Satlantas Polresta Pati Gelar PSA di TK Kemala Bhayangkari Dukung Ops Keselamatan Candi 2026
- account_circle Fatwa Fauzian
- calendar_month 25 menit yang lalu
- visibility 1.650

Dalam rangka mendukung Operasi Keselamatan Candi 2026, Satuan Lalu Lintas Polresta Pati menggelar kegiatan Polisi Sahabat Anak (PSA) di TK Kemala Bhayangkari 42 Pati pada Senin pagi (2/2/2026).
PATI – Dalam rangka mendukung Operasi Keselamatan Candi 2026, Satuan Lalu Lintas Polresta Pati menggelar kegiatan Polisi Sahabat Anak (PSA) di TK Kemala Bhayangkari 42 Pati pada Senin pagi (2/2/2026). Digelar mulai pukul 08.30 WIB, kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar hingga selesai.
Sebagai Kasatgas Kamseltibcar Lantas, Kasat Lantas Polresta Pati Kompol Riki Fahmi Mubarok menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Ops Keselamatan Candi 2026. Menurutnya, pembinaan sejak usia dini menjadi strategi krusial dalam membangun budaya tertib berlalu lintas.
“Kami ingin menanamkan nilai keselamatan dan kedisiplinan sejak anak-anak agar ke depan mereka tumbuh menjadi pengguna jalan yang sadar aturan dan mengutamakan keselamatan,” ujar dia.
Personel Unit Kamsel Satlantas Polresta Pati memberikan edukasi langsung kepada siswa-siswi TK tersebut. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan tugas polisi lalu lintas, pembelajaran baris-berbaris, serta edukasi tertib berlalu lintas yang disajikan dengan metode mudah dipahami anak-anak.
Kanit Kamsel Satlantas Polresta Pati IPTU Gunawan menambahkan bahwa pendekatan edukasi bagi anak-anak harus dilakukan secara komunikatif dan berkelanjutan.
“Dengan metode yang sederhana dan menyenangkan, anak-anak lebih cepat memahami pentingnya keselamatan di jalan dan peran polisi lalu lintas,” jelasnya.
“Melalui pendekatan yang menyenangkan, anak-anak dapat memahami peran polisi dan pentingnya mematuhi aturan lalu lintas sejak dini,” katanya.
Kompol Riki juga mengucapkan apresiasi kepada para guru TK Kemala Bhayangkari 42 Pati yang telah mempercayakan Satlantas Polresta Pati untuk mengisi pembinaan dalam kegiatan PSA. Ia menilai kolaborasi dengan pihak sekolah menjadi faktor penentu keberhasilan edukasi keselamatan berlalu lintas.
“Peran guru sangat penting untuk memperkuat pesan-pesan keselamatan yang kami sampaikan, sehingga nilai-nilai tertib lalu lintas bisa terus ditanamkan dalam keseharian anak-anak,” tegasnya.
Selain itu, Kompol Riki berharap dukungan dari para pendidik dan lingkungan sekolah dapat mendukung tugas kepolisian dalam mewujudkan Kamseltibcarlantas dan Kamtibmas yang kondusif di Kabupaten Pati.
“Sinergi antara kepolisian dan dunia pendidikan menjadi kunci agar budaya tertib berlalu lintas benar-benar tumbuh dan berkelanjutan,” tandasnya.
Editor: Arif
- Penulis: Fatwa Fauzian
