Breaking News
light_mode

Puluhan Orang Dapatkan Pembinaan Tentang HIV/Aids

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 9 Feb 2018
  • visibility 92

Temuan Pengidap Baru Meningkat Tiap Tahun

Salah satu pengurus Kelompok Dukungan Sebaya bagi orang dengan HIV/AIDS (ODHA) berdialog dengan peserta sosialisasi.
Lingkar Muria, JEPARA –  Kelompok Dukungan Sebaya (KDS) Plus Jepara menggelar sosialisasi pembinaan Orang Dengan HIV Aids (ODHA) di Aula RSUD RA Kartini Jepara belum lama ini. Acara tersebut diikuti sekitar 50 orang.
Pengurus KDS Plus Jepara, Tain, menuturkan,
sosialisasi tersebut dimaksudkan untuk memberikan pembinaan dan motivasi kepada ODHA di
Jepara. Saat ini, ODHA mendapatkan bantuan obat
antiretroviral (Arv) dari pihak donatur. Sehingga dari bantuan obat
tersebut bisa dikonsumsi secara teratur. 
“Kami tekankan kepada teman-teman ODHA
untuk patuh selama pengobatan Arv. Obat ini bersifat seumur hidup. Jika telat
beberapa menit saja dari jam yang ditentukan, bisa berakibat pada penurunan
sistem kekebalan tubuh,” ujarnya.
Menurutnya, kepatuhan dalam menjalankan
pengobatan Arv secara benar tentang dosis dan diminum tepat waktu sangat
dibutuhkan oleh ODHA. Hal ini untuk memperlambat perkembangan virus HIV dalam tubuh.
Jika pemakaian obat Arv terputus-putus, maka akan mempercepat perkembangan virus
dan menyebabkan kematian.
Selain sosialisasi, pihaknya juga
memberikan motivasi kepada ODHA terkait tantangan diskriminasi di masyarakat.
ODHA juga memiliki hak yang sama untuk menjalani hidup normal. 
“Mereka harus
terus dimotivasi agar tidak terpuruk. Harus bisa membuktikan bahwa ODHA bisa
berkarya dan bermanfaat untuk masyarakat. Stigma negatif di masyarakat
dijadikan pelecut semangat untuk melakukan pembuktian,” paparnya.
Disinggung terkait penemuan ODHA
tahun ini, pihaknya telah menemukan 18 temuan baru. Temuan tersebut diperoleh
dari RSUD RA Kartini sebanyak 11 orang, tiga orang di Puskesmas Pecangaan, dan
empat orang di Puskesmas Bangsri. 
“Temuan baru ini terus kami pantau. Di awal
penemuan seperti ini biasanya mereka masih malu mengakui statusnya sebagai
ODHA. Sehingga perlu pendekatan secara personal untuk merangkul mereka,”
tandasnya. (anw/lil)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wadah Rock Pati (Waropa), Komunitas Rock yang Lahir Dibidani Anggota TNI

    Wadah Rock Pati (Waropa), Komunitas Rock yang Lahir Dibidani Anggota TNI

    • calendar_month Ming, 22 Jul 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Kafe Perko di Jalan Pemuda Desa Kalidoro, Malam Minggu lalu (23/6), mendadak bergetar heboh. Dentuman drum dan alunan melodi dari gitar listrik sedikit memekakkan telinga, namun cukup nikmat untuk bisa menganggukkan kepala. Seorang pria bertubuh tegap bernyanyi penuh semangat. Dia menyanyikan sebuah lagu kawakan. Bis Kota, besutan Ahmad Albar dari grup musik legendaris. God Bless. […]

  • DPRD Pati Apresiasi Prioritas Infrastruktur Pasar Tradisional dalam APBD 2026

    DPRD Pati Apresiasi Prioritas Infrastruktur Pasar Tradisional dalam APBD 2026

    • calendar_month Ming, 26 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 267
    • 0Komentar

    PATI – DPRD Pati memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah atas prioritas pembangunan infrastruktur, khususnya perbaikan pasar tradisional, yang dialokasikan dalam APBD 2026. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat perekonomian masyarakat setempat. “Perbaikan di sejumlah pasar tradisional ini penting untuk memperkuat perekonomian masyarakat. Sehingga pasar menjadi bagus dan ramai dikunjungi,” ujar Wakil Ketua DPRD Pati, Hardi. Bupati […]

  • Alasan Mahfud MD Layak jadi Presiden atau Wakil Presiden 2024

    Alasan Mahfud MD Layak jadi Presiden atau Wakil Presiden 2024

    • calendar_month Ming, 14 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Foto : @mohmahfudmd Mahfud MD banyak digadang-gadang menjadi figur yang layak menjadi pemimpin Indonesia. Pria yang saat ini menjabat sebagai Menkopolhukam ini memiliki rekam jejak positif dengan segudang pengalaman yang telah teruji hingga hari ini. Hal itu diungkapkan seniman kondang asal Yogyakarta Butet Kartaredjasa. Butet bahkan getol mendorong kepala para pimpinan parpol agar Mahfud MD […]

  • Pria Asal Pati Jualan Angkringan di Wonosobo Sambil Kenakan Jersey Persipa

    Pria Asal Pati Jualan Angkringan di Wonosobo Sambil Kenakan Jersey Persipa

    • calendar_month Jum, 29 Nov 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 92
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Di tengah hiruk pikuk kota Wonosobo, terdapat sebuah angkringan unik bernama “Menolak Lupa Angkringan”. Yang membuat angkringan ini berbeda adalah pemiliknya, Fajar Fata Chilwasesa (27), seorang pria asal Gembong, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, yang selalu mengenakan jersey Persipa Pati, klub Liga 2 kebanggaannya, saat berjualan. Fajar, alumnus Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Universitas Sains Al-Qur’an […]

  • Tawuran Remaja di Sukolilo Berhasil Digagalkan Polisi, Pembinaan Jadi Prioritas

    Tawuran Remaja di Sukolilo Berhasil Digagalkan Polisi, Pembinaan Jadi Prioritas

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 532
    • 0Komentar

    PATI – Aksi tawuran yang melibatkan dua kelompok remaja, Genk Kampung Gelap dari Dukuh Krasak, Desa Kedungwinong, dan Genk Kampung Horor dari Dukuh Ronggo, Desa Baturejo, berhasil digagalkan oleh aparat Polsek Sukolilo. Insiden ini terjadi di kawasan Bumi Perkemahan Sonokeling, Desa Sukolilo, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, pada Minggu (9/11/2025) sekitar pukul 00.30 WIB. Kapolresta Pati […]

  • Identitas Mayat di Ladang Tebu Desa Mulyoharjo Terungkap, Korban Tuna Wicara

    Identitas Mayat di Ladang Tebu Desa Mulyoharjo Terungkap, Korban Tuna Wicara

    • calendar_month Kam, 25 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 67
    • 0Komentar

    PATI – Warga Desa Mulyoharjo, Kecamatan Pati, dikejutkan dengan penemuan mayat seorang perempuan di area ladang tebu milik warga pada Rabu (24/9/2025) sore. Jasad korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 16.30 WIB oleh seorang pencari rumput yang mencium aroma tidak sedap di tengah kebun tebu. Kapolresta Pati melalui Kapolsek Pati Kota, IPTU Heru Purnomo, membenarkan […]

expand_less