Breaking News
light_mode

Literasi Sastra di Pati Masih Sepi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 6 Mei 2018
  • visibility 118

PATI – Dunia sastra di Kabupaten Pati mendapat sorotan.
Bagus Dwi Hananto, novelis asal Kudus ini melihat potensi dunia sastra di Pati
sebenarnya cukup baik. Namun ruang sastra di Pati hanya berfokus pada aksi-aksi
panggung saja.
Hal itu diungkapkannya saat
peluncuran sekaligus bedah buku Ikan-ikan Terbang di Aula Arpusda Kabupaten
Pati Sabtu (5/5/2018) lalu. ”Sastra di Pati bagus. Namun sebatas aksi-aksi panggung.
Untuk tulisnya masih kurang,” kata penulis novel Elegi Sendok dan Garpu ini.
Untuk itu Bagus menilai, dengan
lahirnya buku Ikan-ikan Terbang ini, geliat sastra di Bumi Mina Tani bisa lebih
meningkat. Potensi kepenulisan sastra di wilayah pantura ini menurut Bagus,
layak untuk diangkat.
”Potret tentang desa-desa, dan
sosial kemasyarakatannya tentu menarik,” kata Bagus. Seperti yang dituliskan di
buku Ikan-ikan Terbang besutan Al Mahfud penulis asal Kayen, Pati. Lanjut
Bagus, sebagian cerita dalam buku tersebut juga mengulas tentang kehidupan dan
juga kritik sosial di lingkungan si penulis.
”Ada tentang anak yang tinggal di
lingkungan desa yang kesulitan membayangkan berlibur ke pantai, karena lingkungannya
yang hanya ada sawah juga hutan belantara. Itu menarik,” terang Bagus.
Sementara itu, Sekretaris Dinas
Arsip dan Perpustakaan Daerah (Arpusda) Kabupaten Pati, Agus Maryono mengaku gairah dan
geliat dunia sastra maupun pustaka di Kabupaten Pati masih kurang.
”Namun, kedepan kami akan berupaya
menggandeng berbagai komunitas-komunitas pecinta sastra maupun pustaka untuk
bersama meramaikan geliat literasi sastra di Pati. Banyak nama-nama sastrawan
bagus di Pati seperti Najib Kertapati dan lainnya,” imbuh Agus.
Arpusda, bahkan siap menggelar
berbagai macam lomba soal tulis menulis. Tak hanya untuk anak SMA ke atas.
Bahkan untuk anak-anak usia dini. ”Kami coba akan membudayakan menulis sejak
dini. Menulis apa saja,” papar Agus.
Sementara itu, Al Mahfud penulis
buku Ikan-ikan Terbang mengaku senang atas dukungan-dukungan yang telah
diberikan. Penulis asal Kayen ini mengaku niat awal menerbitkan buku ini
sebagai pancingan berkarya untuk teman dan juga adik-adik tingkat di
komunitasnya.
”Paling tidak untuk mendorong
teman-teman supaya berani memunculkan karyanya,” kata alumnus Fakultas Tarbiyah
IAIN Kudus ini. (lil)
 
   

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Versi Hitung Cepat Prabowo – Gibran Menang, Jamaah Dzikir di Pati Kompak Sujud Syukur

    Versi Hitung Cepat Prabowo – Gibran Menang, Jamaah Dzikir di Pati Kompak Sujud Syukur

    • calendar_month Kam, 15 Feb 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 120
    • 0Komentar

    POLITIK – Perayaan kemenangan Pilpres 2024 terlihat sangat sejuk, seperti di Kabupaten Pati misalnya. Sekelompok orang dengan spontan melakukan aksi sujud syukur saat pasangan Prabowo – Gibran diperkirakan akan menang Pilpres 1 putaran dalam berbagai quick count alias hitung cepat. Hal ini dilakukan oleh Jamaah Dzikir dan Salawat Desa Srikaton Kayen, Pati. Sujud syukur dipimpin […]

  • Anggota DPRD Pati Minta Bawaslu Tegas Tangani ASN Berkampanye

    Anggota DPRD Pati Minta Bawaslu Tegas Tangani ASN Berkampanye

    • calendar_month Sel, 29 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 161
    • 0Komentar

    PATI – Joni Kurnianto, anggota DPRD Pati dari Fraksi Demokrat, mendesak Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk bersikap tegas dalam menangani kasus ASN yang terlibat kampanye politik. Hal ini disampaikan Joni menanggapi maraknya isu ASN yang memanfaatkan jabatannya untuk mendukung calon tertentu dalam Pemilu 2024. “Jadi kita berpolitik memang harus dewasa, harus lebih dewasa,” ujarnya. “Bawaslu […]

  • Tiga SMP di Pati Ini Sabet Penghargaan Adiwiyata Nasional

    Tiga SMP di Pati Ini Sabet Penghargaan Adiwiyata Nasional

    • calendar_month Jum, 16 Nov 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 137
    • 0Komentar

    PATI – Prestasi membanggakan datang lagi dari Bumi Mina Tani. Tiga sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Pati berhasil menyabet penghargaan sebagai sekolah adiwiyata tingkat nasional. Hal itu diungkapkan Kasi Peningkatan Kapasitas Dinas Lingkungan Hidup M. Ihsan, yang sekaligus menjadi pembina sekolah adiwiyata di Kabupaten Pati. Ketiga sekolah tersebut adalah SMPN 1 Wedarijaksa, SMPN 5 […]

  • Piala AFF 2018 Gunakan Sistem Kandang-Tandang

    Piala AFF 2018 Gunakan Sistem Kandang-Tandang

    • calendar_month Kam, 1 Nov 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Pesta sepakbola paling akbar se jagat Asia Tenggara, Piala AFF bakal berbeda tahun ini. Selain meluncurkan logo baru, sistem kompetisinya juga berbeda. Piala AFF tahun ini menggunakan sistem kandang-tandang di babak penyisihan. Seperti diketahui, dalam gelaran terdahulu, babak penyisihan tiap grup selalu dilangsungkan di sebuah negara yang ditunjuk sebagai tuan rumah. Setelahnya di babak semifinal […]

  • Mayat Berpakaian Dinas PSDA Ditemukan di Sungai Jeratun Soluna Sukolilo

    Mayat Berpakaian Dinas PSDA Ditemukan di Sungai Jeratun Soluna Sukolilo

    • calendar_month Kam, 27 Mar 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 136
    • 0Komentar

    PATI – Warga Desa Wegil, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati digegerkan penemuan mayat tanpa identitas di pintu air Sungai Jeratun Soluna, Kamis (27/3/2025) pagi. Polresta Pati langsung menangani kasus ini untuk mengungkap identitas dan penyebab kematian korban. Penemuan bermula ketika Sawi Kasmidi (77) membersihkan sampah sekitar pukul 07.30 WIB. Ia melihat sesosok tubuh mengambang, awalnya dikira […]

  • Dukung Kiprah Perguruan Tinggi di Pati, Ini Alasan Anggota DPRD Pati Wisnu Wijayanto

    Dukung Kiprah Perguruan Tinggi di Pati, Ini Alasan Anggota DPRD Pati Wisnu Wijayanto

    • calendar_month Sel, 24 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 115
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Wisnu Wijayanto, menyatakan dukungan penuh terhadap keberadaan sekolah tinggi di Bumi Mina Tani. Menurutnya, pendidikan tinggi merupakan kunci untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, yang pada akhirnya akan berdampak positif pada kemajuan bangsa. “Meskipun pemerintah telah memiliki program wajib belajar 12 tahun, sistem ini harus terus ditingkatkan […]

expand_less