Breaking News
light_mode

Siswa MTs Tarbiyatul Banin Sukses Kembangkan Pupuk Hayati, Bantu Petani Tingkatkan Hasil Panen

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Jum, 28 Feb 2025
  • visibility 862

PATI – Kelas riset di MTs Tarbiyatul Banin Desa Pekalongan Winong berhasil mengembangkan pupuk hayati yang telah diuji coba dan memberikan hasil positif bagi petani setempat.

Penelitian yang berlangsung selama dua tahun ini melibatkan siswa dalam pembuatan pupuk hayati dari mikroorganisme lokal.

“Penelitian ini upaya mewujudkan pertanian berkelanjutan, generasi muda siswa-siswi MTs Tarbiyatul Banin menunjukkan kepedulian mereka terhadap ketahanan pangan dengan melakukan penelitian mengenai efektivitas pupuk hayati di Desa Pekalongan ini,” ungkap Kiswanti, guru pembimbing kelas riset.

Penelitian difokuskan pada pembuatan pupuk kompos dengan tiga varian: Kompos Plus Kalium, Kompos Plus Fosfat, dan Kompos Plus Nitrogen. Tujuannya untuk mengurangi ketergantungan petani pada pupuk kimia dan meningkatkan hasil panen.

“Dengan ini bisa mengurangi biaya ketergantungan pupuk kimia, menjadikan produktif karena panen lebih cepat, dan yang tidak kalah penting sebagai upaya bertani berkelanjutan. Setelah bertahun-tahun tanah dihajar dengan pupuk kimia tentunya dengan pupuk hayati ini dapat memperbarui struktur tanah,” jelas Nailin Asfiah, guru mata pelajaran IPA.

Respon positif datang dari petani. Agus Halim, Ketua kelompok tani Wangan Golek, menilai keterlibatan generasi muda dalam riset pertanian sangat penting.

“Ini langkah maju yang patut diapresiasi. Penelitian seperti ini bisa membuka wawasan petani tentang manfaat pupuk hayati,” ujarnya.

Beberapa petani, seperti Ahmad Daim, telah merasakan manfaat pupuk hayati.

“Setelah beralih, hama seperti walang sangit mulai berkurang. Hasil panen pun lebih bagus,” ungkap yang telah menggunakan pupuk hayati dan kompos selama empat tahun.

Ia bahkan memproduksi pupuk sendiri dari kotoran kambing, tepung, dan ramuan alami. Untuk pestisida, ia menggunakan lengkuas, kunyit, lidah buaya, dan bawang putih. Pupuk kompos diaplikasikan sekitar 15 hari sebelum tanam, sementara pestisida nabati disemprotkan berkala.

Kepala MTs Tarbiyatul Banin, KH. Yusuf Hasyim, berharap penelitian ini menjadi langkah awal dalam memperkenalkan pertanian berkelanjutan yang ramah lingkungan dan menginspirasi generasi muda lainnya dalam membangun ketahanan pangan nasional. Lima hingga enam petani di sekitar sekolah sudah menggunakan pupuk hayati hasil penelitian ini.

Editor : Fatwa

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Ingatkan Potensi Banjir Akibat Buang Sampah di Sungai

    DPRD Pati Ingatkan Potensi Banjir Akibat Buang Sampah di Sungai

    • calendar_month Ming, 22 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 315
    • 0Komentar

    PATI – Warsiti, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mengingatkan masyarakat akan potensi banjir akibat kebiasaan membuang sampah di sungai. Hal ini disampaikan menyusul maraknya warga yang memanfaatkan sungai sebagai tempat pembuangan sampah rumah tangga saat musim kemarau. “Tidak adanya air di sungai saat musim kemarau ini seringkali dimanfaatkan oleh warga sebagai tempat […]

  • Prediksi Persijap Jepara vs Persib Bandung: Tim Tamu Dijagokan Menang 2-1

    Prediksi Persijap Jepara vs Persib Bandung: Tim Tamu Dijagokan Menang 2-1

    • calendar_month Sen, 18 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 303
    • 0Komentar

    JEPARA – Duel menarik bakal tersaji pada lanjutan BRI Super League 2025/2026 malam ini (18/8). Persijap Jepara akan menjamu tim raksasa Persib Bandung di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, dengan misi mempertahankan tren positif di awal musim. Meski status Persib lebih diunggulkan, Persijap yang baru promosi menunjukkan semangat juang tinggi. Bermain di hadapan publik sendiri, […]

  • Tangkal Hoaks, Begini Caranya

    Tangkal Hoaks, Begini Caranya

    • calendar_month Jum, 30 Mar 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 243
    • 0Komentar

    SUMBER : BINTANG.COM Lingkar Muria, PATI – Komisi Penyiaran Daerah Indonesia (KPID) Jawa Tengah, mendorong masyarakat untuk menjadi konsumen media yang cerdas dan kritis. Hal itu lantaran banyaknya siaran media yang kurang mendidik. Terlebih banyaknya informasi yang hoaks atau tidak benar. Demikian dikemukakan komisioner KPID Jawa Tengah Tazkiyyatul Muthmainnah, dalam kegiatan literasi media di ruang […]

  • Anggota DPRD Pati Dorong Peningkatan Fasilitas Perikanan di Juwana

    Anggota DPRD Pati Dorong Peningkatan Fasilitas Perikanan di Juwana

    • calendar_month Ming, 27 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 328
    • 0Komentar

    PATI – Mukit, anggota DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi Partai Demokrat, mendesak pemerintah untuk meningkatkan fasilitas di sektor perikanan di Juwana. Ia menilai sektor perikanan merupakan salah satu penunjang perekonomian utama di Pati yang berdampak luas pada sektor lainnya. “Perikanan di Juwana menjadi barometer perikanan di Indonesia. Kita harus akui bahwa sektor ini sangat penting […]

  • Pengisian Perangkat Desa, DPRD Pati Berharap yang Lolos Calon Kredibel dan Peduli Masyarakat

    Pengisian Perangkat Desa, DPRD Pati Berharap yang Lolos Calon Kredibel dan Peduli Masyarakat

    • calendar_month Ming, 20 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 285
    • 0Komentar

    PATI – Wakil Ketua 2 DPRD Pati, Bambang Susilo, berharap proses pengisian perangkat desa yang akan dilakukan tahun ini dapat berjalan dengan sukses dan menghasilkan perangkat desa yang kompeten. “Kami berharap perangkat desa yang terpilih nantinya adalah sosok yang kredibel, cekatan, dan selalu peduli terhadap masyarakat dan desanya,” ujar Bambang Susilo, yang sebelumnya menjabat sebagai […]

  • Persijap Jepara Rekrut Pemain Timnas Tajikistan, Langkah Nyata Target ke Liga 1 ?

    Persijap Jepara Rekrut Pemain Timnas Tajikistan, Langkah Nyata Target ke Liga 1 ?

    • calendar_month Sab, 3 Agu 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 334
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Persijap Jepara terlihat agresif di bursa transfer jelang Liga 2 yang akan kick off bulan September. Setelah menunjuk Kahudi Wahyu Widodo sebagai pelatih kepala, manajemen langsung mengumumkan sejumlah rekrutan baru. Mulai dari striker asal Brazil Rosalvo Junior, hingga defender muda asal Tajikistan Rakhmatso Rakhmatzoda yang merupakan pemain timnas Tajikistan. Selain itu manajemen berhasil […]

expand_less