Breaking News
light_mode

Museum Kartini Jadi Ajang Pameran Karya Perupa Jepara

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 29 Mei 2022
  • visibility 116

Pengunjung Museum Kartini Jepara menikmati ragam karya lukisan para perupa Jepara 


Puluhan karya seni rupa dipamerkan di aula Museum Kartini Jepara. Diharapkan ramainya kegiatan pameran menambah khazanah seni rupa di Kota Ukir.

JEPARA- Sebahyak 49 karya dari para perupa Jepara dipamerkan di Aula Museum Kartini Jepara. Sebagian besar karya-karya yang dipamerkan bertema soal Jepara.

Separuh dari karya tersebut sebelumnya merupakan hasil dari agenda Indonesia Menggambar beberapa hari lalu. Puluhan perupa dari berbagai kalangan dan usia ikut menyumbangkan karya yang dikerjakan di Museum Kartini Jepara.

Jatmiko, salah satu perupa senior di Jepara, sangat mengapresiasi pameran yang digagas para perupa muda itu. Menurutnya, pameran-pameran serupa mesti diperbanyak untuk menambah khazanah seni rupa di Kota Ukir.

“Saya rasa ini pameran pertama kali setelah dua tahun tidak ada karena pandemi. Ternyata masih banyak seniman yang berkarya. Dan ini patut diapresiasi,” kata Jatmiko, Sabtu (28/5/2022).

Identitas Jepara

Sementara itu, perupa senior lain, Utoyo Hadi, juga menyambut baik pameran bertajuk “Jepara dalam Coretan” itu. Dirinya menilai, banyaknya karya yang dipamerkan beraliran naturalis itu, menurutnya sudah menjadi salah satu identitas dari perupa Jepara sejak masa lalu.

“Seperti saya dulu, juga pernah membuat banyak karya naturalis. Dan ternyata peminatnya banyak. Bahkan sebagian dari luar negeri. Menurut saya, perupa-perupa Jepara yang beraliran naturalis mesti memperbanyak karya dan rajin pameran. Supaya semakin banyak orang yang melihat lalu tertarik,” tutur Utoyo.

Utoyo sangat berharap ada galeri khusus seni rupa di Jepara. Sehingga, karya-karya para perupa bisa dipamerkan setiap saat di tempat yang pasti.

Terpisah, Kustam Eka Jalu, Ketua Umum Dewan Kesenian Daerah (DKD) Jepara, menyatakan bahwa pameran yang diinisiasi oleh Komite Seni Rupa dan sejumlah komunitas itu, menjadi permulaan dari pergerakan seniman rupa di Bumi Kartini.

Dengan mengajak seluruh perupa yang di komunitas atau yang berkarya secara personal dalam satu even, menurut Kustam, itu sangat tepat untuk memajukan seni rupa di Jepara. 

“Tentu kami terus berupaya untuk membuka ruang-ruang ekpresi dan karya bagi kawan-kawan perupa Jepara. Salah satunya dengan pameran seperti ini. Setelah ini, tentu akan makin banyak lagi even serupa dengan skala yang lebih besar lagi,” jelas Kustam.

Pameran bersama ini digelar sampai Selasa (31/5/2022). Pameran dibuka untuk umum dan tidak dipungut biaya.(yan)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tugas Berat Sekda Pati yang Baru Jelang 2024

    Tugas Berat Sekda Pati yang Baru Jelang 2024

    • calendar_month Sab, 2 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Jumani (memegang mic) menjadi Sekda Kabupaten Pati Jumani resmi menjadi Sekda Pati yang baru. Bupati mewanti-wanti Jumani agar serius bekerja. Mengingat tugas berat menanti, terutama di tahun politik 2024. Peran Sekda sangat sentral dalam hal penganggaran. Apalagi Sekda merupa Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). PATI – Bupati Haryanto menegaskan tugas berat menanti Sekda Pati […]

  • Relokasi PKL, Wajah Baru untuk Pati Lebih Rapi

    Relokasi PKL, Wajah Baru untuk Pati Lebih Rapi

    • calendar_month Rab, 16 Jan 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Bupati tinjau lokasi relokasi PATI – PKL yang saat ini masih berjualan di zona merah seperti di Alun-alun Simpanglima Pati bakal direlokasi. Pemkab Pati menargetkan relokasi bakal dilakukan awal Februari tahun 2019 ini. Terkait relokasi PKL ke area TPK Perhutani KPH Pati, pemerintah menggelar sosialisasi pagi kemarin di Pendapa Kabupaten Pati. Rencana relokasi ini pun […]

  • Ketua DPRD Pati Berharap Pergantian Anggota Pansus Hak Angket Tingkatkan Kinerja

    Ketua DPRD Pati Berharap Pergantian Anggota Pansus Hak Angket Tingkatkan Kinerja

    • calendar_month Rab, 24 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 131
    • 0Komentar

    PATI – Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badruddin, menyampaikan harapannya terkait pergantian anggota Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket dari Fraksi PDI Perjuangan. Ia berharap, dengan perubahan ini, rapat Pansus dapat berjalan lebih maksimal dan efektif. Menurutnya, hingga saat ini rapat Pansus telah dilaksanakan sesuai dengan prosedur dan koridor yang ada. Ia menegaskan bahwa tidak ada […]

  • Dari Ikut-ikutan Jatuh Cinta di Dunia Hiburan

    Dari Ikut-ikutan Jatuh Cinta di Dunia Hiburan

    • calendar_month Jum, 1 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Annisa Firda Nur Hidayah Terjun di dunia hiburan sebenarnya tak terpikirkan oleh Anisa Firda Nur Hidayah. Namun karena keluarga mendukung, akhirnya gadis kelahiran Pati, 20 Maret 2003 ini benar-benar menekuni dunia hiburan. Dari model sampai aktris sinetron dilakoni gadis berambut lurus ini. ”Ya saat kecil dulu saya suka sekali foto-foto. Dari sana coba-coba mau terjun […]

  • Menghibur Diri dengan Membaca

    Menghibur Diri dengan Membaca

    • calendar_month Sel, 12 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Ita Rahmawati Tiga tahun nyantri di pondok pesantren, menghadirkan aktivitas yang sebelumnya belum pernah dilakoni. Sejak di pesantren Ita Rahmawati mempunyai satu aktivitas baru, ia mulai gemar membaca, terutama bacaan sastra. Hal itu Ita lakukan sebab untuk membunuh kebosanan yang datang. Sebabnya, saat di pondok pesantren banyak waktu luang yang ada. Waktu luang itu menurutnya […]

  • Kluyuran Malam Demi Tegakkan IPNU

    Kluyuran Malam Demi Tegakkan IPNU

    • calendar_month Ming, 10 Sep 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Nur Kasan  Sumber : Facebook Nur Khasan Kluyuran seakan melekat pada diri Nur Kasan. Sejak dilantik menjadi Ketua PAC IPNU Keling 2016 lalu, ia rutin kluyuran hampir ke setiap desa di Kecamatan Keling. Saat itu IPNU di level ranting telah mati suri sejak 2011, tepatnya setelah pemekaran Kecamatan Keling. Di tengah kesibukannya sebagai staf operator […]

expand_less