Breaking News
light_mode

Siswa MTs Tarbiyatul Banin Sukses Kembangkan Pupuk Hayati, Bantu Petani Tingkatkan Hasil Panen

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Jum, 28 Feb 2025
  • visibility 916

PATI – Kelas riset di MTs Tarbiyatul Banin Desa Pekalongan Winong berhasil mengembangkan pupuk hayati yang telah diuji coba dan memberikan hasil positif bagi petani setempat.

Penelitian yang berlangsung selama dua tahun ini melibatkan siswa dalam pembuatan pupuk hayati dari mikroorganisme lokal.

“Penelitian ini upaya mewujudkan pertanian berkelanjutan, generasi muda siswa-siswi MTs Tarbiyatul Banin menunjukkan kepedulian mereka terhadap ketahanan pangan dengan melakukan penelitian mengenai efektivitas pupuk hayati di Desa Pekalongan ini,” ungkap Kiswanti, guru pembimbing kelas riset.

Penelitian difokuskan pada pembuatan pupuk kompos dengan tiga varian: Kompos Plus Kalium, Kompos Plus Fosfat, dan Kompos Plus Nitrogen. Tujuannya untuk mengurangi ketergantungan petani pada pupuk kimia dan meningkatkan hasil panen.

“Dengan ini bisa mengurangi biaya ketergantungan pupuk kimia, menjadikan produktif karena panen lebih cepat, dan yang tidak kalah penting sebagai upaya bertani berkelanjutan. Setelah bertahun-tahun tanah dihajar dengan pupuk kimia tentunya dengan pupuk hayati ini dapat memperbarui struktur tanah,” jelas Nailin Asfiah, guru mata pelajaran IPA.

Respon positif datang dari petani. Agus Halim, Ketua kelompok tani Wangan Golek, menilai keterlibatan generasi muda dalam riset pertanian sangat penting.

“Ini langkah maju yang patut diapresiasi. Penelitian seperti ini bisa membuka wawasan petani tentang manfaat pupuk hayati,” ujarnya.

Beberapa petani, seperti Ahmad Daim, telah merasakan manfaat pupuk hayati.

“Setelah beralih, hama seperti walang sangit mulai berkurang. Hasil panen pun lebih bagus,” ungkap yang telah menggunakan pupuk hayati dan kompos selama empat tahun.

Ia bahkan memproduksi pupuk sendiri dari kotoran kambing, tepung, dan ramuan alami. Untuk pestisida, ia menggunakan lengkuas, kunyit, lidah buaya, dan bawang putih. Pupuk kompos diaplikasikan sekitar 15 hari sebelum tanam, sementara pestisida nabati disemprotkan berkala.

Kepala MTs Tarbiyatul Banin, KH. Yusuf Hasyim, berharap penelitian ini menjadi langkah awal dalam memperkenalkan pertanian berkelanjutan yang ramah lingkungan dan menginspirasi generasi muda lainnya dalam membangun ketahanan pangan nasional. Lima hingga enam petani di sekitar sekolah sudah menggunakan pupuk hayati hasil penelitian ini.

Editor : Fatwa

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kluyuran Malam Demi Tegakkan IPNU

    Kluyuran Malam Demi Tegakkan IPNU

    • calendar_month Ming, 10 Sep 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 341
    • 0Komentar

    Nur Kasan  Sumber : Facebook Nur Khasan Kluyuran seakan melekat pada diri Nur Kasan. Sejak dilantik menjadi Ketua PAC IPNU Keling 2016 lalu, ia rutin kluyuran hampir ke setiap desa di Kecamatan Keling. Saat itu IPNU di level ranting telah mati suri sejak 2011, tepatnya setelah pemekaran Kecamatan Keling. Di tengah kesibukannya sebagai staf operator […]

  • Kiai Soleh Darat, Al Ghazali Kecil dari Semarang

    Kiai Soleh Darat, Al Ghazali Kecil dari Semarang

    • calendar_month Rab, 16 Mar 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 273
    • 0Komentar

    Foto Kiai Soleh Darat/Istimewa Ketika kita membaca kitab-kitab karya Kiai Sholeh Darat al-Samarani, maka nuansa tasawuf sering kita temui, dalam setiap pembahasan, baik itu kitab yang berkaitan dengan tafsir, fiqih, apalagi yang bertemakan tasawuf. Oleh sebab itu, maka tidak berlebihan jika Syaikh Yasin al-Fadani menyemati gelar  al-Samarani  sebagai al-Ghazali al-Shaghîr. Hal tidak lain karena kapakarannya […]

  • Ponpes Alma’ruf Kudus Tampil di Liga Santri Tingkat Nasional

    Ponpes Alma’ruf Kudus Tampil di Liga Santri Tingkat Nasional

    • calendar_month Sen, 4 Nov 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 308
    • 0Komentar

    Para santri Ponpes Almaruf berdoa sebelum berangkat ke Cibinong, Bogor, untuk melakoni laga di Liga Santri Nusantara seri nasional. KUDUS – Tim sepakbola Ponpes Alma’ruf Kudus tampil di Liga Santri Nasional. Tiket itu direbut setelah berhasil menjadi juara Liga Santri Nusantara (LSN) tingkat Jawa Tengah. Kesebelasan Alma’ruf tergabung dalam grup C. Mewakili Jawa Tengah regional […]

  • DPRD Pati Lihat Potensi Besar Sedekah Laut Juwana Sebagai Wisata Budaya

    DPRD Pati Lihat Potensi Besar Sedekah Laut Juwana Sebagai Wisata Budaya

    • calendar_month Ming, 29 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.956
    • 0Komentar

    PATI – Tradisi sedekah laut yang digelar di Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, memiliki potensi besar untuk diangkat sebagai ikon wisata budaya yang menarik. Hal itu ditegaskan oleh Anggota Komisi B DPRD Pati Yeti Kristianti, yang berasal dari Desa Bendar Kecamatan Juwana. Wakil rakyat tersebut mengemukakan bahwa keunikan yang dimiliki tradisi ini layak untuk diperkenalkan lebih […]

  • Viral Kades di Pati Jadi Kendaraan Politik untuk Pilkada Calon Bupati dan Gubernur Jateng

    Viral Kades di Pati Jadi Kendaraan Politik untuk Pilkada Calon Bupati dan Gubernur Jateng

    • calendar_month Sab, 22 Jun 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 296
    • 0Komentar

    PATI – Pada hari Kamis (20/6/2024) sebanyak ratusan kepala desa di Kabupaten Pati, Jawa Tengah menggelar deklarasi pemenangan sosok calon bupati Pati dan calon gubernur Jawa Tengah. Deklarasi dilakukan di Alun-alun Simpang 5 Pati, para kepala desa ini memakai pakaian dinas lengkap upacara. Deklarasi ini diduga dilakukan usai penyerahan SK perpanjangan masa jabatan kepala desa […]

  • Banyak Keluhan Infrastruktur :  Wakil Ketua DPRD Pati Pastikan Usulan Perbaikan Sudah Masuk ke DPUTR

    Banyak Keluhan Infrastruktur : Wakil Ketua DPRD Pati Pastikan Usulan Perbaikan Sudah Masuk ke DPUTR

    • calendar_month Sel, 31 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 4.021
    • 0Komentar

    PATI – Wakil Ketua DPRD Pati Hardi menyatakan pihaknya menerima banyak laporan mengenai kerusakan infrastruktur, terutama jalan raya, di berbagai wilayah Kabupaten Pati yang dikenal sebagai Bumi Mina Tani. Kondisi ini menjadi perhatian serius dan telah menjadi prioritas untuk ditindaklanjuti. “Banyak laporan yang masuk, ada jalan rusak, jembatan yang membutuhkan perbaikan, hingga talut yang mengalami […]

expand_less