Breaking News
light_mode

Siswa MTs Tarbiyatul Banin Sukses Kembangkan Pupuk Hayati, Bantu Petani Tingkatkan Hasil Panen

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Jum, 28 Feb 2025
  • visibility 923

PATI – Kelas riset di MTs Tarbiyatul Banin Desa Pekalongan Winong berhasil mengembangkan pupuk hayati yang telah diuji coba dan memberikan hasil positif bagi petani setempat.

Penelitian yang berlangsung selama dua tahun ini melibatkan siswa dalam pembuatan pupuk hayati dari mikroorganisme lokal.

“Penelitian ini upaya mewujudkan pertanian berkelanjutan, generasi muda siswa-siswi MTs Tarbiyatul Banin menunjukkan kepedulian mereka terhadap ketahanan pangan dengan melakukan penelitian mengenai efektivitas pupuk hayati di Desa Pekalongan ini,” ungkap Kiswanti, guru pembimbing kelas riset.

Penelitian difokuskan pada pembuatan pupuk kompos dengan tiga varian: Kompos Plus Kalium, Kompos Plus Fosfat, dan Kompos Plus Nitrogen. Tujuannya untuk mengurangi ketergantungan petani pada pupuk kimia dan meningkatkan hasil panen.

“Dengan ini bisa mengurangi biaya ketergantungan pupuk kimia, menjadikan produktif karena panen lebih cepat, dan yang tidak kalah penting sebagai upaya bertani berkelanjutan. Setelah bertahun-tahun tanah dihajar dengan pupuk kimia tentunya dengan pupuk hayati ini dapat memperbarui struktur tanah,” jelas Nailin Asfiah, guru mata pelajaran IPA.

Respon positif datang dari petani. Agus Halim, Ketua kelompok tani Wangan Golek, menilai keterlibatan generasi muda dalam riset pertanian sangat penting.

“Ini langkah maju yang patut diapresiasi. Penelitian seperti ini bisa membuka wawasan petani tentang manfaat pupuk hayati,” ujarnya.

Beberapa petani, seperti Ahmad Daim, telah merasakan manfaat pupuk hayati.

“Setelah beralih, hama seperti walang sangit mulai berkurang. Hasil panen pun lebih bagus,” ungkap yang telah menggunakan pupuk hayati dan kompos selama empat tahun.

Ia bahkan memproduksi pupuk sendiri dari kotoran kambing, tepung, dan ramuan alami. Untuk pestisida, ia menggunakan lengkuas, kunyit, lidah buaya, dan bawang putih. Pupuk kompos diaplikasikan sekitar 15 hari sebelum tanam, sementara pestisida nabati disemprotkan berkala.

Kepala MTs Tarbiyatul Banin, KH. Yusuf Hasyim, berharap penelitian ini menjadi langkah awal dalam memperkenalkan pertanian berkelanjutan yang ramah lingkungan dan menginspirasi generasi muda lainnya dalam membangun ketahanan pangan nasional. Lima hingga enam petani di sekitar sekolah sudah menggunakan pupuk hayati hasil penelitian ini.

Editor : Fatwa

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perahu Pantai Bandengan Jepara

    Perahu Pantai Bandengan Jepara

    • calendar_month Sab, 19 Mei 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 1.064
    • 0Komentar

    MENUNGGU PENUMPANG : Beberapa perahu wisata disandarkan di dermaga Pantai Bandengan Jepara. Perahu ini akan membawa wisatawan menuju Pulau Panjang. (lil)

  • Doa Bersama dan Aksi Lilin di Alun-Alun Pati, 22 Ormas-LSM Serukan Perdamaian dan Tolak Segala Provokasi

    Doa Bersama dan Aksi Lilin di Alun-Alun Pati, 22 Ormas-LSM Serukan Perdamaian dan Tolak Segala Provokasi

    • calendar_month Sab, 22 Agu 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 101.895
    • 0Komentar

    PATI – Alun-Alun Simpang Lima Pati dipenuhi semangat perdamaian pada Jumat (21/8) malam. Ratusan elemen masyarakat meliputi tokoh agama, tokoh masyarakat, lembaga swadaya masyarakat (LSM), hingga organisasi kemasyarakatan (ormas) berkumpul dalam satu wadah doa bersama sekaligus menyampaikan pernyataan sikap untuk menjaga keamanan dan kondusivitas Kabupaten Pati. Kegiatan ini diisi dengan rangkaian doa bersama, aksi penerangan […]

  • DPRD Pati Apresiasi Lomba Olah Rasa Iwak Loh, Dorong Promosi Cita Rasa Desa Bendar

    DPRD Pati Apresiasi Lomba Olah Rasa Iwak Loh, Dorong Promosi Cita Rasa Desa Bendar

    • calendar_month Ming, 29 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.890
    • 0Komentar

    PATI – Dalam rangka memperingati Sedekah Laut Tahun 2026, kelompok nelayan Desa Bendar Kecamatan Juwana menggelar acara Mina Santosa Sejahtera Expo yang berlangsung selama dua hari, pada tanggal 28 hingga 29 Maret 2026, di dermaga Desa Bendar. Salah satu rangkaian kegiatan yang menjadi sorotan adalah lomba memasak olahan ikan, yang diikuti oleh para ibu-ibu masyarakat […]

  • Borja Martinez merayakan gol yang membuka keunggulan Persijap Jepara atas PSIM Jogja.

    Persijap Jepara Nyaris Menang Saat Berjumpa PSIM Jogja, Gol Cantik Borja Martinez Digagalkan VAR

    • calendar_month Rab, 11 Mar 2026
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 3.302
    • 0Komentar

      OLAHRAGA – Skor 2 – 2 bertahan hingga peluit akhir dibunyikan wasit. Persijap jepara nyaris menang saat bertamu di markas PSIM Jogjakarta (11/3/2026). Borja Martinez melakukan tembakan ciamik pada menit ke-78. Namun gol penentu persijap dianulir setelah wasit melihat VAR. Persijap unggul cepat pada menit ke-3 melalui gol voli dari Borja Martinez memanfaatkan situasi […]

  • DPRD Pati Dukung Revitalisasi Alat Modern Pertanian Padi

    DPRD Pati Dukung Revitalisasi Alat Modern Pertanian Padi

    • calendar_month Sen, 29 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 283
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menyatakan dukungan penuh terhadap revitalisasi alat modern dalam sektor pertanian padi. Dukungan ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan kualitas hasil panen di wilayah tersebut. Anggota Komisi B DPRD Pati, Sudi Rustanto, mengungkapkan hal ini saat kunjungan kerja Komisi IV DPR-RI, Firman Soebagyo, ke Kabupaten Pati. Kunjungan […]

  • Dorong Investasi Dapur Umum, Edy Wuryanto Gandeng NU dan Muhammadiyah

    Dorong Investasi Dapur Umum, Edy Wuryanto Gandeng NU dan Muhammadiyah

    • calendar_month Jum, 20 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 266
    • 0Komentar

    GROBOGAN – Sosialisasi Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh Badan Gizi Nasional (BGN) bersama Anggota DPR RI Komisi IX, Edy Wuryanto, di Gedung PGRI Purwodadi, Jumat (20/6), menyoroti minimnya dapur umum MBG yang beroperasi di Grobogan. Dari target sekitar 80 dapur, baru dua yang beroperasi. Edy Wuryanto mengungkapkan, banyak pihak di Grobogan berminat berinvestasi dalam pembangunan […]

expand_less