Breaking News
light_mode

Nasehat Mbah Dullah Kajen, untuk Menjadikan Hewan Qurban Sebagai Wasilah

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 21 Jul 2021
  • visibility 123

 

Mbah Dullah Kajen

Sebelum
membaca nasehat yang luar biasa ini, mari kita kirimkan Surat al-Fatihah kagem
Simbah Kiai Abdullah Salam sekeluarga, Simbah Kiai Nafi’ Abdillah Salam
sekeluarga, Abuya Minan Abdillah Salam, dan juga Kang Bambang, lahum
al-Fatihah….

Di
suatu malam, di dalam sebuah rumah tua milik seorang Kiai yang sangat
kharismatik, di lingkungan Pondok Pesantren Mathali’ul Huda Poesat Kajen
Margoyoso Pati. Malam itu adalah malam 10 Dzulhijjah, malam Hari Raya Idul
Adha. Semua santri telah pulang dan hanya segelintir santri yang masih tinggal
di Pondok, termasuk aku yang merasa pedih, karena merasa kesepian, sendirian
tak punya teman. Mau tidur di kamar, takut. Musholla PMH Poesat yang biasanya
ramai juga tampak lengang. Akhirnya, kuputuskan untuk tidur di ruang tamu rumah
kyaiku, Simbah KH. Abdullah Zen Salam.

Kurapatkan
tubuh di dinding rumah Mbah Dullah yang langsung berdampingan dengan kamar
beliau. Dalam batinku, aku merasa nyaman, dan tak lagi takut, karena aku
merasa, di sampingku ada kyaiku yang menemani, meskipun terpisah oleh dinding yang
terbuat dari triplek ini.

Tepat
pukul 22.00, kulihat jam di ruang tamu Mbah Dullah itu berdetik. Sayup-sayup,
saat merebahkan tubuhku di ruang tamu ndalem beliau, aku mendengar kyaiku
sedang bercerita, entah dengan siapa di sana? Suaranya jelas dalam hening malam
yang sesekali terselip suara sendu takbir Idul Adha.

Mbah
Dullah ngendika kepada seorang yang beliau ajak bicara,

“Le,
kowe ngerti apa sing pualing ajaib ning hari Qurban?”

(Nak,
tahukah kamu apa hal yang paling ajaib di hari Kurban?)

“Boten
mbah.”

Jawab
lelaki itu. Dari suaranya, sepertinya ia masih muda.

“Kok
ujug-ujug ana wedhus digawa Malaikat sangka langit?”

(Kok
tiba-tiba ada kambing dibawa Malaikat dari langit?)

Tanya
Mbah Dullah lagi.

“Apa
sing ndadekna Gusti Allah mbatalke perintahe?”

(Apa
yang membuat Gusti Allah membatalkan perintahnya kepada Nabi Ibrahim untuk
menyembelih Nabi Ismail?)

“Sing
paling wigati, apa sing diucapke Nabi Ibrahim maring Gusti Allah? Sing ora
dikrungu menungsa, nanging para Malaikat lan Gusti Allah krungu?”

(Yang
paling harus diperhatikan, apa yang sebenarnya diucapkan oleh Nabi Ibrahim
kepada Gusti Allah? Yang tidak terdengar oleh manusia, namun Allah dan para
Malaikatnya mendengarkannya?)

Seketika,
suasana hening. Seorang lelaki yang diajak bicara oleh Mbah Dullah itu tidak
menjawab. Aku pun mulai merapatkan telinga ke dinding triplek ruang tamu
Kiaiku. Demi mendengar secara jelas, kata demi kata, yang didhawuhkan oleh Sang
Guru. Suara beliau terdengar sangat khas. Terdengar begitu dalam, meski tak
jarang terselip oleh batuk-batuk kecil. Mbah Dullah, semakin sepuh, semakin
berwibawa.

“Kowe
ngerti, Le? Sakdurunge Nabi Isma’il disembelih, iku ning njero batin, Nabi
Ibrahim Ngendikan. Ya Allah, jasad lan ruhe Isma’il niku kagungane Panjenengan.
Kula pasrahaken lan Kula serahaken ruh lan jasade Isma’il dumateng Penjenengan.
Lan kanthi ridha Panjenengan, Kula nyuwun jasad lan ruh ingkang langkung sae
tinimbang Isma’il.”

(Tahukah
kamu, Nak? Sebelum Nabi Isma’il disembelih, di dalam relung hati yang paling
dalam, Nabi Ibrahim berkata. Ya Allah, jasad dan ruhnya Isma’il adalah
milik-Mu. Aku pasrahkan, aku serahkan ruh dan jasad Isma’il kepada-Mu. Dan
dengan ridha-Mu ya Allah, aku memohon ganti jasad dan ruh yang lebih baik
daripada Isma’il.)

“Saknalika,
Jibril sowan maring Gusti Allah. Lan saknalika, Gusti Allah merintahke maring
Malaikat supaya gawa wedhus, kanggo ganthi pengorbanane Nabi Ibrahim lan Nabi
Isma’il. Iku termasuk mukjizate Nabi Ibrahim. Iku dadi pathokane Ilmu Haqiqat.
Sakdurunge ngamal apa wae, matura ning njero batin ndisik maring Gustimu Sing
Maha Ghaib. Lan dadi pathokan  kanggone
wong sing arep nyembelih Qurban. Kudu diangen-angen, nek Qurban, iku dienggo
apa daginge? Dititipi apa ruhe hayawan iku?”

(Seketika,
Jibril menghadap Gusti Allah. Dan seketika, Gusti Allah memerintahkan Malaikat
untuk membawa seekor domba, sebagai ganti atas pengorbanan Nabi Ibrahim dan
Nabi Isma’il. Itu termasuk mukjizatnya Nabi Ibrahim. Hal tersebut dijadikan
salah satu dasar dalam menjalankan Ilmu Haqiqat. Sebelum kita melakukan apa
saja, hendaknya kita berucap di dalam hati kita, bermunajat kepada Gusti Allah
Yang Maha Ghaib. Dan hal tersebut juga bisa dijadikan dasar bagi orang-orang
yang hendak menyembelih Qurban. Harus direnung-fikirkan. Jika berqurban, untuk
apa dagingnya? Dititipi apa ruh hewan Qurban itu?)

Lelaki
itu lalu bertanya,

“Maksude
pripun nggih Mbah?”

Mbah
Dullah kemudian menjawab dengan suara liirih,

“Ngene
lho Le,….”

(Begini
lho, Nak…)

Aku
semakin penasaran dengan dhawuh Mbah Dullah. Lalu, aku pun duduk, supaya bisa
mendengar lebih jelas setiap kata yang diucapkan Sang Kekasih Allah itu.

 

“Nek
kowe Qurban, sakdurunge wedhus mbok sembelih, cekela wedhus iku, karo ucapna
ning njero batin, matur maring Gusti Allah. Ya Allah, Kula qurbanke wedhus
niki, minangka ngurmati Nabi Ibrahim lan Syari’ate Nabi Muhammad. Daginge
minangka sedekah Kula. Iki bisa mbok ucapna sedekah sing mbok karepke. Lan
ucapke, Kula baliaken ruhe wedhus niki kanthi hurmat supados nyangking dunga
ingsun supados Kula,( …………………………….) niki mbok sebutke hajatmu Le.”

(Jika
kamu berkurban, sebelum kambing disembelih, peganglah kambing itu, seraya
berucap di dalam batin, munajat kepada Gusti Allah. Ya Allah, aku kurbankan
kambing ini, lantaran menghormati Nabi Ibrahim dan Syari’atnya Nabi Muhammad.
Dagingnya merupakan sedekahku. Ini bisa kamu ucapkan jenis sedekah yang kamu
inginkan. Lalu ucapkan, aku kembalikan ruh kambing ini dengan hurmat supaya
membawa doa-doaku, supaya aku, (………………………….) ini sambil kamu sebutkan hajatmu
di dalam hati, Nak!)

Suasane
kembali hening. Beberapa waktu kemudian, suara Mbah Dullah kembali terdengar.

“Ruh
iku bali maring Gustine. Sowan lan ngungkapna karepe sing nyembelih. Berarti,
nyawa kewan Qurban iku isa dadi wasilah dungamu.”

(Ruh  hewan kurban itu kembali kepada Pemiliknya.
Menghadap dan mengungkapkan keinginan orang yang berqurban. Berarti, nyawa
hewan Qurban itu bisa menjadi wasilah bagi doa-doamu.)

Brakkkk,…..
Kreek……

Terdengar
suara pintu ruang dalam rumah Mbah Dullah terbuka. Dan selang beberapa saat,
terdengar suara erangan mesin Mercy Taiger Kiaiku berderu. Dalam batinku, oh
Kiaiku pasti mau ke Makam Mbah Mutamakin. Aku membatin begitu. Dan benar saja,
ternyata Mbah Dullah menjalani rutinitas beliau tiap tengah malam, ziarah makam
Mbah Mutamakkin.

Oh,
aku mulai tak bisa tidur lagi, karena rasa takut sendirian mulai menerkamku.
Kuputuskan untuk duduk dan mulai merenungkan segala yang diucapkan Kiaiku tadi.
Dalam hati, aku ingin supaya kelak bisa berkurban.

Dan
Alhamdulilah, setiap Idul Qurban, aku selalu mengingat dan mempraktikkan ajaran
Kiaiku. Luar biasa. ALHAMDULILLAH. Semua hajatku, pelan namun pasti, satu demi
satu dapat terwujud. Terimakasih ALLAH. Terimakasih Rosulullah Muhammad.
Terimakasih Mbah, Mbah Dullah Salam, al-Fatihah.

*Kang
Bambang Kurnia Wijaya
Alumnus PMH Pusat Kajen, yang beberapa hari lalu kembali ke Rahmatullah dikutip
dari status facebook Sahal Japara

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seni Ukir Jepara Terancam Punah PJ Bupati Minta Dibuatkan Roadmap

    Seni Ukir Jepara Terancam Punah PJ Bupati Minta Dibuatkan Roadmap

    • calendar_month Sab, 2 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 104
    • 0Komentar

    PJ Bupati Jepara melihat karya ukir Penjabat Bupati Jepara Edy Supriyanta menaruh perhatian besar pada seni ukir khas Jepara. Sekuat tenaga jangan sampai warisan budaya ini punah digerus laju zaman. Karena itu pihaknya meminta dibuatkan roadmap sebagai upaya melestarikan warisan budaya ini. JEPARA – Penjabat Bupati Jepara Edy Supriyanta meminta dibuat peta jalan atau roadmap […]

  • Menuju OST di Brazil, Agung Minta Restu Bupati

    Menuju OST di Brazil, Agung Minta Restu Bupati

    • calendar_month Rab, 10 Okt 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Salah satu pelajar terbaik di Kabupaten Pati, bakal memberi kebanggan. Sebab, pelajar dari SMA PGRI 2 Kayen tersebut akan terbang ke Brazil untuk mengikuti lomba Olimpiade Sains Terapan (OST) dalam waktu dekat. Pelajar itu bernama Agung Wijaya Kusuma, siswa kelas XI SMA PGRI 2 Kayen.  Ditemani kepala sekolah dan guru pembimbingnya, Agung datang ke Pendopo Kabupaten […]

  • Ketua Askab PSSI Jumani Jadi Sekda Pati

    Ketua Askab PSSI Jumani Jadi Sekda Pati

    • calendar_month Sab, 2 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 120
    • 0Komentar

      Jumani Sekda Pati yang baru PATI – Kursi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pati akhirnya terisi. Jumani terpilih menjadi Sekda Pati menggantikan Suharyono yang telah pensiun per Oktober tahun 2021 ini. Jumani dilantik Bupati Haryanto di pendapa, Jumat (1/10/2021). Pria yang sebelumnya menjabat Inspektur Daerah Kabupaten Pati ini dilantik bersama sejumlah pejabat lainnya di lingkungan […]

  • Ajak Disiplin Melalui Upacara

    Ajak Disiplin Melalui Upacara

    • calendar_month Rab, 10 Okt 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 120
    • 0Komentar

    PATI – Koramil 05 Jakenan menyambangi SD N Plosojenar kemarin. Kedatangan para prajurit negara ini, untuk memperkuat jalinan komunikasi antara koramil dengan pihak sekolah. Selain itu para prajurit ini juga mengajarkan kedisiplinan kepada para siswa melalui kegiatan upacara bendera. Koramil 05 Jakenan Kapten Kav Sukandar melalui Babinsa Serda Supatmo mengatakan, kegiatan upacara bendera yang rutin […]

  • Legenda Sepak Bola Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto, Kagum dengan Fasilitas Safin Pati Sports School

    Legenda Sepak Bola Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto, Kagum dengan Fasilitas Safin Pati Sports School

    • calendar_month Jum, 14 Mar 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 124
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Safin Pati Sports School kedatangan tamu istimewa pada Selasa dan Rabu (11-12/3/2025). Kurniawan Dwi Yulianto, legenda sepak bola Indonesia, berbagi ilmu dan pengalamannya dengan para siswa dan staf pelatih sekolah tersebut. Dalam kunjungan dua harinya, Kurniawan memberikan sesi pelatihan kepada para siswa, berbagi pengalamannya sebagai striker andalan timnas Indonesia, serta berdiskusi dengan para […]

  • DPRD Pati Gelar Public Hearing Terkait Penyelarasan Perda Pariwisata, Fokus pada Tempat Hiburan Malam

    DPRD Pati Gelar Public Hearing Terkait Penyelarasan Perda Pariwisata, Fokus pada Tempat Hiburan Malam

    • calendar_month Jum, 23 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 144
    • 0Komentar

    PATI – Badan Pembuat Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kabupaten Pati menggelar public hearing pada Jumat (23/5/2025) untuk menyelaraskan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Pariwisata. Pertemuan yang dipimpin Ketua Bapemperda DPRD Pati, Danu Ikhsan, ini dihadiri sejumlah organisasi keagamaan dan fokus membahas menjamurnya tempat hiburan malam, khususnya karaoke, di Kabupaten Pati. “Jadi […]

expand_less