Breaking News
light_mode

Potensi Kopi Pati Mampu Tembus Pasar Ekspor

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 30 Sep 2019
  • visibility 1.131


Bupati memakai caping kopi


PATI – Kopi Pati disebut layak untuk masuk pasar ekspor.
Potensi kopi di Bumi Mina Tani dianggap sudah memungkinkan untuk hal tersebut. Hal
itu diungkapkan oleh Darningsih, dari Pasar Kopi Jawa Barat, seorang pengusaha
yang mengeluarkan terobosan QR Code untuk produk petani kopi.
”Potensinya ada, tinggal bagaimana
langkah komitmen para petani kopi untuk mewujudkan hal itu,” terangnya usai
standnya dikunjungi Bupati Haryanto kemarin.
Darningsih tak asal bicara. Dia
melihat data-data potensi dunia perkopian di Bumi Mina Tani. Seperti luasan
lahannya yang mencapai 2200 hektare. ”Peluangnya sangat besar. Saya rasa memang
perlu dicoba. Minimal kedepan satu kontainer dulu kopi Pati,” jelasnya.
Lebih lanjut, pihaknya mengaku siap
nantinya untuk melakukan pembinaan dan pendampingan kepada para petani. ”Kami
nanti menggunakan QR Code. Melalui program itu produk kopi petani bisa dilihat
hanya dengan scan barcode tersebut. Transaksi akan langsung kepada petani. Jadi
dengan system direct tersebut akan
memangkas mata rantai antara pembeli dengan petani. Sehingga keuntungan yang
diperoleh petani lebih banyak. Petani lebih bisa untung. Dengan begitu mereka
akan semakin tertarik dan semangat untuk bertani dan juga memperbaiki
kualitasnya,” terang perempuan yang aktif di berbagai organisasi pengusaha ini.
Sementara itu, Bupati Pati Haryanto
menyambut baik kerja sama yang ditawarkan tersebut. Pihaknya juga sangat
optimistis perdagangan kopi dari Bumi Mina Tani bisa melejit, bahkan hingga
sampai menembus ekspor.
”Potensi kopi di Pati memang besar,
mulai dari lahannya yang luas mencapai 2200 hektare tentu jika dimaksimalkan
akan mampu memenuhi permintaan pasar. Kualitasnya juga tak kalah. Beberapa
waktu yang lalu, kopi dari salah satu petani di Pati, pernah meraih peringkat
lima besar uji cita rasa kopi nasional,” papar orang nomor satu di Kabupaten
Pati ini. (alb)
  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kondisinya Begini, Lapangan Stadion Joyokusumo Dikeluhkan

    Kondisinya Begini, Lapangan Stadion Joyokusumo Dikeluhkan

    • calendar_month Ming, 25 Mar 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 315
    • 0Komentar

     Lingkar Muria, PATI  – Kondisi lapangan Stadion Joyokusumo dinilai buruk, dan tak layak. Kontur lapangan terlalu keras dan kondisi rumputnya juga tumbuh tak merata. Hal itu diungkapkan anggota Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Jamari. Kepada sejumlah wartawan, pria yang juga pemerhati olahraga di Bumi Mina Tani ini menyoroti kondisi lapangan Stadion Joyokusumo yang dinilai tidak layak […]

  • Mengenang Tragedi Untuk Mengukir Prestasi

    Mengenang Tragedi Untuk Mengukir Prestasi

    • calendar_month Ming, 13 Jan 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 366
    • 0Komentar

    Judul Buku Tragedi Tiket Montreal Penulis Eko Wardhana Cetakan 2018 Halaman 320 13,5×20 cm Penerbit Indie Book Corner ISBN 978-602-3093-54-0 Membincang sepakbola Indonesia lebih banyak membikin dada sesak. Para pendukung Timnas Garuda lebih akrab dengan drama-drama kegagalan tim kesayangannya, ketimbang keberhasilan menjuarai sebuah turnamen. Namun sayang, rentetan kegagalan timnas tak menjadikan pembelajaran untuk bangkit dan […]

  • DPRD Pati Prioritaskan Kesejahteraan PKL dalam Revisi Perda Penataan

    DPRD Pati Prioritaskan Kesejahteraan PKL dalam Revisi Perda Penataan

    • calendar_month Rab, 18 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 363
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati tengah fokus membahas revisi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penataan Pedagang Kaki Lima (PKL). Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin, menekankan bahwa revisi ini bertujuan utama untuk meningkatkan kesejahteraan para PKL di Kabupaten Pati. “Revisi Perda ini akan membawa perubahan dalam penataan PKL, demi kebaikan bersama dan […]

  • Komisi D Apresiasi Respons Cepat Dapur MBG yang Berbenah

    Komisi D Apresiasi Respons Cepat Dapur MBG yang Berbenah

    • calendar_month Sen, 22 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 348
    • 0Komentar

    PATI – Komisi D DPRD Kabupaten Pati mengapresiasi respons cepat beberapa dapur penyedia Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang telah berbenah setelah adanya temuan terkait gizi yang tidak layak. Ketua Komisi D, Teguh Bandang Waluyo, menyatakan bahwa pihaknya telah menerima informasi bahwa dapur-dapur tersebut telah melakukan perbaikan. “Kemarin saya terdapat di media informasinya beberapa dapur ada […]

  • DPRD Pati Dorong Pemkab Tingkatkan Bantuan Sarana Prasarana dan Asuransi bagi Pembudidaya Ikan

    DPRD Pati Dorong Pemkab Tingkatkan Bantuan Sarana Prasarana dan Asuransi bagi Pembudidaya Ikan

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 418
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PPP, Muslihan, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk meningkatkan bantuan sarana dan prasarana produksi perikanan, baik untuk sektor budidaya maupun perikanan tangkap. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan para pelaku usaha perikanan di Kabupaten Pati. Selain bantuan sarana dan prasarana, Muslihan juga menyoroti pentingnya perlindungan […]

  • Persijap Jepara yang Keep Calm

    Persijap Jepara yang Keep Calm

    • calendar_month Sab, 24 Apr 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 304
    • 0Komentar

    Instagram Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara   Di tengah ketidakpastian kompetisi, langkah bos Persijap Jepara (dalam hal ini Oasis Water) tentu bisa dipahami. “Berhemat” melakukan pergerakan akan sangat berarti. Jangan sampai klub kehabisan “nafas” di tengah kompetisi.  Persijap Jepara tetap kalem menyongsong kompetisi Liga 2 tahun 2021. Klub yang promosi dengan status juara Liga 3 […]

expand_less