Breaking News
light_mode

PKB Pati Syukuran Perpres Pesantren Terbit

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 20 Sep 2021
  • visibility 75
Syukuran potong tumpeng di kantor DPC PKB Pati atas terbitnya perpres pesantren

PATI – Rasa syukur terpancar setelah terbit Peraturan Presiden
(Perpres) nomor 82 tahun 2021 tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren. DPC Partai
Kebangkitan Bangsa (PKB) Pati bersama Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU)
Pati menggelar tasyakuran bersama, Sabtu (18/9/2021) di kantor DPC PKB.

Ketua DPC PKB Pati, Bambang Susilo, mengatakan bahwa lahirnya Perpres
tersebut perlu disyukuri karena pihaknya merasa itu merupakan hasil perjuangan
Fraksi PKB di DPR RI. Lahirnya Perpres ini sendiri merupakan tindak lanjut dari
Undang-Undang tentang Pesantren yang telah disahkan.

Bambang Susilo menyebut, dalam Perpres tersebut ada klausul pasal
penting yang menyatakan bahwa pemerintah daerah membantu pesantren.

“Artinya itu sifatnya wajib. Kalau kata ‘dapat’ itu bisa tidak bisa
iya. Tapi ini wajib Kami di Fraksi PKB DPRD akan menekan pemerintah untuk
selalu mengalokasikan dana bantuan itu, baik melalui hibah atau item anggaran
lain,” jelas pria yang juga menjadi Ketua Komisi A DPRD Pati ini.

Mengenai teknisnya, Bambang menyebut bahwa pihaknya masih menunggu
dikeluarkannya peraturan menteri yang menindaklanjuti Perpres ini.

Ketua PCNU Pati, Kiai Yusuf Hasyim menambahkan, lahirnya Perpres ini
dapat dimaknai sebagai bentuk kepedulian pemerintah pada pesantren.

“Dan menurut saya itu memang kewajiban pemerintah untuk memberi bantuan.
Karena pesantren tidak bisa dipungkiri kontribusinya sejak sebelum kemerdakaan
sampai saat ini,” ungkap dia.

“Ini angin segar baru. Satu langkah maju penerjemahan terhadap UU
Pesantren. Tapi kita juga masih membutuhkan peraturan menteri yang secara
teknis tidak membebani pesantren,” tambah Kiai Yusuf.

Dia berharap, nantinya kalangan pesantren tidak perlu diributkan dengan
persoalan administrasi yang terlalu berbelit.

Sementara itu Ketua Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) NU Pati, Muhammad
Liwa’uddin, berharap agar tindak lanjut perpres ini bisa terus dikawal supaya
memudahkan pesantren. Bukannya malah melahirkan aturan-aturan yang mempersulit.

“Pesantren selama ini sudah independen. Jangan sampai campur tangan
pemerintah justru akan menjadikan pesantren mundur. Harapan kami PKB bisa
mengawal Perpres ini supaya pesantren secara administratif bisa tertata dan
betul-betul diperhatikan pemerintah,” tegasnya. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Susur Hutan Mangrove Pantai Istambul Demak

    Susur Hutan Mangrove Pantai Istambul Demak

    • calendar_month Sab, 23 Jan 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Suasana menyusuri hutan mangrove di Pajnatai Glagah Wangi Istambul Demak  DEMAK – Lalu lalang perahu nelayan menambah keramaian kawasan wisata Pantai Glagah Wangi Istambul Demak. Perahu-perahu itu tidak hendak melaut mencari ikan. Mereka hanya mengantar wisatawan. Untuk berkeliling menyusuri hutan mangrove yang rimbun. Masih pukul 09.00, cuaca terik sekali hari itu. Matahari bersinar dengan kekuatan […]

  • PSG Pati Tantang Klub Liga 1

    PSG Pati Tantang Klub Liga 1

    • calendar_month Sel, 18 Mei 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Pelatih PSG Pati saat memberikan intruksi ke pemainnya     Tak main-main, tim pelatih Laskar Kembangjoyo terus mematangkan skuadnya. Klub-klub 1 dibidik menjadi lawan uji coba pasca libur lebaran ini. Sebelumnya klub ini sudah dua kali menjajal kekuatan klub Liga 1, Bhayangkara Solo FC dan Persipura. PATI – Klub Liga 2, PSG (Putra Safin Grup) Pati […]

  • Kudus Jadi Titik Sentral Pengembangan Kawasan Pati Raya

    Kudus Jadi Titik Sentral Pengembangan Kawasan Pati Raya

    • calendar_month Jum, 25 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 74
    • 0Komentar

    KUDUS – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendorong pengembangan kawasan aglomerasi di Pantura timur, salah satunya melalui program Pati Raya. Kabupaten Kudus berperan penting sebagai titik sentral dalam pengembangan ini. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menekankan keberhasilan model aglomerasi seperti Solo Raya yang menghasilkan perputaran ekonomi hampir Rp 8,7 triliun (menurut pemberitaan sebelumnya, hampir Rp 10 […]

  • Gus Yusuf Tepis Isu Maju Pilgub 2018

    Gus Yusuf Tepis Isu Maju Pilgub 2018

    • calendar_month Sel, 9 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Pilih Fokus Dakwah Lingkar Muria, MAGELANG – Santer beredar kabar, pengasuh Pondok pesantren Asrama Pendidikan Islam (API) Tegalrejo Magelang, KH Yusuf Chudori (Gus Yusuf) bakal maju dalam Pilgub 2018. Namun, Gus Yusuf membantahnya. Kiai nyentrik ini lebih memilih meneruskan berdakwah dan mengasuh pondok pesantren. Kabar ini didapat dari salah satu orang terdekat Gus Yusuf. Dia adalah Kiai […]

  • Nawal Arafah Ajak Perempuan Miliki Growth Mindset untuk Bangun Peradaban

    Nawal Arafah Ajak Perempuan Miliki Growth Mindset untuk Bangun Peradaban

    • calendar_month Ming, 19 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 96
    • 0Komentar

    KUDUS – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Nawal Arafah Yasin, menekankan peran penting perempuan dalam pendidikan karakter anak di tengah tantangan dunia digital yang kompleks. Hal ini disampaikannya saat menjadi narasumber Kajian Wanita bertema “Perempuan Sholihah Sebagai Fondasi Karakter dan Madrasah Peradaban” di Gedung Madrasah TBS, Kabupaten Kudus, […]

  • Dari Lantai Sebelas, Laskar Saridin Bersiap Pentas

    Dari Lantai Sebelas, Laskar Saridin Bersiap Pentas

    • calendar_month Kam, 28 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Target Naik Kasta  Para pemain Persipa yang telah menandatangani kontrak Hujan baru saja reda mengguyur Kota Pati. Minggu malam (24/3/2019), udara kota masih terasa dingin. Jalanan sedikit masih basah. Mendung tebal menggelantung di langit The Safin Hotel. Dari lantai 11 gemerlap lampu-lampu  membikin suasana menjadi syahdu. Sayup-sayup kendaraan di jalanan terasa senyap. Masih pukul 19.00. […]

expand_less