Breaking News
light_mode

Muhammad Ulin Nuha, Peraih Juara Lomba Matematika Internasional di Singapura

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 23 Apr 2018
  • visibility 749

Atasi Soal Sulit, Anggap Semua Soal
Itu Unik


Matematika memang sulit, namun Muhammad
Ulin Nuha punya cara mengatasinya. Dia menganggap soal-soal itu memiliki
keunikan. Itulah kunci, hingga dia moncer di bidang matematika dan menjuarai
berbagai kejuaraan
Dari kejauhan, siapa sangka dia
anak jenius. Seperti diketahui, jenius dalam lakon film-film digambarkan
berkaca mata tebal, dan berpakaian necis. Saat Jawa Pos Radar Kudus mendekat, penampilannya
biasa saja. Selayaknya anak madrasah pada umumnya. Memakai peci hitam,
pakainnya pun tak rapi-rapi amat. Namun itulah Muhammad Ulin Nuha. Peraih
berbagai gelar juara matematika di berbagai even, lokal, nasional hingga
internasional.
Ulin-sapaan akrabnya- salah satu
bagian dari generasi matematika di MTs Abadiyah. Siswa kelahiran Pati, 1
Januari 2003 ini menyapu beberapa gelar juara perlombaan matematika. Baik yang
diselenggarakan instansi pemerintah maupun umum.
Ulin berkisah, raihan prestasinya
itu tidak instan. Ulin menggaransikan waktu bermainnya untuk belajar. Siswa
yang masih duduk di kelas IX ini memang istiqomah
dalam belajar. Dia tak pernah lelah untuk belajar.
”Intinya selalu gembira dengan
matematika. Bahkan ketika pembinaan menjelang lomba saya pernah melakoni
belajar hingga menjelang dini hari,” papar siswa yang memang hobi berhitung
ini. Ulin mengaku, matematika sudah membuatnya bahagia. ”Asyik. Bisa mengasah
logika, juga kecerdasan otak,” akunya.
Selain hanya belajar, Ulin memang
selalu membiasakan berlatih mengerjakan soal. Ulin selalu melakukannya terus
menerus. Semua soal matematika selalu menantang untuk dilahapnya.
”Saya selalu suka mengerjakan
soal-soal, selain menantang, itu juga akan melatih skill menyelesaikan setiap
persoalan dalam matematika,” katanya.
Sejak masuk ke MTs Abadiyah, di
bawah naungan pusat pendidikan matematika Abadiyah, Ulin telah mengumpulkan
sejumlah gelar juara. Yang paling menonjol, putra pasangan Rebo dan Wagini ini
menyabet medali perak dan juga perunggu di Singapura.
Medali perak diraihnya pada gelaran
Singapore Internasional Math Olympiad Challenge tahun 2016. Sementara medali
perunggu diraih Ulin di ajang Singapore Asian School Mathematics Olympiad
(SASMO) tahun 2016.
Dengan raihan prestasi itu, Ulin
pun masuk menjadi siswa pilihan dari Kemenag. Data diri serta sejumlah
prestasinya diabadikan dalam sebuah buku album siswa-siswi berprestasi di
sekolah di bawah naungan Kemenag.
Selain itu, Ulin punya rahasia.
Bagi sebagian orang, Matematika kerap menjadi momok. UNBK kemarin menjadi
contohnya. Di akun sosial media Kemendikbud, banjir protes dan keluhan mengenai
sulitnya soal Matematika di ujian berbasik komputer itu.
Namun di kamus kehidupan Ulin, tak
ditemukan kata sulit dalam soal-soal Matematika. Ulin menganggap soal-soal
Matematika itu unik. Keunikan itu membuatnya tertarik. ”Itulah yang menjadikan
saya tak kesulitan mengerjakannya, sebab saya sudah meyugesti bagaimanapun soal
Matematika yang saya hadapi. Semuanya unik. Itu yang menjadikan saya suka
dengan matematika,” kata Ulin sambil cengar-cengir percaya diri. (Achmad Ulil Albab)


DATA
DIRI
NAMA : MUHAMMAD ULIN NUHA
TTL : PATI, JANUARI 2003
ALAMAT : DESA KARABAN KECAMATAN
GABUS KABUPATEN PATI
PENDIDIKAN : KELAS IX MTS ABADIYAH
PATI
DERETAN
PRESTASI ULIN NUHA
Mendali Perak SIMOC Singapore
Internasional Math Olympiad Challenge tahun 2016, 
Medali Perunggu Singapore Asian
School Mathematics Olympiad (SASMO) tahun 206
Juara 3 Kompetensi Sains Madrasah
(KSM) Kabupaten Pati 2016
Juara 1 Olimpiade Matematika
kategori kelas VII MGMP Matematika SMP se Kabupaten Pati tahun 2016
Juara 3Olimpiade Matematika Se Eks
Karesidenan Pati 2015
Juara 1 beregu rayon Pati Olimpiade
Matematika Universitas Negeri Malang 2015



  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Borja Martinez merayakan gol yang membuka keunggulan Persijap Jepara atas PSIM Jogja.

    Persijap Jepara Nyaris Menang Saat Berjumpa PSIM Jogja, Gol Cantik Borja Martinez Digagalkan VAR

    • calendar_month Rab, 11 Mar 2026
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 3.255
    • 0Komentar

      OLAHRAGA – Skor 2 – 2 bertahan hingga peluit akhir dibunyikan wasit. Persijap jepara nyaris menang saat bertamu di markas PSIM Jogjakarta (11/3/2026). Borja Martinez melakukan tembakan ciamik pada menit ke-78. Namun gol penentu persijap dianulir setelah wasit melihat VAR. Persijap unggul cepat pada menit ke-3 melalui gol voli dari Borja Martinez memanfaatkan situasi […]

  • Ubah Pola Penanganan, Edy Wuryanto Minta Pemerintah Antisipasi PHK Sebelum Terjadi

    Ubah Pola Penanganan, Edy Wuryanto Minta Pemerintah Antisipasi PHK Sebelum Terjadi

    • calendar_month Sel, 28 Jul 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 101.249
    • 0Komentar

    JAKARTA – Penanganan gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) tidak boleh lagi dilakukan dengan pola yang sekadar merespons setelah peristiwa terjadi. Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto mendesak pemerintah mengubah pendekatan dari sekadar menolong korban, menjadi upaya pencegahan saat tanda-tanda kesulitan mulai terlihat di dunia usaha. “Jangan biasakan negara hanya menjadi pemadam kebakaran. Negara harus […]

  • Analisa Peluang Promosi Persijap Jepara ke Liga 1 : Cuma Butuh Dua Kemenangan Saja!

    Analisa Peluang Promosi Persijap Jepara ke Liga 1 : Cuma Butuh Dua Kemenangan Saja!

    • calendar_month Ming, 16 Feb 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 303
    • 0Komentar

    JEPARA – Situasi sulit dialami Persijap Jepara untuk menjaga asa promosi ke Liga 1. Ada berlapis rintangan yang harus disingkirkan sendiri. Tanpa mengharap “bantuan” dari pihak lain. Ya itulah yang dialami oleh tim berjuluk Laskar Kalinyamat jelang laga pemungkas babak 8 besar menghadapi Persela Lamongan pada Selasa 18 Februari 2025. Persijap Jepara harus menentukan nasibnya […]

  • Keracunan Massal di Desa Tluwah, Juwana Diduga Akibat Konsumsi Lontong Hajatan

    Keracunan Massal di Desa Tluwah, Juwana Diduga Akibat Konsumsi Lontong Hajatan

    • calendar_month Kam, 26 Des 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 283
    • 0Komentar

    PATI – Sebanyak 138 warga Desa Tluwah, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, mengalami keracunan massal setelah mengonsumsi lontong sayur dari acara hajatan pada Senin malam (23/12/2024). Korban mengalami berbagai gejala seperti mual, muntah, diare, demam, dan menggigil. Warga mulai merasakan gejala keracunan pada Selasa pagi (24/12/2024). Puncaknya pada Selasa malam, 138 warga mengalami gejala yang sama, […]

  • Warga Pelemgede Pati Diviralkan Medsos Tak Dapat Bansos, Inilah Faktnya

    Warga Pelemgede Pati Diviralkan Medsos Tak Dapat Bansos, Inilah Faktnya

    • calendar_month Sel, 6 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 311
    • 0Komentar

    Kepala Desa Pelemgede memberikan keterangan terkait video viral yang tidak benar Pemdes Pelemgede Kecamatan Pucakwangi Pati geram dan merasa dirugikan, karena sebuah akun medsos @patinews memviralkan video wawancara dengan seorang pria paruh baya, yang dinarasikan tidak pernah tersentuh bantuan. Tetapi setelah diklarifikasi ternyata video tersebut tidak benar.  PATI – Sebuah video tentang seorang pria asal […]

  • Tangkal Hoaks, Begini Caranya

    Tangkal Hoaks, Begini Caranya

    • calendar_month Jum, 30 Mar 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 230
    • 0Komentar

    SUMBER : BINTANG.COM Lingkar Muria, PATI – Komisi Penyiaran Daerah Indonesia (KPID) Jawa Tengah, mendorong masyarakat untuk menjadi konsumen media yang cerdas dan kritis. Hal itu lantaran banyaknya siaran media yang kurang mendidik. Terlebih banyaknya informasi yang hoaks atau tidak benar. Demikian dikemukakan komisioner KPID Jawa Tengah Tazkiyyatul Muthmainnah, dalam kegiatan literasi media di ruang […]

expand_less