Breaking News
light_mode

Potensi Kopi Pati Mampu Tembus Pasar Ekspor

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 30 Sep 2019
  • visibility 1.075


Bupati memakai caping kopi


PATI – Kopi Pati disebut layak untuk masuk pasar ekspor.
Potensi kopi di Bumi Mina Tani dianggap sudah memungkinkan untuk hal tersebut. Hal
itu diungkapkan oleh Darningsih, dari Pasar Kopi Jawa Barat, seorang pengusaha
yang mengeluarkan terobosan QR Code untuk produk petani kopi.
”Potensinya ada, tinggal bagaimana
langkah komitmen para petani kopi untuk mewujudkan hal itu,” terangnya usai
standnya dikunjungi Bupati Haryanto kemarin.
Darningsih tak asal bicara. Dia
melihat data-data potensi dunia perkopian di Bumi Mina Tani. Seperti luasan
lahannya yang mencapai 2200 hektare. ”Peluangnya sangat besar. Saya rasa memang
perlu dicoba. Minimal kedepan satu kontainer dulu kopi Pati,” jelasnya.
Lebih lanjut, pihaknya mengaku siap
nantinya untuk melakukan pembinaan dan pendampingan kepada para petani. ”Kami
nanti menggunakan QR Code. Melalui program itu produk kopi petani bisa dilihat
hanya dengan scan barcode tersebut. Transaksi akan langsung kepada petani. Jadi
dengan system direct tersebut akan
memangkas mata rantai antara pembeli dengan petani. Sehingga keuntungan yang
diperoleh petani lebih banyak. Petani lebih bisa untung. Dengan begitu mereka
akan semakin tertarik dan semangat untuk bertani dan juga memperbaiki
kualitasnya,” terang perempuan yang aktif di berbagai organisasi pengusaha ini.
Sementara itu, Bupati Pati Haryanto
menyambut baik kerja sama yang ditawarkan tersebut. Pihaknya juga sangat
optimistis perdagangan kopi dari Bumi Mina Tani bisa melejit, bahkan hingga
sampai menembus ekspor.
”Potensi kopi di Pati memang besar,
mulai dari lahannya yang luas mencapai 2200 hektare tentu jika dimaksimalkan
akan mampu memenuhi permintaan pasar. Kualitasnya juga tak kalah. Beberapa
waktu yang lalu, kopi dari salah satu petani di Pati, pernah meraih peringkat
lima besar uji cita rasa kopi nasional,” papar orang nomor satu di Kabupaten
Pati ini. (alb)
  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Setujui Raperda Perlindungan Nelayan dan Pegaraman untuk Kesejahteraan Masyarakat

    DPRD Pati Setujui Raperda Perlindungan Nelayan dan Pegaraman untuk Kesejahteraan Masyarakat

    • calendar_month Rab, 18 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 325
    • 0Komentar

    PATI – DPRD Kabupaten Pati mengadakan rapat paripurna untuk membahas beberapa agenda penting. Rapat ini dipimpin oleh Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin, dan dihadiri oleh Pj Bupati Pati. Salah satu agenda utama adalah membahas hasil evaluasi Gubernur Jawa Tengah terhadap Raperda RPJPD 2025-2045. Selain itu, rapat juga membahas persetujuan bersama mengenai rancangan perubahan APBD Kabupaten […]

  • Full Senyum Persijap Jepara Hajar Bekasi City 1- 0

    Full Senyum Persijap Jepara Hajar Bekasi City 1- 0

    • calendar_month Jum, 23 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Persijap Jepara menang 1-0 atas Bekasi City/PERSIJAP Jepara JEPARA – Kemenangan penting berhasil diraih Laskar Kalinyamat atas tamunya Bekasi City, Jumat (23/9/2022). Persijap Jepara berhasil menang tipis 1-0. Gol kemenangan dicetak oleh Qischil Gandrum pada menit ke-46. Striker sekaligus kapten Persijap Jepara itu berhasil mencetak gol cepat pada awal babak kedua, memanfaatkan umpan silang. Pemain […]

  • Suluk Maleman Edisi 72 Hadirkan Diskusi Soal Dongeng

    Suluk Maleman Edisi 72 Hadirkan Diskusi Soal Dongeng

    • calendar_month Sel, 12 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 450
    • 0Komentar

    Suluk Maleman edisi ke 72 bakal mengusung tema diskusi “Dongeng Negeri Tanpa Dongeng”, hadir sebagai pembicara meliputi para penggiat dongeng. Seperti Hasan Aoni Azis, Agung Pramono, Budi Muryono, dan Omah Dongeng Marwah.  Hari: Sabtu Tanggal: 16 Desember 2017Jam: 20.00 sampai selesaiTempat: Rumah Adab Indonesia MuliaJalan P. Diponegoro No 94 – Pati Live Streaming: Nutizen http://www.sulukmaleman.com/streamingRadio/Video Streaming: […]

  • Sidak Komisi D DPRD Pati Temukan Lebih dari 20 Ijazah Masih Tertahan di SMPN 1 Tayu

    Sidak Komisi D DPRD Pati Temukan Lebih dari 20 Ijazah Masih Tertahan di SMPN 1 Tayu

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.807
    • 0Komentar

    PATI – Dalam sidak di SMPN 1 Tayu, Komisi D DPRD Kabupaten Pati menemukan banyak ijazah yang belum diambil hingga dua sampai tiga tahun terakhir, khususnya lulusan tahun 2023 dan 2024 dengan jumlah lebih dari 20 lembar. Ketua Komisi D, Teguh Bandang Waluyo, menjelaskan kasus awal yang menjadi pemicu sidak adalah orang tua siswa yang […]

  • Tanam Jagung Secara Serentak, Polresta Pati Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional

    Tanam Jagung Secara Serentak, Polresta Pati Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional

    • calendar_month Kam, 10 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 295
    • 0Komentar

    PATI – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pati bersama Forkopimda dan masyarakat menggelar penanaman jagung serentak di Desa Regaloh, Kecamatan Tlogowungu, Rabu (9/7/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari kontribusi Polri dalam mendukung program ketahanan dan swasembada pangan nasional tahun 2025. Penanaman jagung yang dilakukan secara serentak se-Indonesia ini terhubung melalui Zoom Meeting dengan kegiatan serupa di […]

  • Permintaan Ikan Meningkat, Harga Terangkat

    Permintaan Ikan Meningkat, Harga Terangkat

    • calendar_month Sab, 19 Mei 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 282
    • 0Komentar

    PATI – Permintaan ikan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Unit II Juwana mengalami peningkatan. Bahkan, harga masing-masing ikan hasil tangkapan nelayan, juga mengalami kenaikan. Emi Yuliati, salah seorang bakul di TPI II Juwana mengatakan, hari-hari ini harga ikan memang sedang bagus. Kemungkinan, stabilitas harga ini akan berlangsung hingga pertengahan puasa nanti. “Tetapi, kalau  sudah memasuki hari ke […]

expand_less