Breaking News
light_mode

Siswa MTs Tarbiyatul Banin Sukses Kembangkan Pupuk Hayati, Bantu Petani Tingkatkan Hasil Panen

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Jum, 28 Feb 2025
  • visibility 613

PATI – Kelas riset di MTs Tarbiyatul Banin Desa Pekalongan Winong berhasil mengembangkan pupuk hayati yang telah diuji coba dan memberikan hasil positif bagi petani setempat.

Penelitian yang berlangsung selama dua tahun ini melibatkan siswa dalam pembuatan pupuk hayati dari mikroorganisme lokal.

“Penelitian ini upaya mewujudkan pertanian berkelanjutan, generasi muda siswa-siswi MTs Tarbiyatul Banin menunjukkan kepedulian mereka terhadap ketahanan pangan dengan melakukan penelitian mengenai efektivitas pupuk hayati di Desa Pekalongan ini,” ungkap Kiswanti, guru pembimbing kelas riset.

Penelitian difokuskan pada pembuatan pupuk kompos dengan tiga varian: Kompos Plus Kalium, Kompos Plus Fosfat, dan Kompos Plus Nitrogen. Tujuannya untuk mengurangi ketergantungan petani pada pupuk kimia dan meningkatkan hasil panen.

“Dengan ini bisa mengurangi biaya ketergantungan pupuk kimia, menjadikan produktif karena panen lebih cepat, dan yang tidak kalah penting sebagai upaya bertani berkelanjutan. Setelah bertahun-tahun tanah dihajar dengan pupuk kimia tentunya dengan pupuk hayati ini dapat memperbarui struktur tanah,” jelas Nailin Asfiah, guru mata pelajaran IPA.

Respon positif datang dari petani. Agus Halim, Ketua kelompok tani Wangan Golek, menilai keterlibatan generasi muda dalam riset pertanian sangat penting.

“Ini langkah maju yang patut diapresiasi. Penelitian seperti ini bisa membuka wawasan petani tentang manfaat pupuk hayati,” ujarnya.

Beberapa petani, seperti Ahmad Daim, telah merasakan manfaat pupuk hayati.

“Setelah beralih, hama seperti walang sangit mulai berkurang. Hasil panen pun lebih bagus,” ungkap yang telah menggunakan pupuk hayati dan kompos selama empat tahun.

Ia bahkan memproduksi pupuk sendiri dari kotoran kambing, tepung, dan ramuan alami. Untuk pestisida, ia menggunakan lengkuas, kunyit, lidah buaya, dan bawang putih. Pupuk kompos diaplikasikan sekitar 15 hari sebelum tanam, sementara pestisida nabati disemprotkan berkala.

Kepala MTs Tarbiyatul Banin, KH. Yusuf Hasyim, berharap penelitian ini menjadi langkah awal dalam memperkenalkan pertanian berkelanjutan yang ramah lingkungan dan menginspirasi generasi muda lainnya dalam membangun ketahanan pangan nasional. Lima hingga enam petani di sekitar sekolah sudah menggunakan pupuk hayati hasil penelitian ini.

Editor : Fatwa

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Pastikan Anggaran Pembangunan Jalan 2026 Sudah Ready

    DPRD Pati Pastikan Anggaran Pembangunan Jalan 2026 Sudah Ready

    • calendar_month Rab, 8 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.092
    • 0Komentar

    PATI – Masyarakat Kabupaten Pati diminta bersabar menanti perbaikan jalan yang rusak. Anggota DPRD Pati Fraksi PDIP, Teguh Bandang Waluyo, memastikan bahwa anggaran pembangunan infrastruktur untuk tahun 2026 sudah tersedia dan tinggal menunggu proses teknis. Menurut Bandang, saat ini pihaknya sedang menunggu jadwal asistensi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Setelah proses ini selesai dan dinyatakan […]

  • Panen Padi Sawah Tadah Hujan Ramah Lingkungan di Pucakwangi

    Panen Padi Sawah Tadah Hujan Ramah Lingkungan di Pucakwangi

    • calendar_month Sab, 19 Jun 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 231
    • 0Komentar

      Kegiatan panen padi varietas unggul baru di lahan seluas lima hektare Desa Sokopuluhan, Pucakwangi, Pati Upaya peningkatan pertanian di Indonesia perlu dilakukan. Terlebih, selama masa pandemi Covid-19 ini, dalam dua tahun terakhir satu-satunya sektor yang bisa menyumbang pertumbuhan ekonomi adalah pertanian. PATI, Pucakwangi – Sepanjang mata memandang tanaman padi menguning dengan bulir-bulir gabah yang […]

  • Infrastruktur Pariwisata Kudus Siap, Promosi Masih Jadi PR

    Infrastruktur Pariwisata Kudus Siap, Promosi Masih Jadi PR

    • calendar_month Rab, 16 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 186
    • 0Komentar

    KUDUS – Kabupaten Kudus memiliki potensi wisata yang lengkap berdasarkan konsep 4A (Attraction, Accessibility, Amenity, dan Activity). Namun, potensi tersebut belum termaksimalkan karena promosi dan penyebaran informasi yang kurang terstruktur dan masif. Hal ini diungkapkan oleh pengamat wisata, Eko Suseno. Eko menjelaskan, Kudus telah memenuhi unsur penting destinasi wisata yang kuat. Dari sisi daya tarik […]

  • Playoff Liga 2, Prediksi Persijap Jepara vs Sulut United; Bisa Curi 1 Poin

    Playoff Liga 2, Prediksi Persijap Jepara vs Sulut United; Bisa Curi 1 Poin

    • calendar_month Sel, 9 Jan 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 227
    • 0Komentar

    JEPARA – Persijap Jepara bakal berjumpa dengan Sulut United Jumat (12/1) di Stadion Klabat Manado, dalam laga lanjutan babak play-off Liga 2 musim 2023/24. Secara kebugaran kedua tim sama-sama bermasalah. Hal itu karena Persijap sebagai tim tamu harus menempuh perjalanan panjang dari Jepara ke Manado Sulawesi Utara. Sedangkan tim tuan rumah Sulut United juga baru […]

  • Prestasi Gemilang, Dua Putra Jawa Tengah Lulus Cum Laude di Universitas Al-Ahgaff Yaman

    Prestasi Gemilang, Dua Putra Jawa Tengah Lulus Cum Laude di Universitas Al-Ahgaff Yaman

    • calendar_month Jum, 17 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.659
    • 0Komentar

    TARIM – Prestasi membanggakan ditorehkan oleh dua mahasiswa asal Jawa Tengah, Muhammad Hasan Said dan Hafidz Yusuf al-Jufri, pada acara Wisuda ke-27 Universitas Al-Ahgaff, Yaman, Kamis (16/4/2026). Keduanya berhasil menyandang predikat cum laude di tengah persaingan yang sangat ketat. Dari total 211 wisudawan yang berasal dari berbagai negara, hanya 10 orang yang berhasil meraih predikat […]

  • Kualifikasi Porprov Jawa Tengah 2018 Lawan Semarang, Pati Tetap Optimis

    Kualifikasi Porprov Jawa Tengah 2018 Lawan Semarang, Pati Tetap Optimis

    • calendar_month Rab, 18 Okt 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 233
    • 0Komentar

    BERFOTO : Para pemain sepakbola pra porprov Pati berfoto santai usai latihan mematangkan permainan jelang laga ketiga melawan Semarang, Minggu (22/10) mendatang. Lingkar Muria, PATI – Hasil seri 0-0 pada laga kedua kualifikasi porprov 2018 melawan Salatiga, tak membuat tim Pati menyerah. Meskipun di laga berikutnya melawan tim kuat Semarang, skuad asuhan Eko Supriyanto ini […]

expand_less