan menggunakan material […]

  • DPRD Pati Beri Dukungan Penuh Pembangunan Sekolah Rakyat di Tlogowungu

    DPRD Pati Beri Dukungan Penuh Pembangunan Sekolah Rakyat di Tlogowungu

    • calendar_month Kam, 25 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.321
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Pati menyatakan sikap mendukung sepenuhnya rencana pembangunan Sekolah Rakyat yang berlokasi di Kecamatan Tlogowungu. Inisiatif dari pemerintah daerah ini dinilai mampu membuka akses pendidikan bagi warga yang kurang mampu, meskipun proses pembangunannya masih dalam tahap pengerjaan. Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi Partai Gerindra, Irianto Budi […]

  • DPRD Pati Apresiasi Festival Literasi

    DPRD Pati Apresiasi Festival Literasi

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 318
    • 0Komentar

    PATI – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Pati menyelenggarakan festival literasi membaca dan menulis untuk mendorong minat baca dan tulis di kalangan masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan edukasi dan menumbuhkan kembali kecintaan masyarakat terhadap budaya membaca dan menulis. Anggota DPRD Kabupaten Pati, Warsiti, memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini. Menurutnya, festival literasi sangat penting untuk […]

  • Anggota DPRD Pati Minta Perlunya Ketegasan Limit Kapasitas Angkutan Barang

    Anggota DPRD Pati Minta Perlunya Ketegasan Limit Kapasitas Angkutan Barang

    • calendar_month Sel, 24 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 335
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati dari Fraksi PKS, Narso, menyoroti penurunan kondisi jalan di wilayah Pati. Menurutnya, kondisi jalan yang mengalami penurunan dibandingkan tahun 2022 disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah overloading kendaraan angkut barang. Narso menekankan pentingnya penegakan peraturan yang mendasari kapasitas angkut kendaraan. “Perlu adanya ketegasan atas peraturan yang mendasarinya,” tegas Narso. […]

expand_less