Breaking News
light_mode

Siswa MTs Tarbiyatul Banin Sukses Kembangkan Pupuk Hayati, Bantu Petani Tingkatkan Hasil Panen

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Jum, 28 Feb 2025
  • visibility 919

PATI – Kelas riset di MTs Tarbiyatul Banin Desa Pekalongan Winong berhasil mengembangkan pupuk hayati yang telah diuji coba dan memberikan hasil positif bagi petani setempat.

Penelitian yang berlangsung selama dua tahun ini melibatkan siswa dalam pembuatan pupuk hayati dari mikroorganisme lokal.

“Penelitian ini upaya mewujudkan pertanian berkelanjutan, generasi muda siswa-siswi MTs Tarbiyatul Banin menunjukkan kepedulian mereka terhadap ketahanan pangan dengan melakukan penelitian mengenai efektivitas pupuk hayati di Desa Pekalongan ini,” ungkap Kiswanti, guru pembimbing kelas riset.

Penelitian difokuskan pada pembuatan pupuk kompos dengan tiga varian: Kompos Plus Kalium, Kompos Plus Fosfat, dan Kompos Plus Nitrogen. Tujuannya untuk mengurangi ketergantungan petani pada pupuk kimia dan meningkatkan hasil panen.

“Dengan ini bisa mengurangi biaya ketergantungan pupuk kimia, menjadikan produktif karena panen lebih cepat, dan yang tidak kalah penting sebagai upaya bertani berkelanjutan. Setelah bertahun-tahun tanah dihajar dengan pupuk kimia tentunya dengan pupuk hayati ini dapat memperbarui struktur tanah,” jelas Nailin Asfiah, guru mata pelajaran IPA.

Respon positif datang dari petani. Agus Halim, Ketua kelompok tani Wangan Golek, menilai keterlibatan generasi muda dalam riset pertanian sangat penting.

“Ini langkah maju yang patut diapresiasi. Penelitian seperti ini bisa membuka wawasan petani tentang manfaat pupuk hayati,” ujarnya.

Beberapa petani, seperti Ahmad Daim, telah merasakan manfaat pupuk hayati.

“Setelah beralih, hama seperti walang sangit mulai berkurang. Hasil panen pun lebih bagus,” ungkap yang telah menggunakan pupuk hayati dan kompos selama empat tahun.

Ia bahkan memproduksi pupuk sendiri dari kotoran kambing, tepung, dan ramuan alami. Untuk pestisida, ia menggunakan lengkuas, kunyit, lidah buaya, dan bawang putih. Pupuk kompos diaplikasikan sekitar 15 hari sebelum tanam, sementara pestisida nabati disemprotkan berkala.

Kepala MTs Tarbiyatul Banin, KH. Yusuf Hasyim, berharap penelitian ini menjadi langkah awal dalam memperkenalkan pertanian berkelanjutan yang ramah lingkungan dan menginspirasi generasi muda lainnya dalam membangun ketahanan pangan nasional. Lima hingga enam petani di sekitar sekolah sudah menggunakan pupuk hayati hasil penelitian ini.

Editor : Fatwa

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polda Jateng Terjunkan Seribuan Personel Sukseskan PPKM Darurat

    Polda Jateng Terjunkan Seribuan Personel Sukseskan PPKM Darurat

    • calendar_month Jum, 2 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 333
    • 0Komentar

      Kabid Humas Polda Jateng Kombes M. Iqbal Al Qudusy Semarang – Polda Jawa Tengah (Jateng) menegaskan bakal maksimal atau All Out untuk melaksanakan kebijakan Pemerintah soal Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat di wilayah hukumnya. Sebanyak 1.520 personel kepolisian bakal diturunkan untuk melaksanakan kebijakan pengganti sementara PPKM Mikro tersebut. Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi […]

  • Kiprahnya Mendunia Warga Jepara Yakin Erick Thohir Layak Pimpin PSSI

    Kiprahnya Mendunia Warga Jepara Yakin Erick Thohir Layak Pimpin PSSI

    • calendar_month Rab, 15 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Warga Jepara Jawa Tengah sosialisasi profil Erick Thohir kelas dunia dalam hal sepakbola. Rekam jejak Erick Thohir di dunia sepak bola selama ini meyakinkan banyak pihak, jika Menteri BUMN itu layak memimpin PSSI. Erick Thohir pernah memimpin klub sekelas Inter Milan.  JEPARA – Warga pecinta sepak bola di Kabupaten Jepara mengadakan kegiatan woro-woro di sejumlah […]

  • Keluhan Jalan Rusak Masif, Anggota Komisi C DPRD Pati Komitmen Kawal Perbaikan

    Keluhan Jalan Rusak Masif, Anggota Komisi C DPRD Pati Komitmen Kawal Perbaikan

    • calendar_month Jum, 27 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.801
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati dari Fraksi PDI Perjuangan, Samsi, menerima banyak laporan dari masyarakat terkait kondisi jalan yang rusak di wilayah pemilihannya. Hal ini muncul saat ia melaksanakan kegiatan Reses Tahap I Tahun 2026, yang bertujuan untuk mengumpulkan dan mendengar langsung aspirasi dari warga di daerahnya. Banyak […]

  • Pemutaran Film Dokumenter Tutup Festival Kajen Falsafah dan Gerakan dakwah Syeh Mutamakkin Kajen

    Pemutaran Film Dokumenter Tutup Festival Kajen Falsafah dan Gerakan dakwah Syeh Mutamakkin Kajen

    • calendar_month Rab, 18 Okt 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, PATI – Penyelenggaraan Festival Kajen yang ke empat telah usai. Acara pesta literasi dan keilmuwan di Kota Santri Kajen ini, ditutup dengan pemutaran film dokumenter Falsafah dan Gerakan dakwah Syeh Mutamakkin Kajen di Perpustakaan Mutamakkin kemarin. Narasi Kajen 2 menjadi film dokumenter festival yang digelar sejak Sabtu, 23 September hingga Ahad, 15 Oktober […]

  • Indra Arya Wonderkid Persijap Jepara yang Penuh Gairah untuk Menang

    Indra Arya Wonderkid Persijap Jepara yang Penuh Gairah untuk Menang

    • calendar_month Sab, 24 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 409
    • 0Komentar

      Indra Arya usai mencetak gol saat menghadapi Persipa Pati/Instagram Persijap Jepara  Nama Indra Arya mulai mencuri perhatian pecinta bola di Jepara. Semangat juangnya di lapangan hijau saat membela Persijap Jepara sangat luar biasa. Dia adalah sosok pemain yang bermain dengan hati dan total untuk tim yang dibela.  JEPARA – Nama lengkapnya Indra Arya Perceka […]

  • Bantuan pengecoran jalan diberikan oleh BRI untuk memudahkan akses menuju Masjid Darussalam Dukuhseti Pati

    Program TJSL BRI Bangun Akses Jalan Masjid Darussalam di Kabupaten Pati

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2026
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 2.957
    • 0Komentar

    PATI – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) menyalurkan bantuan sebesar Rp100 juta untuk pengecoran jalan menuju Masjid Darussalam di Desa Dukuhseti, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati. Bantuan ini diberikan sebagai upaya meningkatkan kenyamanan sarana ibadah masyarakat. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Islahuddin, S.Pd selaku Ta’mir Masjid Darussalam. […]

expand_less