Breaking News
light_mode

Komunitas Panahan Pati, Dari Hobi Lalu Berprestasi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 29 Agu 2018
  • visibility 144

Komunitas Cendekia
Archery Team (CAT)
Salah satu anggota CAT saat mengikuti kejuaraan 

Berdiri sejak Desember 2016,
komunitas panahan di Kota Nasi Gandul ini tak hanya sebatas kumpul hobi-hobi.
Tercatat, sejumlah prestasi kejuaraan panahan berhasil ditorehkan para
anggotanya, bahkan kejuaraan hingga tingkat nasional.
Baru-baru ini, salah satu anggota
CAT mempersembahkan prestasi membanggakan. Adalah Nabilla Ayoe, dia berhasil
meraih perak di Kejuaraan 3rd Jogja Open Archery Competition tahun 2018 tingkat
nasional. Nabilla Ayoe berprestasi di kelas Aduan Nasional Putri.
Ketua Cendekia Archery Team (CAT),
Nurhuda mengungkapkan, di komunitasnya memang awalnya mewadahi para penghobi olahraga
panahan ini, hingga merambat untuk mewadahi atlet.
”Kalau yang atlet mereka kebanyakan
adalah pelajar. Sedangkan penghobi biasa mereka datang dari berbagai kalangan,”
jelas pria yang juga mengantongi sertifikat kepelatihan hingga tingkat
internasional ini.
Komunitas ini memiliki jadwal
latihan rutin. Dalam sepekan dijadwalkan empat kali pertemuan untuk latihan,
yaitu di hari Senin, Rabu, Sabtu, dan Minggu. ”Ya pertemuan untuk silaturahmi
dan juga mengasah kemampuan diri,” imbuh Nurhuda. Latihan sendiri diadakan di
lapangan SMPN 2 Pati.
Dalam komunitas tersebut memang
murni untuk mereka yang menggemari olahraga panahan. ”Tidak ada pungutan biaya
apapun. Semua murni hobi, kegemaran, dan jika benar-benar tekun, bisa sampai
berprestasi,” lanjutnya.
Di CAT ini boleh dibilang komunitas
panahan yang lengkap. Para anggota yang masuk kategori atlet, diperlakukan
sesuai kompetensinya. Atlet memakai busur dengan standar busur nasional recurve
dan compond. Sedangkan para penghobi biasa memakai busur jemparing atau yang
lebih dikenal sebagai busur tradisional mataraman dan horsebow. (mil)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fasilitas Desa yang Memadai Tandai Selesainya TMMD Sengkuyung Tahap III di Pati

    Fasilitas Desa yang Memadai Tandai Selesainya TMMD Sengkuyung Tahap III di Pati

    • calendar_month Sel, 13 Nov 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 111
    • 0Komentar

    PATI – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III secara resmi berakhir kemarin, ditandai dengan penutupan secara resmi yang dipusatkan di Desa Lahar Kecamatan Tlogowungu. Berakhirnya karya bakti prajurit tentara angkata darat itu ditandai dengan tercapai seluruh sasaran. Baik sasaran fisik maupun sasaran non fisik. Sasaran fisik sendiri terlihat dengan keberhasilan pembangunan betonisasi jalan […]

  • Pagu Dana Desa Pati 2026 Berkurang Sekitar Rp 60 Miliar Dibanding 2025

    Pagu Dana Desa Pati 2026 Berkurang Sekitar Rp 60 Miliar Dibanding 2025

    • calendar_month Sel, 6 Jan 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.367
    • 0Komentar

    PATI – Pagu Dana Desa Tahun Anggaran 2026 untuk Kabupaten Pati pasti akan menurun dibanding tahun lalu. Hal itu dikonfirmasi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Kabupaten Pati, Tri Hariyama. Menurut Tri Hariyama, alokasi Dana Desa 2026 untuk Kabupaten Pati berkurang sekitar Rp 60 miliar dibanding 2025. “Dibanding tahun kemarin, untuk Kabupaten Pati mengalami […]

  • Patifosi dan Klub Anggota Miliki 10 Persen Saham PT Laskar Saridin Pati

    Patifosi dan Klub Anggota Miliki 10 Persen Saham PT Laskar Saridin Pati

    • calendar_month Sel, 22 Mar 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 123
    • 0Komentar

       Suporter Persipa Pati saat mengawal timnya ketika akan berangkat ke Sidoarjo. PATI – Persipa Pati akan berbentuk badan hukum Perseroan Terbatas (PT), nantinya akan bernama PT Laskar Saridin Pati. Saham sebesar 10 persen akan dimiliki suporter Patifosi dan klub anggota Persipa Pati.  “Nantinya suporter dan klub anggota atau Persatuan Sepakbola (PS) di bawah Persipa […]

  • Dewan Pati Minta Even Karnaval di Desa Utamakan Tradisi dan Budaya Lokal

    Dewan Pati Minta Even Karnaval di Desa Utamakan Tradisi dan Budaya Lokal

    • calendar_month Ming, 15 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 112
    • 0Komentar

    PATI – Penggunaan “sound horeg” pada acara karnaval di desa-desa di Kabupaten Pati menjadi sorotan. Anggota DPRD Kabupaten Pati, Muslihan, menilai penggunaan alat musik keras tersebut tidak mencerminkan kearifan lokal dan malah menimbulkan keresahan di kalangan warga. “Suara keras ‘sound horeg’ seringkali memicu konflik antarwarga, bahkan berujung pada tindak kekerasan,” ujarnya. “Yang lebih memprihatinkan, dengan […]

  • Bupati Kudus Prioritaskan Kesejahteraan Pekerja Rokok

    Bupati Kudus Prioritaskan Kesejahteraan Pekerja Rokok

    • calendar_month Jum, 30 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 156
    • 0Komentar

    KUDUS – Pemerintah Kabupaten Kudus memprioritaskan kesejahteraan para pekerja rokok di wilayahnya. Hal ini ditegaskan oleh Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, saat menghadiri senam sehat bersama ribuan pekerja rokok di Lapangan Rendeng, Kamis (29/5/2025). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun Federasi Serikat Pekerja Rokok Tembakau Makanan Minuman Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PC FSP […]

  • DPRD Pati Dukung Penuh Pengembangan Tanaman Unggulan, Gandeng Swasta dan Bank BKK

    DPRD Pati Dukung Penuh Pengembangan Tanaman Unggulan, Gandeng Swasta dan Bank BKK

    • calendar_month Sel, 27 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 170
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati memberikan dukungan penuh terhadap upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati dalam mengembangkan komoditas pertanian unggulan. Hal ini disampaikan oleh Anggota Komisi B DPRD Pati, Warsiti, yang menekankan potensi pertanian Pati yang luar biasa, meliputi padi, mangga, melon, dan durian. “Potensi ini harus dimaksimalkan oleh petani dengan dukungan […]

expand_less