Breaking News
light_mode

Potensi Kopi Pati Mampu Tembus Pasar Ekspor

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 30 Sep 2019
  • visibility 1.003


Bupati memakai caping kopi


PATI – Kopi Pati disebut layak untuk masuk pasar ekspor.
Potensi kopi di Bumi Mina Tani dianggap sudah memungkinkan untuk hal tersebut. Hal
itu diungkapkan oleh Darningsih, dari Pasar Kopi Jawa Barat, seorang pengusaha
yang mengeluarkan terobosan QR Code untuk produk petani kopi.
”Potensinya ada, tinggal bagaimana
langkah komitmen para petani kopi untuk mewujudkan hal itu,” terangnya usai
standnya dikunjungi Bupati Haryanto kemarin.
Darningsih tak asal bicara. Dia
melihat data-data potensi dunia perkopian di Bumi Mina Tani. Seperti luasan
lahannya yang mencapai 2200 hektare. ”Peluangnya sangat besar. Saya rasa memang
perlu dicoba. Minimal kedepan satu kontainer dulu kopi Pati,” jelasnya.
Lebih lanjut, pihaknya mengaku siap
nantinya untuk melakukan pembinaan dan pendampingan kepada para petani. ”Kami
nanti menggunakan QR Code. Melalui program itu produk kopi petani bisa dilihat
hanya dengan scan barcode tersebut. Transaksi akan langsung kepada petani. Jadi
dengan system direct tersebut akan
memangkas mata rantai antara pembeli dengan petani. Sehingga keuntungan yang
diperoleh petani lebih banyak. Petani lebih bisa untung. Dengan begitu mereka
akan semakin tertarik dan semangat untuk bertani dan juga memperbaiki
kualitasnya,” terang perempuan yang aktif di berbagai organisasi pengusaha ini.
Sementara itu, Bupati Pati Haryanto
menyambut baik kerja sama yang ditawarkan tersebut. Pihaknya juga sangat
optimistis perdagangan kopi dari Bumi Mina Tani bisa melejit, bahkan hingga
sampai menembus ekspor.
”Potensi kopi di Pati memang besar,
mulai dari lahannya yang luas mencapai 2200 hektare tentu jika dimaksimalkan
akan mampu memenuhi permintaan pasar. Kualitasnya juga tak kalah. Beberapa
waktu yang lalu, kopi dari salah satu petani di Pati, pernah meraih peringkat
lima besar uji cita rasa kopi nasional,” papar orang nomor satu di Kabupaten
Pati ini. (alb)
  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang 2024 Bupati Pati Haryanto Digoda Jadi Caleg PPP

    Jelang 2024 Bupati Pati Haryanto Digoda Jadi Caleg PPP

    • calendar_month Kam, 9 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 289
    • 0Komentar

      Bupati Haryanto hadir dan ikut membuka Muskercab PPP Pati Haryanto bakal mengakhiri masa jabatannya sebagai Bupati Pati pada bulan Agustus tahun 2021 ini. Kini pria yang sudah dua kali jadi bupati itu mulai digoda partai politik untuk menjadi caleg pada pemilu 2024. PATI – Bupati Pati Haryanto diakui sebagai sosok pemimpin yang matang. Pengakuan […]

  • Susah Sinyal ANBK di Pulau Genting dan Kemujan Karimunjawa

    Susah Sinyal ANBK di Pulau Genting dan Kemujan Karimunjawa

    • calendar_month Jum, 5 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 630
    • 0Komentar

      SD Negeri 5 Karimunjawa menghadapi kendala susah sinyal yang merepotkan saat kegiatan ANBK Sederet persoalan dihadapi para pelajar di Pulau Genting dan Kemujan, Kepulauan Karimunjawa, Jepara. Mulai dari susah sinyal hingga kendala penyeberangan saat menumpang untuk lokasi ujian.  JEPARA – Susah sinyal amat merepotkan. Hal ini menjadi salah satu persoalan yang dihadapi siswa kelas 5 […]

  • Nyalakan Radio, Cara  Hindari Serangan Macan Tutul

    Nyalakan Radio, Cara Hindari Serangan Macan Tutul

    • calendar_month Sab, 17 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 293
    • 0Komentar

      Ilustrasi macan tutul vs radio JEPARA – Warga Dukuh Duplak Desa Tempur, Keling, Jepara digegerkan dengan serangan macan tutul. Satwa langka yang dilindungi ini menyerang hewan-hewan ternak. Namun warga tak perlu khawatir, ada tips untuk menghindari serangan hewan bernama latin Panthera pardus melas ini. Dalam video Youtube channel Discovery Muria, Balai Konservasi Sumber Daya […]

  • Filter Inlet Outlet Bikin Irigasi Persawahan Jadi Sehat

    Filter Inlet Outlet Bikin Irigasi Persawahan Jadi Sehat

    • calendar_month Kam, 12 Jul 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 335
    • 0Komentar

    Teknologi penyaringan air sebelum dan sesudah masuk area persawahan, dinilai sangat diperlukan. Hal ini mengingat air yang berasal dari sungai maupun sawah yang digunakan untuk irigasi, dimungkinkan mengandung kontaminan logam berat maupun residu pestisida, tentu dampaknya adalah kesehatan manusia. “Hasil penelitian yang kami lakukan, menunjukkan bahwa penggunaan pestisida di lahan pertanian dapat mengakibatkan akumulasi residu […]

  • Polsek Tlogowungu Berhasil Ungkap Kasus Curanmor di Pertunjukan Ketoprak

    Polsek Tlogowungu Berhasil Ungkap Kasus Curanmor di Pertunjukan Ketoprak

    • calendar_month Kam, 23 Nov 2023
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 337
    • 0Komentar

    PERISTIWA – Polsek Tlogowungu bersama Tim Resmob Sat Reskrim Polresta Pati berhasil menangkap pelaku pencurian sepeda motor pada sebuah pertunjukan ketoprak di Desa Tlogorejo. Kejadian tersebut terjadi pada Kamis, 2 November 2023, sekitar pukul 22.15 WIB, di lokasi pertunjukan ketoprak Agung Budoyo turut Desa Tlogorejo. Pelaku, seorang lelaki berinisial S alias Badengak (49) warga Bangsri, […]

  • Anggota DPRD Pati Dorong Generasi Muda Kembangkan Potensi Buah Lokal

    Anggota DPRD Pati Dorong Generasi Muda Kembangkan Potensi Buah Lokal

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 909
    • 0Komentar

    PATI – DPRD Pati mendorong generasi muda untuk terjun dan mengembangkan sektor pertanian tanaman buah di Kabupaten Pati. Kabupaten Pati dikenal sebagai daerah penghasil buah-buahan khas, seperti jambu citra dan kelapa kopyor. Anggota DPRD Pati, Eko Kuswanto, menyatakan bahwa sektor ini memiliki potensi besar dan menjanjikan. “Pertanian tanaman buah ini merupakan bisnis yang menjanjikan. Potensinya […]

expand_less