Breaking News
light_mode

Siswa MTs Tarbiyatul Banin Sukses Kembangkan Pupuk Hayati, Bantu Petani Tingkatkan Hasil Panen

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Jum, 28 Feb 2025
  • visibility 968

PATI – Kelas riset di MTs Tarbiyatul Banin Desa Pekalongan Winong berhasil mengembangkan pupuk hayati yang telah diuji coba dan memberikan hasil positif bagi petani setempat.

Penelitian yang berlangsung selama dua tahun ini melibatkan siswa dalam pembuatan pupuk hayati dari mikroorganisme lokal.

“Penelitian ini upaya mewujudkan pertanian berkelanjutan, generasi muda siswa-siswi MTs Tarbiyatul Banin menunjukkan kepedulian mereka terhadap ketahanan pangan dengan melakukan penelitian mengenai efektivitas pupuk hayati di Desa Pekalongan ini,” ungkap Kiswanti, guru pembimbing kelas riset.

Penelitian difokuskan pada pembuatan pupuk kompos dengan tiga varian: Kompos Plus Kalium, Kompos Plus Fosfat, dan Kompos Plus Nitrogen. Tujuannya untuk mengurangi ketergantungan petani pada pupuk kimia dan meningkatkan hasil panen.

“Dengan ini bisa mengurangi biaya ketergantungan pupuk kimia, menjadikan produktif karena panen lebih cepat, dan yang tidak kalah penting sebagai upaya bertani berkelanjutan. Setelah bertahun-tahun tanah dihajar dengan pupuk kimia tentunya dengan pupuk hayati ini dapat memperbarui struktur tanah,” jelas Nailin Asfiah, guru mata pelajaran IPA.

Respon positif datang dari petani. Agus Halim, Ketua kelompok tani Wangan Golek, menilai keterlibatan generasi muda dalam riset pertanian sangat penting.

“Ini langkah maju yang patut diapresiasi. Penelitian seperti ini bisa membuka wawasan petani tentang manfaat pupuk hayati,” ujarnya.

Beberapa petani, seperti Ahmad Daim, telah merasakan manfaat pupuk hayati.

“Setelah beralih, hama seperti walang sangit mulai berkurang. Hasil panen pun lebih bagus,” ungkap yang telah menggunakan pupuk hayati dan kompos selama empat tahun.

Ia bahkan memproduksi pupuk sendiri dari kotoran kambing, tepung, dan ramuan alami. Untuk pestisida, ia menggunakan lengkuas, kunyit, lidah buaya, dan bawang putih. Pupuk kompos diaplikasikan sekitar 15 hari sebelum tanam, sementara pestisida nabati disemprotkan berkala.

Kepala MTs Tarbiyatul Banin, KH. Yusuf Hasyim, berharap penelitian ini menjadi langkah awal dalam memperkenalkan pertanian berkelanjutan yang ramah lingkungan dan menginspirasi generasi muda lainnya dalam membangun ketahanan pangan nasional. Lima hingga enam petani di sekitar sekolah sudah menggunakan pupuk hayati hasil penelitian ini.

Editor : Fatwa

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Sambut Baik Pelebaran Sungai Silugonggo untuk Atasi Kepadatan Lalu Lintas Kapal

    DPRD Pati Sambut Baik Pelebaran Sungai Silugonggo untuk Atasi Kepadatan Lalu Lintas Kapal

    • calendar_month Sab, 28 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 435
    • 0Komentar

    PATI – Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk melebarkan Sungai Silugonggo mendapat sambutan positif dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati. Anggota Komisi B DPRD Pati, Sudi Rustanto, menilai pelebaran sungai tersebut sangat diperlukan untuk mengatasi kepadatan lalu lintas kapal dan banyaknya kapal yang parkir di sungai tersebut. “Program Pemkab Pati yang akan memperlebar Sungai […]

  • Peringati Hari Jadi Humas Polri ke-75, Polresta Pati Gelar Donor Darah

    Peringati Hari Jadi Humas Polri ke-75, Polresta Pati Gelar Donor Darah

    • calendar_month Sel, 20 Okt 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 29
    • 0Komentar

    PATI – Polresta Pati menggelar kegiatan donor darah di Gedung SAR Polresta Pati, Selasa (20/10/2026), dalam rangka memperingati Hari Jadi Humas Polri ke-75. Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian Polri terhadap nilai-nilai kemanusiaan sekaligus upaya membantu masyarakat yang membutuhkan darah. Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB itu diikuti personel dari berbagai satuan fungsi Polresta […]

  • Anggota DPRD Pati Usulkan Pengelolaan Alun-Alun Juwana Secara Berkelanjutan

    Anggota DPRD Pati Usulkan Pengelolaan Alun-Alun Juwana Secara Berkelanjutan

    • calendar_month Sel, 30 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.586
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Mukit, menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan kenyamanan setiap ruang publik yang ada di daerah ini. Menurutnya, penataan Alun-Alun Juwana yang dilakukan dengan baik akan memberikan manfaat ganda: meningkatkan kenyamanan bagi warga sekaligus memperkuat citra kawasan tersebut sebagai pusat perikanan dan perdagangan yang strategis di Kabupaten Pati. “Kami harap ada […]

  • Dukung Kiprah Persipa, Bupati Diharap Jadi Manager

    Dukung Kiprah Persipa, Bupati Diharap Jadi Manager

    • calendar_month Kam, 15 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 412
    • 0Komentar

    Bupati Haryanto saat membuka kompetisi sepak bola U-21 beberapa waktu lalu di Stadion Joyokusumo Bupati Haryanto (tengah) saat membuka kompetisi sepak bola U-21 beberapa waktu lalu di Stadion Joyokusumo Lingkar Muria, PATI –  Nasib Persipa untuk berkompetisi pada musim ini belum juga menemukan kejelasan berarti. Untuk itu beberapa pihak berharap agar Bupati Haryanto sudi membantu […]

  • Sekda Jawa Tengah minta ASN netraI di PemiIu 2024.

    Akankah ASN Bisa Netral di Pemilu 2024

    • calendar_month Sen, 30 Okt 2023
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 368
    • 0Komentar

    Sekda Jawa Tengah meminta para ASN bisa menjaga netraIitas daam PemiIu 2024.

  • DPRD Pati Desak Promosi Masif Potensi Bumi Mina Tani untuk Tarik Investor

    DPRD Pati Desak Promosi Masif Potensi Bumi Mina Tani untuk Tarik Investor

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 366
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati mendorong promosi yang lebih masif terkait potensi Kabupaten Pati, yang dikenal sebagai Bumi Mina Tani, guna menarik lebih banyak investor. Harapannya, iklim investasi di Pati meningkat, sehingga bisa turut membantu menggerakkan roda perekonomian. “Pemerintah Kabupaten Pati wajib meningkatkan promosi sebagai kabupaten ramah investasi,” ungkap Anggota DPRD Pati, […]

expand_less