Siswa As-Salafiyah Lahar Implementasikan Hablum Minannas Lewat Bantuan Bencana
- account_circle Fatwa Fauzian
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 1.465

Siswa Yayasan As-Salafiyah Lahar memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak.
PATI – Sejak Jumat (9/1/2026), Kabupaten Pati dilanda serangkaian bencana mulai dari banjir hingga tanah longsor. Hingga saat ini, puluhan desa di wilayah Bumi Mina Tani masih terdampak oleh bencana hidrometeorologi tersebut.
Kondisi tersebut menggerakkan hati siswa-siswi Yayasan As-Salafiyah Lahar, Kecamatan Tlogowungu, untuk memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak. Pada Kamis (15/1/2026), saat acara peringatan Isra Miraj di aula Madrasah Aliyah setempat, mereka mengadakan kegiatan penggalangan donasi.
Donasi yang terkumpul kemudian disalurkan pada Senin (19/1/2026) kepada warga terdampak tanah longsor di Desa Gunungsari, Kecamatan Tlogowungu. Bantuan diberikan kepada Suwarseh, warga Dukuh Pangonan RT 3 RW 1 yang memiliki rumah dengan tembok rusak sepanjang 6 meter.
Selain itu, donasi juga diterima oleh Tiah dari Dukuh Pulingan yang rumahnya mengalami kerusakan parah akibat tertimpa reruntuhan bebatuan dan tanah, serta Suparlan dari Dukuh Ngrandu yang rumahnya memiliki tembok yang rusak.
Kepala MA Salafiyah Lahar, Ahmad Sugiarto menyampaikan bahwa total donasi yang terkumpul dari seluruh siswa-siswi Yayasan As-Salafiyah adalah sebesar Rp2,8 juta.
“Yang Rp1.500.000 untuk korban longsor, sisanya untuk korban banjir. Distribusi bantuan korban banjir direncanakan besok di wilayah Ngantru,” ujarnya.
Ia juga memberikan apresiasi terhadap inisiatif yang dilakukan oleh siswa-siswinya dalam kesempatan peringatan Isra Miraj.
“Dalam perjalanan isra, kita diajari untuk bersosial dan berbagi. Sedangkan miraj adalah pengakuan kita sebagai hamba yang sejatinya tidak mampu berbuat apa-apa kecuali atas izin Allah,” terangnya.
“Kemampuan untuk berdonasi, semua dari karunia Allah. Setelah kita dapat karunia, maka wajib kita berbagi, distribusi, jangan ditumpuk dalam ambisi,” lanjut Sugiarto.
Di sisi lain, Ketua Yayasan As-Salafiyah Lahar, Moh. Aly menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi bukti kesadaran sosial siswa-siswi yayasan terhadap kondisi masyarakat sekitar.
“Mereka sekaligus mengimplementasikan teori pembelajaran yang didapat di bangku sekolah soal hablum minannas ke dalam kehidupan nyata,” ucapnya.
Editor: Arif
- Penulis: Fatwa Fauzian
