Breaking News
light_mode

Minim Pasokan, Perusahaan Garam di Rembang Sepi Produksi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 28 Nov 2017
  • visibility 108


Seorang petani garam sedang mengolah di tambaknya baru-baru ini


Lingkar Muria, REMBANG – Intensitas
hujan yang cukup tinggi selama dua pekan, membuat petani garam mandek
berproduksi. Dampaknya, para pemilik pabrik pengolahan garam beryodium sepi produksi.
Pupon, pemilik industri garam
beryodium UD Apel Merah di Desa Purworejo
, Kecamatan Kaliori menyebutkan, sepinya pasokan garam terjadi sejak
sepekan ini. Dia mengakui, musim penghujan membuatnya kesulitan memenuhi
kebutuhan produksi.
”Musim hujan, jadinya petani
garam tidak dapat produksi. Kini kami hanya mengandalkan kembali stok gudang
saat kemarau,” ungkapnya kepada Lingkar Muria, Kamis (24/11/17)
Untuk stok garam yang ada
saat ini diprediksi dapat bertahan hingga bulan Maret 2018 mendatang. Dia
mengakui, untuk sementara masih relatif aman. Apalagi masih mengandalkan petani
garam yang menjual produksi.
”Kalau yang sudah habis
memang ada yang mengambil stok dari luar daerah, seperti Madura ataupun
Sulawesi,” terangnya.
Lebih lanjut disinggung
dengan aktifitas sejumlah petani garam di wilayah Kaliori menurutnya tetap
jalankan aktivitas. Karena lahan dibanjiri air hujan, biasanya mereka beralih
udang dan ikan bandeng.
Dengan demikian lahan yang
dimiliki mereka tetap  menghasilkan.
Karena saat mengandalkan harga garam saat ini belum berpihak kepada petani.
Karena harganya memang belum dapat naik signifikan.
”Untuk harga dipasaran
memang masih sepi. Untuk harga sampai tanggal 24 Nopvember berkisar Rp 2.500
per kg. Hal ini ada kenaikan Rp 400, jika dibandingkan bulan-bulan sebelumnya
berkisar Rp 2.000 sampai Rp 2.100 per kg,” imbuhnya. (mil)
  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi B DPRD Pati Siap Fasilitasi Regenerasi Petani Milenial

    Komisi B DPRD Pati Siap Fasilitasi Regenerasi Petani Milenial

    • calendar_month Jum, 25 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 280
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Komisi B DPRD Pati, Muslihan, berencana menggelar pertemuan dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan stakeholder terkait untuk membahas regenerasi petani di Kabupaten Pati. Langkah ini diambil untuk mendorong inovasi di sektor pertanian melalui peran serta anak muda. “Rencana kami hasil dari sidak kemarin, kami akan mempertemukan para Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan, […]

  • DPRD Pati Kecewa Kenaikan PBB Tanpa Koordinasi, Pemkab Dinilai Lebih Pilih Kades dan Camat

    DPRD Pati Kecewa Kenaikan PBB Tanpa Koordinasi, Pemkab Dinilai Lebih Pilih Kades dan Camat

    • calendar_month Kam, 14 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 143
    • 0Komentar

    PATI – Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, mengungkapkan kekecewaannya terhadap langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati yang menaikkan tarif Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga 250 persen tanpa melibatkan pihak legislatif dalam proses pengambilan keputusan. Ali Badrudin menyatakan, koordinasi dengan DPRD dalam kebijakan strategis seperti kenaikan tarif pajak sangat penting, mengingat peraturan […]

  • Ning Sri, dan Inspirasi Generasi Santri Berjiwa Wirausaha

    Ning Sri, dan Inspirasi Generasi Santri Berjiwa Wirausaha

    • calendar_month Sel, 22 Okt 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Ning Sri dan para karyawannya  Gegap gempita Hari Santri Nasional 2019, tak boleh numpang lewat saja. Mesti ada nilai-nilai yang dipetik untuk mencipta sebuah perubahan. Sri Handayani, pengusaha asal Pati yang pernah menimba ilmu di pesantren menyebut, santri harus mampu berperan meningkatkan daya saing ekonomi nasional. Dalam rangka menghadapi tantangan global. *** Kabupaten Pati, sebagai […]

  • Belajar Asam Garam Kehidupan dan Cinta

    Belajar Asam Garam Kehidupan dan Cinta

    • calendar_month Jum, 8 Feb 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Membaca novel adik sastrawan kondang Pramoedya Ananto Toer ini kita tak hanya mendapat cerita-cerita belaka. Novel berlabel 18+ ini menyuguhkan realita hidup yang tak selalu mulus. Hidup penuh dengan dinamika yang harus dan mau tidak mau dilakoni manusia. Soes, panggilan akrab penulis novel ini bercerita tentang Thomas. Pemuda yang sedang mereguk ilmu ekonomi politik di […]

  • Grogi di Bawah Ekspektasi Tinggi

    Grogi di Bawah Ekspektasi Tinggi

    • calendar_month Sen, 15 Jul 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Full Time  Persipa Pati 0 Persip Pekalongan 1 Tampil di bawah performa  Priiiiit…… peluit panjang ditiup wasit Fero Arsanto asal Kendal. Papan skor tak beranjak. Persipa 0, Persip Pekalongan 1. Laskar Saridin harus mengakui keunggulan tamunya di hadapan ribuan suporter fanatik mereka di Stadion Joyokusumo. Semua nampak sekali kecewa. Penonton bergemuruh. Menggerutu kesal. Raut muka […]

  • Belum Ada Pemain yang Resmi Direkrut, Persiku Kudus Dirujak Netizen di Sosmed

    Belum Ada Pemain yang Resmi Direkrut, Persiku Kudus Dirujak Netizen di Sosmed

    • calendar_month Sel, 6 Agu 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 101
    • 0Komentar

      OLAHRAGA – Persiku Kudus awalnya sangat agresif dalam menyiapkan tim untuk Liga 2 musim 2024/2025. Namun hingga kini belum ada satu pun pemain yang resmi dikenalkan kepada public. Hal itu membuat sejumlah netizen membully tim berjuluk Macan Muria itu. Netizen membandingkan dengan situasi di Persijap Jepara, yang saat ini sudah memperkenalkan sejumlah pemain barunya […]

expand_less